<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379</id><updated>2012-02-17T00:47:31.826+07:00</updated><category term='Apa ya ...'/><category term='Preambule'/><category term='Corner'/><category term='Resensi Buku'/><category term='Sajak melankolisme'/><category term='Favorite Songs'/><category term='Inspirasi'/><category term='Celotehan'/><category term='Cat-CiL'/><category term='Fighter'/><category term='Asal banget yak...'/><title type='text'>Bani Menulis dan Bercerita</title><subtitle type='html'>Biarkan aku menjadi bagian dari sejarah. Bumi yang pernah meminta kepada angkasa yang gagah untuk melindunginya. Catatan cintanya hanyalah noktah yang menghiasi Dinding Sejarah</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>75</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-363516663444134686</id><published>2011-12-22T12:50:00.001+07:00</published><updated>2011-12-22T13:39:15.795+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Selamat Hari Ibu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Ting ting.. ting ting (bukan ayu ting-ting loh ya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP gue bunyi ding! Tanda ada SMS masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue buka, ternyata dari my hubby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang kan sudah jadi ibu, selamat hari ibu ya sayang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, pagi-pagi, dah dapet SMS ucapan selamat hari ibu. Hmm, iya juga ya, gue kan sekarang dah jadi emak-emak, meskipun baru 30 hari. Hehe, yang penting judulnya “IBU”. Ya terlepas dari pro en kontra ttg hari ibu, apakah seperti  mother’s day di Amerika, salah kaprah atau apapun namanya, gak masalah, yang penting ada moment untuk ngucapin, “Emak, I love U, selamat hari ibu “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Well, ibu memang sosok yang sangat hebat. Gue inget waktu melahirkan. Beneran antara hidup dan mati daahhh. En pernah juga ku posting tulisan tentang pengalamanku melahirkan, di “&lt;/span&gt;&lt;a href="http://bara-zenith.blogspot.com/2011/12/episode-melahirkan.html"&gt;Episode melahirkan&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;”.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Gue ma nyokap&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pfwDCYZs6LQ/TvLHuY1Of2I/AAAAAAAAASk/54ExHLEOA8U/s1600/bani%2Ben%2Bmom.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="267" src="http://4.bp.blogspot.com/-pfwDCYZs6LQ/TvLHuY1Of2I/AAAAAAAAASk/54ExHLEOA8U/s320/bani%2Ben%2Bmom.jpg" width="264" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;yang ini ibu baru, baru 30 hari !&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-iP1jTlQFWc0/TvLITZCALkI/AAAAAAAAASw/qpANWd5tmKc/s1600/IMG_7511%2B-%2BCopy.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-iP1jTlQFWc0/TvLITZCALkI/AAAAAAAAASw/qpANWd5tmKc/s320/IMG_7511%2B-%2BCopy.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan tadi pagi, gue sama nyokap nonton acara favorit keluarga kami, ISLAM ITU INDAH (Alasan yang sangat kuat kenapa kami suka, karena ustadznya orang BUGIS!, hehe…). Ada kata-kata yang menarik dari pembahasan tadi pagi, yaitu seputar ibu. Bahwa ketika melahirkan, kaki ibu berada diantara 2 tempat. Satu kaki di dunia, satu kaki di kuburan. Hiyy, rasanya merinding banget gue dengernya. Ya, memang antara hidup dan mati. Apalagi, denger adek ipar gue cerita, kalo ada keluarganya yang baru aja meninggal karena melahirkan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bicara tentang ibu, dengan sangat Indah Allah lukiskan dalam AlQuran, :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan..” (QS. Al Ahqaaf: 15)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di surah yang lain juga,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu” (QS. Luqman : 14)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kenapa Allah memberikan fitrah kehamilan, melahirkan, menyusui dan mengasuh anak kepada perempuan? Karena kaum perempuan memiliki fitrah sabar, mampu memikul kesulitan hamil, melahirkan dan menjadi ibu, merawat anak-anak, menyusui dan mengurus berbagai keperluan anak-anak. Juga karena proses hamil dan persalinan itu sangat berat dan tidak mungkin dipikul kecuali oleh kaum perempuan. Maka Rasulullah bersabda, “Ada 7 buah mati syahid selain mati dalam berperang di jalan Allah SWT…”salah satunya adalah “perempuan yang meninggal saat nifas atau melahirkan, maka ia mati syahid.” (Hadits)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya ya ya, sosok ibu memang sosok yang sangat luar biasa. Thanks mom, I love u full !&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-363516663444134686?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/363516663444134686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=363516663444134686' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/363516663444134686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/363516663444134686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/12/selamat-hari-ibu.html' title='Selamat Hari Ibu'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-pfwDCYZs6LQ/TvLHuY1Of2I/AAAAAAAAASk/54ExHLEOA8U/s72-c/bani%2Ben%2Bmom.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3475624296566961614</id><published>2011-12-16T16:10:00.000+07:00</published><updated>2011-12-16T16:10:34.019+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Suami Weekend</title><content type='html'>Suka duka menjalani hidup berumah tangga itu seperti mencicipi permen nano-nano. Ya ada asem manisnya gituh. Tak terkecuali rumah tangga kami. Keluarga kecil yang memulai hidup barunya di awal Juli setahun silam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu awal-awal menikah, saya masih satu kota dengan suami. 7 bulan kemudian, beliau dipindahtugaskan ke Sambas, 100 km dari Singkawang. Sedih? So pasti dunk. Apa rasanya hidup berumahtangga tapi gak satu rumah dengan suami. Bayangan akan sepinya rumah dan hampanya hidup tanpa suami di sisi mulai menggerogoti pikiran dan akal saya. Ditambah lagi saya gak punya keluarga (dalam artian keluarga dekat).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah saya inget-inget, ternyata banyak juga temen saya yang suaminya juga bergelar “Suami Weekend”. Gelar itu muncul tak lain karena “Suami Weekend” ini baru bisa berkumpul sama keluarga di akhir pekan. Karena alasan pekerjaan, si suami harus tinggal berjauhan dengan keluarga. Dan baru bisa pulang di hari sabtu dan minggu. Jadi inget lagunya Sandy yang judulnya “Sabtu Minggu”. Hehe…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Apa rasanya hidup berjauhan dengan suami? Dan bertemu sepekan sekali?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di awal-awal sih, kangen terus. Apalagi usia pernikahan kami masih Batita. Rasanya, kebutuhan untuk terus bersama sangat kentara. Apalagi kalo pas dia lagi sakit atau gak enak badan dikit, bawaannya khawatir mulu. Setiap waktu telpon-telponan dan selalu SMS-an. Kangen denger suaranya, denger ceritanya, denger nyanyiannya, denger suara batuknya, dengerin bersin-nya (lho?? Hehe ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, lama kelamaan jadi terbiasa juga. Terbiasa tanpa kehadirannya di rumah. Saya bersyukur masih bisa ketemu suami, walaupun gak setiap hari. Ya, hidup memang terasa bahagia kalo kita syukuri. Karena, ada juga teman saya yang suaminya tinggal di luar pulau! Hadduh, gak kebayang betapa sulitnya untuk bertemu sesering mungkin karena jaraknya yang cukup jauh, otomatis yang musti di pikirin adalah biaya untuk pulang pergi. Paling banter cuma bisa ketemu sebulan sekali, itupun udah paling cepet. Belum lagi kalo pas lagi banyak kerjaan di kantor. Bisa-bisa gak ada jadwal pulang walaupun sudah di agendakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, meskipun berjauhan, ada tradisi yang tak pernah luput diantara kami. SMS di pagi hari. Sekedar menyapa dan menanyakan udah sarapan apa belum, udah berangkat kerja kah, atau udah mandi kah. Pokoknya nanyain apa aja deh. Trus, setiap hari pasti telpon-telponan sama si yayang. Dan setiap hari, saya selalu dengar cerita baru. So, apapun yang terjadi hari itu sama dia, saya tau detailnya. Kemana aja, trus sarapan pagi nya apa, makan siang lauknya apa. Ya, hal yang keliatan remeh temeh, tapi jadi hal yang bagi kami bisa jadi pelepas kangen, walaupun si yayang tidak berada di sisi. Kalo saya, always cerita tentang kejadian-kejadian sehari-hari di sekolah. Tentang murid yang gak ngerjain PR, trus di hukum sama guru disuruh masuk ke kelas-kelas sambil bilang, “Jangan tiru saya, saya ini anak malas”. Haha, itu mah keterlaluan juga kali. Hukuman mental yang lebih berat dibanding hukuman fisik. Tentang guru yang kerjaannya ngomongin orang mulu. Tentang kepala sekolah, en masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, intinya, sesibuk apapun, selalu sempatkan untuk sms or telponan sama pasangan kita. Karena, perhatian kita sangat berarti. &lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3475624296566961614?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3475624296566961614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3475624296566961614' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3475624296566961614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3475624296566961614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/12/suami-weekend.html' title='Suami Weekend'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-4995230673694344589</id><published>2011-12-12T11:36:00.002+07:00</published><updated>2011-12-12T11:39:47.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Jodohku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-hEH358K92m8/TuWFgaoZKpI/AAAAAAAAARI/g9ayWkKaFn0/s1600/married4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-hEH358K92m8/TuWFgaoZKpI/AAAAAAAAARI/g9ayWkKaFn0/s320/married4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685096896576170642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lirik lagu ashanty dan anang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yach, karena tadi pagi pas buka TV, duet mereka nampil di acara DERINGS, so, pengen aja aplot ini ke blog ku. hehehe... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ku nafas di jiwamu&lt;br /&gt;kau pantai di lautku&lt;br /&gt;terpaut hati ini cinta yang suci&lt;br /&gt;*courtesy of LirikLaguIndonesia.net&lt;br /&gt;niatku sampai matimu&lt;br /&gt;mencinta hanya dirimu&lt;br /&gt;haus jiwaku padamu ku cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reff:&lt;br /&gt;jodohku maunya ku dirimu&lt;br /&gt;hingga mati ku ingin bersamamu, ini ikrarku&lt;br /&gt;jodohku maunya ku dirimu&lt;br /&gt;satu cinta hingga ajal memisah&lt;br /&gt;aku dan kamu satu saling mencinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;repeat *&lt;br /&gt;repeat reff&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;usai sudah sedihku sakitku&lt;br /&gt;hidup kini milikmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(jodohku maunya ku dirimu&lt;br /&gt;satu saling mencinta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jodohku maunya ku dirimu&lt;br /&gt;hingga mati (hingga mati) ku ingin bersamamu (ooh)&lt;br /&gt;jodohku maunya ku dirimu (dirimu)&lt;br /&gt;satu cinta (satu cinta) hingga ajal memisah&lt;br /&gt;aku dan kamu satu saling mencinta&lt;br /&gt;saling mencinta, satu aku dan kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source: http://liriklaguindonesia.net/anang-ashanty-jodohku.htm#ixzz1gIAFMFuA&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-4995230673694344589?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/4995230673694344589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=4995230673694344589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4995230673694344589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4995230673694344589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/12/jodohku.html' title='Jodohku'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-hEH358K92m8/TuWFgaoZKpI/AAAAAAAAARI/g9ayWkKaFn0/s72-c/married4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-4945182073253860125</id><published>2011-12-08T19:37:00.003+07:00</published><updated>2011-12-13T14:43:28.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Episode Melahirkan</title><content type='html'>Ci luk baaaaaaa….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taraaaaaaaaaaaaa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hey pemirsa, hau ar yu? Semoga baek2 aje ye semue. Setelah hampir sebulan tidak membelai si cantik clara (nama leppie gue ye), kali ini, gue mau bercerita tentang episode melahirkan anak pertama gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wokeh dey, gak banyak cincong, kita ikuti kronologis kejadiannya ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Nopember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh-jauh hari, mak oncet (baca: ibu bunting) ini udah jauh-jauh hari ambil cuti. Padahal HPL (Hari Perkiraan Lahirnya) nya tanggal 24 Nopember cuuyyy…. Hehe, masih jauh kaleee. Tapi, berhubung kakak-kakak gue yang diatas-atas ntu, ngelahirin anaknye pada maju semua dari HPL. Ada yang maju seminggu, ada yang 2 minggu, bahkan ampe ada yang maju 3 minggu. Karena sindrom itulah, akhirnya ngerasa hal itu bakalan terjadi juga sama gue. Tambahan lagi, nyokap nyuruh balik cepet-cepet ke Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So pemirsa, ini adalah salah satu bentuk analisis yang sama sekali tak bisa dipertanggungjawabkan, karena hanya berpedoman pada asumsi dan pengalaman semata. Nama ilmu ini adalah ilmu keliru_mologi.&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;3 Nopember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perut gue mulai mules-mules. Kontraksi yang emang sering terjadi, tapi kali ini lebih sering. Trus gue cerita ma nyokap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : Mom, bani sakit perut nih. Gak biasanya nih kayak gini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mami    : ha?? Udah mau melahirkan kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebak nyokap dengan wajah dua rius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : tapi gak kayak mau beol siyy. Pan katenye kalo mau melahirkan ntu, kayak mau beol. Iya gak mam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mami    : Ya, gak semua orang ngerasain kayak gitu kalo mau melahirkan. Ada juga yang sakit-sakit sebentar tiba-tiba udah brojol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : (Sambil berpikir keras, mengingat-ingat rasa sakit yang biasanya gue alamin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uhmm, kayaknya sakitnya sama aja deh dengan yang kemaren-kemaren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mami    : Oh, belom lah. Kalo mau melahirkan itu rasanya beda. Sakitnya juga luar biasa. Pokoknya sakit lah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : Mi, apa gak sebaiknya minta mbak buat belanja peralatan baby? Siapa tau aja ntar malem bani melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mami    : langsung ngangguk en nyamperin HP dan langsung tersambung sama kakak pertama gue. Siangnya, ntu barang udah beres semua di beli. Baju, popok, bedong, sarung tangan, sarung kaki, dan kawan serta kerabat-kerabatnya sudah tertata manis di kamar gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, langsung deh gue masukin baju, kain sarung, en beberapa baju baby ke dalam tas. Siapa tau aja pas sakit-sakit perut gitu mau lahiran, jadi udah siap sama tas nya. Tinggal landas ajaaaaahh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berganti hari. Perut yang semakin sering mengeras, buat gue cemas. Apa iya ntar malem bakalan melahirkan. Gue heran, kenapa ya tiap malem pikirannya mau melahirkaaannnn aja. Padahal gak ada sama sekali tanda-tanda yang luar biasa yang menandakan bakalan brojol. Tiap gue ngeluh sakit, nyokap deh yang mulai kelimpungan. Takut gue brojol tapi gak ada yang nganter ke klinik katanya. Walhasil, tiada hari tanpa penjagaan ketat seisi rumah. Walo sepadat apapun jadwal manggung bokap ma nyokap, baek kondangan, atau jadwal show bokap yang penuh, teteup harus ada yang jaga dirumah,entah mbak atau adek gue yang standby dirumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uhm…. Baidewey enibaswey, sebelum waktunya tiba, gue udah survey kesana kemari, dan ini beberapa alternative tempat buat ngbrojolin si jabang beibeehh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif 1: Di Puskesmas 24 jam. Gue pernah 1 kali periksa kesana. Trus ditawarin buat ngelahirin disana, nama programnya Jampersal. Tiap ibu hamil dapet jaminan persalinan dari pemerintah. Biaya persalinan Rp 0, alias gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif 2 : Rumah sakit bersalin Harapan Bunda. Jauh sebelum gue cuti, kami memang berencana buat ngelahirin disono. Tapi, karena baru turun gunung, gue baru tau kalo ntu rumah sakit udah pindah ke ujung kulon sono. Gak tanggung-tanggung, pindahnya ke A.Yani 2 mennnnn. Gubraaakkk.. mau berapa puluh kilo jaraknya dari rumah gue yak.. biayanya 1 jeti lebih deh. Yang pasti gak kurang dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif 3: Klinik deket rumah. Uhm, rasanya ini pilihan paling logis dan paling wueeenak. Soale, gue udah cek ‘n ricek tempatnya, bidan-bidannya sekalian, sama biayanya. Kelas 1 850 rebu tanpa infus. Kalo tambah infus, kurang lebih 1 jeti juga (lebih kurang suka rela deyy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, begitulah pemirsa. Hari-hari kulalui dengan kecemasan ntar malem atau besok subuh atau besok malemnya, atau besok besok besol subuhnya  bakalan melahirkan. Ditambah nyokap yang terus-terusan mengeluarkan pernyataan, “ntar malem ya dek keluarnya, Ummi nya udah mau liat dedek tuh”, sambil tangannya mengelus-elus perutku. Gue heran, kok nyokap sih yang paling bersemangat kalo gue melahirkan. Menanti kelahiran cucu ke – 7 mungkin impiannya kali ya. Soale kata nyokap, beliau tuh paling gak berani mendampingi orang mau lahiran. Mungkin inilah yang dinamakan cemas pangkat 10. Baru pangkat sepuluh kok, nol nya cuma atu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desiunggg…. Ibarat kan film, adegan di percepat sampai lah hari-hari yang dinanti itu tiba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Nopember 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;03.30 : Gue bangun, trus wudhu dan shalat tahajjud. Selesai sholat, gue ngerasa ada yang ngerembes di CD gue. Langsung ngibrit ke kamar mandi dan jreeeeeeeeeengggg…. Oi pemirsa. Merahhh cynnnn. Darah campur lendirrr. Langsung ngetok pintu nyokap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : mi, keluar darah mi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mami    : Freeze motion. Wajah tegang. Ada sakit-sakit gak perutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : gak ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mami    : oh, belomlah kali. Tapi, periksa ke klinik aja sono. Siapa tau tiba disana langsung brojol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : aih.. ada kali nya lagi. Ya iyalah, wong gak ada yang bisa memperkirakan kok, kapan kita bakal melahirkan. Semua itu hak prerogratif yang di atas. Alias hak paten nya Allah. Bukan dokter, bu bidan, dukun beranak, ato ortu kite.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : Tapi mi, ntar kesana malah disuruh pulang lagi. Siapa tau aja belum ada pembukaan. Mungkin aja kan, darah itu keluar karena kecapean gara-gara kemaren sore jalan-jalan ke mall. Pemberitauan sodara-sodara, karena selama bunting, gak pernah dibolehin jalan-jalan keluar melihat dunia luas kayak mega mall, disebabkan oleh jalan yang banyak bikin sengsara kalo dilewatin, makanya pas suami udah ambil cuti per tanggal 20 Nopember, besoknya gue minta anter jalan-jalan keliling mall. Gila aja yah, kayak orang udik aja gue, gak pernah liat mall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My hubby yang udah siap mau turun ke mesjid sholat subuh, ku kabarin soal darah. Trus, setelah rapat di meja petak, akhirnya suami maksa buat ke klinik. Dengan mantap  Insya Allah, masih sempet, yakin banget dahhh, berangkatnya abis yayang selesai sholat subuh aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sholat subuh, kusiapin tas dan ganti baju.  Jam 5 kami berangkat dari rumah. Sebelum turun, mami pesen untuk yang ke 1000 kalinya, supaya gue gausah tereak-tereak kayak kesurupan kalo pas lahiran. Soalnya, menurut pengalaman beliau dari cerita-cerita yang bersambung dari mulut ke mulut, ada ibu-ibu yang tereak-tereak gak pake sopan santun, sumpah serapah bahkan jelek-jelekin laki nya sendiri pas brojolan. Ya ya ya, kucatet itu baik-baik di memori sadar dan bawah sadarkyuuuu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan, gue sama suami malah canda-candaan di motor sambil menikmati udara segar. Jalannya juga slow motion gitu dey. Soalnya ntu jalan raya masih dalam perbaikan. Batu segede-gede kelapa masih aja bergerilya siang malem. Heran gue, kapan selesainya nih proyek jalan yak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuihh, akhirnya nyampe juga ke tempat tujuan. Eh, kliniknya tutup. Trus suami nyoba buka tu pagar. Ternyata gak terkunci. Di depan pintu, kami ngintip-ngintip ke dalem. Gak ada bidan yang jaga. Apalagi satpam! Setelah celingak-celinguk gak jelas, eh ada keliatan nongol tuh pencetan bel. Yaudah, langsung deh kupencet sedikit 3 x. muncullah 2 mbak-mbak yang kutaksir adalah bidan disitu, dengan muka lecek, rambut masih kriwel2 sambil nguap-nguap dan ngucek2 mata. Sambil bukain kami pintu. Langsung deh gue ceritain soal darah dan lendir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue langsung digiring menuju pembaringan. Eh, disuruh buka CD nya dulu ding! Soalnya mbak bidan mau periksa veggie. Pas gue baring, muka gue mulai tegang deh, apalagi pas tangan bidan masuk ke dalam miss V. auuhhh.. reflek aja gue tegang. Sampai bidannya bilang gini, “Ibu, jangan di kerasin, lemes aja, ini mau diperiksa dulu udah pembukaan berapa”. Untuk beberapa saat,gue ngebayangin sedang berada di atas awan, ngebayangin hal-hal yang indah, sambil merem-merem gituh. Lumayan efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan 4. Haa?? Ternyata udah pembukaan 4 pemirsa. Trus mbak bidan bilang, gue tinggal aja di klinik, gausah pulang.  Kata mbak bidan, normalnya tiap pembukaan berselang 1 jam. Artinya, dari pembukaan 4 ke pembukaan lengkap, masih butuh waktu 6 jam. Artinya, sekitar bada zuhur, gue bakal lahiran .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ati seneng juga, akhirnya sampai juga waktu yang dinanti-nanti. Ayangku yang selalu setia menemani, tanpa sedetik pun berpaling dari menjagaku, ampe mau makan siang aja kularang, kubilang biar ayah aja yang bawain dari rumah. Demi melihat wajahku yang memelas kayak anak kecil minta duit jajan, suamiku pun mengiyakan. Pokoke dari prosesi awal tanda-tanda melahirkan ampe nge-brojol si jabang beibehh, yayangku gak pernah ninggalin barang sedetikpun, kecuali mau pipis en mau mandi. Qiqiqiqi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah-tengah dan tepi-tepi serta atap-atap penantianku menuju pembukaan berikutnya, gue agak ketar-ketir juga. Inget TTM gue, alias temen tapi musuh (huahaha.. ada gak siyy) yang always cerita yang serem-serem tentang melahirkan. Tentang baby yang keminum air ketuban lah, bayi yang terlilit tali pusar, yang pantatnya dulu brojol, yang tangannya keluar duluan, yang kelamaan di mulut rahim ampe meninggall…hiyyy, yang salto ampe jumpalitan.. hedeewwwhhh.. capcay dey. Kenapa juga sih, ada orang yang gak support banget kalo kita mau lahiran begini. Tapi, daripade gue inget yang gituan, kubongkar tas ku dan taraaaaaaa… keluarlah 2 novel yang baru ku beli kemaren di mall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubaca-baca ampe suamiku ngantuk-ngantuk nungguin gue. Heleh-heleh…. Ampe jam 9 pagi, rasa mules-mules kayak mau boker gak muncul-muncul. Padahal tiap jam, mbak bidan dengan setia mengecek kondisi gue dan kondisi jantung janin.  Siang abis sholat zuhur, gue tiduran di atas dada suami tercinta. Deuhh, romantis euy. Ampe gak sadar, mbak bidan ngetok-ngetok pintu buat cek ‘n ricek kondisi terkini gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, kejadian ini berlangsung terus ampe jam 4 sore. Perasaan mules-mules pengen boker gak juga muncul-muncul. Bahkan, saban waktu nyokap nelponin melulu, apa udah lahiran gituhh. Ampe males deh kalo denger HP berdering dan di layar tertulis “My Mom” . dengan santay nya, selalu kujawab, “Belum Mammm”. Beneran dah, kayaknya yang paling menanti kelahiran anak gue adalah nyokap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang jam 5 sore, pas makan, gue ngerasa mules yang sangat, ampe-ampe gak mampu buat nelen tiap suapan dari sang suami. Gak napsong makan nasi berlauk ati ayam en kuah sop. Tapi dipaksain juga, demi baby nya, supaya pas lahiran nanti punya tenaga buat mengedan… tapi,  Ujug-ujug, nelpon nyokap juga buat bawain sambel udang. Begitu bonyok nyampe, langsung deh ku embat ntu makanan. Tapi eh tetapi, baru satu sendok, makanan yang sudah susah payah masuk ke dalam lambung, kini keluar dengan suka rela, dan bergelimpangan di lantai. Hu hu hu, asli perutku jadi berasa kosong melompong persis harimau ompong. Sakitnya sangat-sangat sakit. Kata nyokap, kalo sakitnya dateng, pegangan aja ke kursi kayak mau ngangkat kursinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap gue ngeluh sakit ke nyokap, selalu dijawab, “Ya begitulah nak, yang namanya melahirkan gak ada yang enak, emang sakit kayak gitu. Sabar aja, begitulah perjuangan seorang ibu, nikmati saja” Jawab nyokap diplomatis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sodara-sodara, kini perutku semakin sering kontraksi, awalnya tiap 5 menit, ampe akhirnya dalam hitungan detik!! Dan itu dimulai sejak pukul 5 sore. Mbak bidan semakin sering mendampingiku. Pas maghrib, gue masih bisa shalat meskipun tidak normal (maksudnya shalatnya duduk, cinn).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sholat, udah gak nahan. So, disuruh baring-baring en istirahat sama mbak bidan. Sejak saat itu, mbak bidan gak pernah ninggalin gue, selalu dipantaunya kondisi eyke punya peyut. Tapi anehnya, tiap sakit itu datang, mata gue seger banget. Giliran sakitnya ngilang, bawaannya ngantuuuuk ajah. Ampe kubilang sama mbak bidan, “Mbak, saya ngantuk”.. “Iya, dibawa tidur jak bu”, jawab mbak bidan kalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 18.30, gue diminta ke ruang bersalin. Di papah sama yayang tersayang, en mbak bidan, gue menuju ruang eksekusi. Pas di periksa, pembukaan 7. Gue disuruh baring miring ke kiri, sambil latian ambil napas lewat hidung dan hembuskan lewat mulut (ya iyalah, masa lewat ketek… ahiak-ahiak).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan Sembilan. Gue mengedan duluan sebelum ada instruksi dari mbak bidan. Gue bilang, mbakkkk.. sa.. yaaa.. maa uu beolllllllll.. seingat gue disitu ada 5 mbak-mbak bidan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidan 1 : Belum bu, tarik nafaass, hembuskan lewat mulut. Tarik lagi ..hembuskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku ikuti semua perintah nya, tanpa protes. Padahal, kayaknya si baby udah pengen keluar aja niy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue mengedan ampe 3 x tanpa ada instruksi sekalipun dari mbak bidan. Sampe akhirnya, dimulai drama 3 session&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Drama Session 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidan 2 : Ayo bu, buka kakinya, angkat pahanya, iya, tuh rambutnya udah keliatan bu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : (dengan wajah pasrah, mau senyum gak bisa), mbak perut saya saa saakitt….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mami    : bolak balik mondar-mandir, ampe salah masuk kamar orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami    : ayo sayang, kamu bisa, tuh, kepalanya udah keliatan. Ayo bunda, terus. Kepalanya di angkat sayang.  Jangan pake suara, persis kayak mau buang aer. Iya sayang, teruss.. rapatkan giginya, matanya dibuka yang, gausah merem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami terus mengulangi instruksi yang diberikan bidan, walopun begitu, rasanya instruksi suami lebih punya taste..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidan 3 : ayo bu, berteran kayak mau buang air… ayo bu… iya pinter. Terus buuuu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue       : (sekuat tenaga mengedan, tapi anehnya kok gue jadi amnesia  caranya berteran kalo mau boker yak….. Akhirnya prosesi mengedan itu dibarengi dengan tarikan suara gue di leher, ampe kering rasanya tenggorokan. Konsentrasi terpecah dua, antara berteran dan tarikan suara di leher)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidan 4 ; Bu, saya bantu ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa ba bi bu, en nunggu jawaban dari gue, tiba2 mbak bidan udah naek jongkok di atas kepala gue. Di dorongnya sekuat tenaga perut gue menuju jalan lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, mengedan yang ke – 4 kalinya, akhirnya pemirsa, si jabang beibehh nongol dengan riang gembira yang ditandai dengan “ Owe….oweeeeeeee…owe…” tepat pada pukul 20.40 Waktu indonesia pontianak barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuuaahh, plooooooooonkkk rasanya. Semua orang, bokap, nyokap, mertua, adek ipar, en suami ngucapin hamdalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Drama Session 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah baby nya dibersihkan, en lamat-lamat ku dengar suara adzan dan iqamah. Jelas sekali, sejelas matahari yang selalu terbit dari arah timur, kalo itu adalah suara ayahnya si baby. Antara sadar dan gak, ku rapalkan semua tasbih, tahmid, tahlil. Dan samar-samar kuliat, si baby juga udah di tahnik. Kupikir, setelah lahiran, tinggal bersihin badan, en masuk kamar. Ternyata, tembuni nya masih nyisa. Dimulai lagi deh, drama session 2. Perut gue di obok-obok, tapi saking sakitnya melahirkan, diobok-obok kayak gitu, rasanya cuma 10 % dari sakitnya melahirkan. Tapi, gue pasrah ajah. Di balik tirai, semua sibuk, sms-an, telp2an, en ber BBM ria atas kelahiran putri pertama kami. Eleh –eleh, gue yang ngelahirin di tinggal gitu aja dengan segala penderitaan bersama para peng-eksekusi 4 bidan di depan gue. Ya sutraslah, mereka pasti juga pengen seluruh dunia tau, telah lahir anak, cucu, ponakan dengan selamat sentosa, sehat wal’afiat, damai sejahtera, bahagia en ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Drama Session 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, perkiraanku meleset lagi, ternyata, masih ada satu tahap lagi sebelum gue digiring ke ruang peristirahatan. Ternyata, pas mau lahiran, veggi di gunting!! Wadoww, beneran gue gatau! Tiba-tiba aja terasa ada jarum en benang yang melewati kulit si miss V nya. Mungkin krn sakitnya melahirkan, jadi gak berasa deh guntingan nya. Akhirnya selesai lah sudah. Dimana-mana ada darah. Merah. Setelah bersih-bersih,  ganti kain sarung en baju, gue di bawa ke kamar supaya bisa cepat beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besoknya, setelah agak pulih kondisiku, para ponakan nelponin, pada pengen liat sepupu baru mereka. Anggota keluarga baru bagi keluarga besar kami. Salah satu ponakan nanya, “Amah, gimana rasanya melahirkan?”. Dan dengan santay tanpa beban ku jawab, “Uhm, nikmat, ueenaakk, macem-macem rasanya, ada rasa strawberry, coklat, vanilla..”. wkwkw…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haddoohhh, bosen ye cuy? Setelah tulisan gue yang memanjang, melebar dan meluas . (inget MTK, panjang x lebar = luas ), yang memakan kertas Quarto 6 halaman, ukuran 1 spasi, font Calibri. Hehehehe…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;En ternyata, melahirkan itu nikmat, Jenderal !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam..  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-4945182073253860125?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/4945182073253860125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=4945182073253860125' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4945182073253860125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4945182073253860125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/12/episode-melahirkan.html' title='Episode Melahirkan'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3953337581553240353</id><published>2011-11-16T10:53:00.001+07:00</published><updated>2011-11-16T10:59:35.205+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>9 Bulan Ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Sn1e0-RqFP4/TsM1FlsALZI/AAAAAAAAAQ8/0-jtf_kSjQY/s1600/abg-hamil.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 110px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Sn1e0-RqFP4/TsM1FlsALZI/AAAAAAAAAQ8/0-jtf_kSjQY/s200/abg-hamil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675438325549247890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9 Bulan Ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuaa.. kandunganku sudah 9 bulan pemirsa. Gerakan si dedek sudah sangat semakin terasa. Perutku belok sana sini !! hehe,,, rasanya begitu menakjubkan. Tiap hari, aku elus-elus perutku sambil ku ajak ngobrol tentang apa ajah. Saat-saat aktif si dedek bergerak adalah di subuh hari en sore menjelang malam hari. Aku suka perhatikan perutku sendiri. Soalnya berasa lucu ajah, perutku bergoyang seperti ombak di lautan. Kadang nonjol gitu kayak benjolan guedeee. Trus, biasanya abis itu mengeras. Kalo udah mengeras dan kram, rasanya gak bisa ngapa-ngapain. Subhanallah, perjuangan seorang ibu. Ternyata, rasanya hamil sampai 9 bulan itu begini ya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 2 minggu ini aku di Pontianak, dalam rangka cuti melahirkan. 3 minggu sebelum tanggal perkiraan melahirkan, aku udah cuti duluan. Emang sih, kata kawan-kawan terlalu cepet ambil cuti. Katanya sayang waktunya. Seharusnya pas deket-deket mau melahirkan, baru ngurusin cuti. So, punya banyak waktu buat ngurus si dedek kalo udah lahir. Tapiiii… di usia kandunganku yang sudah 8 bulan 3 minggu itu, aku semakin sering merasakan kontraksi. Tapi, bukan kontraksi mau melahirkan lho. Cuma kontraksi biasa aja. Isitilah kerennya tuh Braxton Hicks, alias kontraksi (his) palsu. Terlebih, aku ke sekolah naik motor sendiri. Karena suamiku kan tugasnya di luar kota. So, gak bisa tiap hari nganterin dunk. Pas libur ajah, atau curi-curi waktu buat pulang. Hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sehari, bisa puluhan kali aku mengalami his palsu ini. Apalagi, pas aku naek taksi mau pulang ke Pontianak. Sepanjang perjalanan singkawang-pontianak, ada 5 jembatan yang sedang dalam proses perbaikan. Jadilah, aku harus menempuh perjalanan selama 5 jam. Mana jalanannya bergelombang, akibatnya, aku semakin sering kontraksi. Dan jeda antara kontraksi satu dengan yang berikutnya juga gak teratur, kadang 5 menit sekali, kadang 10 menit sekali, kadang juga 20 menit sekali. Kalo pas lagi capek-capeknya abis jalan kaki, bisa 2 menit sekali!! Aku sempet beberapa kali menghitung waktu lamanya kontraksi, kadang ada 1 menit, kadang juga ada yang 2 menit. Gak ngerti juga deh kenapa bisa begitu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok, aku mau periksa ke dokter lagi. Buku KIA – ku sudah penuh. Hehe, abisnya tiap bulan pasti periksa, atau tiap ada keluhan aku langsung ke dokter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, banyak yang menyarankan supaya aku rajin-rajin jalan kaki en ngepel lantai. Tujuannya supaya proses persalinannya lancar. Dan Alhamdulillah, hal itu juga jadi rutinitasku selama cuti ini. Tiap pagi, aku jalan ditemenin sama ayah. Soal ngepel lantai? Hehe, gak tiap hari sih, paling lah 3 kali seminggu. Dan yang pastinya, mami yang paling seneng, karena rumah jadi bersih en kinclong. Hihi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dokter, HPL nya tanggal 24 November ini. Artinya sekitar 9 hari lagi. Kalo ditanya nervous atau gak, sebenarnya dari hamil 7 bulan aku juga udah nervous duluan, kalo mikirin gimana nanti melahirkan. Tapi, sekarang aku udah terbiasa dengan perasaan nervous itu. So, biasa aja nih. Tapi, gak tau deh, kalo udah muncul tanda-tanda melahirkan, trus masuk ke ruang persalinan, apa bisa ya ngerasa rileks aja gituh? Semoga aja. Mohon doanya ya, temans. &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3953337581553240353?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3953337581553240353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3953337581553240353' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3953337581553240353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3953337581553240353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/11/9-bulan-ini.html' title='9 Bulan Ini'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Sn1e0-RqFP4/TsM1FlsALZI/AAAAAAAAAQ8/0-jtf_kSjQY/s72-c/abg-hamil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1302007413503702446</id><published>2011-11-11T06:31:00.002+07:00</published><updated>2011-11-11T06:36:17.644+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Buah Kebaikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-EfytbjgTXEQ/Trxf51gGhuI/AAAAAAAAAQw/AJQN35PI6G0/s1600/tolong-menolong.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 350px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-EfytbjgTXEQ/Trxf51gGhuI/AAAAAAAAAQw/AJQN35PI6G0/s400/tolong-menolong.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673515077798889186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buah Kebaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, saya nebeng pulang dengan seorang teman. Dalam perjalanan pulang, tas kami yang digantung di motor terjatuh di tengah jalan raya. Kontan saja, kami kaget dan segera menepi untuk mengamankan tas. Saat itu suasana ramai dan tak pernah sepi dari kendaraan yang lalu lalang dengan kekuatan penuh. Teman saya ini pun berjalan menuju arah tas. Karena takut dengan kendaraan yang melaju kencang, teman saya menunggu agak sepi, agak lama saya menunggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama, saya melihat ada mobil yang berhenti ditengah jalan, lalu keluarlah seorang bapak-bapak  dan mengambil tas teman saya itu yang tepat berada di depan mobilnya. Sambil tersenyum, si bapak menyerahkan tas yang diambilnya tadi. Padahal, motor dan mobil di belakangnya jadi berhenti juga karena terhalang oleh mobil si bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang jalan saya berpikir, dijaman sekarang orang lebih banyak apatis. Apalagi hanya sekedar mengambilkan tas yang jatuh ditengah jalan, si bapak sampai rela menghentikan laju kendaraannya. Tapi, orang baik selalu mendapatkan balasan yang baik. Kenapa saya katakan begitu? Teman yang membonceng saya ini, adalah orang baik. Itu kesimpulan saya. Tak pernah ia menyakiti hati saya, dan rasanya juga tidak pernah berniat menyakiti hati orang lain dengan ucapan-ucapan dan tingkah lakunya. Bicaranya begitu santun, setiap hari selalu menebar senyum. Tak pernah melalaikan tugas, dan selalu berusaha membantu kami jika kami butuh bantuan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya ingat, pernah suatu hari saya sedang asyik mengetik di layar komputer. Kondisi badan sedang tidak fit, sepanjang hari batuk-batuk terus. Lalu, dia menghampiri saya dan menawarkan obat batuk yang dia beli kemarin, tapi baru dipakai 1 kali. Saya pun mengiyakan. Tak saya sangka-sangka, malam harinya dia datang ke kost saya dan membawa obat batuk itu. Ah, saya ngerasa diperhatikan. Hm, begitulah, kebaikan akan selalu berbuah kebaikan. Begitu pula sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, menjadi pribadi yang baik, insyaAllah kebaikan akan datang menghampiri kita&lt;br /&gt;^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1302007413503702446?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1302007413503702446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1302007413503702446' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1302007413503702446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1302007413503702446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/11/buah-kebaikan.html' title='Buah Kebaikan'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-EfytbjgTXEQ/Trxf51gGhuI/AAAAAAAAAQw/AJQN35PI6G0/s72-c/tolong-menolong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-7230452901894164588</id><published>2011-08-10T19:24:00.003+07:00</published><updated>2011-08-10T20:23:19.097+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Mengajar Memang Butuh Keterampilan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-quT6-08uvK8/TkJ-lqDQ6-I/AAAAAAAAAQo/uX6cifFDroc/s1600/Kegiatan%2BBelajar%2BMengajar%2B%2528KBM%2529.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 237px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-quT6-08uvK8/TkJ-lqDQ6-I/AAAAAAAAAQo/uX6cifFDroc/s320/Kegiatan%2BBelajar%2BMengajar%2B%2528KBM%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5639208868829522914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengajar Memang Butuh Keterampilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaulah kita saat ini sudah sarjana, pastilah kita telah melewati waktu selama 12 tahun duduk di bangku sekolah. Sekolah Dasar (6tahun), Sekolah Menengah Pertama (3 tahun), dan Sekolah Menengah Atas (3 tahun). Nah, selama belajar 12 tahun itu, kita pasti ingat betul siapa saja guru favorit kita. Biasanya, guru favorit itu, guru yang cantik atau ganteng (hehe…), guru yang lucu, baik hati, atau guru yang kalo ngasi tugas gak numpuk-numpuk.  Dan satu lagi, guru favorit adalah guru yang mengajarnya enak dan pelajaran jadi gampang dimengerti, bahkan kita merindukan saat-saat pelajaran itu berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, saya punya sederet nama untuk masuk dalam daftar nominasi guru favorit saya. Salah satunya guru matematika saya waktu SMA, Bu SUKINI ..(Semoga Allah memberkahi kehidupan beliau, Amin). Meskipun beliau hanya mengajar beberapa bulan saja, tapi saya lebih mengerti kalo diajarin sama dia dibanding sama guru yang lain. Apalagi, matematika itu menjadi momok bagi kebanyakan siswa. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   Uhm, kebetulan saya ini juga guru Matematika. Terasa betul, memang butuh usaha keras dan terus menerus untuk menanamkan konsep matematika yang benar kepada siswa. Jadi, kalimat “Mengajar adalah Seni”  tampaknya saya akui 100%, gak pake ragu deh. Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak semua orang bisa mengajar. Buktinya, waktu sekolah dulu, gak semua guru adalah guru kesayangan saya. Ada juga guru yang saya gak suka. Biasanya karena perilakunya yang gak mencerminkan seorang guru. Merokok didalam kelas, duduk diatas meja, memberi tugas terus dan jarang mengajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kuliah, saya pernah belajar satu mata kuliah yang bagi saya sangat sulit, dan akhirnya memang saya harus menelan kesulitan itu dengan nilai D diakhir semester…(Hiks…). Yup, bukan hanya saya kok yang mengeluh begitu, karena rata-rata para mahasiswanya juga dapet D dan E. Haha,,, saya jadi bertanya-tanya, apakah memang kami ini bloon-bloon semua ya. Ataukah dosennya yang super duper pintar sampai-sampai, bahasa yang dia pakai tidak bisa kami tangkap dengan nalar kami. Oh, maafkan kami pak dosen… yang susah mengerti dengan kuliah bapak (padahal si dosen sudah menyiapkan buku dan alat yang lengkap untuk mengajar kami!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, kesimpulannya, tidak semua orang bisa mengajar. Karena mengajar itu butuh keterampilan khusus. Butuh seni. Seperti sebuah lagu yang dinyanyikan oleh beberapa orang. Tentu hasilnya berbeda, padahal liriknya sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi, saya berbincang dengan kepala sekolah. Kami diskusi seputar pembelajaran. Seputar PTK (Penelitian tindakan kelas) dan seni mengajar di dalam kelas. Saya acungkan jempol buat kepsek saya yang satu ini. Karena beliau tidak pernah berhenti untuk belajar banyak hal, meski usia sudah tidak muda lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kembali merenung. Saya sering berpikir, bagaimana caranya agar murid-murid saya mengerti dengan pelajaran yang saya berikan. Tidak semua siswa bisa menerima cara mengajar saya. Kalo dipersentasekan, mungkin hanya sekitar 20% murid saya yang bisa dan paham dengan apa yang saya ajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, intinya saya harus cari cara yang pas untuk beberapa jenis tipe belajar dari masing2 orang. Karena gak semua orang bisa ngerti kalo saya ajarin hanya dengan satu cara. Well, ngomongin tentang dunia pendidikan emang gak ada habis-habisnya. Karena apa? Karena kita bekerja dan mengajar makhluk hidup, yang punya cita rasa, perasaan, dan punya pikiran yang cerdas. Bukan seperti pekerjaan lain, yang mungkin hanya berkutat dengan benda mati, dengan buku dan komputer, dengan penggaris dan alat ukurnya, atau dengan mesin dan teknologinya. Kita berhadapan dengan manusia, makhluk yang Allah ciptakan dengan segala kesempurnaan dan keunikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the way, beberapa kali saya mendapati siswa saya begitu antusias mendapat pelajaran dari saya. Bahkan, begitu bel berdering tanda pelajaran usai, mereka malah tereak2 minta PR. Hehe… &lt;br /&gt;Setelah saya analisa (gak pake ilmiah ya..hehe), saya menyimpulkan keberhasilan itu berkat:&lt;br /&gt;1.	Sebelum berangkat ke sekolah, saya berdoa semoga murid-murid saya ngerti dengan pelajaran saya. Tak lupa saya doakan pula agar mereka kelak menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki masa depan yang cerah.&lt;br /&gt;2.	Menanamkan pikiran positif, bahwa saya ke sekolah untuk memberi, bukan meminta. Memberi yang terbaik untuk anak didik saya&lt;br /&gt;3.	Saya berangkat ke sekolah dengan semangat mengajar yang tinggi&lt;br /&gt;4.	Saya menyiapkan segala perangkat pembelajaran dengan sebaik mungkin. Kalo pake powerpint, maka saya siapkan malam harinya, atau menggunakan alat peraga, atau worksheet untuk kerja kelompok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uhmm.. tapi pemirsa, sayangnya ke-empat point tadi tidak selalu muncul setiap hari ketika saya berangkat ke sekolah. Karena saya orangnya ya moody gitu dey. Jadi, saya sedang berproses untuk terus memotivasi diri supaya bisa menjaga antusiasme dalam mengajar. Termasuk kebiasaan mendoakan siswa saya. Doakan ya saya berhasil dengan program saya kali ini. Hehe&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-7230452901894164588?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/7230452901894164588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=7230452901894164588' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7230452901894164588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7230452901894164588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/08/mengajar-memang-butuh-keterampilan.html' title='Mengajar Memang Butuh Keterampilan'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-quT6-08uvK8/TkJ-lqDQ6-I/AAAAAAAAAQo/uX6cifFDroc/s72-c/Kegiatan%2BBelajar%2BMengajar%2B%2528KBM%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3788147460221273640</id><published>2011-07-18T17:03:00.003+07:00</published><updated>2011-08-13T16:33:42.543+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi Buku'/><title type='text'>Delete Me NOT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-LHBcvgRIotY/TiQGrWDs56I/AAAAAAAAAQg/Ek9X_Kj_1Bo/s1600/cover%2Bdelete%2Bme_web.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 223px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-LHBcvgRIotY/TiQGrWDs56I/AAAAAAAAAQg/Ek9X_Kj_1Bo/s320/cover%2Bdelete%2Bme_web.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5630632775845210018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lagi-lagi, tulisan dibawah ini pernah saya upload di fesbuk. dan lagi-lagi, karena alasan blog saya lagi trouble, akhirnya baru bisa saya upload sekarang. Dan lagi-lagi (ih, banyak lagi-lagi nya ya..hehe), saya upload ajah, daripada blog saya sepi, mendingan saya isi ajah, meskipun tulisannya jauh dari update dey....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Senin, 8 Februari 2010&lt;br /&gt;Ada yang mau jadi jodoh saya?&lt;br /&gt;Syarat utama: nggak bikin saya MENUNGGU.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 kalimat di atas saya copas dari buku berjudul “Delete Me Not”, karangan Alip Yog Kunandar. Buku yang sebetulnya sudah saya incar pas jalan bareng kawan-kawan keliling Gramedia kemarin malem. Karena pas baca depannya ajah, udah mulai ketawa-ketiwi sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca buku ini, jadi inget obrolan kami berlima. Aku, Mbak Iie, Mbak Mel, Anti dan tentu saja abang kami, Bang Andi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 6 Februari 2010 kemarin, aku pulang ke Pontianak, naik taxi jam 5 subuh. Sebetulnya ada banyak alasan juga sih sampe harus pulang ke Pontianak yang sebenernya tanggung banget. Cuma 2 hari. Tapi lumayanlah. Ngobatin kangen ketemu sama kedua orang tua terkasih, ketemu Bang iwan, abangku semata wayang yang gokilnya lebih parah dari jaman dia SMA, ketemua sama adekku yang rambutnya udah semakin gondrong ajah. Kangen liat mukanya yang kusut, sekusut bajunya. Hihi, kangen sama kakakku, Mbak Yul yang bawel tapi baik hati. Menghadiri arisan di rumah Om ku yang meski sudah gak muda lagi (tapi gak tua-tua amat), tapi tetep gokil kayak masih muda dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  Selain kangen sama orang di rumah, aku juga kangen sama si Kingkong asli dari Sinka Zoo, temen becanda yang galaknya lebih galak dari Herder (pisssssss mbak iie). Abisnya, kalo dia lagi sebel, badanku yang sudahlah kecil, mungil pula, pasti jadi sasaran empuk buat ditimpuk pake kapuk. Hihihi....  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kebetulan pula, si Kingkong manis ini juga janjian ketemu Mbak Mel, Anti  dan Bang Andi di Gramedia. Jadilah, malam mingguan itu, kami para Jomblo_ers ngumpul makan es krim di A&amp;W dan makan malam di Jawiria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obrolan panjang kami berbuntut pada masalah perjodohan. Masalah cinta, masalah laki-laki, masalah perempuan dan masalah mbak iie dan mbak mel yang kayaknya punya kesamaan dalam hal...( ih, gak enak nih nulisnya, pasti bang Andi seneng kalo di kasi kesempatan nulis titik-titiknya, hahaha)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Soalnya kalo ngomongin tentang Gusdur, pasti yang paling riang gembira cuma bang Andi tuh. Hehe... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kami bubar, dan sibuk dengan urusan masing-masing, aku masuk lagi ke mall. Maklum pemirsa, dah jarang liat mall dan gramedia. Nah, aku janjian deh ketemuan sama si Arief, wartawan Tribun Pontianak yang juga baru dateng dari Mempawah. Mau ngapain? Biar beli buku dapet diskon. Kan dia anggota KG... ihiihi... jadilah, aku beli 3 novel bulan ini. Salah satunya ya ini, novelnya lucu banget, meski gak gokil2 amat c, dan yang jelas, masih kalah sama The gang way nya Boim Lebon. Hehe... tapi nanti lah, di tulisan berikutnya baru saya tag resensi dari novel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  kata-kata menarik dari novel tadi: Takdir tak selalu membawa kita pada cinta yang kita inginkan, tapi takdir selalu memberi cinta yang lain dengan caranya sendiri. Kadang kita ingin menggugatnya, kadang kita ingin memprotesnya, tanpa pernah mengambil hikmah dan sisi baiknya. Takdir selalu mengarahkan kita pada sisi yang baik, hanya kita seringkali salah menanggapinya, kita salah menerjemahkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, kembali ke laptop. Mencari jodoh emang gampang-gampang susah sekaligus susah-susah gampang (Lho?? Ealah nduk..nduk, piye toh.... hehe..). Pernahkah Anda ditanya seperti ini: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Udah punya calon belum?”, &lt;br /&gt;atau “Kapan nih tante di kasi undangan?”, &lt;br /&gt;atau yang ini, “Kapan merit? Udah pas tuh umurnya”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo yang bertanya adalah teman, atau temannya teman, atau paman dari kakak sepupu sodara tirinya teman disekolahku, atau bahkan kalo yang bertanya itu adalah anak dari sodara kakak ipar nenek yang masih sepupu sama kakak angkatku, aku gak masalah, cukup jawab , “may..maybe yes, maybe not.”(hihi, ngaco banget yak). Tapi, kalo yang bertanya adalah ibuku, yang telah melahirkanku dan mempertaruhkan nyawa saat aku lahir, atau ayahku, yang dengan tetes peluh keringat kerjanya, aku bisa jadi seperti sekarang ini, ada rasa yang menyeruak di dalam dada. Hadduh, pemirsa, gak nahann... pernah gak sih ngerain begitu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun cuma bisa jawab begini, “ Iya, Mi. Nanti kalo udah ada yang pas, bakalan di kasi tau kok”.  Mungkin karena saya anak perempuan terakhir yang belum menikah. Kakak saya yang pertama, menikah saat usianya 21 tahun. Kakak saya yang kedua, menikah di usia 24 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, dan saya pun menghela nafas. Karena gak tau kenapa, setiap kali saya pulang ke Pontianak, pertanyaan itu tak pernah luput dari bibir orang yang paling saya sayangi ini, Ibu saya. Wajarkan, mereka mengkhawatirkan anak gadisnya ini. Terlebih saat saya pindah domisili. Belum lagi, pertanyaan dari teman-teman di satu tempat kerja. Seperti kemarin siang, saat kami istirahat melepas lelah setelah bekerja, mbak Muti yang imut (item mutlak, hehe...pisss mbak mut) melontarkan pertanyaan     (yang sebenernya, bukan pertama kalinya mbak mut bertanya dengan pertanyaan yang sama, tapi sudah seringkali) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M : “Bani, umurnya berapa sekarang?”&lt;br /&gt;B : “25, mbak” &lt;br /&gt;(sambil tetep makan siang dengan lahapnya, laper banget nih..)&lt;br /&gt;M : “Jadi, kapan nikahnya? Apalagi sih yang dicari, umur udah pas, udah PN lagi.”&lt;br /&gt;B  : “Yah, mbak, gimana mau nikah, lha wong calonnya gak ada, emang mau nikah sama siapa (sambil tetep makan dengan lahapnya.. tambah laper setelah ditanya begitu)&lt;br /&gt;M  : ‘Nikah cepet lah, Bani, gak usah kayak mbak, umur 26 baru nikah. Jangan banyak mikir, insyaAllah ada jalan kok kalo kita mau dapet berkah dari Allah”&lt;br /&gt;B  : (langsung diem, bukan merenung, tapi keselek makanan...hehe.. jadi buru-buru nyari air)&lt;br /&gt;M : “Nyesel loh nanti, kalo gak nikah sekarang. Coba liat si Rani, udah nikah berubah kan? Jadi lebih cantik, lebih seger, dan semangat kerja.”&lt;br /&gt;B  : ( kali ini diem, diem beneran, merenungi kata-kata mbak muti, tapi makannya teteup lanjut... hehe)&lt;br /&gt;M  : “Dulu ya, mbak waktu masih gadis, kalo ada waktu luang, pasti kepikirannya mau jalan kemana aja, gak ada tujuan. Tapi, kalo kita nikah, ada yang dituju, selalu pengen cepet pulang, nemuin suami dan anak”&lt;br /&gt;B  : (masih diem, soalnya belum bisa ngomong, ni makanan masih dilumat-lumat dulu, biar enak masuk dalam perut)&lt;br /&gt;M  : “Mbak juga awalnya mikir, gimana  ya dengan gaji yang pas-pas an, tapi dapur tetep bisa ngepul. Gimana dengan kondisi mbak yang saat itu belum kerja, tapi kami tetep bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ada aja jalan yang dikasi sama Allah. Gak usah kuatir lah...”&lt;br /&gt;B  : (kali ini memberanikan diri membuka mulut dan berkomentar)&lt;br /&gt;“Hm, bingung mbak. Belum ada yang pas di hati. Ada yang nge-pas di hati, dan sama-sama suka, tapi belum siap. Ada yang suka sama saya, tapi saya nya yang gak bisa terima.”&lt;br /&gt;M  : “Emangnya sama tentara gak mau?”&lt;br /&gt;B  : (diem sambil geleng kepala tanda tidak setuju)&lt;br /&gt;M  : “sama polisi gimana?”&lt;br /&gt;B  : (masih geleng kepala)&lt;br /&gt;M  : “kalo sama wartawan gimana?”&lt;br /&gt;B  : (dengan senyum malu-malu, setengah mengiyakan dan setengahnya lagi masih ragu-ragu)&lt;br /&gt;  “Mau sih mbak, tapi takut ditinggal pergi, kalo musti ditinggal liputan, atau pindah tugas...”&lt;br /&gt;M  :”kan bisa minta pertimbangan dengan alasan menikah, jadi bisa tetep tinggal sama suami”&lt;br /&gt;B  : (masih merenung, sambil menghabiskan makanan yang tersisa)&lt;br /&gt;  (merenung lagi, kok ukuran duniawi sih yang dipake?? Sambil senyum2 sendiri)&lt;br /&gt;M  :” kadang mbak ketawa sendiri loh Bani. Biasanya habis capek pulang kerja, trus berantem sama suami. Besoknya baikan lagi. Trus, nanti gitu lagi, berantem lagi, tapi baikan lagi. Begitu terus. Tapi disitulah uniknya, kita jadi berpikir, supaya bisa jadi lebih dewasa”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B  : “hm, iya mbak, doain aja lah”&lt;br /&gt;M : “mbak yakin kok, banyak yang mau sama Bani. Mungkin bani nih pilih-pilih kali ya..”&lt;br /&gt;B  : (gak jawab.. cuma senyam-senyum gak jelas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obrolan kami terhenti sampai disitu. Saya membereskan sisa makanan dan mbak mut terlelap tidur dengan nyenyaknya karena kecape’an. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat mbak mut tidur, saya membuka laptop dan mulai menari dengan keyboard. Menulis apa saja yang ada di kepala saya saat ini. Yah, seperti yang saya bilang tadi, mencari jodoh itu gampang-gampang susah. Kalo mbak mut bilang, mencari jodoh itu, seperti mencari pekerjaan. (lha...???)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, setidaknya, untuk saat ini, saya masih bisa lebih tenang. Kenapa? Toh masih banyak kawan-kawan seangkatan saya yang juga belum menikah. Bahkan di atas saya, masih banyak juga yang belum menggenapkan setengah dien-nya. Meski saya sadar, pola pikir seperti ini tidaklah benar. Menyegerakan menikah, adalah sunnah rasul. Anyway, doakan saja, kami-kami yang masih jomblo ini, segera menemukan tambatan hati, teman hidup untuk mengarungi biduk rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah menjadi keluarga yang bahagia, makmur, sentosa, sejahtera, damai, aman, terkendali (BMSSDAT). Tentu saja dengan cara yang tepat, pada saat yang tepat dan dengan orang yang tepat pula..... wuihhh, kata-katanya itu loh, berat cuy.. bermakna buangetttttttt...hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Buat Bung Arief: thanks udah nemenin ke gramed &lt;br /&gt;*Buat bang Andi: Thanks buat traktir kami-kami ini, para bidadari yang turun dari mall...hehe&lt;br /&gt;*Buat kingkong (mbak iie), mbak mel, anti: kapan-kapan kita jalan ke singkawang yak...ayolah, kapan lagi, mumpung  masih sendiri, mumpung masih jomblo, kalo dah punya suami, susah mau jalan bareng...........hihihi.............&lt;br /&gt;*Buat mbak Mut: meski kadang “ember”, gokil ‘n nyebelin, tapi gak nyangka, kalo dah ngomong serius, dewasaaaaaaaaaaaaa buangedddddd......&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3788147460221273640?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3788147460221273640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3788147460221273640' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3788147460221273640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3788147460221273640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/07/delete-me-not.html' title='Delete Me NOT'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-LHBcvgRIotY/TiQGrWDs56I/AAAAAAAAAQg/Ek9X_Kj_1Bo/s72-c/cover%2Bdelete%2Bme_web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-2560038748180928275</id><published>2011-07-16T20:48:00.003+07:00</published><updated>2011-07-16T20:52:43.975+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Menanti</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tulisan ini sebenarnya sudah pernah saya posting di facebook. Tapi, berhubung blog saya lagi trouble waktu itu, akhirnya baru bisa di upload sekarang. Daripada blog saya sepi, mending saya isi ajah..Hehehe..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 11 September 2010&lt;br /&gt;10.35 WIB&lt;br /&gt;Menanti Kehadiranmu Lagi, Nak…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi seorang ibu adalah impian setiap wanita yang sudah menikah. Tak terkecuali saya. Ketika menikah pada 10 Juli 2010 lalu, saya berharap akan segera mengandung. Awalnya saya ragu, karena 2 pekan kemudian saya menstruasi. Saya sempat khawatir, tapi oleh kawan-kawan, katanya memang begitu. Tapi setelah haidh pertama, biasanya langsung hamil. Saya senang mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari-hari pertama puasa, saya mual-mual dan muntah. Saya kira gejala maag. Tapi, suami saya bilang, mungkin saya hamil. Memang saya merasakan perut saya terasa nyeri, seperti ada yang menusuk-nusuk. Akhirnya kami ke apotik dan membeli test pack. Hasilnya? Negatif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   3 hari setelah saya telat datang haidh, semakin menguatkan dugaan suami, bahwa saya hamil. Kami kembali membeli test pack, tapi hasilnya tetap negatif. Kami tunggu setelah sepekan telat haidh. Kami putuskan pergi ke dokter kandungan. Sore itu hari Rabu, 1 September 2010, kami ke dokter kandungan. Dan hasilnya saya positif hamil, usia kandungan 1 bulan. Saya dan suami senang luar biasa. Sesampainya dirumah, suami saya mencium saya berulang kali. Bahkan perut saya pun dielus dan dicium2nya. Bukan main senangnya dia mendengar kabar itu. Dia menelpon mertua dan adik2 mengabarkan kalo saya positif hamil. Tak henti-hentinya kami memuji dan bersyukur atas karunia yang Allah berikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun mencari berbagai informasi tentang kehamilan, bagaimana menjaga kandungan, apa-apa yang harus dilakukan dimasa kehamilan, makanan apa saja yang dianjurkan dan makanan apa saja yang pantang dimakan oleh ibu hamil. Setiap mendapat informasi tentang kandungan, kami saling berbagi untuk menjaga buah cinta kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mulai minum susu untuk ibu hamil dan vitamin yang diberikan dokter ketika pertama kali periksa. Saya jaga betul asupan gizi yang masuk ke perut saya. Rasanya sempurnalah hidup saya sebagai seorang perempuan. Menikah, hamil, dan kelak akan melahirkan anak-anak yang lucu-lucu.. saya sudah membayangkan banyak hal kalo sudah melahirkan. Siapa nama anaknya, barang-barang perlengkapan bayi, buku tentang perkembangan anak, dan sebagainyalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai ujian itu tiba…&lt;br /&gt;Senin,  6 September 2010, saya pulang dari Singkawang ke Pontianak pake taxi. Sampai dirumah, saya istirahat, tidak melakukan aktivitas apapun. Esoknya hari Selasa, 7 baru saya beraktifitas. Pagi hari, saya minta antar ayah untuk membeli sari kurma, karena bagus untuk kandungan. Lalu pulangnya, saya istirahat sebentar. Sore harinya, saya antar kakak saya ke supermarket. Saat itu, saya yang mengendarai motor didepan. Jaraknya tidak jauh, hanya sekitar 1 km. Tak lupa saya beli susu Prenagen ukuran besar, karena persediaan susu yang kemarin sudah hampir habis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mandi menjelang buka puasa, saya melihat flek-flek. Saya sempat khawatir, akhirnya saya bilang ke kakak dan ibu saya. Mungkin kelelahan. Biasanya di masa kehamilan, kalo kelelahan akan keluar flek-flek seperti itu. Tapi, saya tetap ingin memeriksakan diri ke dokter. Malam harinya, saya pergi diantar ayah mencari dokter praktek. Sayang, tak lama kami sampai, dokternya baru saja pulang. Kami putuskan besok saja periksanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dini hari, sekitar jam 3, celana saya sudah penuh darah, sampai merembes ketempat tidur. Saya panik. Lalu turun dan bilang sama ibu saya. Rabu, 8 September 2010, selepas subuh, kami ke RS Antonius, langsung masuk ke IGD. Saya di infus dan di tensi. 150/110!!! Padahal saya tidak ada riwayat darah tinggi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya lalu dibawa ke kamar bersalin. Suster mengganti pembalut saya yang memang sudah penuh darah. Saya pasrah. Sepanjang jalan tak henti-hentinya saya menangis. Berbagai kekhawatiran sudah membayang di pelupuk mata. Sampai dikamar bersalin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya diperiksa oleh seorang suster dan diambil sampel darahnya. 2 jam kemudian, dokter pun datang dan saya di USG. Dokter bilang, kandungan saya telah hancur, sudah tidak bisa diselamatkan lagi, karena yang ada di dalam rahim hanya darah, dan harus dikuret. Saya langsung lemas. Saya nangis terus menerus. Gak bisa ngomong apa-apa lagi. Hanya bisa menjawab pertanyaan dokter dengan menggangguk atau menggeleng. Saya istighfar berkali-kali. Mohon kepada Allah agar diberi kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menunggu giliran untuk dikuret. Di samping kanan dan depan saya, perawat sedang sibuk membantu ibu-ibu melahirkan. Mendengar suara dokter saja saya sudah ketakutan luar biasa. Saya tegang dan panik. Apalagi, saya tidak boleh ditemani oleh siapapun. Suami pun  masih dalam perjalanan pulang dari Singkawang menuju Pontianak. Saya tegang sekali, badan tidak bisa saya gerakkan. Tapi, badan saya berkali-kali bergerak sendiri tanpa saya sadari. Inilah ketegangan luar biasa yang saya rasakan sepanjang hidup saya.  Saya gak tau lagi apa perasaan saya waktu itu. Saya seperti orang linglung, kayak orang bego.. ini seperti sebuah mimpi buruk bagi saya. Betul-betul seperti mimpi, tapi ternyata inilah kenyataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang dimata saya wajah suami yang begitu bahagia mendengar saya hamil, membayangkan berbagai persiapan kami untuk kehamilan pertama ini. Sedih, terpukul, gelisah…itu yang saya rasakan selama di Rumah Sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah jam kemudian, suster mempersiapkan segala peralatan untuk dikuret. Saya tegang sekali, sampai-sampai suster tidak bisa menenangkan saya lagi. Awalnya saya seharusnya di bius bagian bawah saja, bagian rahim yang akan dikuret. Tapi, demi melihat saya yang begitu tegang, akhirnya saya dibius keseluruhan. Saya takut melihat suntikan dan gunting yang panjang yang dipegang oleh suster tadi. Dengan satu suntikan bius, dalam hitungan detik saya sudah  tidak sadarkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sadar,  saya sudah diruang pasien. Saya merasakan nyeri luar biasa di daerah perut dan rahim. Sakit. Sakit sekali. Ketika sadar, hanya ada ibu saya disamping yang menemani. Baru kemudian, ada Om, abang ipar dan ponakan-ponakan. Mata saya bengkak. Saya gak bisa menahan kesedihan ini. Hati saya begitu sakit, kenapa kebahagiaan yang baru saja didapat hilang begitu saja. Tak lama suami saya pun datang, saya tak bisa membendung kesedihan lagi, saya peluk erat-erat suami saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata terus mengallir tidak henti-hentinya. Suami dan keluarga menenangkan saya. Ini adalah ujian dari Allah diawal pernikahan kami. Saya harus ikhlaskan.. &lt;br /&gt;Sms-sms pun berdatangan di HP saya, dari keluarga dan kawan-kawan, agar saya tabah dan ikhlas. Mereka mendoakan semoga kelak diganti Allah dengan yang lebih baik.&lt;br /&gt;Sehari setelah kejadian itu, saya lebih sering dikamar. Mata saya bengkak. Ibu pun menenangkan dan meminta saya untuk ikhlas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari idul fitri, saya bedrest dirumah. Tak lama, abang saya dari Ketapang menelfon saya. Saya sedikit tenang, meski masih sesegukan menahan tangis. Saya tak menyangka, nasehat abang saya begitu luar biasa bagi saya. Sejenak, saya merenung. Beliau bilang, kalo terus menerus menangis dan meratap itu berarti kita belum ikhlas, belum bisa menerima takdir dari Allah. Bukankah rezeki itu datangnya dari Allah, lalu kenapa ketika Allah mengambilnya kembali kita harus protes? Kenapa kita harus marah? Kenapa kita tidak menerima kenyataan? Kenapa harus meratapinya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat kisah salah seorang sahabiyah di jaman Rasulullah. &lt;br /&gt;Namanya Ummu Salamah, istri dari Abu Thalhah. Suatu hari, anak laki-lakinya meninggal dunia. Istrinya meminta keluarganya untuk tidak mengabarkan berita duka ini kepada Abu Thalhah sampai ia sendiri yang menyampaikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari ketika Abu Thalhah pulang, sang istri berdandan lebih cantik dari hari-hari biasanya. Ia sediakan makan malam yang lezat, setelah itu mereka bercinta dimalam harinya. Sang istri memberi pelayanan ekstra kepada suaminya sampai puas. Lalu, setelah kenyang dan puas dengan pelayanan istrinya, sang istri bertanya, “Wahai Abu Thalhah, bagaimana pendapatmu tentang suatu kaum yang meminjamkan sesuatu kepada sebuah keluarga, lalu mereka mengambil barang yang dipinjamkannya, apakah mereka berhak menolaknya?' Ia berkata, 'Tidak (berhak)!' 'Jika demikian, maka mintalah pahalanya kepada Allah tentang puteramu (yang telah diambilNya kembali)', kata sang isteri. Suaminya menyergah, 'Engkau biarkan aku, sehingga aku tidak mengetahui apa-apa, lalu engkau beritakan tentang (kematian) anakku?”&lt;br /&gt;Setelah itu, ia berangkat mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu ia ceritakan apa yang telah terjadi. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Semoga Allah memberkahi kalian berdua tadi malam'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang laki-laki dari sahabat Anshar berkata, ”Aku me-lihat mereka memiliki sembilan anak. Semuanya telah hafal Al-Qur'an, yakni dari anak-anak Abdullah, yang dilahirkan dari persetubuhan malam itu, yaitu malam wafatnya anak yang pertama, yaitu Abu Umair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…itulah buah dari kesabaran. Balasan dari Allah bagi hamba-Nya yang bersabar atas ujian-Nya.&lt;br /&gt;Rabb... Bimbing kami agar semakin mengimani-Mu. Berikan kami kekuatan disetiap cobaan, beri kami kesabaran dalam menghadapi segala suratan takdir-Mu. Beri kami kelapangan hati di setiap kesempitan hidup. Tak sedikitpun kekuatan yang kami miliki, kecuali Engkau memberikannya. Limpahkan kami keluhuran budi dan keindahan akhlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan yang Maha Baik, beri kami kebaikan di setiap jenak kehidupan kami. Karuniakan kepada kami rasa cinta dan kasih sepanjang hidup kami. Berkahi setiap keputusan yang kami ambil. Limpahkan kepada kami kekuatan untuk saling memberi dan memaafkan, saling mengerti dan mendengarkan. Lengkapi rasa cinta kami dengan kehadiran anak-anak yang Kau titipkan kepada kami kelak. Jadikan mereka anak-anak soleh dan solehah, yang tahu siapa Tuhannya, yang mampu memberikan segala yang terbaik untuk agamanya, untuk orangtuanya, untuk tanah airnya. Hiasi akhlak kami dengan akhlakul karimah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang Maha Mengetahui Segala yang ghaib, tak sedikitpun kekuatan yang kami miliki untuk menyingkap takdirmu, untuk meraba masa depan. Yang kami bisa lakukan hanyalah sebuah rencana. Bahkan itu pun seringkali salah langkah. Maka, bimbing kami ya Rabb, beri kami kecerdasan dalam mengambil keputusan untuk masa depan kami. Amin..&lt;br /&gt;Nak, Ayah dan Bunda menanti kehadiranmu lagi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: &lt;br /&gt;^ Kita memang harus siap kehilangan ya… &lt;br /&gt;^ buat ibu2 yang lagi hamil, jika ada sedikit keluhan, mungkin terasa nyeri diperut, atau apalah itu, segera konsultasikan dengan dokter, bisa jadi kandungannya lemah. &lt;br /&gt;^ Buat Bang Iwan: Makasih nasehatnya, adek jadi belajar banyak dari abang. Semoga dibalas Allah dengan yang lebih baik… luv u.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-2560038748180928275?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/2560038748180928275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=2560038748180928275' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2560038748180928275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2560038748180928275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/07/menanti.html' title='Menanti'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-7046517398489261494</id><published>2011-07-06T21:49:00.002+07:00</published><updated>2011-07-06T21:57:18.895+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>SURAT DARI PENGABAR ALAM RAHIM</title><content type='html'>Selasa, 28 Juni 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;03.15 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURAT DARI UTUSAN PENGABAR ALAM RAHIM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo, apa kabarmu? Aku berharap kau baik-baik saja disana. Sama seperti harapan setiap ibu kepada anaknya. Aku memang bukan ibumu, tapi sekarang aku tau bagaimana rasanya menjadi ibu. Meskipun janin yang ada didalam rahim suciku ini belum keluar ke alam dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau heran ya, kenapa aku mengirim surat ini kepadamu? Ah, jangan mengerutkan kening begitu. Biasa saja. Naluri seorang ibu memang begitu, dengan kasih sayang, ia bahkan mampu membuat surat ini ketika tengah malam!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini, aku mendapat amanah untuk menyampaikan sebuah pesan. Pesan ini datang dari Sang Pengabar alam rahim. Tak sengaja, aku menemukan surat yang berisi 316 halaman. Semakin aku baca lembar demi lembar suratnya, semakin aku ingin menghabiskan seluruh isi suratnya itu. Dan, diakhir suratnya itu, ternyata aku salah satu orang yang terpilih untuk menyampaikan pesan ini kepadamu, kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terkadang bertanya, apa yang dilakukan makhluk mungil yang berada didalam rahimku saat ini? Tapi kita sudah lupa. Lupa dengan semua yang pernah kita dengar, kita lakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, taukah kau? Seorang ibu akan sangat begitu bahagia ketika tau kau akan lahir kedunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah, ibu mual-mual nih,” ujar ibumu&lt;br /&gt;“Kenapa? Masuk angin kah?” tanya ayahmu sambil mengurut-urut pundak ibumu&lt;br /&gt;“gak tau, tapi ibu gak enak badan, mual terus tadi pagi,” lanjut ibumu&lt;br /&gt;“Mungkin ibu hamil…” Terka ayahmu dengan wajah yang berbinar.&lt;br /&gt;“Semoga aja ayah, “ pinta ibumu tak kalah senangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, bahkan mual-mual tiap pagi pun dilakoninya penuh keikhlasan! Karena mereka bahagia, sangat amat bahagia menantikan kehadiranmu didunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau berumur dibawah 3 bulan di rahim ibumu, ini adalah saat-saat yang menguji kesabaran ibumu. Ia mual-mual setiap pagi, bahkan memuntahkan apa saja yang dimakannya. Hal ini terjadi karena kau yang masih dalam bentuk embrio hendak memberi sinyal kepada ibumu bahwa kau telah hadir. Hal ini memicu perubahan-perubahan dalam tubuh ibumu, juga perubahan hormon. Ibumu tak mengalami menstruasi, dinding rahim melunak. Sistem kekebalan tubuhnya juga ditekan, itu sebabnya ibumu sering mual-mual, sakit, demam, pusing, muntah-muntah. Hal ini agar embriomu tidak diperlakukan sebagai benda asing atau ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uhm, apakah aku sok tau? Ah, rasanya tidak berlebihan. Karena aku juga mengalami  hal ini. Aku mual-mual tiap pagi, aku muntah-muntah, aku gak enak badan, aku pilek terus. Tapi, setiap kali melihat perutku yang semaki n membesar, membuatku lupa dengan kesakitan yang kualami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu akan sangat bahagia mengikuti setiap perkembangan janin yang ada didalam rahimnya. Saat kau berusia 6 bulan dikandungan, kau sudah mulai menendang-nendang perut ibumu. Bahkan ratusan kali dalam satu hari. Ini akan semakin meningkat menjelang kelahiranmu diusia 9 bulan! Saat kau menendang itulah, refleks syaraf ibumu mulai aktif. Ia bahkan terbangun tengah malam karena tendanganmu itu. Tapi ia selalu tersenyum bahagia, bahkan meminta ayahmu untuk mendekatkan telinganya diperut ibumu, agar ayahmu juga mendengar, bahwa kau hendak menyapa mereka berdua. Mungkin kau hendak berkata, “Ayah, ibu, aku disini…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kira-kira. Tak jarang, gerakanmu membuatnya kesakitan, bahkan sangat kesakitan. Tapi itulah hebatnya para ibu, mereka bahkan memberikan setengah nyawanya  untukmu selama kau berada di alam rahim. Ia akan sangat khawatir kalau terjadi apa-apa denganmu. Ia akan ke rumah sakit, setiap ada keluhan dirahimnya. Ia akan makan dengan teratur agar kau tidak kelaparan. Bukankah kau tergantung ibumu? Apa yang dimakan ibumu, juga kau makan melalui plasenta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengorbankan hampir segalanya untukmu, bahkan nyawanya, agar kau, anaknya yang sangat ia cintai, bisa tumbuh sempurna menjadi bayi yang sehat dan terpenuhi segala kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa waktu berlalu, ini saatnya kau hidup sendiri setelah 9 bulan berada dirahim suci ibumu. Saat ini, kau mendesak-desak hendak keluar diiringi teriakan ibumu. Ibumu mengejan, berkeringat, berpeluh, kesakitan. Sungguh perjuangan mulia. Namun, saat tangisan pertamamu pecah, bukan main bahagianya orangtuamu. Kesakitan luar biasa yang ibumu rasakan, seketika hilang karena mendengar suara tangismu itu. Itulah sebabnya, seorang ibu yang meninggal karena melahirkan, ia mati syahid. Sekali lagi, sungguh perjuangan mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun membawa kalian berdua dalam kebersamaan. Saat kau disusui, saat kau gelisah dan tak bisa tidur, ia mendendangkan sebuah lagu agar kau tenang. Kalau kau sudah tidur, barulah ia terlelap. Saat kau terluka, tetapi ia yang diserang rasa sakit. Saat kau terjatuh dan berdarah, tetapi ia yang menangis – sebab kau adalah kecintaannya, anugrah terindah yang akan selalu ia sayangi sampai kapanpun. Bahkan ketika kau melupakannya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tau, belakangan banyak sekali anak-anak yang tak menghargai ibunya. Anak-anak yang tak menyayangi ibunya. Anak-anak yang sama sekali lupa bahwa mereka pernah meminjam setengah nyawa ibunya ketika hidup selama Sembilan bulan didalam kandungan ibunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terheran-heran, mengapa setelah dewasa dan bisa mengurusi hidupnya sendiri, mereka melupakan semuanya. Melupakan segala kebaikan hati dan pengorbanannya. Bahkan berani memarahi serta membentaknya yang membuatnya sakit, teriris-iris, pedih, perih dan menangis! Mengecewakan dan melukai hati ibu mereka. Ya rabb, virus apa yang menjangkiti mereka???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang ibu masih terlalu memperhatikan ini-itu tentangmu, kau berani membentaknya &lt;br /&gt;“iya, bu! Aku kan sudah besar!”. Katamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kau membuatnya terus menerus khawatir saat menunggumu pulang dari suatu tempat. Ia begitu mengkhawatirkanmu. Ia mengingatmu disetiap nafasnya. Ia mendokanmu dalam setiap sujud-sujud panjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah kita lupa mendoakan orangtua kita? Sungguh, yang bisa membantu mereka kelak di kubur, adalah doa anak yang sholeh. Maka hadiah terbaik, untuk membalas segala kebaikan hati orangtua kita adalah menjadi anak yang sholeh. Agar doa kita meringankan siksaan di alam kubur. Ya Allah, jadikan kami anak-anak yang sholeh/sholehah. Berikan keberkahan dalam setiap jenak hidup kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ibu kita sakit, yang sangat diharapkannya adalah doa-doa kita. Yang diinginkannya adalah senyuman kita saat bertemu dengannya. Menghabiskan waktu bersamanya. Seperti saat kita masih kecil, senyum yang ia rindukan sejak lama….&lt;br /&gt;Oh ya, aku punya sebuah kisah. Di sebuah tempat nun jauh disana, ada sebuah tradisi membuang orang-orang usia lanjut ketengah hutan belantara. Mereka yang lemah dan tak berdaya dianggap hanya merepotkan saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, ada seorang anak yang membawa ibunya yang sudah tua dan tidak berdaya dibuang ketengah hutan. Si anak menggendong ibunya ke tengah hutan dengan penuh kebencian. Hutan yang lebat dan berbahaya. Sepanjang perjalanan, sib u hanya terdiam sambil terus-menerus mematahkan ranting-ranting kecil di sepanjang jalan.&lt;br /&gt;Sesampainya ditengah hutan, sianak tersenyum penuh kemenangan. Seseorang yang selama ini merepotkan dan membuatnya malu akan segera hilang dan terbuang, pikirnya.&lt;br /&gt;“Kita sudah sampai, Bu.” Katanya dingin&lt;br /&gt;“Aku akan meninggalkanmu disini.”&lt;br /&gt;Si Ibu mengangguk lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam-diam ada perasaan sedih menyelinap dihati si anak ketika mengucapkan kalimat terakhirnya. Entah kenapa ia menjadi setega ini kepada ibunya sendiri.&lt;br /&gt;Si Ibu mengangguk pelan, lalu dengan tatapan penuh kasih ia berkata, “Nak, Ibu sangat mencintai dan mengasihimu. Kaulah kecintaanku, yang akan kusayangi sampai aku mati. Sejak kau kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang. Dan untuk itu semua, Ibu tak akan meminta balasan apapun, sedikitpun darimu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak berusaha menahan dirinya, ia berusaha membuang sedikitpun perasaan yang membuatnya iba. Ia memalingkan wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pergilah, Nak.” Kata si ibu dengan suara berat dan hampir terisak, “Ibu tidak ingin kau tersesat saat kau pulang nanti dan mendapat kecelakaan di jalan. Hutan adalah tempat berbahaya. Maka sepanjang perjalanan tadi, Ibu mematahkan ranting-ranting kecil ini, agar kau pulang dengan selamat. “ujarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak terkesiap heran. Si anak menatap wajah ibunya yang tua dan keriput, ada sesuatu yang hadir diantara dirinya dengan ibunya. Hingga ia tak kuasa menahan tangisnya. Hatinya seolah hancur, kenapa ia begitu tega membuang dan melukai ibu yang begitu mencintainya? Lututnya ambruk ketanah, dan ia bersujud sambil menangis meraung-raung di kaki ibunya. Sejak saat itu, ia bersumpah untuk merawat ibunya sampai mati. Dengan segala yang terbaik yang ia miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sepenggal kisah antara ibu dan anaknya. Ah, apakah aku terlalu banyak omong. Sepertinya kau sudah bosan membacanya. Uhmm, baiklah. Aku hanya ingin menyampaikan satu pesan. Sayangilah ibumu dan ayahmu seperti mereka menyayangimu sejak kecil. Ciumlah tangannya setiap kali kau hendak pergi. Doakan ia dalam setiap shalat-shalatmu. Telponlah dia ketika kau tak sempat bertemu dalam waktu dekat. Jangan buat ia khawatir. Jadilah anak kebanggaannya. Berikanlah hal terbaik yang kau punya. Jangan pernah membuatnya menangis karena ulahmu, karena tingkahmu. Ikutilah setiap kebaikan, dengarkanlah getar-getar kebaikan dan berusahalah menjauhi keburukan-keburukan. Selamat menikmati alam kebaikan yang pastinya akan membawamu pada keberkahan hidup ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tinggal. Semoga kelak kita bisa berbincang-bincang kembali. Aku harus pergi. Mengabarkan hal ini kepada orang lain yang mau mendengarkan. Terimakasih sudah bersedia menyediakan waktu untuk membaca suratku ini. Oya, kalau kau ingin menghubungiku, kita bisa berbincang di dunia maya. Kau pikir, aku tidak punya fesbuk? Haha, aku bahkan juga menulis surat ini di buku wajah itu. Aku bahkan telah menceritakan tentang dunia fesbuk yang sudah menyihir jutaan manusia didunia ini untuk terhubung di jejaring sosial itu, kepada janin yang ada di dalam rahim suci perempuanku. Silahkan kirim pesan ke emailku, kalau kau punya pertanyaan atau sekedar menyapaku: bara.zenith@gmail.com, itu alamat emailku. Kau juga boleh meng-add ku disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bara Shafiyyah , ~Utusan dari Pengabar Alam Rahim~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-7046517398489261494?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/7046517398489261494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=7046517398489261494' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7046517398489261494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7046517398489261494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/07/surat-dari-pengabar-alam-rahim.html' title='SURAT DARI PENGABAR ALAM RAHIM'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3715196615092807701</id><published>2011-06-25T16:17:00.001+07:00</published><updated>2011-06-25T16:20:21.873+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>H Plus 2+3 Meritnya saya</title><content type='html'>Hari kedua menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi, pas saya lagi asyik2nya bermesraan sama laptop saya, ada sms masuk di HP. Dari kakak saya yang pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Amah, udah buatin air minum dan sarapan buat suaminya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deg… Haddohh, baniiiii… stupid alaipid wasaipid dahhh&lt;br /&gt;Dengan muka bego, saya termenung membaca sms itu. Iya ya, baru mikir, kan aku dah jadi istri, mustinya nyiapin sarapan ya buat suami. Tak sampai 1 menit, saya langsung turun ke lantai bawah, ambil gelas, menuangkan secangkir kopi susu yang sudah mama buat di bawah( hehe, jd gak perlu capek-capek buat khan?) plus cemilan dan kue-kue buat sarapan sang suami. Duh,,, lega.. akhirnya gak malu-malu banget sama dia ( untungnya diingetin sm kakakku.. thanks ya mbak Sida..) gak asik kan, hari kedua jadi istri, malah gak ngerti ama tugasnya sendiri…..Ahiak~ahiakk…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas mau mandi, daku liat pakaian suami terendam di tempat cucian. Adduhhh… menepuk jidat sambil geleng-geleng kepala. Ternyata tugas istri kan juga harus ngurus pakaian suami ya. Ya ampun, ada 5 menit kali saya keluar dari kamar mandi, cuma mikirin daftar pekerjaan yang sebaiknya dilakukan ketika sudah berstatus jadi “Istri”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari setelahnya, udah bisa di tebak kan? Hehe, saya mulai mahir lah jadi istri. Sudah beli buku-buku resep masakan, majalah seputar keluarga, silaturahim sm keluarga dan kawan yang sudah menikah, buat dapet pelajaranlah. Gitu ceritanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya gitu deh pemirsa. Padahal dulu2nya pas blm merit, udah tau juga tugas2 istri itu apa ajah. Aneh aja, baru nyadar pas udah nikah gitu. Abisnya, rasanya sedikit aneh, yg dulunya kita bertahun-tahun ngurus diri sendiri, itu pun masih gak genah. Sekarang harus nambah 1 urusannya… deuuu..&lt;br /&gt;Yang dulunya kemana-mana terserah diri melangkah, sekarang kudu ijin dulu ma suami.. pokoknya beda deh.&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3715196615092807701?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3715196615092807701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3715196615092807701' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3715196615092807701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3715196615092807701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/06/h-plus-23-meritnya-saya.html' title='H Plus 2+3 Meritnya saya'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-2667257645825062369</id><published>2011-06-25T16:10:00.001+07:00</published><updated>2011-06-25T16:13:33.698+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>H Plus Satu Pernikahan Saya</title><content type='html'>11 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu menatap si lelaki dari pantulan cermin yang berada tepat di depannya. Mereka bercanda, tertawa, dan tampak masih malu-malu. Sepertinya sedang bahagia. Tentu saja, karena mereka baru saja mengikat tali cinta mereka dalam sebuah ikatan suci bernama “Pernikahan”. Pikirannya melayang pada moment yg baru saja berlalu, akad nikah tadi pagi masih menyisakan getar di hatinya. Bagaimana tidak, beberapa saat yang lalu, ketika” ijab kabul” di perdengarkan kepada penduduk langit dan bumi. Dua kalimat sederhana yang merubah segalanya. Sejak itu, menjadi halal-lah apa-apa yang sebelumnya di haramkan. Detik itu juga, si perempuan berubah status dari seorang gadis menjadi seorang istri. Tak luput si lelakipun, akan berubah statusnya menjadi seorang suami. Masing-masing punya tanggung jawabnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Begitu sakralnya, sehingga dengan sangat indah Allah mengabadikannya dalam AlQur’an sebagai “mitsaqan ghalidzha [perjanjian yang kuat].   Hanya tiga kali kata ini disebut dalam al-Quran. Pertama, ketika Allah membuat perjanjian dengan Nabi dan Rasul Ulul ‘Azmi [QS 33 : 7]. Kedua, ketika Allah mengangkat Bukit Tsur di atas kepala Bani Israil dan menyuruh mereka bersumpah setia di hadapan Allah [QS 4 : 154]. Dan Ketiga, ketika Allah menyatakan hubungan pernikahan [QS 4 : 21]. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah… berkali-kali tasbih, tahmid, tahlil, takbir, terucap  seusai akad!! Sebuah perjanjian yang menghalalkan keduanya, yang berjanji untuk beribadah kepada Allah, untuk saling mengasihi dan menghormati, saling mencintai dan menghargai, untuk saling menguatkan, saling menasehati, saling setia dalam suka dan dalam duka. Mencintai kelebihannya sekaligus kekurangannya. Saling melindungi dan menutupi aib, saling merindu dan mengasihi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu masih menatap si lelaki. Dalam hatinya, ia memohon kepada Tuhan agar diberi kekuatan cinta dalam mengarungi biduk rumah tangga. Agar si lelaki, yang menjadi imamnya saat ini dan sampai nanti, tetap mencintainya… lagi dan lagi. Terus menerus begitu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, jadi inget, di blog seorang kawan pernah mengutip kata-kata dari seorang Jalaluddin Rumi (penyair dan tokoh sufi terbesar dari Persia):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mata orang bijak, langit adalah laki-laki dan bumi adalah perempuan; bumi memupuk apa yang telah dijatuhkan langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila bumi kekurangan panas, langit mengirimkannya; apabila ia kehilangan embun dan kesegaran, langit memperbaruinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit berkeliling, laksana seorang suami yang mencari nafkah demi istrinya. Sedangkan bumi sibuk mengurus rumah tangganya; ia merawat yang lahir dan menyusui apa yang telah ia lahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggaplah bumi dan langit sebagai makhluk yang dianugerahi kecerdasan, karena mereka melakukan pekerjaan makhluk yang memiliki kecerdasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau pasangan ini tidak merasakan kebahagiaan antara satu dan lainnya, mengapa mereka melangkah bersama laksana sepasang kekasih yang saling mencinta?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa bumi, bagaimana bunga dan pepohonan akan tumbuh? Lalu, air dan panas langit akan menghasilkan apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Tuhan meletakkan gairah dalam diri lelaki dan perempuan, maka lewat persatuannya dunia terselamatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-2667257645825062369?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/2667257645825062369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=2667257645825062369' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2667257645825062369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2667257645825062369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/06/h-plus-satu-pernikahan-saya.html' title='H Plus Satu Pernikahan Saya'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-7671495863633095561</id><published>2011-06-25T16:03:00.000+07:00</published><updated>2011-06-25T16:07:39.824+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>H min Satu Pernikahan Saya</title><content type='html'>Jumat, 9 Juli 2010&lt;br /&gt;Jam dinding tepat di 20.17. Saya sendirian. Dikamar pengantin. Semua sibuk mempersiapkan pesta pernikahan saya yang akan dilaksanakan besok (Sabtu, 10 Juli 2010). Saya melihat kesibukan mereka satu persatu. Di luar, kaum bapak sibuk memasang tenda. Di ruang tengah, kaum remaja sibuk membuat manggar, di dapur kaum ibu sibuk mengiris bawang, memotong daging, menggoreng, memanggang. Semua bekerja, semua sibuk. Sejenak, saya tersenyum, bahagia. Senang. Senang sekali rasanya. Saya memberikan senyum terbaik kepada setiap orang yang saya temui baik didapur, di teras, di ruang tengah. Bersyukur, Allah mengaruniakan kepada saya keluarga yang utuh, saudara-saudara yang peduli, teman yang menyayangi saya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Esok, adalah hari bersejarah bagi saya. Sebuah episode kehidupan yang sebagian besar pasti dilalui tiap manusia. Menikah. Lalu apa yang membedakannya? Proses. Ya, proses mereka menikah dan bagaimana mereka menjalani hidup bersama. Konon, semakin dekat kita dengan seseorang, semakin mudah kita menyakiti dan melukainya. Kedekatan secara emosional adalah alasan yang tepat. Mungkin. Ini mungkin loh. Maka, saya memohon kepada Allah dalam tiap-tiap sujud, agar esok, setelah kami resmi menjadi suami istri, kami mampu mengawali kehidupan kami yang baru dengan cahaya kasih yang melimpah. Agar Allah membentangkan jalan rahmat-Nya disetiap langkah yang kami tempuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb... Bimbing kami agar semakin mengimani-Mu. Berikan kami kekuatan disetiap cobaan, beri kami kesabaran dalam menghadapi segala suratan takdir-Mu. Beri kami kelapangan hati di setiap kesempitan hidup. Tak sedikitpun kekuatan yang kami miliki, kecuali Engkau memberikannya. Limpahkan kami keluhuran budi dan keindahan akhlak.&lt;br /&gt;Tuhan yang Maha Baik, beri kami kebaikan di setiap jenak kehidupan kami. Karuniakan kepada kami rasa cinta dan kasih sepanjang hidup kami. Berkahi setiap keputusan yang kami ambil. Limpahkan kepada kami kekuatan untuk saling memberi dan memaafkan, saling mengerti dan mendengarkan. Lengkapi rasa cinta kami dengan kehadiran anak-anak yang Kau titipkan kepada kami kelak. Jadikan mereka anak-anak soleh dan solehah, yang tahu siapa Tuhannya, yang mampu memberikan segala yang terbaik untuk agamanya, untuk orangtuanya, untuk tanah airnya. Hiasi akhlak kami dengan akhlakul karimah. &lt;br /&gt;Allah yang Maha Mengetahui Segala yang ghaib, tak sedikitpun kekuatan yang kami miliki untuk menyingkap takdirmu, untuk meraba masa depan. Yang kami bisa lakukan hanyalah sebuah rencana. Bahkan itu pun seringkali salah langkah. Maka, bimbing kami ya Rabb, beri kami kecerdasan dalam mengambil keputusan untuk masa depan kami. Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-7671495863633095561?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/7671495863633095561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=7671495863633095561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7671495863633095561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7671495863633095561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/06/h-min-satu-pernikahan-saya.html' title='H min Satu Pernikahan Saya'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-2700158566613188972</id><published>2011-06-17T13:52:00.000+07:00</published><updated>2011-06-17T13:57:17.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Kehadiran Calon Menantu</title><content type='html'>Malam itu, malam yang mendebarkan bagi saya. Hari Sabtu, tanggal enam maret duaribu sepuluh. Seorang lelaki sederhana berniat bertandang ke rumah saya. Awalnya saya gak nyangka, kalo dia serius mau silaturahim ke orang tua saya, memperkenalkan diri sebagai kandidat calon menantu Ayah saya. Hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya sudah lama sih dia menyatakan “cinta” nya itu :D, cuma masih mikir, investigasi, nanya sana sini, berbagai pertimbangan, de es be (wakss!!), dan berbagai penelitian lainnya (ggrrhhhhh..!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Nah, ketika untuk kesekian kalinya, dia bertanya lagi, apakah saya mau jadi istrinya.. Hm, jadi langsung saja saya bilang, kalo’ mau nembak cewek itu, kudu sama orang tuanya langsung, Gentleman gitu dey! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asalnya saya ngomong gituh ke dia. Eh, beberapa hari kemudian, dia sms kalo dia mau silaturahim sama keluarga saya.. Matilah saya, bingung gak bisa bilang apa2, sudah terlanjur mempersilakan dirinya untuk main kerumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tepat hari sabtu tanggal 6 Maret 2010, pas malam minggu, untuk pertama kalinya dia maen kerumah saya, dan langsung bawa ayah, abang dan adeknya yg cowok (untungnya gak bawa kucingnya dia yg juga kebetulan berjenis kelamin jantan..Huehuehue…).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati kebat-kebit.. biasanya yg maen kerumah saya mah banyak temen perempuan aja, kalo ada yg cowok, paling kawan 1 organisasi, atau cowok yg lagi PDKT sm saya..hihihi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada obrolan istimewa, apalagi yang berhubungan sama rencana menikah. Pertemuan itu pure hanya silaturahim biasa. Pun, saya katakan sm dia, tunggu jawaban dari orang tua, apakah mereka setuju kalo saya menikah sama dia.&lt;br /&gt;Singkat cerita, keluarga kami menyetujui, dan proses lamaran pun dilaksanakan tepat 3 minggu setelahnya, hari Sabtu 27 Maret 2010. Pas malem minggu juga tuh. &lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-2700158566613188972?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/2700158566613188972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=2700158566613188972' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2700158566613188972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2700158566613188972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/06/kehadiran-calon-menantu.html' title='Kehadiran Calon Menantu'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-5870148181451292001</id><published>2011-05-29T02:35:00.002+07:00</published><updated>2011-05-29T02:39:47.347+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>After Midnight</title><content type='html'>Bangun jam 1. Ampe jam 3 mata masih melek. So, sembari membuka laptop dan membaca beberapa blog kawan2, saya sempet-sempetin cium2 suami yg lagi tertidur pulas. Kecapean setelah pulang silaturahim kawan 1 liqoan nya. Hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, sebetulnya gak ada yang spesial.&lt;span class="fullpost"&gt;saya cuma penasaran. Kok blog saya tidak lagi bisa menampilkan perintah "See more". Padahal sudah saya setting dari dulu. So, malam ini begadang buat ngutak-ngatik blog saya, supaya bisa terisi lagi kayak dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, saya kangen ngeblog kayak dulu lagi...  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-5870148181451292001?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/5870148181451292001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=5870148181451292001' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5870148181451292001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5870148181451292001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2011/05/after-midnight.html' title='After Midnight'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3903483458177342519</id><published>2010-02-05T20:56:00.004+07:00</published><updated>2010-02-06T10:36:24.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak melankolisme'/><title type='text'>Kisah Tanpa Judul</title><content type='html'>*Kisah Tanpa Judul*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, aku tak tau apa-apa tentangmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, satu-satunya penghubung antara kau dan aku adalah masa lalu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wangi parfum yang semerbak. Sepotong  rindu dalam kotak kenangan. &lt;br /&gt;Handphone yang dihujani pesan singkat bernada kangen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kini, kau juga sudah bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kau juga lupa tentang kenangan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ingatanku kepadamu bersemayam disini. Tentangmu yang selalu datang setiap hari. Setiap hari. Hanya untuk melihatku dari dekat. Memintaku berada disisimu seharian. Menelponku setiap kali kau ingin dengar suaraku. Mengirimiku pesan singkat tentang cintamu padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itu memang hanya masa lalu kita. &lt;br /&gt;Dulu. Dulu sekali, kau pernah bertanya&lt;br /&gt;“Mengapa kau tertarik padaku?”&lt;br /&gt;Berkali-kali kau tanya begitu padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, aku tak pernah meragukan pilihanku padamu. Bahkan ketika masa lalumu hadir dalam hubungan kita. Kau tau? Aku berusaha menahan kesakitan ini, tiap kali ia hadir mencoba menjauhkanku dari cintamu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku seperti menghitung mundur untuk sesuatu yang kutakutkan selama ini. Jauh darimu. Jauh dari kasihmu, dari perhatianmu. Saat kau sudah tak lagi menghiraukan pesan singkat yang kukirim. Kau membalasnya, tapi lebih banyak bernada tak enak.  Pertemuan kita, tak menghasilkan apa-apa. Ketika kita ingin membicarakan apa yang terbaik untuk kita, kau pun menjauh. Jauh dariku. Hingga kita seperti tak saling mengenal. Dingin. Beku seperti batu es. Keras seperti karang dilaut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku mendapatimu di sebuah tempat. Ya, aku ingat betul, bukankah tempat itu adalah awal pertemuan kita? Ketika itu, kau hanya tersenyum, tapi tak ada sedikitpun suaramu menyapaku. Tak berselang lama, aku pun pamit. Air mataku sudah menggenang di pelupuk mata dan menganak sungai ketika secepat mungkin aku pamit dari hadapanmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin menyapamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin menanyakan kabarmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin menanyakan aktivitasmu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin menanyakan bagaimana perasaanmu setelah kita berjauhan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lama kita tak saling menyapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga ingin mendengar kisah perjalananmu selama ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, kau sudah berganti hati sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga tak tau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kau memilih untuk jauh dariku&lt;br /&gt;Apa itu karena salahku ataukah salahmu?&lt;br /&gt;Ataukah keadaan yang membuat kita jadi seperti ini?&lt;br /&gt;Atau memang tak ada yang patut disalahkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku memutuskan untuk tak lagi mengingatmu, justru ingatan2ku kepadamu semakin berloncatan dari benak dan pikiranku. Satu-persatu potongan-potongan kenangan itu keluar dan memintaku untuk menyusunnya kembali menjadi rangkaian indah kehidupan yang pernah kita rancang bersama. Semestinya, kita bisa lebih kuat terhadap apapun yang menjadi penghalang bangunan cinta yang sudah kita bangun selama ini. Semestinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Terinspirasi dari lagunya Clay Aiken, ni liriknya ya.. Buat yang seneng sama lagu-lagu lama.. hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Right Here Waiting &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oceans apart, day after day&lt;br /&gt;And I slowly go insane&lt;br /&gt;I hear your voice on the line&lt;br /&gt;But it doesn't stop the pain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If I see you next to never&lt;br /&gt;But how can we say forever&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wherever you go, whatever you do&lt;br /&gt;I will be right here waiting for you&lt;br /&gt;Whatever it takes or how my heart breaks&lt;br /&gt;I will be right here waiting for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I took for granted, all the times&lt;br /&gt;That I thought would last somehow&lt;br /&gt;I hear the laughter, I taste the tears&lt;br /&gt;But I can't get near you now&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, can't you see it, baby&lt;br /&gt;You've got me goin' crazy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wherever you go, whatever you do&lt;br /&gt;I will be right here waiting for you&lt;br /&gt;Whatever it takes or how my heart breaks&lt;br /&gt;I will be right here waiting for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I wonder how we can survive&lt;br /&gt;This romance&lt;br /&gt;But in the end if I'm with you&lt;br /&gt;I'll take the chance&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, can't you see it, baby&lt;br /&gt;You've got me goin' crazy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wherever you go, whatever you do&lt;br /&gt;I will be right here waiting for you&lt;br /&gt;Whatever it takes or how my heart breaks&lt;br /&gt;I will be right here waiting for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waiting for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3903483458177342519?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3903483458177342519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3903483458177342519' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3903483458177342519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3903483458177342519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2010/02/kisah-tanpa-judul-kini-aku-tak-tau-apa.html' title='Kisah Tanpa Judul'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-299577818877656892</id><published>2009-07-26T06:56:00.001+07:00</published><updated>2009-07-26T06:57:32.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Jangan Menyerah</title><content type='html'>Terinspirasi dengan obrolan with seorang wartawan, sehabis dia liputan di daerah pelosok di suatu kabupaten. Lalu, saya komentar begini, “Wah, berarti seorang jurnalis itu lebih terasah nuraninya ya. Karena seringkali melihat realita menyakitkan di depan mata”.  Dia cuma senyam senyum sambil melihat saya. Ini juga salah satu alasan  kenapa saya begitu senang berkenalan dan akrab dengan jurnalis. Sampe bela-belain nyari suami wartawan. Karena pasti pinter, cerdas, analisanya bagus. Tidak hanya banyak membaca buku, tapi banyak membaca realita. Haha.. alasannya spekulatif ya?.  Tidak papa kan punya cita-cita begitu. Meski sering di ejek ama temen-temen. Bahkan ada yang komentar sadis begini, “Apa? Wartawan? Gak punya masa depan!”.. Hua ha ha, saya tertawa sejadi-jadinya menanggapi komentar teman saya itu. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Menyerah&lt;br /&gt;oleh: d Masiv&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada manusia&lt;br /&gt;Yang terlahir sempurna&lt;br /&gt;Jangan kau sesali&lt;br /&gt;Segala yang telah terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pasti pernah&lt;br /&gt;Dapatkan cobaan yang berat&lt;br /&gt;Seakan hidup ini&lt;br /&gt;Tak ada artinya lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff 1:&lt;br /&gt;Syukuri apa yang ada&lt;br /&gt;Hidup adalah anugerah&lt;br /&gt;Tetap jalani hidup ini&lt;br /&gt;Melakukan yang terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada manusia&lt;br /&gt;Yang terlahir sempurna&lt;br /&gt;Jangan kau sesali&lt;br /&gt;Segala yang telah terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to: Reff 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff 2:&lt;br /&gt;Tuhan pasti kan menunjukkan&lt;br /&gt;Kebesaran dan kuasanya&lt;br /&gt;Bagi hambanya yang sabar&lt;br /&gt;Dan tak kenal putus asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bridge:&lt;br /&gt;Jangan menyerah (6x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to: Reff 1 &amp; Reff 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coda:&lt;br /&gt;Dan tak kenal putus asa (2x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terinspirasi dengan obrolan with seorang wartawan, sehabis dia liputan di daerah pelosok di suatu kabupaten. Lalu, saya komentar begini, “Wah, berarti seorang jurnalis itu lebih terasah nuraninya ya. Karena seringkali melihat realita menyakitkan di depan mata”.  Dia cuma senyam senyum sambil melihat saya. Ini juga salah satu alasan  kenapa saya begitu senang berkenalan dan akrab dengan jurnalis. Sampe bela-belain nyari suami wartawan. Karena pasti pinter, cerdas, analisanya bagus. Tidak hanya banyak membaca buku, tapi banyak membaca realita. Haha.. alasannya spekulatif ya?.  Tidak papa kan punya cita-cita begitu. Meski sering di ejek ama temen-temen. Bahkan ada yang komentar sadis begini, “Apa? Wartawan? Gak punya masa depan!”.. Hua ha ha, saya tertawa sejadi-jadinya menanggapi komentar teman saya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway bushway, lagu ini hadir ketika saya merasa lelah dengan segala yang saya peroleh selama ini, Lika liku jalan hidup saya, berpisah dari orang tua, cita-cita saya yang segudang itu, cobaan di tempat kerja, menuntut kesabaran lebih. Sebuah lagu akan bermakna jika yang mendengarkan merasakan hal yang sama dengan lirik lagunya. Sebuah lagu bisa jadi inspirasi bagi yang mendengarkan. Menjadi lebih baik atau sebaliknya. Lagu ini buat saya semangat. Semangat bekerja, semangat berkawan, semangat membantu sesama, semangat mensyukuri segala yang Allah berikan. Orang tua yang begitu mencintai dan menyayangi saya, sampai-sampai di telpon mulu, maklum, anak gadis tinggal sendiri, ^_^…Bersyukur atas nikmat yang tak terhitung banyaknya. Indra yang lengkap, mata, telinga, lidah, kulit, hidung, dan masih banyak lagi nikmat yang lain-Nya. Kalaulah pohon menjadi pena, dan lautan menjadi tinta untuk menuliskan nikmat-Nya, takkan pernah habis tertulis. Sepakat? Saya rasa semua akan meng-iya kan. Bahasanya ESQ nih, anggukan universal, bahwa ada sesuatu di luar diri manusia yang lebih besar dan lebih kuasa, Dialah Allah, pemilik semesta alam, pemilik jagad raya. &lt;br /&gt;Terima kasih d’masiv… dan terimakasih buat orang-orang terkasih di sekitar saya. Eh, saya mau list satu-persatu dulu ah, kawan2 yg buat saya jadi seperti sekarang ini, mau ngucapin makasihhhhhhhhhhhhh banged… buat bani jadi lebih dewasa, buat Bani ceriaaa selalu… arigato….jazakumullahu khairan katsira..^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Teman2 di KAMMI, seperti eka, tati, sandy, bang hemri, bang Dede, bang aziz, reni, kak asma, kak astri, ummi, sahri, wawan, fitra, marhadi, doakan aku selalu istiqomah. Dan teman2 yg lain yang gak bisa di sebutin satu-satu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Teman2 wartawan, kak dian equator, kak uli TP, iin, wira, bang hasyim, pak asmadi, bang mahmudi equator, dan kawan2 yg lain lah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Teman2 di ganesha operation: mb wita, kak ais, mb Na, mb desi, icha, dian, ros, sari, lika dan pak Ch..hehe, piss boss! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Teman2 di ptk barat: bang pram, kak mas, lisna, kak rara, ica, fitri, etc...banyak deh... ada 2000 lah..hehe..lebayyyy...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Teman2 di LPS: akang, ratih, bang asmi, ripal.. *kitak kemane jak? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kawan2 blogger: fitri ozinuka, sahlah, ramdan, munim, kanada, wawan azhar, dan semuanya deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kawan penulis: bang martin siregar... just for you :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kawan2 di FKIP dulu, mathematic ranger angkatan 2003, kawan2 di tarbawi, di HIMMAT, di BEM FKIP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kawan2 di SMP 9 Singkawang : Bu novi, kak dede, mb dani, mb ary, okta, kak nana, kak ita... harus sabar menghadapi musibah di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kawan2 di fesbuk. i love u all...muachhh...^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-299577818877656892?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/299577818877656892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=299577818877656892' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/299577818877656892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/299577818877656892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/07/jangan-menyerah.html' title='Jangan Menyerah'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1919612353043105314</id><published>2009-06-15T17:08:00.001+07:00</published><updated>2009-06-15T17:33:43.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Dragon Sakura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SjYjT8p9eeI/AAAAAAAAAP4/l6Wxan1TI3k/s1600-h/008.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 203px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SjYjT8p9eeI/AAAAAAAAAP4/l6Wxan1TI3k/s320/008.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347500433155652066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DRAGON SAKURA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter tokoh:&lt;br /&gt;1. Sakuragi Sensei : Seorang pengacara, dulunya mantan anggota geng balap. Dia menyiapkan murid2 sekolah Ryuuzan dengan rata-rata 36 untuk memasuki universitas bergengsi di Jepang&lt;br /&gt;2. Ino – Chan : Guru bahasa inggris di Ryuuzan. Satu2nya guru yang peduli dengan nasib dan masa depan anak didiknya&lt;br /&gt;3. Yajima Kun : murid pertama kelas khusus yang di siapkan untuk memasuki Todai.&lt;br /&gt;4. Ogata - Kun : cowok cakep yang lucu, memiliki ayah yang begitu angkuh dan tak menghargai setiap usahanya. Jadi, nih cowok benci banget ama bokapnya.&lt;br /&gt;5. Kousaka - San : Pacarnya Yajima. Ehehe… abisnya bingung mau nulisin karakternya&lt;br /&gt;6. Kobayashi : Cewek paling childish dan paling lucu di antara 6 murid kelas khusus&lt;br /&gt;7. Okuno – Kun : Cowok yang selalu di remehkan oleh keluarganya bahkan oleh saudara kembarnya yang bersekolah di Shuumeikan (SMU nomer 1 di Jepang). Polos, dan begitu baik pada siapapun.&lt;br /&gt;8. Mizuno – San : cewek, anak yatim, yang harus membantu ibunya mengurus restoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah nonton dragon sakura? Kalo pernah, gak papa kan saya ceritakan ulang dalam bentuk tulisan. Kalo gak pernah, atau baru denger sekarang, ini kesempatan bagi saya untuk berbagi bersama para pemirsa dan pembaca sekalian. Hehe….Cerita berseri asal negri sakura ini menceritakan tentang seorang pengacara bernama Sakuragi, seorang mantan anggota geng balap. Dia mendapat tugas untuk menangani sekolah Ryuuzan yang kemungkinan akan segera bangkrut. Karena manajemen yang tidak bagus dari sekolah. Selain itu, Sekolah Ryuuzan juga memiliki seorang Direktur (Kepala Sekolah) yang korup. Huhh…. Apa aja yang bisa di korup dari sekolah, maka niscaya akan di manfaatkannya. Hobynya? Shoppinggggggggg… cape dehhh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SjYiTFkUM7I/AAAAAAAAAPg/CGK9AWQLfxo/s1600-h/Dragon+Sakura.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 286px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SjYiTFkUM7I/AAAAAAAAAPg/CGK9AWQLfxo/s320/Dragon+Sakura.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347499318856397746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sekolah Ryuuzan adalah salah satu sekolah tingkat menengah atas yang terkenal dengan kebodohan muridnya. Average test nya ajah cuma 36 dari 100. Haha….. universitas mana yang akan menerima siswa dengan nilai di bawah rata-rata? Jadi, sisw&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;a lulusan di Ryuuzan selalu di anggap remeh, di pandang sebelah mata. Setiap kali seorang siswa mengatakan bahwa dia berasal dari sekolah Ryuuzan, maka jangan harap orang akan bersikap hormat, yang ada adalah cemoohan. Jadi, gak ada yang bisa di banggakan di sekolah tersebut.&lt;br /&gt;Nah, Sakuragi di tantang untuk menyelesaikan kasus Ryuuzan. Dia merenung, langkah apa yang harus di lakukan. Dia memutuskan akan mempertahankan sekolah Ryuuzan. Dengan metode pembelajaran yang sama sekali berbeda dengan biasanya. Ia ingin menjadikan sekolah Ryuuzan menjadi sekolah favorite 5 tahun kedepan. Tahun pertama, dia berjanji akan meloloskan 5 siswa Ryuuzan untuk masuk ke TODAI (Tokyo Daigaku) atau Universitas Tokyo. Dan drama ini menceritakan keajaiban-keajaibannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Todai adalah universitas nomor 1 di Jepang. Semua orang ingin masuk Todai. Universitas bergengsi ini memiliki ujian masuk yang sangat ketat. Ide Sakuragi Sensei sontak mendapat cemoohan dan tertawaan dari para guru di Sekolah Ryuuzan. Banyak yang tidak percaya dan mengatakan ini adalah suatu hal yang mustahi. Takkan mungkin terjadi dengan usaha apapun.  Dan yang mengherankan lagi, para guru ini berusaha menggagalkan Sakuragi Sensei untuk membuat kelas khusus bagi para siswa yang menjadi target akan diluluskan ke TODAI. Duh..aneh-aneh aja deh gurunya…..dan mereka berharap bahwa Sakuragi akan segera angkat kaki dari sekolah Ryuuzan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran moral nomor 1: ternyata ada banyak orang di sekitar kita adalah pembunuh mimpi-mimpi kita, tanpa kita sadari, orang-orang terdekat kita bahkan meremehkan kemampuan yang kita punyai. Mereka melemahkan semangat kita. Tak terkecuali guru-guru di sekolah, yang terlalu underestimate terhadap kemampuan anak-anak didik mereka. Bahkan ADA juga guru yang merasa menang, ketika nilai para murid rendah, itu karena menjadikan mereka berarti dan merasa di butuhkan. Haddohhh…kok masih ada ya guru yang begitu, dan jangan dikira gak ada lho guru yang seperti itu. Artinya, mereka gak mau kalah, selalu ingin menang, selalu ingin jadi yang terhebat, gak mau di kalahin sama murid. Yah, bukan manusia pembelajarlah pokoknya….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nah, apa yang pertama dilakukan oleh Sakuragi Sensei? Hal pertama adalah meyakinkan para siswa agar ada yang mau memasuki kelas khusus yang di ciptakan bagi calon-calon mahasiswa TODAI? Actually, they have low motivation in learning. Its too bad. So, langkah pertama yang di lakukan Sakuragi  adalah melihat semua data para murid-murid dan menyortir nya sehingga didapatlah seorang target. Tidak hanya data dari sekolah, tapi Sakuragi juga menelusuri kehidupan siswa tersebut. Ia malah memilih siswa-siswa yang memiliki masalah dengan keluarga, atau masalah keuangan. Dan akhirnya, didapatlah seorang murid pertama yang akan menjadi siswa kelas khusus, ia bernama Yajima Kun. Seorang pemuda yang hidup bersama &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ibunya, ditinggal ayahnya yang brengsek dan meninggalkan hutang yang banyak. Jadi, si Yajima ini berniat untuk berhenti sekolah dan memutuskan untuk membantu ibunya yang di lilit hutang yang begitu banyak dan takkan terbayar, meski Yajima bekerja sebagai kuli setiap hari. Sakuragi menemui Yajima dan memintanya untuk menjadi murid di kelas khusus. Kontan Yajima menolak. Yah, ibaratnya, impossible gitu lho, kalo dia bakalan lulus ke Todai. Tapi, dengan trik yang jitu, Sakuragi “membeli” hidupnya Yajima, dengan syarat dia mau menjadi murid kelas khusus. Apa itu? Sakuragi melunasi hutang-hutang ibunya Yajima. Dan yajima akhirnya bersedia menjadi murid pertamanya. Yajima pun menghentikan aktivitasnya sebagai salah satu anggota band di sekolah. Sontak teman2 satu band nya kaget.  Dan y&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ang utama, Yajima selalu teringat kata-kata Sakuragi, bahwa orang bodoh akan terus di bodohi. Bekerja pun tak akan sesuai dengan gaji yang akan diperoleh. So, u must enter Todai!! Karena masyarakat akan lebih menghormati orang yang berpendidikan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SjYiqFC3d_I/AAAAAAAAAPo/f9QvYOTvBhI/s1600-h/dragon+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 249px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SjYiqFC3d_I/AAAAAAAAAPo/f9QvYOTvBhI/s320/dragon+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347499713853093874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Eng ing eng..tibalah hari pertama untuk kelas khusus, Yajima pun datang ke sekolah. Tak lama berselang, 3 orang berikutnya yang tak lain adalah teman band nya, yaitu Kousaka, Ogata dan Kobayashi, menjadi murid di kelas khusus. Berarti sudah 4 orang. Sakuragi harus mencari  lagi 1 orang, agar genap 5 orang. Pilihannya jatuh pada Mizuno. Susah payah Sakuragi membujuknya agar mau menjadi siswa di kelas khusus. Ohya, satu lagi, Sakuragi ini orangnya keras, dan dalam menyadarkan orang akan kesalahannya, dia akan bersikap sedingin mungkin, sehingga orang itu menyadari sendiri kesalahannya. Pada Mizuno, ia mengatakan, bahwa hidup kita akan berubah 180 derajat ketika berhasil memasuki Todai. Mizuno merasa tergugah, tentu saja ia tak mau menjadi pelayan di restoran ibunya seumur hidupnya. Ia ingin merubah takdir hidupnya. Ia ingin merubah anggapan orang-orang terhadapnya. Dan lengkaplah sudah, 5 siswa kelas khusus untuk memasuki Todai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran moral nomor 2:  terkadang, setiap kita membutuhkan “tamparan” keras dalam hidup ini, agar menyadari bahwa apa yang kita lakukan, apa yang kita pikirkan tidak selamanya benar. Dan kita membutuhkan orang lain agar mampu menyadari kesalahan-kesalahan kita. Maka dari itu, bersiaplah menerima kritikan, jangan kebakaran jenggot kalo di sindir2. Hehe.. bersikap bijaklah, berjiwa besarlah. Karena orang-orang besar selalu berpikir besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang selalu di katakan oleh Sakuragi kepada 5 siswa kelas khusus? “All of you will enter TODAI”. Mereka selalu mengulang-ulang visi mereka. Hari demi hari berlalu. Guru-guru spesial di datangkan dengan teknik mengajar yang sangat mengasyikkan. Ngerjain soal matematika dengan main pingpong! Ngapalin rumus matematika dengan olahraga. Mereka jadi kayak main2 ajah. Intinya “Matematika itu adalah olahraga dan musik”. Pertama kali kita memegang alat musik, kita tak pernah tau bagaimana caranya. Tapi, apa yang kita lakukan. Latihan terus menerus bukan? Apa yang kita lakukan jika gagal memainkannya? Kita akan memperbaiki teknik permainannya bukan? Nah, itulah belajar. Berani mencoba! Berlatih terus tanpa ada kata menyerah. Nah, karena menarik sekali metode pembelajarannya, si cowok yang tampak bloon ini(hehe…) namanya Okuno, tertarik ingin masuk kelas khusus. Jadilah mereka ber-6 sekarang. Calon-calon mahasiswa Todai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari berlalu. Semakin dekat dengan musim gugur, saat ujian musik Todai akan dimulai. Mereka sudah mulai bisa menguasai beberapa materi pelajaran yang di ujiankan. Jatuh bangun selama belajar sudah di rasakan oleh kelima siswa ini. Tapi, setiap kali mereka menyerah dan mengatakan, tak akan masuk Todai, setiap kali itu pula, Sakuragi Sensei selalu mengingatkan mimpi dan cita-cita mereka dan menjelaskan apa yang akan mereka dapatkan ketika berhasil memasuki universitas bergengsi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tibalah, ujian olok-olok masuk Todai (Kayak try out gitu dey). Kelima siswa tidak di persiapkan begitu matang. Mereka belajar seperti biasa. Tentu Sakuragi memiliki maksud dengan tidak memberi tambahan les lebih banyak kepada siswa2 ini. Satu hal yang selalu di ulang-ulang oleh Sakuragi dan di ikuti para siswa adalah “Ujian adalah sebuah dialog. Pertama, dialog dengan orang lain, kemudian dialog dengan diri sendiri”.&lt;br /&gt;Finally, mereka selesai juga tes uji coba masuk Todai. Mereka kembali ke kelas. Dan hasil ujian mereka di nilai oleh para guru spesial dan Sakuragi sensei. Hasilnya?? Kelima siswa tersebut mendapat nilai E! artinya kemungkinan masuk Todai hanya 5 %. Hanya 1 orang yang mendapat D. Wah, gak bakalan ngira deh, dia adalah Okuno – Kun!!! Kalo dapet D, berarti kemungkinan masuk Todai adalah 20%. Tentu saja mereka kecewa yang sangat-sangat. Mereka merasa sudah belajar keras, siang dan malam. Sekali lagi, mereka memutuskan akan menyerah dan tak berniat lagi memasuki Todai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran moral nomor 3: Dengan membiarkan mereka belajar seperti biasa tanpa penambahan, sebenarnya Sakuragi Sensei ingin mengatakan, bahwa ujian coba2 bukanlah untuk mendapat nilai terbaik. Namun, ini justru cara terbaik agar mereka tahu, agar mereka memahami bahwa belajar normal saja tidak cukup!! Bahwa dengan ujian, mereka tau banyak hal sulit. Maka selesaikan lah dengan menang. Masih ada beberapa bulan sebelum musim gugur itu tiba. Yah,dalam ujian sekolah, hanya ada  jawaban yang benar. Tapi dalam hidup ini, ada banyak jawaban yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, selain masuk dalam kelas khusus dengan guru-guru yang spesial, Sakuragi Sensei juga mengundang para orang tua. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana positif di keluarga. Agar mereka memberi dorongan positif dan motivasi kepada anak-anak mereka yang di persiapkan untuk memasuki Todai. Tapi, apa yang terjadi? Masing-masing orang tua dengan segala ke-ego annya merasa sudah mendidik anak dengan benar. Padahal selama ini, siswa-siswa ini tak pernah mendapat penghargaan akan setiap keberhasilan yang mereka lakukan. Selalu saja salah. Hhfff…..yang menarik adalah perkataan dari Sakuragi Sensei: ‘mengulangi perkataan yang di katakana oleh anak-anakmu adalah cara yang paling efektif untuk memperllihatkan bahwa engkau peduli, engkau menjadi pendengar yang baik bagi anak-anakmu”. Bukankah begitu? Seringkali orangtua tidak mempedulikan apa yang dikatakan oleh anak-anak mereka. Orang tua terkadang hanya mau di dengar, tapi tak mau mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, panjang sekali tulisanku ini, hehe.. iya deh, ini yang terakhir nih. Pelajaran moral nomer 4 :&lt;br /&gt;Jika kamu seorang guru dan mendapati murid-muridmu kelaparan di tengah laut, apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu akan mencarikan mereka ikan agar mereka tetap bertahan  hidup?? Jika jawabanmu iya, maka ketahuilah, bahwa cara itu tidak selalu benar. Jika kamu mencarikannya ikan, akankah kamu lakukan itu selamanya? Sampai mereka tua? Tidak mungkin! Bukankah lebih baik mengajarkan mereka cara mencari ikan, di bandingkan mencarikan mereka ikan? Dengan mengajari mereka cara mencari ikan, kita mengajarkan kemandirian pada mereka. Mereka tidak akan bergantung pada kita. Guru yang baik adalah guru yang mengajarkan cara mencari ikan, bukan malah mencarikan mereka ikan. Terkadang, di dalam hati seorang guru, ada rasa menganggap remeh para murid dan kita tidak mengakui kemampuan mereka. Guru yang baik, meski muridnya tidak bisa mengerjakan sesuatu, akan mengajari mereka dan mempercayainya! Dan akan memberi mereka kebebasan untuk berekspresi!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Finally, siapakah yang berhasil masuk Todai di antara 5 target tadi?? Hehehe… yang lulus masuk Todai cuma 3 orang: Okuno, Yajima dan Kousaka. Dan bagaimana dengan yang tidak lulus? Mereka sudah berlapang dada, mereka belajar kedewasaan, mereka takkan menyerah meski sudah gagal. Ogata dan Kobayashi memutuskan akan menjadi guru sejarah di almamater mereka (Ryuuzan) dengan teknik-teknik menghapal yang sudah mereka dapatkan. At last, letih nih ngetiknya. Udah capek, hehe…lebih seru  nonton sendiri deh. Dan buat para guru, jadi guru tuh kudu gaul, keren, mau belajar banyak, mau rendah hati sama murid. Toh dengan rendah hati tidak merendahkan martabat seseorang. Justru itu meninggikan martabat serta menjadikan kita semakin bijak. Wah, jika  semua guru berpikiran, bahwa MENGAJAR ADALAH AMANAH, niscaya wajah pendidikan Indonesia akan cerahhhhhhhhhhhh. Secerah mentari di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1919612353043105314?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1919612353043105314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1919612353043105314' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1919612353043105314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1919612353043105314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/06/dragon-sakura.html' title='Dragon Sakura'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SjYjT8p9eeI/AAAAAAAAAP4/l6Wxan1TI3k/s72-c/008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-4445381705561335217</id><published>2009-06-05T20:12:00.004+07:00</published><updated>2011-12-16T16:08:44.036+07:00</updated><title type='text'>Semua Berawal dari Keteladanan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sika9osn7lI/AAAAAAAAAPQ/pYFBIwVi8to/s1600-h/environment.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 301px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sika9osn7lI/AAAAAAAAAPQ/pYFBIwVi8to/s320/environment.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343832079050731090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hm, blogging for the earth? Baru pertama kali ikut beginian niy. Hehe.. semoga tulisannya bisa menginspirasi para pembaca dan para pemirsa sekalian untuk turut aktif dalam proyek amal dan agenda-agenda kebaikan untuk diri kita, keluarga, tanah air, dan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali saya menatap pulau yang ada di Indonesia di atas peta, setiap kali itu pula saya terkagum-kagum akan keindahan negri kepulauan ini. Mulai dari letak geografisnya, negeri yang kaya akan budaya, kaya suku bangsa. Sepertinya Indonesia memang memiliki bentuk pulau yang unik sekali dibanding dengan berbagai negara yang ada di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Negri yang kaya rempah-rempah. Yang membuat para penjajah betah untuk tetap tinggal di negeri ini. Meski sudah merdeka 63 tahun lalu, tapi penjajahan neoliberal tetap berlangsung, ekonomi yang tidak berpihak pada rakyat masih membelenggu negri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana indahnya Indonesia, keindahan itu pun terasa di sini. Di tanah ini, tanah Kalimantan barat yang beribukotakan Pontianak. Propinsi terbesar keempat di Indonesia, dengan luas 146.807 km² yang memiliki 12 kabupaten dan 2 kotamadya. Ada sejemput impian, segenggam asa, serumpun keindahan, segudang potensi, puluhan suku bangsa, jutaan penduduk ada di provinsi yang dijuluki sebagai provinsi “Seribu Sungai” ini. Karena memang kondisi geografisnya yang memiliki ratusan sungai besar dan kecil. Lebih terkenal sebagai kota khatulistiwa, karena dilewati garis equator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, bicara Indonesia dan Kalimantan Barat, ada banyak hal tentang negeri ini. Terlepas dari banyaknya anekdot yang menceritakan betapa bobroknya negri ini, saya yakin ada banyak hal yang tidak di ekspos oleh publik akan kebaikan-kebaikan negeri ini. Toh tidak ada gunanya saling menyalahkan kenapa negri ini jadi seperti sekarang.  Lebih baik, singsingkan lengan baju, bekerja lah maksimal, lakukan yang terbaik untuk tanah air kita. Kalo kita berusaha menjadi lebih baik, maka segala sesuatu yang ada di sekitar kita akan ikut menjadi baik. Cara terbaik untuk mengubah dunia ini menjadi baik adalah “keteladanan”. Memulai segala sesuatunya dari diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian banyak persoalan bangsa yang begitu kompleks, saya sangat yakin, negri ini bisa keluar dari permasalahan bangsa yang rumit, runyam, seperti benang kusut. Kita harus bersabar mengurai masalah-masalah tersebut dan mencari penyelesaiannya. Dan itu butuh proses yang tidak cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari pengalaman saya sebagai seorang guru yang baru sepekan di angkat sebagai CPNS (hehe….haddohhh, apaan siy ah?!!) di salah satu kota di Kalimantan Barat, saya sangat meyakini bahwa keteladanan mengambil porsi besar dan menyumbang paling banyak dalam meraih sukses sebuah daerah. Sekian banyak instansi, sekian banyak guru, semua terletak pada keteladanan. Seorang yang berjiwa “Negarawan” akan mampu membawa provinsi ini menuju kejayaan dan kesuksesan. Apalagi yang di tunggu? SDA berlimpah, ilmuwan, teknisi, pendidik, semua sudah tersedia. Namun hal yang maha penting adalah, kita butuh seseorang yang bermental “Negarawan”, orang yang berjuang dan bekerja untuk negara dan tanah airnya, bukan untuk kepentingan pribadi dan golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian tahun saya kuliah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, kampus yang melahirkan para pendidik itu, baru sekarang lah saya bertemu dengan "the real education world". Wajah dunia pendidikan Kalimantan Barat saya rasa mampu diwakili oleh sekolah tempat saya mengajar saat ini. Di setiap tempat, tentu saja ada kekurangan dan kelebihannya. Tapi kali ini, saya tak hendak mengumbar kebobrokan di dunia pendidikan kita, lebih baik kita belajar keteladanan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali saya ke sekolah tempat saya bertugas, saya sudah mencium aura keteladanan itu dari kepala sekolahnya. Saya tidak pernah jemu mendengarnya bicara. Saya jadi berasa bicara dengan sang alkemis. Hehe..seperti novelnya Paulo Coelho itu lho, “The Alchemist”, petuah-petuah bijak, pelajaran-pelajaran moral, kebaikan-kebaikan kehidupan ini, saya dapatkan. Setiap pagi beliau membiasakan murid-murid untuk sama-sama mendengarkan lagu bertemakan menjaga lingkungan. Bersamaan itu pula, siswa di ajak bersama-sama membersihkan lingkungan sekolah. Tak tanggung-tanggung, beliau pun ikut memegang sapu dan membersihkan ruangan. Inilah keteladanan yang saya maksud. Sama halnya ketika saya dan beberapa teman tersangkut masalah adiministrasi di salah satu instansi, beliau menyampaikan pelajaran moral yang akan saya ingat sepanjang hidup saya. Bahwa kemarahan sangat tidak bijak di bawa dalam masalah apapun, karena melibatkan banyak orang. Sesuatu yang sudah keluar dari lidah kita, tak bisa di tarik kembali. “Ambil hikmahnya”, itulah kata-kata yang selalu keluar dari sosok guru yang satu ini. Meski sudah menjadi orang nomor satu di tempat saya mengabdikan diri, beliau tetap rendah hati dalam segala hal. Ah, saya betah nih di sini. Bani cinta Singkawang. Bani cinta Bu Novianti, sang kepala sekolah, Bani cinta rekan-rekan guru disana, Bani sayang sekali dengan murid-murid di sana, wajah-wajah penuh keceriaan, wajah-wajah para penerus bangsa, merekalah para pewaris sah negri ini, merekalah tumpuan harapan bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaulah ditanya, apa yang sudah saya lakukan untuk lingkungan saya, maka saya akan menjawab, tidak banyak yang bisa lakukan untuk memperbaiki lingkungan hidup kita dengan masalahnya yang begitu kompleks. Illegal logging, banjir, longsor. Ah, lakukan saja apa yang bisa di kerjakan semaksimal mungkin. Bagi saya, setiap amal kecil itu bernilai pahala di sisi Allah. Kebiasaan baik saya yang satu ini adalah satu amal kecil yang kalo di lakukan banyak orang akan menjaga bumi kita dari bencana akibat manusia, buang sampah pada tempatnya. Hehe… simple banget ya. Tapi dari hal sederhana itulah, segala yang kompleks tercipta. Bungkus permen, bungkus snack, kantong plastik, di simpen dulu dalam tas, kalo nemu tong sampah, baru deh di buang. Tas ku pernah di penuhi oleh bungkus permen, abisnya gak nemu-nemu tong sampahnya. Nah, peringatan juga sih buat instansi-instansi pemerintah maupun swasta, agar menciptakan lingkungan yang bersih, maka sediakan tempat pembuangan sampah yang terjangkau banyak orang dan mengandung seni dan kerapian. Misalnya, tong sampahnya berbentuk beruang, atau apalah itu, biar gak keliatan kalo itu tong sampah. Hehe.. kan menarik jadinya. Tata kota nya jadi indah, bersih. Pasti orang-orang jadi suka dan cinta dengan kota dan tanah airnya sendiri. Dampaknya, turis-turis asing (yang katanya bisa nambah uang kas negara itu dengan kehadiran mereka) akan merasa nyaman dan aman di sini. Trus apalagi yang bisa dilakukan? Saya sebagai seorang guru, berjuang di dunia pendidikan. Bagaimana menumbuhkan karakter pemimpin dan negarawan pada sang anak didik. Agar kelak, ia mampu membawa kota ini menjadi lebih bermartabat. Semoga saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm.. apalagi ya..dah itu aja lah. Duh, nyambung gak sih ama tema gawai blogger 2009 ini? Hehe…anyway, yang penting bisa ikut acaranya tanggal 22 juni 2009 nanti. See u all, blogger community ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber gambar : http://araskanews.files.wordpress.com/2008/09/environment.jpg&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-4445381705561335217?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/4445381705561335217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=4445381705561335217' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4445381705561335217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4445381705561335217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/06/semua-berawal-dari-keteladanan.html' title='Semua Berawal dari Keteladanan'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sika9osn7lI/AAAAAAAAAPQ/pYFBIwVi8to/s72-c/environment.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-7676786450802951700</id><published>2009-05-10T19:05:00.003+07:00</published><updated>2011-12-16T15:33:08.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak melankolisme'/><title type='text'>Manifesto Bara-isme</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SgbGCl81g-I/AAAAAAAAAPA/eSx6BR1nrKo/s1600-h/sujud.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SgbGCl81g-I/AAAAAAAAAPA/eSx6BR1nrKo/s320/sujud.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334168556516246498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Doakan aku dalam sujud-sujud malammu. Sebut namaku dalam rabithoh pagi-sore mu, Nit… aku sedang mencoba menelusuri hidup dan kehidupan, mati dan kematian. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sohib saya sejak bangku SMP kelas 1 kali ini memprotes saya. Tepatnya dia khawatir sama saya. Apa pasal? Gara-gara postingan saya yang&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://bara-zenith.blogspot.com/2009/04/gada-title-gak-jelas-hehe.html"&gt; satu ini&lt;/a&gt;, dia kayaknya worry banget ma gue. Hehe.. makasih, Honey.. aku tau kamu mengkhawatirkanku. Aku tau kamu sayang sekali denganku. Aku baik-baik saja di sini. Aku masih bisa menikmati sarapan pagiku. Aku masih bisa beraktifitas seperti rutinitasku sehari-hari. Tidak ada yang aneh. Sumpah deh. Beneran. Suer.. hehe.. tapi terimakasih kawan. Karena kekhawatiranmu itu, aku jadi tau, bahwa aku cukup berarti bagimu. Bagiku, itu lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Doakan aku dalam sujud-sujud malammu. Sebut namaku dalam rabithoh pagi-sore mu, Nit… aku sedang mencoba menelusuri hidup dan kehidupan, mati dan kematian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Anti yang membimbing Ta ke jalan ini. Dan Ta berterimakasih sama anti. Ta gak mau kehilangan lagi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kira-kira katamu malam itu yang lebih bernada cemas.  Malam yang sesungguhnya aku sedang menikmati kesendirianku. Membaca artikel koran. Menulis agenda-agenda kedepan. Merancang masa depanku. Hehe.... sudahlah. Teruskan saja membacamu. Tak usah khawatir, Sayangku. Jika cinta itu ada di antara kita, maka ia akan hidup. Terus dan terus. Dalam hatimu. Ia takkan jauh darimu. So, don’t be worry about me, my dear.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Doakan aku dalam sujud-sujud malammu. Sebut namaku dalam rabithoh pagi-sore mu, Nit…. Karena hanya itu yang aku butuhkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa jalan sendiri kok. Menghadapi masalahku. Sendiri. Kau tak perlu mempertanyakan tentang hal-hal yang kamu tau, takkan ku buka pada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kau mendengar aku mengeluh di depanmu sepanjang perjalanan hubungan kita? Tidak pernah bukan? Karena aku menceritakan masalahku hanya pada mereka. Pada cinta yang tak pernah mati dan tak pernah tidur. Kepada Sang Pemilik Cinta yang memberiku hidup dan kehidupan. Kepada langit, awan gemawan, laut, senja, matahari. Karena mereka setia mendengarku, tidak pernah mengeluh meski aku menceritakan berjuta masalah. Dan tentu saja kepada hatiku. Ia tak pernah dusta. Cermin yang paling rahasia, paling jernih, dan menemaniku kemanapun aku pergi. Dan satu lagi, mereka sangat SETIA dan JUJUR. Mereka tak pernah mau membongkar masalahku pada siapapun. Ah, itulah keunikan mereka. Karena nya aku percaya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;At last, aku akan baik-baik saja. Jangan mengkhawatirkan ku lagi…. Doakan aku dalam sujud-sujud malammu. Sebut namaku dalam rabithoh pagi-sore mu, Nit... Biarlah sejarah yang bercerita dan zaman yang akan menjadi saksi atas semua nya… Lets move. Go go go …. For our future.. :-)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-7676786450802951700?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/7676786450802951700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=7676786450802951700' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7676786450802951700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7676786450802951700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/05/manifesto-bara-isme.html' title='Manifesto Bara-isme'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SgbGCl81g-I/AAAAAAAAAPA/eSx6BR1nrKo/s72-c/sujud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-2819782244271685024</id><published>2009-05-05T10:30:00.002+07:00</published><updated>2009-05-05T11:03:18.885+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asal banget yak...'/><title type='text'>Met Jalan, cinta...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sf-y9itvZlI/AAAAAAAAAO4/epjbiZK7On8/s1600-h/bani+dan+Lisna+di+bandara.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 462px; height: 352px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sf-y9itvZlI/AAAAAAAAAO4/epjbiZK7On8/s320/bani+dan+Lisna+di+bandara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332177254190376530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;Lisna? pendiem, gak banyak nyerocos macem2 lah. Sahabat baik untuk tetap berdiri. Kuping yang pas buat cerita banyak, termasuk yg secret-secret. Tapi yang jelas sih, daku lebih rusuh dan ribut di banding dia. Hihi.. Tukang ojek yang baek, perfect, di anter ampe tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Honey Buny tutti fruttii,,, how are you today? &lt;span style="" lang="FI"&gt;Gimana kondisi kota Jakarta. Lampu-lampu di jalan-jalan, warna warni kota Jakarta. Arus lalu lintas berikut kepadatannya. Beda kan ama Pontianak. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, cuma pengen bilang, ”Sukses aja buat karir, dakwah, dan cintamu....”. hehe... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-2819782244271685024?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/2819782244271685024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=2819782244271685024' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2819782244271685024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2819782244271685024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/05/met-jalan-cinta.html' title='Met Jalan, cinta...'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sf-y9itvZlI/AAAAAAAAAO4/epjbiZK7On8/s72-c/bani+dan+Lisna+di+bandara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-983572755274038094</id><published>2009-05-01T11:38:00.004+07:00</published><updated>2009-05-01T12:02:58.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Kesendirian dan Kesunyian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sfp-dZtjERI/AAAAAAAAAOQ/JvDnT6PKnx8/s1600-h/alone_full.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 209px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sfp-dZtjERI/AAAAAAAAAOQ/JvDnT6PKnx8/s320/alone_full.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330712152529637650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sendiri. Adakah yang salah dengan kesendirian saya selama ini. Jujur saya katakan, saya lebih senang sendiri. Saya tidak tau persis, apakah ini baik atau tidak bagi saya. Around the city by my hero, hehe… pergi ke pameran, ke eXpo, watch the movie, ke taman kota, seminar, pelatihan, belanja buku, belanja pakaian dan lain-lain. Semuanya biasa saya lakukan. Sendirian. Yah, sendiri. Tanpa kawan yang menemani. I do anything by myself. Teman saya sering mempertanyakan hal ini. Kok saya Pede banget gitu lho, kemana-mana sendirian. Terlebih pergi di tempat keramaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat favorite saya adalah di depan Korem, alun-alun kapuas. Kalo hari-hari normal, di sana sepi. Menikmati senja di sore hari. Looking many people walking around in front of me. Memperhatikan orang-orang lalu lalang dengan kesibukan mereka masing-masing. Saya cinta kesunyian. Dia membawa saya keluar dari hiruk pikuk dunia di sekitar saya. Saya jadi akrab dengan kesunyian. Kalo sudah pulang kerumah, maunya di kamar ajah. Apalagi kalo sedang di luar kota. Ketika sunyi menyergap, kangen banget ama rumah, terutama my lovely room. Aduhh,, menikmati bacaan novel, blogwalkin’, membaca berita. Anything...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, apakah saya orangnya tidak sosialis. Sekali lagi saya tidak tau persis. Seorang kawan pernah mengatakan, bahwa jalan hidupku ini terlalu lembut. Menurutnya, saya ini terlalu melankolik menjalani hidup. Nyaris tanpa riuh di sana-sini, hampir tidak ada hal yang membuat saya jadi bisa menjalani kehidupan sebenarnya. Hal itu di bandingkannya dengan kehidupan yang selama ini di jalaninya. Dia memang hidup keras. Alam telah menempanya menjadi manusia yang ”keras”. Kupikir begitu. Bicaranya kasar padaku. Terkadang pula memanjakanku. Hmm, tapi aku sadar, itu karena dia menyanyangiku. Dia banding2kan aku dengan jalan hidupnya selama ini. Bagaimana susah nya mencari uang, bagaimana seharusnya menjalani hidup. Yah, kuakui, jika aku di posisinya, aku tak tau, bisakah tetap survive? I can’t imagine...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, tapi bukankah banyak orang yang tampaknya selalu merasa lebih tau, bagaimana orang lain seharusnya menjalani hidup, tapi mereka tidak tau bagaimana menjadi hidup sendiri. Bukankah begitu kawan? Hahaha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, bagiku, rahasia kebahagiaan adalah dengan menikmati segala sesuatu yang menakjubkan di dunia ini. Dan jutaan fenomena yang terjadi di berbagai belahan dunia kupikir adalah ketakjuban tersendiri bagiku. Fenomena alam seperti, hujan, pelangi, mendung, senja, garis cakrawala, riuh ombak di pantai, everything. Duh, saya jadi kangen senja di sore hari itu. Senja yang memberi view terbaiknya pada saya saat itu. Kangen lagi.............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, nikmati kesendirian itu, kawan. Suatu saat, takdir kan membawamu pada kebersamaan dengan seseorang yang mencintaimu. Suatu saat. Nanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;NB : Buat seseorang di sana. Someone in somewhere. Setidaknya biarkan rasa itu hadir, mungkin untuk esok, lusa atau entah sampai kapan....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-983572755274038094?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/983572755274038094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=983572755274038094' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/983572755274038094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/983572755274038094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/05/sendiri.html' title='Kesendirian dan Kesunyian'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/Sfp-dZtjERI/AAAAAAAAAOQ/JvDnT6PKnx8/s72-c/alone_full.gif' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-6890003418300816816</id><published>2009-04-27T12:50:00.002+07:00</published><updated>2009-05-01T11:56:39.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Friendship</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SfqA-luUi6I/AAAAAAAAAOY/JFR3X-oAbL0/s1600-h/sahabat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SfqA-luUi6I/AAAAAAAAAOY/JFR3X-oAbL0/s320/sahabat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330714921713044386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Barangkali saya memang beda dengan teman-teman di komunitas saya. Saya sangat cair pada siapapun, friendly, cheerful, gedubrakan, terkesan berantakan, tidak suka sesuatu yang terstruktur saklek. Sangat mencintai musik, all of music, asalkan bukan keroncong, rock dan dangdut. Hehe.. sementara teman saya kebanyakan adalah aktivis dakwah tulen. Terlebih gelar ”akhwat” yang di sematkan pada kebanyakan perempuan seperti saya. Du du du ... rasanya gimana gheetoooh...whatever lah. So what gituh? &lt;span class="fullpost"&gt;I just want to be me..Is any problem with you?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the way any bushway, saya punya kenalan baru nih. Seorang jurnalis di salah satu media yang ada di Pontianak. Aduhh,,yang namanya Bani bakalan dengan riang gembira menyambut seorang kenalan baru yang berprofesi sebagai wartawan. Heran deuhhh,,, gatau kenapa sebabnya. Hehe... tapi yang jelas, dia itu smart, cerdas lah menurutku. And some gals said that he is soooo handsome. Bagi aku?? I try not to mention :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selera kami sama. Ya nyambunglah kalo ngobrol ama dia. Kata orang nih, udah ketemu chemistry nya. Kami ngobrol banyak hal di YM. Dari yang berat ampe yang ringan. Dari yang penting ampe hal-hal yang gak penting. Tapi sih, kebanyakan obrolan kami ini ya gada yang serius. Hehe, ketawa mulu sih. We spent time together.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Actually, pertemanan seperti ini sebenarnya sudah sering saya lakoni. Dulu. Dulu sekali, saya juga punya kenalan ampe sempat kopi darat ama dia. Seorang muslimah juga. Saking deketnya, tiap malem selama sepekan penuh dia menelepon saya selama kurang lebih 2 jam. Huahh, kuping saya rasanya udah panas. Tapi toh, kami menikmati kebersamaan kami lewat alat canggih bernama handphone itu. Jarak ribuan kilometer bisa di tembus dengan komunikasi suara. Luar biasa teknologi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tau sampe kapan hubungan kami tetap bertahan. Yah, tidak ada yang abadi. Seperti  hal nya persahabatan kami ini. Anyway, i just wanna say: How happy i’m knowing you. Senang rasanya bisa mengenal dirimu. Setidaknya saya menemukan 1 karakter padanya. Karakter yang tidak di miliki oleh teman-teman saya yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu dia menelepon saya. Lama. Sekitar 2 jam lah. Dia membongkar masalah yang di hadapinya di depan saya. Padahal kalo di pikir-pikir, toh saya tidak bisa menyelesaikan masalah nya, atau memberi solusi yang ‘kinclong’ sama dia. Tapi begitulah manusia, selalu membutuhkan seseorang untuk mendengarkan segala keluh kesahnya. Thats why, Tuhan menciptakan manusia 2 telinga dan 1 mulut, agar kita mendengar 2 kali lebih banyak daripada bicara. Kami pun bicara banyak hal. Dimulai dari dia yang menceritakan tentang gadisnya..(ciee, ehm..ehm..), tentang keluarganya, tentang jalan hidupnya kini, aktivitas kesehariannya........and then, he ask me to tell him about my man. Oh my God!! I swear by the moon and the stars in the sky!! Wajah saya langsung memerah. Kayak kepiting rebus. Awalnya saya menolak. But, he trust me. So I have to trust him too. Hmm, ingatan saya kembali ke masa silam. Cinta itu hadir dan pergi. Ada yang singgah sebentar, cinta sekedar menyapaku. Ini yang paling sering. Easy come, easy go! Ada pula yang sempat singgah. Lamaaaaa… dan butuh waktu yang tidak sebentar untuk melupakan dia. Pedih. Perih. Sakitt..Mata saya sempat berkaca-kaca. Tapi, tiap kali saya ingat masa suram itu, saya selalu punya sugesti begini. “He is nothing, he is no body. So don’t care about him!”. Ah, rasanya terlalu dramatis jika kita bersedih gara-gara orang yang tidak pasti memberikan kebahagiaan sejati pada kita bukan? Bukankah kecewa itu hadir karena kita terlalu menggantungkan harapan kebahagiaan pada seseorang itu? Jadi, sesulit apapun saya melupakan masa lalu saya, saya tidak akan rela kantong air mata saya bocor untuk menangisinya. Gak relaaaa. Oh ya, kembali ke laptop. Eh salah, kembali ke cerita tadi. Hehe..yah, begitulah akhirnya. Saya pun menceritakan kisah cinta saya yang banyak sekali kenangannya. Hihi.. sama dia!! I can’t believe it! No body know about my love story before, except him. Tapi, lewat tulisan saya ini, saya cuma mau bilang sama kamu. Iya sama kamu, Dudulzz!! Bocah dudul!! Ini rahasia kita kan? Iya kan??! Kudu/musti/harus jawab “iya”.  Hua ha ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya di sinilah saya sekarang ini. Di dunia yang bebas. Tidak terbelenggu aturan. Aku bebas. Kata Catwoman, ”Kebebasan adalah Kekuatan”. Tapi, beberapa hari terakhir, sepertinya kita sedang miscom ya. Aku sibuk. Kamu sibuk. Sampai aku menuliskan ini pun, kita sibuk dengan diri kita masing-masing. Hm,, kamu tau kan? Betapa senangnya aku menemukan duniaku kembali. Yang sempat ku tinggalkan bertahun lamanya. Itu juga karena berkenalan denganmu. Meskipun aku tau, ini hanyalah sementara. Setidaknya, aku menemukan diriku apa adanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-6890003418300816816?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/6890003418300816816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=6890003418300816816' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/6890003418300816816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/6890003418300816816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/04/gada-title-gak-jelas-hehe.html' title='Friendship'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SfqA-luUi6I/AAAAAAAAAOY/JFR3X-oAbL0/s72-c/sahabat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-530024303802569256</id><published>2009-03-26T14:29:00.002+07:00</published><updated>2009-03-26T14:37:53.349+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asal banget yak...'/><title type='text'>Kangen nge-blog</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kangen&lt;/span&gt; nge-blog. Tapi gak tau mau nulis apa. Cuma pengen nulis diblog. Sejujurnya aku kangen. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kangen dengan dia&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kangen dengan kamu juga.&lt;/span&gt; Ya...kangen. Cuma itu. &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;KANGEN&lt;/span&gt;.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-530024303802569256?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/530024303802569256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=530024303802569256' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/530024303802569256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/530024303802569256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/03/kangen-nge-blog.html' title='Kangen nge-blog'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-4998936085771572306</id><published>2009-03-05T08:24:00.001+07:00</published><updated>2009-03-05T08:27:04.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa ya ...'/><title type='text'>Pak Aloy dan Aktivis</title><content type='html'>Horeeee..Plenooo…&lt;br /&gt;*apaan sih ah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya gak papa siy pokoknya ada deh. Minimal berkat adanya pleno, aku gak ketemu lagi ama banteng merah yang satu itu. Upsss. ..kelepasan ngomong! Ya udah dey, udah terlanjur. Buat yang ngerasa, ya udah, ngerasa aja sono!*Wink wink*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum pleno, aku sudah mempersiapkan betul progress report sebagai ketua departemen HUMAS KAMMI Daerah Kalimantan Barat di semester pertama kepengurusan ini. Ba’da pleno, restrukturisasi segera di sosialisasikan. Aku turun jadi staff, karena tak lama lagi aku akan pergi ke suatu kota, untuk menata masa depan *Halah, apaan coba, Hehe*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad itu, aku datang tepat jam 8 pagi. &lt;br /&gt;*Ck Ck Ck..Sesi disiplin nih! *&lt;br /&gt;Eh, nyata2nya baru ketua kammda dan calon sekum baru yang udah nongkrong duluan disana. Jadilah sekitar 15 menitan kita ngalur ngidul ngomongin apa ajah yang bisa di obrolin. Gak lama, beberapa pengurus menyusul. Berhubung aku belum sarapan, jadi aku cabut sebelum acara di mulai, perut udah tereak-tereak nih. Pas udah sarapan, eeeehhhh, acaranya udah di mulai lagi! mana yang ngasi taujih udah dateng lagi...Duhh, super  duper maluuuuuu...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Beliau mengawali taujihnya dengan pertanyaan, ”Berapa jumlah kader tahun ini?”. Lalu di jawab dengan berani oleh sang qiyadah, 370 kader, data untuk tahun 2006-2008. kemudian, beliau mulai bercerita tentang Hasan Al-Banna bersama sahabat-sahabat nya yang sedang shalat berjama’ah. Tatkala takbiratul ihram, sang Imam begitu lama mengangkat tangan, lama sekali. Setelah takbiratul ihram, gerakan-gerakan shalat lainnya normal seperti biasanya. Usai sholat, sahabatnya bertanya alasan sang Imam kenapa begitu lama mengangkat tangan ketika takbiratul ihram yang pertama. Maka Imam pun menjawab, ”Aku teringat 40 sahabat nabi yang memperjuangkan Islam, yang rela mati demi membela Islam”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kawans, Nabi bersama 40 sahabatnya mampu mengubah kultur masyarakat jahil menjadi masyarakat yang berperadaban. Kita? Jumlah kita lebih banyak. Tapi ini bukan hitungan matematis. Tidak berlaku rumus matematika dalam dakwah. Semakin banyak kader, maka semakin mempercepat dakwah. Realita di lapangan,  semakin banyak kader, masalah yang dihadapi semakin kompleks. Complicated. Maka kuantitas harus pula di barengi dengan peningkatan kualitas. Ya..you know lah, gimana kondisi umat sekarang. Di serang dari berbagai sudut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aniway bushway, singkat cerita, hari itu kita di kasi taujih berupa cerita. Kisah seorang penebang kayu bernama  Pak Aloy. Nah, pemirsa, ceritanya begini. Dahulu kala, ada seseorang bernama Pak Aloy. Dengan semangatnya ia berkata kepada istrinya bahwa besok ia akan menebang kayu di hutan agar mendapatkan hasil kayu yang banyak. Bukan kepalang bahagia sang istri mendengar sang suami berkata akan bekerja keras dan memberi nafkah yang banyak untuknya. Sang istripun menyiapkan menu spesial hari itu. Di siapkannya sudah sejak subuh agar sang suami giat bekerja. Lalu berangkatlah Pak Aloy bersama sebilah kapak untuk menebang kayu di hutan. Sesampainya di hutan, dia kaget luar biasa menemukan begitu banyak pohon yang harus di tebangnya. Lalu, dia mulai menyusun rencana agar dia bisa menebang sebanyak mungkin pohon yang ada. Rencana tinggalah rencana, tiap kali dia ke sudut pohon, ia bergumam, “jika aku menebang pohon ini di sini, maka akan tumbang di sana”. Lalu dia beralih ke tempat lain dan mengatakan hal yang sama, “Jika aku menebangnya di sini, maka akan tumbang disana”. Begitu terus berulang-ulang sampai sore hari. Pak Aloy hanya berputar-putar di hutan sambil terus merencanakan tanpa ada 1 pohon pun yang berhasil dia tebang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, beliau menganalogikan cerita Pak Aloy dengan aktivis dakwah. Yang lebih banyak berpikir, berpikir dan berpikir tanpa ada tindakan nyata. Ibarat kate nih ye ”No Action Talk Only”. Hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, beliau dalam taujih nya beliau menjelaskan 3 syndrome yang sering menyerang aktivis dakwah, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takut Musuh&lt;br /&gt;Yaitu berupa ketakutan-ketakutan akan tantangan dakwah. Seperti pergi berdakwah di wilayah preman. Atau bertemu dalam satu forum dengan harokah gerakan lain. Membuat kita enggan pergi berdakwah ke sana. Karena rasa takut tadi. Belum apa-apa udah takut duluan. Ya Allah, padahal tantangan dakwah ini tidak lah setara dengan perjuangan para sahabat. Tidak seujung kuku pun. Karena di jaman Rasul, ada sahabat yang di gergaji kepalanya. Tantangan dakwah kita hanya remeh temeh. Korban pulsa, bensin, motor, tenaga, harta, atau korban perasaan ...&lt;br /&gt;*Gubrak! Apaan tuh, perasaan apa ya....*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takut di Fitnah&lt;br /&gt;Belum juga berdakwah, sudah takut di fitnah duluan.  Kalo begini nanti jadi nya begitu. Ntar kalo pergi kesana, nanti nya jadi.......dan  bla..bla..bla..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takut menang&lt;br /&gt;Ini juga syndrome aktivis dakwah. Sebagai contoh, kader yang ingin masuk dalam politik kampus, jadi ketua BEM misalnya. Belum juga berusaha, udah mikir, ”ntar kalo jadi ketua BEM, trus gada pengurus yang ikwah gimana”. Dan bla..bla...bla....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya, beliau menutup taujihnya dengan berpesan, agar aktivis dakwah tidak jadi seperti Pak Aloy tadi, yang hanya sekedar perncanaan, tapi aksi nya nol besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Hmm,,,hari terakhir nih jadi Kadept, so gak bakalan ikut rapat BPH lg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-4998936085771572306?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/4998936085771572306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=4998936085771572306' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4998936085771572306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4998936085771572306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/03/horeeee.html' title='Pak Aloy dan Aktivis'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-5196100119411624009</id><published>2009-02-19T00:38:00.004+07:00</published><updated>2009-02-19T08:09:23.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apa ya ...'/><title type='text'>Rumah Harapan</title><content type='html'>RUMAH HARAPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang pertama kali muncul di benak Anda ketika membaca judul di atas?&lt;br /&gt;Rumah Harapan. Ya ..rumah dengan banyak harapan. Jadi, Rumah Harapan adalah proyek umat yang sedang di godok oleh Tim Ekonomi  &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);" href="http://kammda-kalbar.blogspot.com/"&gt;KAMMI&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt; &lt;/span&gt;(Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) DAERAH  KALBAR. Oke, Rumah Harapan yang selanjutnya akan saya singkat menjadi RH memiliki fungsi2 sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Rumah yang akan melahirkan “The Next Leader”, Putra Daerah Kalbar. Jadi,  RH nantinya adalah wadah bagi para pemuda khususnya pelajar dalam mengembangkan talenta-nya. Terutama talenta Kepemimpinan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2.Rumah bagi Muallaf. Buat muallaf yang tidak memiliki tempat tinggal, di rumah harapan, ada wadahnya.&lt;br /&gt;3.Rumah Singgah&lt;br /&gt;4.Sekretariat KAMMI juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, itu sedikit tentang konsep RH yang akan kami bangun. Sampai saat ini, kami sedang mengusahakan mencari pewakaf tunai untuk RH tersebut. Jadi, kami membangun 2 arah. Pertama, internalisasi, berupa sunduq dana, melalui gerakan lima ribu, nominalnya bervariasi, antara 5.000-1.000.000. Jadi, ini juga salah satu bentuk peluang amal sholeh bagi kader. Kedua, eksternalisasi, dalam bentuk proposal agar masuk dalam pembahasan APBD. Mencari pewakaf melalui jejaring tokoh-tokoh muslim Kalimantan Barat. Kami sudah survey lokasi RH. Letaknya di jalan Adi Sucipto, Gg. Mailamah. Cukup representatif. Dekat dengan wilayah kampus. Dekat masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm,,,kurang komprehensif ya?? Hehe,,,ya, ntar di posting yang edisi lengkap ya..:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu,mohon saran untuk bentuk-bentuk usaha dana untuk wakaf tunai ini.&lt;br /&gt;Bisa via email : kammda_kalbar@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jazakumullahu Khairan Katsira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-5196100119411624009?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/5196100119411624009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=5196100119411624009' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5196100119411624009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5196100119411624009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/02/rumah-harapan.html' title='Rumah Harapan'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-2538418379435839831</id><published>2009-02-18T23:41:00.005+07:00</published><updated>2009-02-19T08:17:12.991+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Sebuah Nama</title><content type='html'>Bara Shafiyyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tak terhitung orang-orang yang menanyakan tentang nama yang satu ini. Bara Shafiyyah. Karena aku seringkali menggunakan nama ini di dunia virtual. Di YM, FS, FB, Milis, dll. Padahal namaku gada miripnya banget gitu. Baiklah pemirsa, kan ku jelaskan akar sejarahnya. *Halah, diplomatis amat yak bahasanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, waktu aku masih kecil, aku sering di bawa ama mbak ku ke kegiatan-kegiatannya dia. Mbak ku ini sudah ikut tarbiyah sejak tahun 1994. Yah, bisa di katakan kader2 awwalun deh, sewaktu dakwah mulai menggeliat di bumi khatulistiwa. Aku kelas 4 SD ajah, lagu2 nasyid yang masih model jaman2 baheula mengalun merdu di ruang tamu rumah kami. Kayak lagu “nun dimana”, trus lagu2 nya SNADA, hits kedua nya yang tentang palestina itu. Duhh, aku inget banget lah. Jadilah aku ini yang “dewasa sebelum waktunya”, hehe……&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;aku udah tau bagaimana dakwah, karena aku sering di ajak ke kajian2, bahkan nemenin mbak rapat!! Tak jarang pula, aku harus nemenin mbak pas ngomong ama ikhwan, karena takut berduaan, jadinya aku penengah gitu.  Aku juga sering menyaksikan pementasan para ikhwan tentang Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga inget, bagaimana perjuangan mbak ketika teguh dengan pakaian takwa yang ia kenakan. Di tahun 94, jilbab itu sangat aneh bagi kebanyakan orang. Bahkan sangat aneh. Jadi semakin aneh karena seorang akhwat menutupi kakinya juga dengan kaos kaki!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, mbak tetap tegar. Gak goyah sedikitpun, meski harus berurai air mata, harus mampu bertahan mendengar omongan tidak sedap dari para tetangga, keluarga,bahkan orang tua kami!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki usia remaja, aku sudah berseragam putih biru. Aku yang masih bau kencur sudah tau hukum-hukum jabat tangan, pacaran. Haha...itu karena rasa ingin tahu ku sangat besar. Aku membongkar buku-buku pengajian punya mbak-ku. Aku baca, meskipun aku gak ngerti apa isinya. Aku juga di belikan mbak, sebuah majalah, Annida. Isinya banyak cerpen. Aku suka. Lalu, aku mulai menabung, dan novel pertama yang aku punya adalah “PINKAN”. Lalu, aku mulai menabung supaya tiap bulan bisa beli Annida. Nah, di ANNIDA itu ada cerita bergambar (komik) islami, dengan latar Palestina. Ada seorang gadis pemberani bernama Bara Shafiyah. Heroik. Sejak baca itu, aku jadi terinspirasi. Menjadi lebih baik. Bisa di bilang, nama ini menjadi simbol perubahanku. Nah, pemirsa, sudah tau kan? Asal usul namaku. Tulisan ini juga menjawab comment &lt;a style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;" href="http://helvytr.multiply.com/"&gt;mbak HTR&lt;/a&gt; di fb ku..hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-2538418379435839831?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/2538418379435839831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=2538418379435839831' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2538418379435839831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2538418379435839831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/02/sebuah-nama.html' title='Sebuah Nama'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-2211790517515309911</id><published>2009-02-08T22:49:00.005+07:00</published><updated>2009-02-13T04:24:07.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Dunia "Ke-barangkali-an"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SY8BdPIanSI/AAAAAAAAANQ/L2xd-LYw8ao/s1600-h/why.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SY8BdPIanSI/AAAAAAAAANQ/L2xd-LYw8ao/s320/why.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300456888228027682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Barangkali aku terjebak dalam dimensi semu dan penafsiran yang keliru tentangmu. Barangkali. Kau tau? Aku selalu butuh teman untuk bercerita. Tentang semesta, tentang pengalaman mengajarku hari ini, tentang murid-muridku yang selalu mencium tanganku takzim ketika berjumpa di mall, tentang aku yang baru saja memborong 6 novel tadi siang...Hey, aku tidak akan melulu menjadi pembaca cerita yang akan membuatmu bosan dan mengantuk karena cerita tentang keseharianku yang barangkali tidak penting bagimu. Apalagi di tengah kesibukanmu, aku memang tidak berarti. &lt;span class="fullpost"&gt;Tapi sayangku, aku akan berusaha dengan senang hati mendengarmu bercerita. Tentangmu yang sibuk menekan tuts keyboard komputer, tentang keletihanmu seharian karena menunggu nara sumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hatiku galau. Sepertinya, kau memang tak bisa benar-benar jadi temanku. Teman Spesial mungkin. Barangkali. Aku hanya mengatakan barangkali. Karena sampai detik ini, kau pun tak hirau dengan bentuk tawaran hubungan antara aku dan kamu yang aku tawarkan kemarin malam. Kau masih ingat? Waktu itu kau sedang sangat sibuk. Tapi aku mengganggumu ya? Kenapa harus aku dan kamu? Kenapa tidak “kita”? Karena aku dan  kamu belum seutuhnya melebur. Suatu saat, aku akan menggunakan kata ”kita” dalam setiap obrolan antara aku dan kamu. Kapan? Sebentar lagi, takkan lama. Barangkali. Ah, selalu barangkali. Dunia ini memang selalu penuh ”kebarangkalian”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mengenalmu betul. Aku benar-benar tak mengenalmu. Aku hanya tau namamu dan pekerjaanmu. Selebihnya aku tak tau apa-apa tentangmu. Tapi kita di pertemukan siang itu. Tepatnya hari Selasa, tanggal tiga puluh bulan Oktober tahun dua ribu delapan, jam sepuluh siang. Hanya sebentar, tidak lama. Tapi pesonamu. Wajahmu. Gaya bicaramu, suaramu, aku masih ingat betul. Aku seperti pernah mengenalmu sebelumnya. Otakku berpikir keras, tapi semakin aku berusaha untuk mengingatnya, semakin jauhlah ingatanku ini. Bukankah ingatan manusia memang selalu terbatas. Siang itu berlalu begitu cepat. Jujur kukatakan yang sebenarnya, ada perasaan dahsyat menyerangku, meraung-raung, meronta seolah minta di bebaskan. Aku ingin teriak, tapi kamu di depanku. Aku ingin bilang, tapi aku malu. Aku ingin mendekatimu, tapi aku bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali aku jatuh cinta. Aneh bukan. Sebetulnya aku tidak pernah percaya ada cinta pada pandangan pertama.  Menurutku, cinta itu hadir karena ada pandangan kedua, ketiga dan seterusnya. Tapi aku sadar. Aku sungguh-sungguh sedang jatuh cinta. Padamu. Ya...sama kamu. Percayalah padaku. Meskipun aku tidak tau persis, apa definisi cinta itu. Sungguh ini adalah suatu perasaan yang tak mampu aku definisikan. Dan aku tidak bisa membohongi perasaanku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tau, setelah pertemuan pertama kita yang sangat singkat itu, aku selalu berdoa agar siang seperti kemarin kembali terulang, agar ia mempertemukan kita kembali. Tapi pertemuan itu tidak pernah terjadi lagi. Aku sungguh kecewa. Lalu, aku memutuskan membuat ruang khusus untuk kita berdua. Ruang itu berada di lorong imajiku. Kadang-kadang, aku menguncinya rapat agar kita bisa saling mendengarkan, saling bercerita tanpa ada seorangpun yang mengganggu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku meragukanmu. Barangkali. Setelah pesan-pesanku yang tak kau balas tempo hari. Tapi, kau selalu bisa membuatku luluh dan mentolerir kesibukanmu itu. Aku semakin meragukanmu. Ketika suatu siang, aku mendapatimu. Kita bertemu. Aku memanggilmu. Jarak kita hanya 10 meter. Tapi kau hanya menoleh sebentar, lalu pergi entah kemana. Barangkali saat itu kau sedang sibuk, hingga tidak peduli denganku. Barangkali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku meragukanmu. Maka dari itu, bisakah kau meyakinkanku? Bahwa keputusan kita untuk saling mengenal dan mencoba lebih dekat adalah jalan terbaik yang kita putuskan untuk saat ini. Ayolah. Aku mohon. Bicaralah padaku. Aku hanya memintamu bicara. Bukan diam seperti ini. Atau, jangan-jangan, kau masih ingin sendiri. Menjadi bebas. Sebebas burung yang bisa terbang kemanapun kamu suka. Haha...sekali lagi, itu hanya barangkali. Aku juga tidak tau. Apa kau pernah berpikir tentang perempuan? hehe... kau kan sibuk. Mungkin. Aku juga tidak tau. Dan celakanya, semua yang ku katakan itu berangkat dari ketidak tahuan. Dan karenanya, mantra yang ku gunakan selalu kata ”barangkali”. Enak sekali mengucapakan kosakata yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicaralah padaku. Komentari tentangku. Apa saja boleh. Mengomentari tulisanku, atau style hidupku, aktifitasku, atau apalah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, aku mau bilang terima kasih sama kamu. Karena kamu, aku jadi jatuh cinta. Aku jadi semakin rajin menulis. Menulis apa saja. Di secarik kertas, di buku, di komputer, di pasir, di tanah. Haha....jatuh cinta membuatku terinspirasi. Aku benar-benar menikmatinya. Makasih ya...Dan sepertinya, aku harus memberitahukanmu satu hal. Barangkali, yang membuatku jatuh cinta padamu, karena engkau suka menulis. Orang yang suka menulis, berarti suka membaca. Tidak hanya membaca buku, tapi juga membaca realita di sekitarnya. Berarti nuranimu peka terhadap lingkungan. Berarti kamu peduli terhadap sesama. Berarti kamu tidak egois. Berarti kamu jujur. Berarti kamu demokratis. Itu artinya, kamu cerdas. Apa aku terlalu menyimpan banyak ekspektasi kepadamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku ingin mengenalmu lebih dekat. Boleh kan? Aku ingin serius denganmu. Gak papa kan? Jangan terlalu menyulitkan sesuatu yang mudah. Jalani saja dulu. Bukankah kita sedang bermain-main di taman cinta? Yang kalo jatuh, jatuhnya tidak akan sakit. Barangkali. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Oh ya, kau tenang saja, aku sudah menyiapkan mentalku, kalau-kalau suatu saat di tengah perjalanan, kita tidak bisa saling membersamai. Bukankah kita memang sedang bermain-main di taman cinta? jadi cukup nikmati saja bunga yang bermekaran di sekitarnya. Kalau bunganya layu, sirami lagi dengan air. Tidak rumit kan.   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-2211790517515309911?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/2211790517515309911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=2211790517515309911' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2211790517515309911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2211790517515309911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/02/dunia-ke-barangkali.html' title='Dunia &quot;Ke-barangkali-an&quot;'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SY8BdPIanSI/AAAAAAAAANQ/L2xd-LYw8ao/s72-c/why.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-400366953796389800</id><published>2009-02-04T12:32:00.001+07:00</published><updated>2009-02-04T12:35:05.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>For The  First Time</title><content type='html'>Dan biarkan hati kita bicara tentang dirinya sendiri. Bukankah tak ada salah nya kita mencoba membangun hubungan kita dari awal lagi. Tentu dengan status yang berbeda. Mungkin dengan begitu, kita bisa lebih mendengar tentang diri kita masing-masing dengan perspektif aku dan kamu. Aku cermin bagimu, dan kau cermin bagiku. Rasanya aku begitu lega. Setelah tak pernah selesai bicara denganmu. Bukankah selalu begitu? Bukankah kita hampir selalu tak punya waktu untuk bicara? &lt;span class="fullpost"&gt;Dan untuk pertama kalinya, kau beri aku kesempatan untuk bicara. Tadi malam. Ya, tadi malam. Akhirnya aku tuntas bicara denganmu. Aku selesai....kau tau rasanya? setelah tadi malam, aku merasa kau lah matahari siangku. Kau lah berjuta bintang malamku. Kau lah senja yang bersemburat di langit jingga. Begitu indah, memukau, hanya untuk di nikmati. Perasaan sayang yang amat kuat menguasaiku. Dan aku baru tersadar, ternyata persoalan kita tidak serumit labirin. Cukup mengobrol saja. Cukup katakan saja. Dan kini, pelan-pelan hatiku mulai membentuk konklusi untuk bersikap. Setidaknya membuatku sadar. Ini adalah awal. Tangga menuju kebahagiaan selanjutnya. Hey..benarkah ini sebuah tangga menuju kebahagiaan kita? Aku rindu dalam rindu-rindu tentang takdir kita. Tapi bagaimana jika takdir akhirnya memisahkan kita? Hanya waktu sajalah yang bisa menjawabnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengan sederhana, akan ku ukir prasasti cinta itu di sini. Karena aku ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana pula........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-400366953796389800?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/400366953796389800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=400366953796389800' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/400366953796389800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/400366953796389800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/02/for-first-time.html' title='For The  First Time'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1386359142332293070</id><published>2009-01-27T22:02:00.001+07:00</published><updated>2009-01-27T22:04:01.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Cinta yang melegenda</title><content type='html'>Iman itu laut, cintalah ombaknya&lt;br /&gt;Iman itu api, cintalah panasnya&lt;br /&gt;Iman itu angin, cintalah badainya&lt;br /&gt;Iman itu salju, cintalah dinginnya&lt;br /&gt;Iman itu sungai, cintalah arusnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak di atas saya temukan di ”Serial Cinta” nya Anis Matta. Buku ini menghadirkan tema cinta dengan perspektif yang lebih utuh, terhormat dan berdaya guna. Ia menyentuh banyak dimensi. Dari mulai cinta kepada Allah yang &lt;span class="fullpost"&gt;mengalahkan segala cinta. Cinta kepada Rasulullah, cinta kepada pasangan, hingga bagimana menimbang kisah orang-orang yang putus cinta dan membawa cinta mereka sampai mati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak kisah cinta yang melegenda dan menyejarah. Lebih banyak lagi kisah cinta di sekitar saya yang menceritakan kebahagiaan, kesedihan, keriangan, keceriaan, emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membacanya, cukup membuat seorang Bani percaya bahwa kekuatan cinta adalah energi terbesar dalam hidupnya. Ya..aku percaya cinta. Cinta yang memberi. Memberi semua kebaikan yang tersimpan dalam jiwa. Cinta yang memenangkan iman atas syahwat. Cinta yang menciptakan perbaikan watak dan penghalusan jiwa. Maka mencintai adalah “pekerjaan jiwa” yang besar dan agung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa tertampar, kala membaca buku ini. Betapa jauh saya dari makna cinta yang sebenarnya. Makna MEMBERI. Karena cinta adalah kereta, yang berjalan di atas rel kebajikan. Kenapa cinta justru membuat seseorang patah semangat dan hancur? Kita lemah karena posisi jiwa kita salah. Kita mencintai seseorang, lalu menggantungkan harapan kebahagiaan hidup dengan hidup bersamanya! Maka ketika dia menolak untuk hidup bersama, itu lantas menjadi sumber kesengsaraan. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kita menderita bukan karena kita mencintai. Tapi karena kita menggantungkan sumber kebahagiaan kita pada kenyataan bahwa orang lain mencintai kita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah hal bodoh meratapi kekecewaan kita terhadap takdir, yang justru mematikan nurani, yang menjadikan kita sangat tidak produktif.......kawan, jangan pernah menggantungkan cinta pada makhluk. Karena yang memiliki cinta itu adalah Khaliq (pencipta) bukan makhluq (yang di cipta).........maka abadilah kisah cinta hamba kepada Tuhannya. Terus melegenda dan menyejarah, yang mampu menjadi inspirasi orang-orang sholeh......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1386359142332293070?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1386359142332293070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1386359142332293070' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1386359142332293070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1386359142332293070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/01/cinta-yang-melegenda.html' title='Cinta yang melegenda'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3361546084427377677</id><published>2009-01-26T00:00:00.003+07:00</published><updated>2009-01-26T00:14:01.710+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak melankolisme'/><title type='text'>Kemana Perginya Cinta</title><content type='html'>Ada yang datang dan pergi&lt;br /&gt;Menyimpan sejuta kenangan&lt;br /&gt;Namun tak sedikit meninggalkan perih&lt;br /&gt;Menghentak-hentak di sini..di sini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia datang tiba-tiba&lt;br /&gt;Tanpa kabar apa-apa&lt;br /&gt;Dengan senyuman&lt;br /&gt;Mengerling manja padaku&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Membawa sejuta asa&lt;br /&gt;Menitipkan impian-impiannya&lt;br /&gt;Membangun rumah hati bersama&lt;br /&gt;Bersamamu, aku tenang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dia pergi&lt;br /&gt;Sama ketika dia datang&lt;br /&gt;Tanpa kabar apa-apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia meninggalkan luka&lt;br /&gt;Meninggalkan pedih &lt;br /&gt;Menyimpan Perih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada luka&lt;br /&gt;Berdarah&lt;br /&gt;Menusuk-nusuk..di sini..di sini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tanyaku padanya&lt;br /&gt;Cinta, kamu mau kemana? Kamu akan kembali untukku kan?&lt;br /&gt;Dia diam saja&lt;br /&gt;Dia membisu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan, mataku memanas&lt;br /&gt;Aku tergugu&lt;br /&gt;Butiran kecil mulai meleleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini dia benar-benar telah menjauh&lt;br /&gt;Tanpa bisa ku tahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I can't believe how much i love u&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 25 Januari 2009&lt;br /&gt;23.55 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3361546084427377677?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3361546084427377677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3361546084427377677' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3361546084427377677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3361546084427377677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/01/kemana-perginya-cinta.html' title='Kemana Perginya Cinta'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-4424730516493072670</id><published>2009-01-20T23:42:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T23:45:24.931+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Pelangi itu bernama Q-Five</title><content type='html'>Indah persahabatan&lt;br /&gt;Ta pernah hilang di memori ini&lt;br /&gt;Tertawa bersama&lt;br /&gt;Meski selali diiringi oleh kesedihan&lt;br /&gt;Penuh warna&lt;br /&gt;Bila tlah dewasa&lt;br /&gt;Terkadang kita kekanak-kanakan&lt;br /&gt;Selalu berkhayal&lt;br /&gt;Namun melangkah dengan cita - cita yang mulia&lt;br /&gt;Anugerah sang kuasa&lt;br /&gt;......................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal-awal kuliah, di semester pertama, kami mahasiswa Matematika angkatan 2003 yang berjumlah 54 orang, membentuk komunitas tersendiri. Jadi, sifat khas ABG anak SMA masih melekat kuat di karakter MaBa yang notabene emang suka ngumpul sesama mereka. Ada genk Penta GirL, yang terdiri dari 5 gadis, ada mei, pipit, icha, tiwi, `n jumi. Ada juga DKI (dono kasino indro), hehe…coz ketiga gadis ini selalu bertiga baik ketika mengerjakan tugas, ke kantin maupun aktivitas lainnya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terkecuali kami, yang juga membentuk komunitas sendiri. Kami menamakannya Q-Five. Q itu di ambil dari Qalbu, artinya hati. Kami berharap, 5 hati ini menyatu, seperti satu keluarga, satu rasa, satu jiwa. Tidak jelas kapan tepatnya kami mendeklarasikan persahabatan 5 sekawan ini. Alasan paling logis dan masuk akal adalah karena kami-lah, 5 akhwat di kelas yang aktif di lembaga dakwah kampus dan himpunan mahasiswa kala itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berjalannya waktu, kami menemukan takdir kami masing-masing. Di awali dari Siti yang harus menghentikan kuliahnya di semester 3 karena di terima jadi CPNS kala itu. Aku ingat betul, siang itu kami tengah mendapat mata kuliah Geometri dari Pak Bistari, dosen Matematika. Ketika tiba-tiba Ayahnya Siti berdiri di luar ruang kuliah dan memanggil Siti dengan isyarat untuk keluar. Entah apa yang mereka bicarakan di luar, namun cukup jadi pusat perhatian bagi kami, mahasiswa yang sedang menyimak materi perkuliahan kala itu. Usai bicara, dia pun masuk ruangan kuliah dengan berlinang air mata. Kami heran bukan buatan. Tak dinyana, Siti lulus CPNS. Ada rasa bahagia sekaligus sedih. Yah, sudah pilihannya untuk memasuki dunia kerja ketimbang kuliah. Sedih karena itu berarti kami tak akan bisa lagi bersama-sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 tahun berselang. Masing-masing personel Q-Five mulai terkotak-kotak. Sibuk dengan urusan, pekerjaan dan aktivitas masing-masing. Selain karena sudah semester banyak, alias di atas semester 8, secara kami tidak ada mata kuliah lagi, dan tinggal menyusun skripsi. Hal itu semakin membuat kami semakin jarang bertemu apalagi ngumpul-ngumpul hanya sekedar neler (minum es teler maksudnya) seperti yang biasa kami lakukan usai ujian akhir untuk menghilangkan kepenatan dan stres menghadapi rumus-rumus. Hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewi, sibuk di sekolah tempatnya mengajar, di SMA Boedi Oetomo dan les privat-nya. Dan mungkin menyelesaikan desain seminarnya. Duh, wi...kapan sih kamu bakalan selesai kuliah kalo seminar aja gak di urusin. Hu hu hu....Tak jauh beda dengan Radju yang juga sibuk dengan Jarimatika dan mengajar di Al-Azhar. Iis?? Setelah menyelesaikan sidang skripsi, dia lagi sibuk perbaikan skripsi supaya bisa wisuda bulan Februari ini. Sedangkan aku? Sibuk di Ganesha Operation, les privat, amanah sebagai Ketua Departemen HUMAS KAMMI Daerah Kalbar, serta sibuk berselancar di dunia maya. Menulis di blog, ikut berbagai milis, baca situs berita, politik, budaya, sastra. Bagiku, internet adalah dunia keduaku. Hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan kisah asmara 5 sekawan ini? Duh, jadi blushing nih kalo ngomongin tentang yang satu ini. Siti, Alhamdulillah sudah menggenapkan separuh agamanya. Sabtu, 17 Januari 2009 lalu, dia resmi menjadi Nyonya Ibnu Mubarok. Jadi, tinggal lah kami ber-empat yang masih jomblo. Siapa menyusul? Sepertinya Iis dulu deh. Calonnya dia bilang, paling lama bulan agustus 2009 mereka akan menikah. Praktis, aku, dewi dan radju masih ”meraba-raba” nama, dan mencari-cari yang pas. Huuuuuuuu.....tapi yang jelas, obsesiku buat nyari suami wartawan, redaktur atau penulis susah buat di ilangin. Gak tau kenapa. Serius pemirsa. Sumpah deh...^_^. Padahal resikonya kan banyak ya kalo ber-suami kan wartawan. Hehe.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 20 Januari 2009&lt;br /&gt;23.34 WIB&lt;br /&gt;Seusai ngobrol dengan seorang wartawan pula&lt;br /&gt;*ah, apa pula ini.............media addict. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-4424730516493072670?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/4424730516493072670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=4424730516493072670' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4424730516493072670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/4424730516493072670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/01/pelangi-itu-bernama-q-five.html' title='Pelangi itu bernama Q-Five'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-5466849508893669933</id><published>2009-01-09T14:49:00.003+07:00</published><updated>2009-01-20T12:52:01.749+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Duka-Suka CPNS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;suka duka apa duka suka sih yang bener....hehe&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Woaaaaaaa……….hiks….uhuk-uhuk……….brrrrrrrr………brrrrrrrr……….&lt;br /&gt;Gila, men!!! Pulang dari singkawang! Sejukkk, beku! Hiks…sedih amat yak perjalanan menjadi CPNS. Dengerin ya..CPNS, artinya baru CALON PNS! Yah, mungkin terlalu di dramatisir. Ya gapapa siy, mendramatisir sesuatu biar lebih horror gitu. *apaan sih ah*&lt;a href="http://emote.rkasigi.net/" title="rkasigi.net emote service"&gt;&lt;img src="http://emote.rkasigi.net/bigemot/swt.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya begini, Kamis, 8 Januari 2009, aku ke rumah sakit jiwa kota singkawang, ngurusin surat bebas narkoba sebagai persyaratan pengangkatan CPNS. Du du du… jauhhh banget rumah nya. 17 km dari tempatku menginap. Pagi-pagi sengaja datang awal supaya gak ngantri. Eh, tau-taunya, banyak pula orang yang berpikir sama denganku, datang awal supaya gak ngantri. Alhasil, pas dateng, udah seratusan orang yang ngantri. Aku lemes. Berdiri berjam-jam. *Tenang, Bani, tenang, sabar donk, namanya juga usaha*, bisik peri kecil di sebelah kananku. Aku berdiri menunggu. See?? Aku berdiri mulu! Sambil baca novel ”Maryamah Karpov” nya Andrea Hirata. Setidaknya da 5 loket yang harus kami kunjungi supaya bisa dapet selembar surat itu. Dari loker pertama nyerahin photo, trus tes urin, kita di suruh pipis. Sebenarnya aku gak niat pipis, tp karena tegang `n horrible banget rumah sakitnya, aku jadi bisa pipis. Hore...*gila, bisa pipis ajah bangga. Gada kerjaan yak* &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, sampailah aku di loket terakhir, tempat penantian bagi para hadirin. Ngantri lagi nunggu nama kita di panggil. Tapi, sampai loket itu tutup jam 11.30, namaku tidak di panggil. Sempet bingung, karena temenku yang datang terlambat saja sudah di panggil. Trus, ada hadirin lain yang protes. Wah, pemirsa, ternyata petugasnya tuh OON banget dah. Masa berkas-berkas yang baru dateng di simpan di atas, jelas kebagian duluan donk, yang pertama kali masukin jadi gak di panggil2 karena berkasnya nyungsep di bawah tumpukan berkas-berkas yang terlambat masuk  Peserta yang lain sempet esmosi. Beneran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, daripada bolak-balik, aku dan temenku memutuskan untuk menunggu suratnya sampe jadi. Karena kantor tutup jam 2, maka kami akan setia dan sabar menunggu ampe nama-nama kita di panggil. Baru sekitar jam 2, akhirnya berakhir sudah penderitaanku. 7 jam choy ngurusinnya. Gue ampe mual-mual berdesakan dengan puluhan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bahagia luar biasa, karena bisa pulang hari itu juga, setelah menyerahkan berkas-berkas ke BKD. Tapi malang banget nasibku, di lembar ijazah, tempat lahirku tertulis sungai raya, sedangkan di transkrip nilai tertulis di sui raya. Ya, di tolak mentah-mentah ama petugas, di suruh perbaiki lagi dari kampus. Padahal, sui itu ya sungai bacanya. Lain lagi temanku, di ijazah namanya Fitri, tapi di surat keterangan bebas narkoba tertulis Pitri. Nasib, nasib. Emang musti balik lagi kesana nanti. Ini kesedihanku yang pertama pemirsa.....Hiks.......&lt;a href="http://emote.rkasigi.net/" title="rkasigi.net emote service"&gt;&lt;img src="http://emote.rkasigi.net/bigemot/banjir.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari BKD, tanpa ba bi bu lagi, aku siap-siap pulang ke Pontianak. Sekitar jam 2.30, kami berangkat. trus singgah di mempawah buat sholat ashar. Abis sholat, hujan turun dengan dahsyat `n tentu saja lebat. Kami memutuskan untuk menunggu ampe reda. Eh, di tungguin, gak reda-reda malah tambah lebat. Aku nekad deh bawa motor meski harus kehujanan. Petualangan di mulai. Jam 5 lewat, kami berangkat meski hujan dengan riang gembira turun dengan sangat derasnya. Aku kedinginan. Aku ...aku...aku bawa motor gak karuan. Berkali-kali hampir nabrak truk, nabrak jalan berlubang. Tapi alhamdulillah, Allah masih sayang. Sudah malam. Tapi rasanya kok gak nyampe-nyampe ya. Lama amat. Pas menuju jembatan sungai landak, aku menepi, mau gantian aja bawa motor ama temen. Tau karena apa? Karena aku lemes. Lemes beneran. Sumpah. Gak jelas juga lemesnya karena apa. Mungkin karena kecape’an atau shock pas liat tangan dan wajahku putih pucat, udah kayak mayat. Aku kayak liat diriku ini seperti mayat. Makanya shock banget. Ngeri. Serem ndiri. Aku menggigil sepanjang jalan. Ini kesedihanku yang kedua pemirsa. &lt;a href="http://emote.rkasigi.net/" title="rkasigi.net emote service"&gt;&lt;img src="http://emote.rkasigi.net/bigemot/nangis.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, besoknya, aku urus semua surat-surat yang salah tempat lahirnya. Ke puskesmas, ngurus surat keterangan berbadan sehat. Ngurus ke kapoltabes, ngurus SKCK, nah disini ini pemirsa. Ngantri lagi, ruame banget. Berdesak-desakan. Polisinya ngedumel. Marah-marah. Tapi beruntung, pas giliran aku, aku gak di marah. Malah polisinya senyum lagi. Alamak! Hehe.. mimpi apa yak semalam....&lt;a href="http://emote.rkasigi.net/" title="rkasigi.net emote service"&gt;&lt;img src="http://emote.rkasigi.net/bigemot/xiexie.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tapi yang jelas, pas pak polisi tadi ngedumel gak jelas, aku istighfar terus. Berharap pertolongan Allah supaya kupingku ini kuat kena giliran di damprat. Ya ,wajar siy, yang buat ratusan orang. Kantor penuh. Selesai juga akhirnya. Trus buru-buru cabut ke kampus. Aku lupa ini hari jumat, jadi petugasnya udah pada pulang awal. Padahal belum jam pulang. Nasib..nasib...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran moral nomer satu&lt;/strong&gt;. Kalo loe ngerasa punya nama yang cukup ribet dan njelimet, sebaiknya loe periksa semua berkas-berkas yang loe poenya, dari mulai KTP, nama loe gak boleh di singkat. Misalnya nih ya, Syarifah, loe singkat jadi Syf. Atau nama  loe Fitri, trus tertulis Pitri. Kemudian, desy, tertulis desi. Akta kelahiran, ijazah-ijazah yang loe punya, musti sama dengan berkas-berkas yang mau loe serahin pas daftar CPNS. Intinya, harus konsisten. Kayak aku ini, di ijazah tempat lahirku tertulis SUNGAI RAYA. Tapi di tranksrip nilai, jadi SUI RAYA. Entah petugas mana pula yang se-enaknya ngerubah itu. Emang siy, menurut hukum tersirat, SUI itu ya SUNGAI. Gara-gara salah satu huruf aja, loe musti ganti semua berkas-berkas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran moral nomer dua&lt;/strong&gt;. Loe musti SABAR. Sebagai bentuk perjuangan. Hehe...karena ngurusin yang begituan, aku aja ampe mual-mual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran moral nomer tiga&lt;/strong&gt;. Loe bakal inget ama Tuhan di waktu-waktu yang sangat menegangkan dan menakutkan. Ketika gada lagi harapan selain pertolongan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran moral nomer empat&lt;/strong&gt;. Loe musti teliti betul-betul. Catat semua kebutuhan loe. Apalagi buat elo yang daftar di luar kota misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran moral nomer lima&lt;/strong&gt;. Berikan senyum terbaik elo ama petugas-petugas di BKD, atau kantor manapun tempat loe ngurus berkas2 itu. Tp sebenarnya elo emang harus tetep murah senyum ama tiap orang. Karena ngefek banget ke orang lain. Senyum tanda mesra, senyum tanda sayang, senyum itu tanda keimanan, senyumlah....kata RAIHAN. Hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke pemirsa, tunggu kisah selanjutnya. Tapi ntar deh, kalo pas pra jabatan. Denger-denger sih, akan lebih seru ikut prajab bersama 300 cpns lainnya. thatha...Luv u all, muach..muachh..&lt;a href="http://emote.rkasigi.net/" title="rkasigi.net emote service"&gt;&lt;img src="http://emote.rkasigi.net/bigemot/love_u.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-5466849508893669933?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/5466849508893669933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=5466849508893669933' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5466849508893669933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5466849508893669933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/01/duka-suka-cpns.html' title='Duka-Suka CPNS'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-8941809433255532782</id><published>2009-01-01T18:35:00.005+07:00</published><updated>2009-02-03T22:40:22.849+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Sebab Aku cinta KAMMI</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SVyrrLvRsdI/AAAAAAAAANE/NMtCwNL6msk/s1600-h/S7300869.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286288820999926226" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SVyrrLvRsdI/AAAAAAAAANE/NMtCwNL6msk/s320/S7300869.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Mari kita tulis lagi sejarah, Jangan titipkan reformasi pada siapapun!!”&lt;br /&gt;(Fahri Hamzah, mantan Ketua Umum KAMMI periode perintisan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 tahun berakhir&lt;br /&gt;4 kali nahkoda bahtera negri ini berganti&lt;br /&gt;10 tahun berakhir&lt;br /&gt;Pemegang amanat semakin tidak di percaya&lt;br /&gt;Mereka semakin rakus merampas hak-hak rakyat jelata&lt;br /&gt;10 tahun berakhir&lt;br /&gt;Malapetaka pun selalu menghantam negri ini&lt;br /&gt;Tsunami&lt;br /&gt;Banjir&lt;br /&gt;Longsor&lt;br /&gt;Dan bermacam penyakit silih berganti merontokkan anak-anak negri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 tahun berakhir&lt;br /&gt;Orang-orang lapar dan orang-orang menganggur semakin tidak terhitung jumlahnya &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 tahun berakhir&lt;br /&gt;Kemaksiatan dan tindak kejahatan sangat sulit di hentikan&lt;br /&gt;Rasa malu dan rasa peduli terasa semakin menjauh&lt;br /&gt;Adakah harapan dan asa di negri ini&lt;br /&gt;Mungkinkah Allah berkenan untuk mencurahkan berkah dan rahmat-Nya&lt;br /&gt;Apakah kita berhak untuk berkuasa dan memimpin negri ini&lt;br /&gt;Pantaskah kita melayani orang-orang yang bosan dengan janji-janji para penipu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah saudaraku&lt;br /&gt;Arah dan tujuan kita jangan berubah&lt;br /&gt;Langkah harus semakin tegap&lt;br /&gt;Karena perubahan adalah kepastian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitkan semangat dan REBUT SETIAP PELUANG&lt;br /&gt;JANGAN SIBUK DENGAN HAL-HAL TIDAK PENTING&lt;br /&gt;Ledakkan keraguan&lt;br /&gt;Dan yakinlah bahwa Allah pasti membimbing kita untuk mendapatkan kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu tadi mengawali kegiatan Dauroh Instruktrur yang diadakan oleh TIN (Tim Instruktur Nasional) KAMMI Daerah Kalimantan Barat yang di isi oleh 2 anggota TIN, Yeti Lismani dan Herawati. Sebenarnya ada 1 orang lagi anggota TIN, yaitu Muhammad Reza Fachrullah, namun karena kondisi beliau yang sedang dirawat di rumah sakit karena leukimia, sehingga tidak bisa hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu-lagu yang menghentak, mengobarkan semangat 31 peserta yang hadir di Gedung BAPORA. 4 komisariat KAMMI hadir di ruangan tersebut. KAMMI Komisariat STAIN, KAMMI Komisariat UNTAN, KAMMI Komisariat Ketapang, KAMMI Korwil Kota. Hanya 1 yang tidak bisa datang, dari korwil Singkawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 3 hari, kami benar-benar di beri muatan pure all about KAMMI. Semua tentang KAMMI dibahas disana. Mulai dari bedah visi KAMMI, filosofi gerakan, manhaj, dan aplikasi standar dauroh di KAMMI. Sejarah kelahirannya, kenapa KAMMI harus hadir. KAMMI sendiri terbentuk dalam rangkaian acara FS LDK (Forum Sillaturahmi Lembaga Da’wah Kampus) Nasional X di Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 25-29 Maret 1998. Setidaknya ada tiga alasan utama terbentuknya KAMMI, pertama, sebagai wujud keprihatinan dan tanggung jawab moral terhadap krisis atau penderitaan rakyat Indonesia yang diikat dengan itikad baik untuk memperbaiki kondisi yang ada. Kedua, untuk membangun kekuatan kolektif (people power) yang didasari independensi dan keresahan bersama untuk melakukan agenda-agenda perubahan. Ketiga, untuk mendirikan sebuah pergerakan mahasiswa Islam yang memiliki karakter yang kokoh (sumber: gerakan perlawanan dari masjid kampus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim juga mengupas tentang profil ideal kader KAMMI, yakni mewujudkan kader Muslim Negarawan. Profil Muslim Negarawan ini adalah interpretasi dari sosok ‘Pemimpin Masa Depan yang Tangguh’ sebagaimana termaktub dalam Visi KAMMI. Mengapa harus muslim negarawan? Muslim Negarawan adalah kader KAMMI yang memiliki basis ideologi Islam yang mengakar, basis pengetahuan dan pemikiran yang mapan, idealis dan konsisten, berkontribusi pada pemecahan problematika umat dan bangsa, serta mampu menjadi perekat komponen bangsa pada upaya perbaikan. Ya, ada banyak hal tentang KAMMI. Banyak sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa mendefinisikan perasaan saya waktu itu. Atmosfer kebanggaan dan semangatnya mungkin tidak menyeluruh bisa saya bagi lewat tulisan ini. Yang jelas, saya semakin cinta dengan KAMMI. Semakin saya menelusuri betul-betul apa itu KAMMI, semakin menguatkan saya untuk tegar di jalan dakwah ini. Untuk sebuah kemenangan dakwah, untuk sebuah cita-cita syariat islam tegak di bumi Allah, menuju baldatun tayyibatun wa rabbun ghaffur. Menuju masyarakat islami, yang Allah lukiskan begitu indah di QS. Ali Imran :110, yang artinya, ” Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah....”  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-8941809433255532782?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/8941809433255532782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=8941809433255532782' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8941809433255532782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8941809433255532782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2009/01/sebab-aku-cinta-kammi-part-1.html' title='Sebab Aku cinta KAMMI'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SVyrrLvRsdI/AAAAAAAAANE/NMtCwNL6msk/s72-c/S7300869.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3201746291668716251</id><published>2008-12-23T16:57:00.002+07:00</published><updated>2009-01-20T13:12:26.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Karena Wanita</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Seorang ibu ibarat sekolah, apabila kamu siapkan dengan baik, berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di balik keberhasilan setiap pembesar ada wanita!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah lama sebenarnya kalimat bijak ini bermain-main di kepala saya. Seberapa kuatkah, seberapa sabarkah seorang wanita sehingga memiliki energi yang sangat dahsyat untuk mendampingi para pahlawan dan orang-besar? Dan seberapa kuatnya perempuan hingga mampu mengharumkan nama sebuah bangsa?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengetahui bahwa wanita adalah ibu, saudara perempuan, istri, atau anak perempuan. Jika keempat status itu dihimpun oleh seorang wanita, maka manusia manakah yang lebih mulia daripadanya? Karena kedudukannya yang terhormat, tanggung jawab besar yang dipikulnya ini, baik di dalam maupun di luar rumah, sampai pada peluang-peluang yang diberikan kepada wanita agar mampu berpartisipasi secara sungguh-sungguh dan bermanfaat di dalam masyarakat, maka perlu ada sebuah diskursus menarik tentang peran wanita dalam membangun sebuah bangsa. Wanita dengan segala keunikannya mampu menjadi daya tarik tersendiri sehingga perannya sangat besar dalam membangun sebuah Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita diciptakan dengan kelembutan perasaan, kesetiaan, cinta, dan kasih sayang. Anis Matta dalam bukunya “Mencari Pahlawan Indonesia” bahkan mengatakan bahwa perempuan, bagi banyak pahlawan adalah penyangga spiritual, sandaran emosional; dari sana mereka mendapatkan ketenangan dan gairah, kenyamanan dan keberanian, keamanan dan kekuatan. Bagi para pahlawan, selalu ada dua wanita agung dalam hidupnya, bisa satu atau keduanya, yaitu ibu dan atau istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita adalah setengah masyarakat. Jika kaum wanita tidak berfungsi berarti separuh kehidupan manusia tidak berfungsi dengan melahirkan generasi yang cemerlang atau tidak berfungsi dari berpartisipasi dalam membangun masyarakat, baik dalam bidang sosial maupun politik. Namun, hal itu tidak menafikan tidak berfungsinya "setengah yang lain" (kaum laki-laki) sampai ke tingkat yang cukup memprihatinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia, baik dahulu maupun sekarang, terbagi menjadi dua kelompok. Pertama, kelompok yang pro dan berbaik sangka terhadap wanita. Kedua, kelompok yang menjadi musuh wanita. Karena itu, seorang pujangga pernah berkata: “Kaum wanita itu bagaikan minyak kesturi yang diciptakan untuk kita setiap kita tentu senang mencium aromanya”. Tetapi ada pula pujangga yang berkata: “Kaum wanita itu bagaikan setan yang diciptakan untuk kita, kita berlindung kepada Allah dari kejahatan setan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang sejarah, wanita selalu menjadi sorotan, karena pesona yang dimilikinya. Kita menemukan sebagian filosof mendukung keberadaan wanita, menyanjung, serta menyebut-nyebut kelebihan dan keutamaannya dalam keluarga atau masyarakat. Namun, ada juga mereka yang melihat kaum wanita lewat kacamata hitam pekat sehingga wanita dilihat bagaikan kuman penyakit dan kejahatan di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita lihat dalam terminologi Islam, istilah emansipasi tidak pernah dicetuskan. Karena apa? Karena tanpa menggembar gemborkan emansipasi pun, Islam sangat menghargai wanita. Dalam Alquran, Allah menyebut kata laki-laki dan perempuan sama banyaknya, yaitu sebanyak 24 kali. Perhatikan ayat-ayat berikut ini: "Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun." (an-Nisa': 124). Atau "Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (an-Nahl: 97). Ini hanya segelintir ayat yang bercerita tentang kedudukan wanita dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga bisa melihat bagaimana peran wanita muslimah pada masa Kerasulan. Wanita terlibat dalam bidang sosial, politik, dan profesi sesuai dengan kondisi serta kebutuhan hidup pada masa kerasulan. Dalam bidang sosial misalnya, wanita muslimah terlibat dalam beberapa bidang seperti kebudayaan, pendidikan, jasa/ pelayanan sosial, dan hiburan yang bersih. Dalam bidang politik, wanita muslimah memiliki keyakinan yang berbeda dengan keyakinan masyarakat dan pihak penguasa. Wanita muslimah menghadapi tekanan dan siksaan, kemudian dia berhijrah untuk membela dan menyelamatkan keyakinannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, wanita muslimah mempunyai perhatian dan rasa peduli terhadap urusan masyarakat umum, mengemukakan pendapat dalam berbagai isu politik, dan kadang-kadang bersikap oposisi dalam bidang politik. Sementara dalam bidang profesi, wanita ikut terlibat dalam bidang pertanian, peternakan, kerajinan tangan, administrasi, perawatan, pengobatan, kebersihan, dan pelayanan rumah tangga. Kegiatan tersebut membantu wanita mewujudkan dua hal. Pertama, mewujudkan kehidupan yang layak bagi diri dan keluarganya dalam keadaan suaminya sudah tiada, lemah, atau miskin. Kedua, mencapai kehidupan yang lebih mulia dan terhormat, sebab dengan hasil usahanya itu dia mampu bersedekah di jalan Allah. Lihat lah keterlibatan kaum wanita dalam menempati peran-peran tersebut. Beberapa diantaranya:&lt;br /&gt;1. Nusaibah binti Kaab termasuk salah satu pemimpin kalangan kaumnya di Yatsrib. Beliau adalah satu dari dua wanita yang turut serta dalam baiah aqabah.&lt;br /&gt;2. Di masa Umar bin Khattab, yang ditunjuk menjadi pengelola perdagangan wilayah adalah wanita&lt;br /&gt;3. Ummul Baniin binti Abdul Aziz, istri khalifah Al Walid yang menjadi penasehat suaminya dalam menangani panglima militer yang keras (Al Hajjaj bin Yusuf Ats Tsaqofi)&lt;br /&gt;4. Khaulah binti tsa'labah mengajukan gugatan kepada Rasulullah SAW ketika terjadi percekcokan dengan suaminya.&lt;br /&gt;5. Zainab --istri Mas'ud-- bekerja dengan tangan sendiri dan memberi nafkah (belanja) untuk suami dan anak-anak yatim yang dipeliharanya.&lt;br /&gt;6. Ummu Athiyyah ikut bersama suaminya dalam enam kali peperangan&lt;br /&gt;7. Kaum wanita menuntut Rasulullah saw. supaya memberikan kesempatan belajar yang lebih luas lagi bagi mereka.&lt;br /&gt;8. Asma binti Syakl mengenyampingkan rasa malu demi mendalami agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi kisah-kisah lainnya yang menceritakan bagaimana kaum wanita khususnya muslimah dalam mengaktualisasikan dan mengapresiasikan dirinya dalam membangun masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kita juga membaca kepribadian tokoh-tokoh wanita lainnya. Seperti Ratu Bilqis yang diceritakan dalam AlQuran, bagaimana dia memimpin kerajaan yang luas dan kaya (An-Naml: 20-26), suka bermusyawarah dengan para petinggi negara (An-Naml: 27-33), memahami risiko yang terjadi dan kebijaksanaan politiknya (An-Naml: 34-40), cepat tanggap terhadap kebenaran&lt;br /&gt;(An-Naml: 41-44).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula Dewi Sartika yang mempelopori Kongres Perempuan Indonesia untuk membangun sebuah gerakan penyadaran bagi para wanita di Indonesia agar memberikan sumbangsih bagi pembangunan negri. Dan tentu saja, RA Kartini, tokoh wanita yang legendaris dalam sejarah Indonesia. Bagaimana Kartini mampu menginspirasi kaum perempuan untuk keluar dari belenggu yang mengikatnya, karena masih saja ada masyrakat yang memarginalkan kaum wanita, yang menempatkan wanita pada posisi subordinasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo perempuan, bangun kesadaran untuk mengejar ketertinggalan dengan memberdayakan diri di segala aspek kehidupan. Saya yakin, wanita Indonesia punya berjuta potensi membangun bangsa ini.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3201746291668716251?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3201746291668716251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3201746291668716251' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3201746291668716251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3201746291668716251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/karena-wanita.html' title='Karena Wanita'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3701672360543444773</id><published>2008-12-22T14:16:00.016+07:00</published><updated>2009-01-20T21:06:33.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>JJ Ke Kota Seribu Lentera</title><content type='html'>&lt;div&gt;Ngapain aja sih ke Singkawang? Hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Jalan-jalan Ke Sinka Island Park (teluk mak jantu)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9EUT1MJkI/AAAAAAAAALE/w694BZL8rsc/s1600-h/DSC02393.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282516003640321602" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9EUT1MJkI/AAAAAAAAALE/w694BZL8rsc/s320/DSC02393.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; tenang pemirsa, bani gak punya niat lompat ke bawah kok...(huehue...........) &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9EUF6KJyI/AAAAAAAAAK8/wWQrDyKAzmg/s1600-h/DSC02359.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282515999903065890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9EUF6KJyI/AAAAAAAAAK8/wWQrDyKAzmg/s320/DSC02359.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Duh, panas banget yak, kalah-kalah Pontianak &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282517462513685458" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9FpOjtE9I/AAAAAAAAALc/mIouXLcm30s/s320/DSC02343.jpg" border="0" /&gt; Ini Kucing peliharaan saya, namanya Ketty Bin Kuciaung.....ternyata udah gede ya sekarang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9EUHHza4I/AAAAAAAAAK0/CqfehvPHIxk/s1600-h/DSC02339.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282516000228731778" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9EUHHza4I/AAAAAAAAAK0/CqfehvPHIxk/s320/DSC02339.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tidur-tiduran kena angin, moooooooo...kerbau nya mau jalan... &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282537455404217442" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9X094QdGI/AAAAAAAAAMM/k9ODaultkXw/s320/DSC02401.jpg" border="0" /&gt;Pemirsa, ini namanya topi ya, harganya berkisar antara 10-40 ribu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#990000;"&gt;Trus, jalan-jalan ke Taman Bougenville&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282519918675872242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9H4MeZyfI/AAAAAAAAAL8/ninWmUrqcao/s320/DSC02311.jpg" border="0" /&gt;Pemirsa, kalo mau masuk, bayar tiket dulu, cuma 5000 perak kok, di dalam taman, bisa makan buah apa aja, asalkan gak dibawa pulang, jadi makan di tempat. Sayangnya pas kesana, tinggal buah jeruk aja yg masih asem-asem. ada juga sih durian, tp belum masak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9DhlCSpYI/AAAAAAAAAKk/MoORiqzDTK4/s1600-h/DSC02297.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282515132085347714" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9DhlCSpYI/AAAAAAAAAKk/MoORiqzDTK4/s320/DSC02297.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Selamat Datang&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ini panggung tempat nampil &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9DhQaG1nI/AAAAAAAAAKc/SKtEn6FOmcg/s1600-h/DSC02283.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282515126548092530" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9DhQaG1nI/AAAAAAAAAKc/SKtEn6FOmcg/s320/DSC02283.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Hmm..Bunga Anting Putri yang wangi banget, bunga yang paling wangi di taman bougenville (kata bapak-bapakyang jaga ya..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282515112452834994" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9Dgb5iRrI/AAAAAAAAAKM/Vv__i3ifYSQ/s320/DSC02264.jpg" border="0" /&gt;Jalan-jalan di Hutan belakang taman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282515118963967026" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9Dg0J6RDI/AAAAAAAAAKU/blwYsLZKjfs/s320/DSC02271.jpg" border="0" /&gt;Duhh, pemirsa, capek banget..duduk dulu ya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9DBeOnssI/AAAAAAAAAKE/KtFmsabRqdE/s1600-h/DSC02242.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282514580502196930" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9DBeOnssI/AAAAAAAAAKE/KtFmsabRqdE/s320/DSC02242.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Bunganya indah sekali, kreasi Sang Maha Indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9DBWkAJ1I/AAAAAAAAAJ8/EAOYTJgg8e8/s1600-h/DSC02216.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282514578444396370" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9DBWkAJ1I/AAAAAAAAAJ8/EAOYTJgg8e8/s320/DSC02216.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Menikmati senja Bukit Bougenville&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Abis dari Taman Bougenville, kita pulang...eh, nemu sawah yang bagus, jadi jeprat-jepret lagi deh...hihihi....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282518118772013618" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9GPbT4ejI/AAAAAAAAALk/pJJtZD0LYDI/s320/DSC02332.jpg" border="0" /&gt; Ini namanya sawah ya pemirsa.....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282518123321244850" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9GPsQgPLI/AAAAAAAAALs/eJ052MgvkQY/s320/FREEDOM.jpg" border="0" /&gt; Duh, berasa berada di negri di atas awan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#990000;"&gt;Besoknya baru deh tes CPNS&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9CkK9H7lI/AAAAAAAAAJs/rItWREnpkp4/s1600-h/DSC02181.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282514077112331858" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9CkK9H7lI/AAAAAAAAAJs/rItWREnpkp4/s320/DSC02181.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Wah, ketemu ama dua makhluk ini. Si Iwan ama Slamet, temen seperjuangan waktu PPL 6 bulan di SMK Panca Bhakti dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9Cj-25XKI/AAAAAAAAAJk/xl47GlQXNBY/s1600-h/DSC02184.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282514073864985762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9Cj-25XKI/AAAAAAAAAJk/xl47GlQXNBY/s320/DSC02184.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Peserta CPNS di gedung HAPPY BUILDING, rame amat yak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU8_UvkpPfI/AAAAAAAAAJM/I18n2pjzWXU/s1600-h/DSC02155.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282510513528978930" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU8_UvkpPfI/AAAAAAAAAJM/I18n2pjzWXU/s320/DSC02155.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Jalan-jalan ke Taman Burung bareng King Kong..Hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282516009491219698" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9EUpoJxPI/AAAAAAAAALM/Op0dZVl4_gw/s320/DSC02419.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3701672360543444773?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3701672360543444773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3701672360543444773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3701672360543444773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3701672360543444773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/jj-ke-kota-seribu-lentera_22.html' title='JJ Ke Kota Seribu Lentera'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SU9EUT1MJkI/AAAAAAAAALE/w694BZL8rsc/s72-c/DSC02393.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-2265498258084935779</id><published>2008-12-18T21:52:00.002+07:00</published><updated>2009-01-20T21:08:58.814+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>No Title...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tadi pagi sekitar 05.55 WIB, aku sudah berada di sekretariat KAMMI. Sekret KAMMI Daerah terbesar di seluruh Indonesia (katanya siy). Bercermin dari sekret kammi pusat yang tidak lebih besar dari sekret kammda kalbar. Juga beberapa daerah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rapat BPH mendadak yang digelar karena ada masalah ”besar” yang menuntut banyak pertimbangan dari kami, selaku ketua-ketua KAMMI. Meskipun Sahri, sang Qiyadah, sehari sebelumnya sudah menelponku, dan menyatakan duduk permasalahannya. Namun tidak secara detail menceritakan semuanya. Maka, pagi tadi bertemulah kami, 7 petinggi kammi di tataran KAMMI daerah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka, 2 sahabat seperjuanganku menyatakan untuk “pergi sejenak” dari aktivitas KAMMDA. Jujur, berat rasanya mengiyakan kepergian mereka dalam kondisi KAMMDA yang seperti ini. Sahabatku (akhwat) yang juga BPH tak bisa menahan tangis di depan kami semua. Kepergian salah seorang dari kami, sedikit banyak mempengaruhi kinerja kammda kedepan dan mungkin saja, melunturkan semangat kawan-kawan yang lain. Saya bisa menerima alasan kepergian mereka. Saya juga pernah berada dalam kondisi seperti mereka. Tapi, saya mencoba untuk fokus pada SOLUSI, bukan fokus pada MASALAH. Karena sejatinya, permasalahan konflik internal adalah masalah klasik dalam sebuah jama’ah. Ya, yang namanya jama’ah manusia, tentu saja penuh salah dan khilaf. Disinilah diperlukan kedewasaan dalam menerima perbedaan yang ada. Justru keragaman berpikir menjadikan kita lebih dewasa dan matang dalam mengambil keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah. Terlalu sering saya menuliskan nama-nama di buku harian saya, mereka-mereka yang pernah menjadi bagian dari kami. Terlalu sering saya menuliskan kekecewaan2 yang saya temukan di sini, di bahtera KAMMI. Terlalu sering saya harus menelan pil pahit, kala harus menerima kenyataan yang jauh berbeda dengan harapan yang saya bangun sendiri. Ketika saya harus mengerjakan semuanya sendiri. Ketika kata ”afwan” jadi senjata bagi kawan-kawan karena kelalaian dalam amanah. Realita itu di ajak berlari mengejar idealita, kawan. Saya sungguh sedang berlatih untuk belajar ikhlas. Benar saya merasakan keletihan, jumud. Saya takut jika terlempar dari jalan dakwah ini. Ketakutan itu sungguh beralasan. Allah kan gantikan dengan mujahid yang lebih baik lagi, ketika kita meninggalkan umat. Astagfirullah...Robbi, izinkan aku menunduk. Tetapkan hamba di dalam ketaatan kepada-Mu.......&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bersama Azzam dalam menyambut tahun baru 1430 Hijriyah.&lt;br /&gt;Ayo Bani, persiapkan dirimu menjadi setegar Khadijah, selembut Aisyah, sekuat Hajar. Meskipun diri kita adalah kita, perpaduan keistiqomahan mereka dalam meraih cinta-Nya tentu sangat berarti bagi kita.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kamis, 18 Desember 2008&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;21.38 WIB &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-2265498258084935779?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/2265498258084935779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=2265498258084935779' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2265498258084935779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2265498258084935779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/no-title.html' title='No Title...'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-8020069489689252719</id><published>2008-12-16T23:47:00.002+07:00</published><updated>2008-12-24T11:40:42.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Favorite Songs'/><title type='text'>Last Breath</title><content type='html'>From those around I hear a cry&lt;br /&gt;A mouthful sob a hopeless sigh&lt;br /&gt;I hear their footsteps leaving slow&lt;br /&gt;And then I know, my soul must fly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A chilly wind begins to blow&lt;br /&gt;Within my soul from head to toe&lt;br /&gt;And then last breath escapes my lips&lt;br /&gt;It’s time to leave and I must go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So it’s true but it’s too late&lt;br /&gt;They said each soul has it’s given date&lt;br /&gt;When it must leave, it’s body’s core&lt;br /&gt;And meet with eternal fate&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh mark the words that I do say&lt;br /&gt;Who knows tomorrow could be your day&lt;br /&gt;At last it comes to HEAVEN or HELL&lt;br /&gt;Decide which now, DO NOT DELAY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Come on my brothers, let’s pray&lt;br /&gt;Decide which now, DO NOT DELAY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh God, Oh God, I can’t see!My eyes are blind! Am I still me?!&lt;br /&gt;Or has my soul beed led astray&lt;br /&gt;And forced to pay a priceless fee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alas to Dust, we all return&lt;br /&gt;Some shalk rejoice while others burn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If only I knew that before&lt;br /&gt;The line grew short and came my turn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And now as beneath the sod&lt;br /&gt;The lay me with my record flawed&lt;br /&gt;They cry not knowing I cry worseFor they go home, I FACE MY GOD!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Apa arti mati dan kematian bagimu?&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-8020069489689252719?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/8020069489689252719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=8020069489689252719' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8020069489689252719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8020069489689252719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/last-breath.html' title='Last Breath'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1344673340701154291</id><published>2008-12-14T22:28:00.012+07:00</published><updated>2009-01-20T21:20:03.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Jadi istri Jurnalis? So What?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dialog gak penting di Sinka Island Park&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sore itu, kami menikmati senja kota singkawang di balik bukit Sinka Island Park. Sambil berjalan di tepi pantai. Aku dan mbak iie’ menikmati hari-hari yang tersisa sebelum kembali pulang ke Pontianak. Setelah lelah bermain pasir dan nyariin kerang `n batu-batu unik di pantai, kami duduk di atas kursi. Ehm..... suasananya asik banget. Angin sepoi-sepoi, ditemani pemandangan sore yang cerah, sambil ngemil. Dan kami bicara tentang banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;B : mbak, pengen dapet suami kayak apa nanti?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;K : aku sih gak muluk-muluk ya. Aku obsesinya dapetin bule&lt;br /&gt;B : !@#$%^&amp;amp;&amp;amp;*&amp;amp;^%$#@!&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Gubrak!! Cape deh. Gitu? Dibilang gak muluk-muluk? Dasar King Kong. Hehe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;B : Oh gitu ya mbak. Gampang kok mbak. Ntar mba daftar jadi Indonesian Idol ajah. Kesempetan buat dapetin bule pasti lebih gede. Suara mbak kan keren kalo buat tereak-tereak kayak king kong. Hehehe..&lt;br /&gt;K : Hu......dasar beruang. Dikau gimana, mau dapetin yang kayak gimana?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;B : kalo aku mbak, obsesi dapetin suami berprofesi wartawan, redaktur, pimpinan redaktur. Atau kalo gak bisa, penulis, atau editor, pokoknya yang berkecimpung dalam media dan dunia tulis menulis juga boleh.&lt;br /&gt;K : kok mau-maunya ama wartawan? Mereka sibuk loh. Emangnya dikau siap ditinggal pergi. Secara kerja mereka itu kan dilapangan terus. Gimana kalo pas kita butuh dia. Kan susah. Mending gak usah deh. Lagian wartawan itu dipertanyakan sholatnya. Bayangin aja, kerja di lapangan kan gak kenal waktu. Emang udah siap dengan konsekuensinya&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Jelasnya panjang lebar.&lt;br /&gt;Saya tercenung. Lama saya merenung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;B : Gitu ya mbak. Iya juga sih. Tapi kan gak semua jurnalis begitu mbak&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Ya, membela diri sambil nyiapin argumentasi yang masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;K : Emang gak semua begitu. Tapi rata-rata ya gitu. Aku kan banyak juga temen yang jadi wartawan. Yang dulunya sholeh, sholat tepat waktu, karena tuntutan pekerjaan, akhirnya jadi suka molor-molor kalo adzan sholat. Alasannya banyak kerjaan lah. Ngejar deadline lah.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Saya mencerna kalimat si King Kong. Ada benarnya juga. Tapi banyak salahnya. Hehe....(duh segitunya, saking pengennya biar menang debat ama dia).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;B : Makanya mbak, seharusnya kita sebagai istri bisa menyeimbangkan sekaligus menyemangati dia untuk terus memperbaiki diri. Islam kan tidak mempersulit. Kalo emang bener-bener gak bisa di tunda pekerjaannya, ada rukhsoh (keringanan) buat sholat kita yang gak bisa tepat waktu kan??&lt;br /&gt;K : iya, kalo udah keseringan, itu beda cerita non! Dasar beruang! Eh, ngomong-ngomong, kenapa suka ama wartawan gitu?&lt;br /&gt;B : Hehe, mungkin karena aku musti mengubur cita-citaku untuk menjadi wartawan. Jadi, minimal bisa dapet suami wartawan. Gitu mbak.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Jawabku iseng.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;B :Trus, jurnalis itu cerdas. Mampu menganalisa kondisi. Punya banyak kenalan. Kalo di ajak ngobrol tentang kekinian, pastinya nyambung. Aku rasa, akan sangat menyenangkan bisa diskusi tentang banyak hal.&lt;br /&gt;K : Yaelah….kalo cuma itu, gak perlu jurnalis kali. Yang laen juga banyak kok.&lt;br /&gt;B : ihh….dasar King Kong!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Lalu, kami tertawa bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uhm, izinkan saya mem-posting sebuah tulisan dari seorang istri jurnalis. Saya copy paste dari milis pantau-komunitas. Mungkin bisa jadi pencerahan buat yang akan dan sudah menjadi istri jurnalis. Hehe........&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Satu kisah Cinta Biasa &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Suami saya adalah seorang jurnalis, saya mencintai sifatnya yang spontan dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika bersandar dibahunya. 3 tahun dalam masa perkenalan dan 2 tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa letih...lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Saya seorang wanita yang sentimental dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindui saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang sentiasa mengharapkan belaian ayah dan ibunya. Tetapi, semua itu tidak pernah saya peroleh. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam perkawinan kami telah mematahkan semua harapan saya terhadap cinta yang ideal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan penceraian. "Mengapa?"Dia bertanya dengan nada terkejut. "dinda letih, Abang tidak pernah mencoba memberikan cinta yang dinda inginkan." Dia diam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, nampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang lelaki yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Dan akhirnya dia bertanya. "Apa yang bisa Abang lakukan untuk mengubah fikiran dinda?" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan perlahan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"dinda ada 1 pertanyaan, kalau Abang menemukan jawabannya didalam hati dinda maka dinda akan mengubah fikiran dinda; Seandainya,dinda menyukai sekuntum bunga cantik yang ada ditebing gunung dan kita berdua tahu jika Abang memanjat gunung-gunung itu, Abang akan mati. Apakah yang Abang akan lakukan untuk dinda?" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Dia termenung dan akhirnya berkata, "Abang akan memberikan jawabannya esok." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Hati saya terus gundah mendengar responnya itu. Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan. .. ”Sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi izinkan Abang untuk menjelaskan alasannya." Kalimat pertama itu menghancurkan hati saya. Namun, saya masih terus ingin membacanya. "dinda boleh mengetik dikomputer dan selalu mengusik program didalamnya dan akhirnya menangis di depan monitor, Abang harus memberikan jari-jari Abang untuk membantu dinda memperbaiki program tersebut." "dinda selalu lupa membawa kunci rumah ketika dinda keluar, dan Abang harus memberikan kaki Abang untuk menendang pintu, dan membuka pintu saat dinda pulang." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"dinda suka jalan-jalan di shopping center tetapi selalu tersesat bahkan ada saatnya tersesat di tempat-tempat baru yang dinda kunjungi, Abang harus mencari dinda dari satu tempat ke tempat yang lain untuk membawa dinda kembali ke rumah." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"dinda selalu pegal pegal sewaktu 'teman baik' dinda datang setiap bulan, dan Abang harus memberikan tangan Abang untuk memijit dan mengurut kaki dinda yang pegal itu."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"dinda lebih suka duduk di rumah, dan Abang selalu risau kalau kalau dinda menjadi Bosan. Dan Abang harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburkan hati dinda dirumah atau meminjamkan lidah Abang untuk menceritakan hal-hal lucu yang Abang alami." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"dinda selalu menatap komputer, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan mata dinda, Abang harus menjaga mata Abang agar ketika kita tua nanti, abang dapat menolong mengguntingkan kuku dinda dan memandikan dinda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tangan Abang akan memegang tangan dinda, membimbing menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah dinda." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"Tetapi sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, Abang tidak sanggup melihat airmatamu mengalir menangisi kematian Abang." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"Sayangku, Abang tahu, ada banyak orang yang mencintaimu lebih daripada cinta Abang kepada dinda." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan oleh tangan, kaki, mata Abang tidak cukup bagi dinda. Abang tidak akan menahan dinda mencari tangan, kaki dan mata lain yang dapat membahagiakan dinda." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Airmata saya jatuh ke atas tulisannya hingga membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya lagi. "Dan sekarang, dinda telah selesai membaca jawaban Abang. Jika dinda puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan Abang tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, Abang sekarang sedang berdiri di luar sana menunggu jawaban dinda." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;"Tetapi, jika dinda tidak puas, sayangku...biarkan Abang masuk untuk mengemaskan barang-barang Abang, dan Abang tidak akan menyulitkan hidup dinda. Percayalah, kebahagiaan Abang adalah bila dinda bahagia." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Saya tertegun. Segera saya memandang pintu yang sedang tertutup rapat. Lalu saya segera berlari membukakan pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah gusar sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya. Oh! Kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam 'wujud' yang kita inginkan, maka cinta itu telah hadir dalam 'wujud' yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;( berbagai sumber )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;FARIZAL ALBONCELLI &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;NB : tuh kan, jurnalis/penulis, bisa memberikan kejutan yang tak terduga lewat ketajaman penanya. Hanya lewat surat, mampu mengekspresikan semua rasa yang ada. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1344673340701154291?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1344673340701154291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1344673340701154291' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1344673340701154291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1344673340701154291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/jadi-istri-jurnalis-so-what.html' title='Jadi istri Jurnalis? So What?'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3626635675370025099</id><published>2008-12-14T16:52:00.001+07:00</published><updated>2008-12-14T16:53:52.747+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>"Tragedi" daftar CPNS bareng King Kong</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;Wussss...........Wussssssssss&lt;br /&gt;Desiung...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi, sekitar jam 7 an, aku melaju bersama Hero-ku. Tak peduli hujan dan badai yang turun sepanjang hari (ekstrem dikit pake ada ”badai” segala, biar dramatis gituh), aku dan Hero melesat dengan kecepatan 70-80 km/jam, membelah kota Pontianak. Melewati hutan, gunung, sawah, lautan, simpanan kekayaan (nah, pasti inget lagu ini kan? Ya iyalah, ini kan lagu wajib kebangsaan??!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 9 Desember 2008, aku nekat berangkat ke kota Mempawah dan Singkawang. Ya, mengadu nasib ke negri orang (hu hu hu). Daftar CPNS! Padahal kaki-ku bener2 tegang, abis jalan kaki 6 kilo di tanah becek berlumpur ke Desa GodangLegi di sungai Ambawang, sehari sebelumnya. Baca postingan ku tentang ”beginilah jalan dakwah mengajarkan kami (pengalaman ke Gondang Legi). Karena gada temen, jadinya ngajakin mbak iie’. Aku jemput dia di Nusapati. Trus, barengan ke mempawah. Yah,,,nyampe sana, ternyata orang-orang udah pada ngantri mau ikutan tes CPNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurnya peralatan tempurku udah lengkap. Map snechhelter, pembolong kertas, beserta alat tempur yang lainnya. Ternyata daftar di mempawah ribet juga ya. Mana musti nungguin antrian nomer pengambilan kartu ujian. Trus, sehari sebelum ujian juga di suruh ke BKD ngambil kartu ujian. Cape deh...mau gak mau, akhirnya aku nunggu antrian. Karena gak betah, aku nelponin temen2ku buat persiapan aksi hari anti korupsi untuk sore itu, dan menghubungi para wartawan untuk meliput aksi yang KAMMI lakukan. Udah bertelepon2 ria, dan ber-SMS ria, aku kembali menunggu. Aku mulai gelisah. Secara, menunggu adalah pekerjaan paling menyebalkan. Lalu, aku melihat sepatu putihku penuh tanah kecoklatan, dan aku memutuskan untuk mencuci di genangan air yang terbentuk tak jauh dari tempat antrian tadi. Eh, giliran asik2 nya ngebersihin sepatu, namaku di panggil. Duh........dasar mbak iie’. Udah ku ingetin jagain namaku kalo dipanggil. Eh, malah asik ngobrol ama temennya! Udah salah, malah manggil aku ”beruang” lagi! Tau deh, kenapa musti beruang. Nah, aku juga punya panggilan sayang buat mbak iie’, panggilan yang pas kok, yaitu ”King Kong”. Hahaha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ingin berlama-lama, seusai mengambil kartu kelulusan administrasi, aku langsung cabut, ke Singkawang. Sampai di gedung eks kapet, sepi. Ternyata tutup toh, jam 1 baru buka lagi. Daripada bolak-balik, kami tetap menunggu disana. Hanya ada 4 orang di ruang tunggu. Yang jelas, kami lah pendaftar paling muda. He3...  jam mengarah ke jam 1, tapi petugas untuk formasi guru matematika belum juga tampak batang hidungnya. Lalu, dengan PD nya, aku memberanikan diri bertanya kepada petugas yang lain, kenapa belum dibuka padahal udah jam 1. dengan enteng pula, dia menjawab, ”bentar lagi ya dek.” Aku meradang. Hu hu hu.....balik lagi deh ke tempat duduk. Mana di ketawain lagi ama pendaftar yang ngantri duluan. Ah, tuh bapak apa gak liat muka kusut kita yang ngantri dari tadi. Untuk mengusir kebosanan, aku melanjutkan bacaan novelku yang tinggal sedikit lagi. Senyum2 ndiri, baca novel. He3, ceritanya seru&lt;br /&gt;”Guru matematika!” teriak salah satu petugas&lt;br /&gt;Aku masih asik membaca. Cuma si kingkong yang nyadarin aku dari keasikan membaca.&lt;br /&gt;Aku kaget bukan main. Tuh bapak-bapak bukannya yang tadi jaga. Yee..kenapa juga gak buka dari tadi. Untuk kedua kalinya, aku di ketawain lagi ama pendaftar yang semakin nambah aja jumlahnya. Pufff.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku duduk berhadapan dengan bapak-bapak tadi. Ku perhatikan, wajahnya seperti baru berusia 25 tahun. Mungkin pakaian dinas dan sepatu yang ia kenakan menjadikan penampakannya lebih tua daripada usianya. Mungkin. Kalo bukan bapak-bapak, ngapain juga dia manggil aku duluan buat daftar, secara, bukan dia petugasnya. He3, gpp deh, yang penting lulus administrasi, pikirku saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dari Pontianak ya, Dek?” selidiknya.&lt;br /&gt;“Iya, kok tau pak? Muka saya muka pontianak ya pak?” kelakarku tanpa mempedulikan orang-orang yang bertugas di samping tuh bapak2. hehe&lt;br /&gt;Bapak tadi hanya tersenyum.&lt;br /&gt;”Wah, baru lulus ya”. Katanya sambil membuka-buka berkas surat lamaran, plus 3 lembar ijazah, akta dan tranksrip nilai-ku. Aku cuma mengiyakan saja. Yah, beginilah kita, terlalu birokratis! Apa-apa pake ijazah!&lt;br /&gt;Setelah melengkapi lembar administrasi, si bapak malah ngajak ngobrol.&lt;br /&gt;”Dek, daftar di mana aja?”&lt;br /&gt;”Hm, di mempawah dan disini pak”. Kataku&lt;br /&gt;”daftar di singkawang aja. Formasinya lebih banyak.”&lt;br /&gt;”oh gitu ya pak, liat dulu lah pak, berapa jumlah pendaftarnya”. Jawabku sekenanya&lt;br /&gt;”kalo mau tau berapa jumlah nya adek bisa calling saya kok.”jawabnya samar-samar&lt;br /&gt;Yang aku tangkap, dia mau nawarin posisi untuk CPNS, dan calling dia kalo setuju. Gak tau ya, pikiranku, nih bapak mau ambil kesempatan dalam kesempitan.&lt;br /&gt;”gak usah deh Pak, saya daftar nya murni aja. Berdasarkan hasil ujian seleksi nanti.” jawabku dengan polos.&lt;br /&gt;”Bukan gitu maksud saya. maksudnya kalo adek mau tau berapa jumlah pendftar formasi guru MTK, adek bisa telp saya pas hari terakhir pendaftaran. Gitu. Kan gak boleh KKN dek, dosa lah.” jawabnya panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, baniiiiiiiiiiiiiii. Stupid! Stupid! Stupid! Wajahku langsung memerah dan buru-buru minta maaf atas kesalahpahamanku tadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ampunn. Usai menandatangani surat-surat administrasi, saya langsung kabur. Ngibrit keluar sambil nyeret si kingkong keluar gedung. Saya gak mau lagi ketemu bapak tadi. Semoga aja enggak. Malu banget! hu hu hu..........bener-bener tragedi. Gak mau dua kali deh..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3626635675370025099?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3626635675370025099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3626635675370025099' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3626635675370025099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3626635675370025099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/tragedi-daftar-cpns-bareng-king-kong.html' title='&quot;Tragedi&quot; daftar CPNS bareng King Kong'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1518786376466092631</id><published>2008-12-13T21:03:00.008+07:00</published><updated>2008-12-13T22:45:20.246+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Beginilah jalan dakwah mengajarkan kami (pengalaman ke Desa Gondang Legi, KKR)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya gak tau mau mulai menulis dari mana. Karena ada begitu banyak hal yang rasanya sudah tak sabar ingin saya bagi di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, Senin 8 Desember 2008, bertepatan dengan hari Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1429 H. Saat-saat dimana saya seharusnya duduk asyik berkumpul bersama keluarga besar saya sambil menikmati hidangan yang tersaji di atas meja. Biasalah, tradisi di keluarga besar, pasti ngumpul-ngumpul di moment penting yang hanya setahun sekali ini. Tapi urung, saya membatalkan niat saya berkumpul bersama keluarga. Saya meminta izin kepada kedua orang tua saya untuk ikut dalam aksi bagi-bagi daging hewan kurban, kerjasama KAMMI Daerah Kalbar dan TPU Al-Mumtadz. Berat memang. Karena bagaimanapun, keluarga adalah bagian utama dalam dakwah yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai shalat ied, saya langsung pulang kerumah. Makan bersama keluarga. Sekitar pukul 08.45 saya pamit ke orang tua. Dengan takzim, saya cium kedua tangan orang terkasih di depan saya itu sambil cipika-cipiki (cium pipi kanan, cium pipi kiri, hehe..... udah kebiasaan. Yah, kebiasaan yang bagus menurut saya dan harus mentradisi. Apalagi seorang aktivis dakwah, sudah kewajiban itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengenakan rok biru di balut baju dan jilbab putih, serta sepatu putih dan kaos kaku putih pula. Baru sekitar 1 menit saya keluar rumah, langit tiba-tiba mendung, gelap. Hujan pun turun, tiba-tiba dengan sangat derasnya. Terbersit niat untuk memutar balik motor saya, pulang kerumah, menikmati makanan sambil kumpul ama keluarga. Tapi saya ingat wajah teman-teman yang pastinya sudah menunggu kehadiran saya. Saya melaju bersama hero-ku. Hehe,...sebutan untuk motor saya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ke sekretariat KAMMI, saya menjemput teman saya lalu bersama-sama berangkat ke KAMMDA dalam keadaan basah! Benar-benar basah. Meskipun sudah mengenakan mantel, toh hujan yang lebat tetap saja membuat saya basah. Sesampainya disana, saya berbisik lirih, ”Subhanallah”!!. Ternyata benar. Saya ditunggu ama temen-temen yang sudah kumpul dari tadi. Mereka sekitar 20 an orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ikhwan sibuk mengurusi kambing-kambing hewan qurban. Saya mengabadikannya. Look!! Mirip gak siy?? :D, hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279278218692670434" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPDka-iM-I/AAAAAAAAAG8/iMHNxpcWWfI/s320/S5032155.JPG" border="0" /&gt;NB :fitrahhhhhhh,,,hehe, mirip gak sih pit..*uhuk-uhuk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, jenggotnya kali yang mirip. Astaghfirullah,,, afwan katsir ya para ikhwan. Dilarang ngelarang orang buat ketawa ya..^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279280753598732994" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPF3-PPGsI/AAAAAAAAAHM/tVDQqBXK5Ek/s320/S7304389.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;di tengah hujan deras, para ikhwan sibuk mengikatkan kambing untuk di bawa pake motor&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279280748472178194" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPF3rI-FhI/AAAAAAAAAHE/I8b_Det0bos/s320/S7304380.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wan, rajin amat jagain kambingnya. He3&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jam 10.30 kami berangkat, karena kami sadar, gak mungkin menunggu hujan reda. Berangkatlah kami 20 orang dengan 11 motor. Ikhwan 11 orang, masing-masing membawa kambing. Dan akhwat 9 orang. Ah...sepanjang jalan, saya mengagumi mereka. Para pejuang dakwah. Aktivis dakwah kampus. Sepanjang jalan kami di guyur hujan. Kambingnya pun jadi kedinginan karena terkena hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279284970682545986" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 278px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPJtcGXd0I/AAAAAAAAAIE/ZrKaLagnpp0/s320/S7304429.JPG" border="0" /&gt; NB : Bani lagi pake mantel. kemana-mana pake mantel....&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Waduh pemirsa, ini bukan orang-orangan loh. Tapi beneran orang kok. Meskipun aku udah bermantel, tetep aja basah. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279284965898408514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPJtKRvUkI/AAAAAAAAAH8/aHE2-wtyz_k/s320/S7304425.JPG" border="0" /&gt;Duh, Ca'i, kayak Assasin ajah! hiyyyyy&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sesampainya disana, di rumah kepala desa Kapur, Kabupaten Kubu Raya (KKR), kami disuguhi teh hangat. Pak Agus Rohman, sang kepala desa mempersilakan kami masuk. Usianya ku taksir sekitar 30 tahun, memiliki seorang istri dan sudah dikarunia satu anak. Kami berbagi banyak hal. Perbincangan dari masalah zakat, harta, pengalaman beliau selama menjadi Kades, tentang politik, budaya, hukum, sampai masalah BLT yang denger-denger akan turun lagi. 1 pelajaran moral yang bisa saya tarik dari pemaparan beliau, bahwa ”Hidup Itu Adalah Pelayanan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279284329263482162" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPJIGoJRTI/AAAAAAAAAH0/DqLbkB_CKPc/s320/S7304408.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Para ikhwan lagi motong-motong hewan kurban, untuk di bagikan ke warga yang berhak memperolehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279277344192019186" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPCxhNVOvI/AAAAAAAAAGs/Jg2G6BjFmxY/s320/S5032157.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279277346765921554" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPCxqy_3RI/AAAAAAAAAG0/fOGYi4J0vEY/s320/S5032175.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Ba’da ashar, kami melanjutkan perjalanan menuju desa GondangLegi, Bale, Kec. Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya (KKR). Sebelum pamit, taking picture dulu ah...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279280757330450866" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPF4MI8mbI/AAAAAAAAAHc/aXpX1Y8JVNU/s320/S7304424.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279280751060208482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPF30yAS2I/AAAAAAAAAHU/NUwmIjqtgBU/s320/S7304418.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Di Gondang Legi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sesampainya di sana.........wuaaaaaaaaaa&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Wah, inilah yang paling berkesan bagi saya, dan mungkin bagi temen-temen yang lainnya juga. Lihat saja. Medannya!! Ya ampun, penuh tanah berlumpur! &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279287473659232450" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPL_IagwMI/AAAAAAAAAIU/CWtqau8X_xQ/s320/S7304440.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Hm, lihatlah, Ketua KAMMI sedang berjuang melewati setiap jengkal tanah. Tertatih-tatih kami berjalan. Takut terpeleset. Saran para warga yang melihat kami bergerombol membawa motor beserta daging hewan qurban yang akan di bagikan, sebaiknya motor di titipkan saja, dan jalan kaki masuk ke dalam desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279287470749776290" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPL-9k1-aI/AAAAAAAAAIM/Wt-hBpFR6co/s320/S7304439.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya langsung banting setir, muter balik, pulanggggggg!! Saya gak sanggup kalo harus melewati jalan tanah yang licin dan becek itu. Tapi di tahan sama Ummi, sekum KAMMI. Pokoknya pergi bareng, pulangnya juga bareng. Yah, gitulah. Apalagi saya di ketawain ama adek2 tingkat saya. Duh, malu juga akhirnya. Bahkan ada yang ekstrim tereak begini&lt;br /&gt;”Ukhti, katanya jihad! Masa tanah becek licin begini udah nyerah!!!”&lt;br /&gt;Duh, saya membatin. Bener juga ya. Mana komitmen saya yang katanya aktivis dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, akhirnya itulah jalan terbaik. Jalan kaki bareng-bareng sejauh 3 kilo! Mending kalo 3 kilo jalannya mulus. Ini jalannya licin banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan Ummi tertinggal jauh dari temen-temen. Karena sepatu yang kami pake terasa sangat berat sebab tanah yang menempel di sepatu. Diangkat kaki yang satu, eh, satunya lengket di tanah. Duh, geli banget deh pokoknya. Mau tak mau, para ikhwan pun menunggui kami yang masih tertatih berusaha untuk mengejar mereka. Atas saran seorang ikhwan, saya disuruh buka sepatu ajah! Ya ampun! Berati saya cuma pake kaos kaki donk. Awalnya saya gak mau. Tapi dipaksa sama ikhwan. Daripada ketinggalan ukh, kilahnya waktu itu. Akhirnya saya ngalah. Jadilah saya menenteng sepatu saya dan memilih jalan tanpa alas kaki. Tuh, liat kan? Muka saya jadi keliatan cemberut. Mereka para ikhwan pada tereak-tereak ”horeeeeeeeeeeeee” begitu saya melepas sepatu saya. huuu...ingin rasanya kulempar mereka dengan tanah lumpur. Hehe....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279288985470897762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPNXIWgDmI/AAAAAAAAAIc/W4hGcBr0c3Y/s320/S7304457.JPG" border="0" /&gt; NB : cemberut amat ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang jalan, tak hentinya para warga menanyai kami. Mau kemana, ngapain bawa bendera-bendera segala, kayak mau demo ajah, trus ngapain nenteng-nenteng karung yang isinya daging kambing. Bayangin aja. Gimana warga gak heran. Melihat kami yang masih muda-muda, keliatan masih imutnya *halah...*, keliatan masih kuliahnya, di tengah hujan yang terus turun, becek-becek, berlumpur, ampe rela-relain buat masuk kedalam desa yang jauhnya 3 km!&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279289437312972434" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPNxbmC9pI/AAAAAAAAAIk/7d6cHErZk48/s320/S7304460.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279289435701224018" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPNxVlxolI/AAAAAAAAAIs/-SwpdEMXMZY/s320/S7304445.JPG" border="0" /&gt; Lita, semangat amir&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Yah, akhirnya nyampe juga. Disana, kami berbincang-bincang ama ketua RT nya. Di musholla sederhana. Belakakangnya ada kebun rambutan. Begitu nyampe, dengan santainya, seorang ikhwan nanyain, ntu pohon rambutan punya siapa. Trus di jawab ama pak RT nya, punya umat. Kalo mau ambil, ambil aja, kata beliau. Tanpa ba bi bu lagi, para ikhwan itu langsung menyerbu pohon yang memang menggiurkan, buahnya merah sekali. Ya ampun, dasar!! Ya, mungkin sebagai penawar lelah mereka yang sudah mengangkut hewan kurban selama hampir 2 jam perjalanan. Hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279290754213565906" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPO-FbnVdI/AAAAAAAAAI0/v-vXBAY0ark/s320/S7304475.JPG" border="0" /&gt; &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279291238779529554" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPPaSlJKVI/AAAAAAAAAJE/t2M3up2gy3k/s320/S7304497.JPG" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279290761144761730" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPO-fQI_YI/AAAAAAAAAI8/83xssmmvbSM/s320/S7304493.JPG" border="0" /&gt;Ketua KAMMI KALBAR menyerahkan hewan kurban secara simbolik kepada pak Abdul Kholik, ketua RT 1 Di desa Gondang Legi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sudah hampir maghrib, padahal kami baru sekitar 10 menit duduk. Kami memutuskan akan langsung pulang saja, usai sholat magrib. Tapi, salah seorang akhwat mengabarkan, bahwa ada seorang warga yang sudah menyiapkan makan malam buat kami. Demi menghargai, kami pun urung pulang. Selesai makan, kami sholat isya berjama’ah di musholla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bikin lama pulang, kami harus membuat obor dadakan. Karena ketiadaan lampu jalan, jadi kudu’ pake penerang jalan donk. Duhhh,,dingin menusuk tulang. Hujan rintik-rintik terus turun. Ditambah jalan becek dan licin yang kayaknya tambah licin aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah jam perjalanan, dia pingsan! Dia, seorang akhwat junior yang terbilang baru saja tarbiyah. Aku mengenalnya ketika ia menjadi adik binaanku di MK 1, salah satu forum pembinaan untuk anggota biasa 1 di KAMMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terengah-engah kami mengangkatnya ditengah hujan dan medan tanah berlumpur itu. Membawanya kerumah salah seorang warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, bukan pingsan namanya. Lebih tepatnya, ada jin yang merasuki tubuhnya. Beginilah, jika kami membawa peserta yang labil fisik dan mentalnya, ditambah suasana kelamnya malam, sepi, rumah warga yang jaraknya jauh-jauh pula. Dia berteriak-teriak tak terkendali. Ketika kami membacakan surah Jin di AlQuran, Membacakan nya alma’tsurat. Bahkan minuman yang kami bacakan ayat suci AlQuran di tumpahkannya.&lt;br /&gt;Berkali-kali kami meminta maaf kepada tuan rumah dan berterimakasih sudah mau menampung kami untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama kami menyadarkannya. Mungkin sekitar setengah jam, ia bisa kami ajak bicara. Dan aku tau, itu bukan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sadar, tak mungkin membuatnya kembali normal. Kami membujuknya untuk bangkit dan segera pulang. Akhirnya mau juga dia. Meskipun kami tau, itu bukanlah dia. Di tengah perjalanan, dia hampir pingsan lagi, entah untuk kesekian kalinya. Begitu terus. Pingsan, lalu bangkit berdiri dengan mata menyalang, menepis tangan-tangan kami yang hendak membantunya berdiri. Lalu berjalan dengan sangat cepat, tanpa terpeleset sedikitpun. Kami bahkan harus mengejarnya berkali-kali dengan sedikit berlari. Kami kesulitan mengejarnya karena tanah yang sangat licin. Ah, aku tau, itu bukan kamu sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 10 malam. Akhirnya kami melihat lampu-lampu kendaraan dari kejauhan. Seperti menemukan oase dipadang pasir! Subhanallah, Alhamdulillah. Akhirnya kami pulang. Para ikhwan mengambil motor-motor yang tadinya di titipkan kerumah warga. Aku senang sekali. Sepertinya letihku hilang seketika begitu melihat jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dirumah, saya habis-habisan membersihkan diri. Dari ujung rambut sampai ujung kaki. Baju putih, sepatu putih dan kaos kaki saya sudah coklat penuh tanah. Saya sudah malas menatapnya. Sudahlah, pensiun sajalah kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikamar, saya masih merenungi kejadian tadi. Robbi, sungguh cobaan bagi kami. Ya Allah, jadikan setiap peluh, setiap langkah kaki kami, atas setiap rupiah yang kami keluarkan, motor, bensin, tenaga, itu semua menjadi saksi dan pemberat timbangan amal kebaikan yang kami lakukan. Doaku, sebelum mata ini terpejam....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu lelap bersama hujan yang terus turun.... &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1518786376466092631?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1518786376466092631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1518786376466092631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1518786376466092631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1518786376466092631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/beginilah-jalan-dakwah-mengajarkan-kami.html' title='Beginilah jalan dakwah mengajarkan kami (pengalaman ke Desa Gondang Legi, KKR)'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SUPDka-iM-I/AAAAAAAAAG8/iMHNxpcWWfI/s72-c/S5032155.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1593473037579762024</id><published>2008-12-06T21:07:00.000+07:00</published><updated>2008-12-06T21:09:25.420+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Lagi-lagi ganti MR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;04.30 : bangun sholat shubuh&lt;br /&gt;05.00 : liat jam, ambil selimut, tidur bentar, gara2 lembur td malem&lt;br /&gt;06.00 : Aaaaaaaaa (jejeritan gak jelas di kamar begitu ngeliat jam yang jarumnya ke angka 6! )........telaaaaaaaaaaaattttttt...............langsung ngibrit ke kamar mandi.&lt;br /&gt;06.30 : rapi `n wangi jali, udah siap presentasi sebagai ketua panitia Hari Ibu tanggal 22 des nanti&lt;br /&gt;06.40 : nyampe di tempat liqo&lt;br /&gt;07.00 ke atas : udah mulai tilawah, trus taujih, and then, materi dari sang Murobbi. Trus, pas mau sesi rawa’i dan qodoyah, kata sang MR, gausah aja. Coz ini adalah pertemuan terakhir liqo kita. GUBRAK! Pufff...kaget sih, coz ini kelompok paling super duper kilat deh. Baru 1 bulan! Sebulan, sodara2. Baru aja nyusun program triwulan, struktur kepengurusan kelompok, agenda-agenda rihlah, eeee..tau-taunya di rombak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;08.30 : acara selesai tanpa harus ada penyampaian pesan dan kesan antar sesama anggota.&lt;br /&gt;Pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ring tone barcelona mengalun di nokia 3200 ku.&lt;br /&gt;1 message received:&lt;br /&gt;silakan hubungi kelompok barunya. Miss.. (tiiiiiiiit, sensor!), dan ini nomer HP nya (tiiiiiiiiittttt, sensor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surprise........ternyata jadi MR ku. Yess..how happy I’m knowing that………&lt;br /&gt;So, ini adalah MR ku yang ke-9. Horeeeeeee……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, posting beginian buat apa? Gada tujuan apa2, cuma pengen nulis ajah. He3.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1593473037579762024?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1593473037579762024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1593473037579762024' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1593473037579762024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1593473037579762024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/lagi-lagi-ganti-mr.html' title='Lagi-lagi ganti MR'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-810319442942140800</id><published>2008-12-05T16:07:00.000+07:00</published><updated>2008-12-06T19:39:01.627+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Happy Birthday To Me</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STj0LBLKorI/AAAAAAAAAGU/BzNG3xvEcHQ/s1600-h/happy+b@day2.png"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276235433595544242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 280px; HEIGHT: 228px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STj0LBLKorI/AAAAAAAAAGU/BzNG3xvEcHQ/s320/happy+b%40day2.png" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertama dan terutama, I want to say Alhamdulillah. Terimakasih yang super duper drastis buat Allah SWT, atas limpahan karunia-Nya yang gak keitung. Meskipun pohon-pohon jadi pena, lautan dan samudera menjadi tintanya, takkan sanggup menuliskan karunia yang berlimpah dari-Mu Allahku....&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk lelaki agung sepanjang masa, seorang ayah, seorang suami, seorang panglima perang, seorang kepala negara, yang lembut hatinya, dialah Muhammad Rasul Alllah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam kepada para sahabat, thobi’in, salafush sholih, para syuhada, dan seluruh kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Bunda dan Panda (sejak kapan ya aku panggil mama dengan sebutan Bunda, dan kenapa juga aku panggil ayah dengan sebutan Panda, *yah, biar tambah gimanaaa gitu*). Makasih atas kasih sayang nya selama ini, buat makanan, tempat tinggal, semangat, omelan, nasehat, canda tawa, sedih dan tangis, energi, keceriaan, semuanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat kedua kakakku: Mbak Yuli dan Mbak Sida, buat abangku: Bang Iwan, dan adekku: Udin. Love u all..........muach...muach 3x...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini tidak ada lilin dengan angka 24 yang nangkring manis di atas sebuah kue tar besar, hari ini tidak ada perayaan, tidak pula makan-makan, tidak ada kado yang banyak, tidak ada kejutan. Semuanya biasa saja. Hanya Handphone yang sering mengalunkan ringtone barcelona, message alert tone yang ku setting di Nokia 3200 ku itu. Tanda ada SMS yang masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,102,204)"&gt;As. HAPPY MILAD jeng, smg Allah m’nambah ilmu yg b’manfaat,hikmah,k’jernihan hati,dan tmn yg m’m’permudah k jln takwa.amin.ws&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Sender:&lt;br /&gt;+6281345661XXX&lt;br /&gt;Sent:&lt;br /&gt;00:01:17&lt;br /&gt;05-12-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255)"&gt;Otakku berusaha keras mengingat-ingat, ini nomer siapa ya? Maklum, kemarin abis nge-bersihin HP dari nomer-nomer yang udah expired, not defined, yang gak aktif, atau jarang ku hubungi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,102,204)"&gt;&lt;strong&gt;Just wanna say hepi b’Day. Hope got more hepi in ur life&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Sender:&lt;br /&gt;Budi_Harian BERKAT&lt;br /&gt;Sent:&lt;br /&gt;00:34:51&lt;br /&gt;05-12-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255)"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Sory, din. SMS mu terlalu berseni. Saking indahnya, aku tak bisa mengikuti alur keindahannya dari atas ampe bawah. He3&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,51,204)"&gt;Bnyk hal memang trs berlalu, tinggal gmn ssorg dpt melalui dgn tegar dr penyesalan. Dlm diam ditemukan hikmah, dalam p’kataan ditemukan penyesalan. Keep istiqomah.met milad ya Bugs Bunny.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Sender:&lt;br /&gt;Raju&lt;br /&gt;Sent:&lt;br /&gt;04:04:43&lt;br /&gt;05-12-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255)"&gt;Yah, radju, kok jadi berpuisi ria sih, biasanya juga gak. Kesambet penyair mane loe?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,102,204)"&gt;Happy b’day kak bani sweety.. mg usianya berkah, n bertambah dewasa dg segala keceriaanmu.ttp semangat berdakwah, smg bahagia, ridha dan cinta-Nya sll menyertaimu. Keep spirit;-)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Sender:&lt;br /&gt;Tati_Bendum_KAMMDA&lt;br /&gt;Sent:&lt;br /&gt;05:08:12&lt;br /&gt;05-12-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255)"&gt;Hehe, soulmate gue niy. Kemana-kemana, ngoceh terosssss, karakternya mirip sih. Heboh ndiri kalo lagi jalan berdua. Ketawa-ketiwi, senyam-senyum gak jelas. Hah, kacaw….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,102,204)"&gt;Ya Allah…Hr yg dinnti tlh dtg, rahmatilah kami, ampunilah kami, jangan siksa kami, berkahi rizqinya,kuatkan imannya,hiasilah akhlaknya,sempurnakan tqwanya.Pbnyk ilmu’y,hati’y.jernihkan wajah’y.karna ketulusan’y menghadapmu di malam2Mu. Met milad ya kak..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Sender:&lt;br /&gt;Irma_Fekon^04&lt;br /&gt;Sent:&lt;br /&gt;05:24:57&lt;br /&gt;05-12-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,102,255)"&gt;Yang ini, no comment deh, si irma tea, yang kalem abis. yang diem pisan. Huhuhu…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,102,204)"&gt;&lt;strong&gt;Asslm….&lt;br /&gt;Kak, happy birthday y! diumur yang udah padan, semoga undangan walimahnya cepat sampai ke hikmah ya kak. He…..&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Sender:&lt;br /&gt;Hikmah_MAN 2&lt;br /&gt;Sent:&lt;br /&gt;09:47:06&lt;br /&gt;05-12-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;Aduh, dek. Aminnnnnnn. Moga ja terkabul doanya. Aku sudah menyalahi janjiku. Kan waktu kuliah, niatnya umur 23 udah merit. Ternyata oh ternyata. Gampang-gampang susah ya…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(204,102,204)"&gt;Jujur dalam berkata, lurus dalam berniat adalah buah dari keikhlasan. Selamat Ulang Tahun, semoga menjadi momentum perubahan dalam diri. Salam 165.&lt;br /&gt;Ary G&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Sender:&lt;br /&gt;ESQ&lt;br /&gt;Sent:10:14:14&lt;br /&gt;05-12-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;Yang ini aku jejeritan histeris gitu di jalan. Senyum-senyum ndiri di motor. Hehe, gak se-extrim gitu lah. Soalnya dapet SMS dari ESQ. Hm, ternyata pengurus ESQ Training terlatih juga buat ngingetin hari lahir para anggotanya. Atau jangan-jangan, ada alatnya nih. Otomatis! Hehe...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; COLOR: rgb(204,102,204)"&gt;Asw. Moga Kberkahan Slalu Bwt Bani. Dianugerahkan Kcintaan seperti Cintanya Ibrahim,Ismail,Musa&amp;amp;Rasulullah Pada Allah. Afwhan Baru Ngucapin Sekarang. Alarmnya baru bunyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sender:&lt;br /&gt;Mami&lt;br /&gt;Sent:&lt;br /&gt;23:57:26&lt;br /&gt;05-12-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; COLOR: rgb(51,102,255); FONT-STYLE: italic"&gt;Ah, mami. Kapan sih amnesia loe tuh sembuh? Hehe, udah buruan kelarin kuliahnya tuh!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;As. Slmt Ulang thn, moga panjang umur.Amr.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sender:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Amrul_B.T&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sent:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;21:21:04&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;05-12-2008&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;em&gt;Amr, cam mane gak berite koran tuh. Yang mantap sikitlah nulisnya. Lebih menukik, dan kontroversial. Huahaha&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Trus, terimakasih banyak buat temen2 yang ngucapin ultah di fs ku:&lt;br /&gt;&lt;a style="FONT-WEIGHT: normal" href="http://profiles.friendster.com/justbara"&gt;http://profiles.friendster.com/justbara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Nia_cipiricatz, yang udah nelpon pagi2 buat ngucapin met ultah. Surprised...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, yang jelas tahun ini beda banget ama tahun lalu. Ultah tahun lalu, aku kebanjiran hadiah. Maklum, waktu itu lagi sibuk2nya di organisasi dan di kampus. Jadi, masih deket ama temen2. giliran udah lulus, ketemu dunia kerja, wuih, beda ya rasanya. Beneran. I swear by the moon and the stars in the sky, aku jadi keki ndiri ngadepin orang-orang. Huhuhu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun itu, segala sesuatu nya harus di syukuri. Usia semakin bertambah, waktuku semakin berkurang. Berapakah yang tersisa? Semoga tak tersia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No request is too extreme. Ya, request deh. Aku pengen tahun ini aku lulus CPNS.&lt;br /&gt;Gubrak....hehe. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;HappY BirtHdaY to Me&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;^_^ &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276235659664667234" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 300px; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STj0YLWPsmI/AAAAAAAAAGc/ldrx27DG8VA/s320/birthday.JPG" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-810319442942140800?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/810319442942140800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=810319442942140800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/810319442942140800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/810319442942140800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/happy-birthday-to-me.html' title='Happy Birthday To Me'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STj0LBLKorI/AAAAAAAAAGU/BzNG3xvEcHQ/s72-c/happy+b%40day2.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-6602677779940648560</id><published>2008-12-04T20:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-04T20:26:56.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Happy Wedding</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STfYAPRJ3gI/AAAAAAAAAF8/lBpQprwlH_I/s1600-h/Q_five-friend_4ever.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275922987097906690" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STfYAPRJ3gI/AAAAAAAAAF8/lBpQprwlH_I/s320/Q_five-friend_4ever.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Ket: dari kika: atas : radjoe `n Bani. Bawah: siti, dewi, dan iis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Aku bahagia banget. Salah seorang sahabatku akan segera melepas masa lajangnya. Temenku dari sejak bangku SMP! Satu SMA, satu kelas pula pas kuliahnya. Hohoho, betah amat yak temenan ama dia. Oh sure…coz she is a smart girl. We spent time together. Namanya Siti Maulidiyah. dia salah satu personel Q-Five. ya, awalnya kami adalah 5 akhwat di kelas matematika 2003! Uhm,,, tulisan ini buatmu sayang....suka duka kita lalui bersama. Tapi, sama elo, kayaknya banyak dukanya deh daripada sukanya..Hoho..just kidding, girl…&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Aku mengenalmu dari kita masih pake baju putih biru. Saat itu, kau termasuk murid yang cerdas. Sayangnya, dulu kita tuh gak satu genk. Hehe, kurasa kau bukan tipe seperti itu. Kau lebih banyak menghabiskan waktu mu untuk belajar. Jadi, gak mungkin punya genk gituh. Secara, kita baru deket banget pas SMA kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu SMA, tidak banyak yang berubah darimu. Sampai suatu kali, kita di pertemukan dalam sebuah majlis ilmu. Saat itulah, kita bergandengan tangan, mulai mengenal apa itu tarbiyah bagi seorang muslim. Our friendship is begin here....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tamat SMA, kita memasuki perguruan tinggi yang sama, fakultas, jurusan, prodi yang sama. Jadinya ya, ketemu lagi deh. Apa gak bosen sit, ketemu ma aku mulu. Oh, tentu tidak ya, karena yang namanya Bani, orangnya tuch open, disenangi banyak orang, cheerful, sanguinist, heboh, dan nyentrik. *Halah, narsissss!!*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengahan semester, ada pembukaan cpns, eh, dikau ikut. Katamu, bokap `n nyokap nyuruh daftar. Ajaib! Dikau lulus! Keterima di BPS. Wah..wah takdirmu tertulis di sana ternyata. Sudah tersurat di lauh mahfuz. Hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, jadinya kita ‘pisah ranjang’ deh. *Uhuk-uhuk, batuk ngedengernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, siti pergi deh. Gada lagi orang yang bakalan aku godain, gada lagi orang yang bakalan aku kerjain. Secara, dikau polos banget orangnya, gampang ketipu siy...Hehe....jangan cemberut gitu donk sit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bekerja, otomatis kita jarang bertemu. Aku sibuk, enkau sibuk. Sesekali kita SMS an. Menanyakan kabar, tentang kuliah. Aku bersyukur banget, ada orang pinter di dunia ini yang nemuin Handphone! Makasih banget, love u so deh, muach...muach....*hueks, yang mau di kiss tuh siapa siy, ha3 :D.....*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu kali, kau bilang akan di pindah tugaskan ke kabupaten Sekadau. Saat itu, yang ada di benakku adalah harapan kau bisa tetap istiqomah dengan ke-akhwatanmu. Tetap teguh dengan pakaian takwa mu. Dan hari ini, kau buktikan itu, sayangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran tahun lalu, kita jalan bareng. Lalu kau perlihatkan photo calonmu padaku. Namanya Mas Ibnu, katamu, tanpa kutanya. Panggilan sayangmu untuknya ya,, hehe...Dan, sejak itu, aku kerap menggodamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, aku bahagia, mendengar kabar tentang pernikahanmu yang tak lama lagi akan di helat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hal yang mungkin menurut sebagian orang adalah hal yang biasa. Karena hampir semua manusia di dunia ini juga mengalaminya. Lalu, adakah hal yang istimewa dari kata P-E-R-N-I-K-A-H-A-N???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah saya orang yang paling bingung kalo di sodori kata yang satu ini. Ribet amat yak mikirnya. Secara, umurku udah 24 taon! Ngapain juga takut ngadepin begituan. Cape deh..hi3. Soalnya kalo ditanya, ada apa sih dengan pernikahan? Banyak. Ada banyak hal disana. Mulai dari mencari pasangan, menentukan pilihan, komunikasi dengan keluarga kita dan keluarga pasangan, ijab kabul, pesta pernikahan, setelah menikah, membuat komitmen bersama, gimana kalo udah punya anak, trus, nama anaknya nanti siapa, gimana kalo udah 10 taon menikah, masihkah pasangan kita setia menyatakan ”I Love u”, apakah romantisme akan memudar seiring bertambahnya usia pernikahan? Heleh3x, jadi paranoid begini. Paradigma musti di benerin deh. Eh, bingung ya apa itu paranoid dan paradigma? Yang jelas mereka bukan saudara `n kerabat dari paranormal! Udah deh, gausah banyak tanya, pokoknya gitu lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya Sit, kemarin kan enkau minta ceritain tentang buku-buku pernikahan kan? Nih, aku buatin sinopsisnya deh. Dirumahku ada 5 judul buku tentang pernikahan. Singkat aja ya, selebihnya baca aja. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Buku ini aku beli tanggal 29 Nopember 2004. Penulisnya Salim A.Fillah, penulis buku-buku best seller. Kombinasi nasyid yang menghiasi hampir setiap judul dan ulasan tuntas permasalahan jatuh cinta di kalangan ikhwan dan akhwat di bahas secara gamblang disini. Termasuk cara mengatasi nya. Kemudian, apa sih yang jadi pertimbangan ikhwan/akhwat dalam menentukan kriteria pasangan. Anyway bushway, buku ini mengisahkan betapa berkahnya pacaran setelah pernikahan, bukan sebaliknya! Bagaimana juga para jomblo_ers menanti si dia datang. Wah, pokoknya intinya begini, ” Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)......” (Q.S. An-Nur: 26). So, kalo loe-loe pade mau dapet mutiara, kudu menyiapkan diri untuk melalui proses menjadi mutiara. Begindang, pren.........hoho..ah, jangan muka bego gitu donk, masa gak ngerti juga. Gene ya, kalo mau dapet co/ce yang baik, ya kudu jadi baik dulu. Gitu....Nah, udah ngerti kan sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Kado Pernikahan untuk Istriku&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kalo buku ini, aku beli tanggal 18 September 2006. Penulisnya Mohammad Faudzil Adzim. Wah, ini sih pakar keluarga. Buku-bukunya? Jangan tanya! Two thumbs up dey.......beneran! buku setebal 743 halaman ini secara gamblang menuntun muslim dan muslimah dalam menghadapi dunia pernikahan. Keagungan sebuah pernikahan, mempertimbangkan pinangan, tata cara nikah islam, akad nikah, resepsi dan segala tetek-bengeknya yang harus di pertimbangkan, rumah tangga pasca nikah, membawa keluarga ke masa depan, konflik rumah tangga ampe masalah poligami, semua ada disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Kisah-Kasih dari Negri Pengantin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Buku ini aku belinya tanggal 19 Januari 2007. Ini kisah 14 penulis. Penulis bicara nikah, cuma disini adanya. Hehe,,bicarain rumah tangga?mungkin sangat amat biasa bagi banyak orang. Tapi cita rasanya berbeda ketika kisah itu jatuh ditangan para penulis. Mereka merangkai kisahnya dengan sangat indah, lewat keajaiban kata2 nya. 14 penulis, 14 kisah berbeda. Seorang Ifa Avianty yang gak becus dalam masak-memasak, sampe2 mbak ifa lebih memilih disuruh nulis 1 novel dalam sepekan daripada disuruh masak! Tentang seorang Irwan Kelana, yang menikah diusia dini. Perjalanan hidup yang penuh tantangan di lalui sepasang muda ini tanpa keluhan. Bahkan irwan menggadaikan mesin tik nya, satu2nya aset berharga yang ia miliki demi menafkahi keluarga. Subhanallah........masih banyak kisah lainnya yang membuat kita lebih dewasa dalam menyikapi biduk rumah tangga, berlayar ke samudera kehidupan. *ah, melo amat ya gue....*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Diary Pengantin: Ini wajah cintaku, Honey&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ini buku favorite ku juga. Ku beli tanggal 28 Mei 2006. Penulisnya Tasaro. Buku ini mengisahkan bagaimana pasangan ini menyelesaikan konflik-konflik khas rumah tangga. Bagaimana perjuangan tasaro jadi suami weekend, yg cuma bisa pulang sepekan sekali karena bekerja di luar kota, sehingga mengharuskannya menginap di kantor untuk menghemat biaya transportasi. Bagaimana sang istri harus mengirit persediaan uang yang ada demi kelangsungan hidup mereka. Bahkan uang 100 perak, amat sangat berharga bagi mereka. Bagaimana pula tasaro menghadapi sang istri yang marah dalam diam? Yah, baca ndiri ajah bukunya :D, pokoke seru dah...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Di Jalan Dakwah Aku Menikah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kalo yang ini, aku belinya tanggal 13 April 2005. wah, hampir mirip2 lah ama kado pernikahan untuk istriku itu. Hmm, udah mulai males nih mau nulisinnya. Pokoknya ya gitu lah. Agak mirip2 lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bai de wei, eni bushwey....Happy Wedding aja buatmu, moga menjadi keluarga SAMARA (sakinah, mawaddah, wa rahmah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-6602677779940648560?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/6602677779940648560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=6602677779940648560' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/6602677779940648560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/6602677779940648560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/happy-wedding.html' title='Happy Wedding'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STfYAPRJ3gI/AAAAAAAAAF8/lBpQprwlH_I/s72-c/Q_five-friend_4ever.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1873638172348517747</id><published>2008-12-04T09:46:00.000+07:00</published><updated>2008-12-04T09:48:53.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Favorite Songs'/><title type='text'>Lagu hari ini ^_^</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#666600;"&gt;Tak Perlu Keliling Dunia (OST Laskar Pelangi)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;oleh: &lt;a href="http://www.kapanlagi.com/lirik/artis/gita_gutawa"&gt;Gita Gutawa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Kapur putih yang pucat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Terasa penuh warna&lt;br /&gt;dan pelangi yang enggan datang pun berbinar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Kertas putih yang pudar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tertulis seribu kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Dan ku ungkap semua yang sedang ku rasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Dengarkanlah kata hatiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Bahwa ku ingin tetap disini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tak perlulah aku keliling dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Biarkan ku disini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tak perlulah aku keliling dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Karna ku tak mau jauh darimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Dunia boleh tertawa melihatku bahagia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Walau ditempat yang kau anggap tak biasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Biarkanlah aku bernyanyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Berlari berputar menari disini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tak perlulah aku keliling dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tak perlulah aku keliling dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Karna kau disini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tak perlulah aku keliling dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Kaulah segalanya bagiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tak perlulah aku keliling dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tak perlulah aku keliling dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Kaulah segalanya bagiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;Tak perlulah aku keliling dunia&lt;/span&gt; 2x&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1873638172348517747?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1873638172348517747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1873638172348517747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1873638172348517747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1873638172348517747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/12/lagu-hari-ini.html' title='Lagu hari ini ^_^'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-5336864263240695776</id><published>2008-12-01T02:53:00.000+07:00</published><updated>2008-12-01T03:00:57.665+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Alhamdullillah :)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STLvyq2NpGI/AAAAAAAAAF0/KOFmXInnlis/s1600-h/90773muslim2.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274541767378445410" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 236px; CURSOR: hand; HEIGHT: 280px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STLvyq2NpGI/AAAAAAAAAF0/KOFmXInnlis/s320/90773muslim2.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi saya memacu kuda besi saya, namanya si Hero. Hehe, soalnya dialah yang selalu menemani kemanapun saya pergi. Kalo gada Hero, saya gatau mau pake apa kalo berangkat kerja. Nah, ceritanya tadi pagi pas di jalan, saya ketemu lagi ama seorang bapak-bapak, ku taksir usianya sekitar 50 tahunan, berjalan dengan kedua belah pahanya! Udah sering sih liat dia. Kadang di pasar. Dan lebih sering saya menemukannya di jalanan. Berjalan sendirian dengan topi coklat lusuhnya itu. Mungkin lebih tepatnya, merangkak!!&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ya Allah, saya beristighfar panjang. Ya Allah, hamba sedih. Hamba menangis. Saya gak bisa bilang apa-apa. Sepanjang jalan saya menangis. Merenung. Berpikir. Bersyukur dengan segala limpahan karunia yang Allah berikan. Kedua mata yang lengkap. Fisik yang normal, tidak ada cacat satu pun. Saya membayangkan jika nasib saya seperti bapak tadi. Bagaimana saya bisa hidup dengan merangkak! Sungguh, saya bener-bener gak bisa ngebayangin, jika suatu saat, Allah mencabut satu bentuk kenikmatan itu. Nikmatnya bisa berjalan dengan kedua kaki ini. Duh, Allahku.... belum lagi kalo saya liat orang yang tuna netra! Saya juga gak bisa bayangin, jika suatu saat Allah mencabut kenikmatan PENGLIHATAN ini. Yang dengan kedua mata ini, kita bisa melihat segala sesuatunya, melihat warna-warni indah pelangi, menatap langit, menikmati senja di sore hari. Duh, Allahku....betapa karunia-Mu tak terhitung banyaknya. Simak firman Allah dalam surah Ibrahim ayat 34:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat lalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. Ibrahim : 7&lt;br /&gt;”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, QS Al-An’am ayat 46:&lt;br /&gt;Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?" Perhatikanlah, bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu dalam surat Ar-rahman, Allah Subhannahu wa Ta’ala memperingatkan kepada hambaNya dengan mengulang-ulang 31 kali ayat ini: “ Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka, bersyukurlah kepada Allah atas tiap nikmat yang engkau rasakan saat ini. Caranya dengan mengucapkan pujian kepada Allah sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah, kemudian mempergunakan nikmat tersebut untuk kebaikan. Kedua mata yang sempurna, gunakan untuk melihat kebesaran Allah, membaca realita di lingkungan kita. Intinya, ya bersyukur. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah ya Allah, engkau berikan hamba fisik dengan kelima indra yang lengkap. Keluarga yang selalu menyayangi, teman-teman yang ada saat duka maupun duka. Atas rezeki yang melimpah. Atas kecerdasan. Atas semuanya...Alhamdulillah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-5336864263240695776?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/5336864263240695776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=5336864263240695776' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5336864263240695776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5336864263240695776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/alhamdullillah.html' title='Alhamdullillah :)'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/STLvyq2NpGI/AAAAAAAAAF0/KOFmXInnlis/s72-c/90773muslim2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-5949725293709440807</id><published>2008-12-01T01:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-01T01:26:07.390+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Favorite Songs'/><title type='text'>Lagu hari ini :)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Lagu Favorite untuk hari ini ^_^:&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Bonds Of Love&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;oleh: Raihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why Are You So Sad&lt;br /&gt;And Why Is It So Bad&lt;br /&gt;When Some One Leaves You Behind&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Won't You Ever Know&lt;br /&gt;Don't You Realize&lt;br /&gt;It's Just A Part Of Life&lt;br /&gt;When You Fall In Love&lt;br /&gt;With Some One Some Time&lt;br /&gt;It's Smile With A Broken Heart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Falling In Love&lt;br /&gt;With Allah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Bonds Of Love Survive&lt;br /&gt;No Mountain Too High When There's Way&lt;br /&gt;Come To Allah You'll Never Fail&lt;br /&gt;The Truth's So Close It Shall Prevail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah, We Belong To You&lt;br /&gt;And Everything We Do&lt;br /&gt;We Do It All For You&lt;br /&gt;Allah, Always By Our Side&lt;br /&gt;Guiding Us To The Light&lt;br /&gt;Everything Shines Bright&lt;br /&gt;No Matter Day Or Night&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-5949725293709440807?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/5949725293709440807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=5949725293709440807' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5949725293709440807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5949725293709440807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/lagu-hari-ini.html' title='Lagu hari ini :)'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-6537036161716958345</id><published>2008-11-28T12:40:00.000+07:00</published><updated>2008-11-28T12:43:53.912+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Takkan Ada</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Takkan ada&lt;br /&gt;By: Agus Idwar J (AIJ) feat Amanda&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………………&lt;br /&gt;Nikmat-Nya yang manakah?&lt;br /&gt;Yang kan kau dustakan&lt;br /&gt;Bila kau bernafas dengan udaranya?&lt;br /&gt;Nikmat-Nya yang manakah?&lt;br /&gt;Yang kan kau dustakan&lt;br /&gt;Bila engkau hidup dengan rizki-Nya&lt;br /&gt;Nikmat-Nya yang manakah?&lt;br /&gt;Yang kan kau dustakan&lt;br /&gt;Takkan Ada!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terinspirasi oleh lagu di atas, bahwa tak ada satupun yang patut untuk kita banggakan. Selaku hamba yang dhoif. Yang lemah, bodoh, tolol. Segala atribut kemanusiaan kita adalah semata-mata anugrah dari Yang Kuasa. Seorang Jendral sekalipun, yang memiliki kekuasaan beribu-beribu pleton prajurit, takkan sanggup menghadapi gelombang tsunami. Lalu, apa yang kau banggakan? Seorang yang paling perkasa pun, hanya akan terdiam kaku, tak bisa berbuat apa-apa ketika menghadapi orang paling terkasih dalam hidupnya tengah berjuang melahirkan buah hati mereka. Seorang penulis, yang bergelimang bangga dengan rangkaian kata-kata indahnya, takkan pernah sanggup menuliskan nikmat Allah yang berlimpah ruah, yang luar biasa banyaknya, meskipun pohon menjadi pena, lautan dan samudera menjadi tinta, itu pun takkan sanggup menuliskan ilmu Allah yang memenuhi tiap inci jagad raya ini. Butuh berapa tahun seorang spesialis dokter mata hanya untuk mempelajari satu bagian tubuh manusia itu? Hanya mata saja! Dokter THT, dokter spesialis paru-paru, dokter spesialis hati, spesialis tulang. Lalu, bagaimana kau bisa bangga dengan ilmu yang tak sampai seujung kuku itu? Tak layak! Demi Penguasa Langit dan bumi, manusia sungguh tak layak sombong dengan segala kepintaran, kecantikan, kekayaan, kekuasaan yang ia miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel di bawah ini, saya sadur dan ringkas dari majalah Tarbawi, edisi 20 Th.2/31 Mei 2001/Shafar 1422 H :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Belajar dari sejarah. Fira’un, maskot arogansi sebuah keyakinan. Manusia terangkuh sepanjang masa, yang namanya Allah abadikan dalam Alqur’an yang agung, mati di laut merah. Mengaku sebagai tuhan. Padahal dirinya rendah hina. Bahkan ia menyuruh teknokratnya untuk membangun menara tinggi, sambil berceloteh, ”Barangkali aku bisa menemukan Tuhannya Musa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuri Gagarin, seorang astronot, manusia pertama yang mengorbit mengelillingi bumi, dengan dalih mencari Tuhan di luasnya semesta, dia melakukan perjalanan mengelilingi bumi dan angkasa. Di tahun 1976, ia pun tewas dalam kecelakaan pesawat tempur yang di tumpanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal titanic, maskot arogansi ilmu. Kapal termewah kala itu, meluncur pertama kali pada 31 Mei 1911, dengan sombongnya, sang pemilik kapal berkata ”Not even God himself could sink this ship, Tuhan pun tidak akan mampu menenggelamkan kapal ini! Bahkan pembuatnya menolak untuk menambah sekoci penyelamat. Setahun kemudian, untuk pertama kalinya, Titanic berlayar dari Inggris menuju New York. Di tengah perjalanan, lambung kapal terkoyak karena menabrak gunung es di belokan Newfounland. Tanggal 14 April 1912, Titanic tenggelam dalam perjalanan pertamanya, yang menewaskan 1.500 orang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenggelamnya Titanic dan Fir’aun hanya menjadi penegasan, bahwa untuk melumpuhkan arogansi hamba-hamba-Nya, Allah cukup menggunakan sebagian kecil dari makhluk ciptaan-Nya. Karena sesungguhnya, ”Kepunyaan Allah, tentara langit dan bumi.........”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa yang kau banggakan? Takkan ada! Kalaulah Allah mengaruniakanmu kecantikan, syukuri dengan mempercantik akhlakmu. Jika Allah memberimu kepintaran, gunakan senantiasa untuk kebaikan. Jika Allah memberimu jabatan, maka gunakan tanganmu untuk keadilan dan mengejawantahkan hukum Allah di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur atas segala yang Allah berikan. Karena letak  kebahagiaan adalah bagaimana ia mensyukuri nikmat yang Allah berikan. Buat apa berandai-andai daging, ayam ala resto jika yang tersaji di hadapanmu adalah nasi, sayur, tempe. Buat apa mengeluh tatkala hujan mengguyur, kau berharap hari cerah dan terang. Buat apa kau mengeluh ketika terik matahari menyengat tubuhmu, kau berharap hujan segera turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita mengeluh, kenapa aku tidak cantik seperti dia? Kenapa aku tidak kaya seperti dia? Kenapa aku tidak pintar seperti dia? Dan pertanyaan kenapa-kenapa yang lainnya, yang membuatmu merasa terpuruk dan tak berharga. Padahal Allah tlah janjikan, bahwa orang yang paling mulia disisi Allah adalah yang paling bertaqwa diantara hamba-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berhentilah membenci diri sendiri. Berhentilah untuk tenggelam dalam kesedihan. Berhentilah menyesali kondisi yang ada. Nikmatilah apa yang ada. Itu jauh lebih baik ketimbang mengeluh. Toh dengan keluhan itu pun, tak sedikitpun menyelesaikan masalah. Sesuatu yang ada dihadapan kita, terasa wajar adanya. Kenikmatannya baru terasa justru ketika ia tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan mensyukuri nikmat sehat manakala kita sakit. Kita akan merindukan seseorang, manakala ia sudah pergi menjauh. Maka ucapkan ”Alhamdulillah”.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-6537036161716958345?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/6537036161716958345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=6537036161716958345' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/6537036161716958345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/6537036161716958345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/takkan-ada.html' title='Takkan Ada'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-470700530065952052</id><published>2008-11-27T21:22:00.000+07:00</published><updated>2008-11-28T00:21:01.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Esok Lebih Baik</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Semua Tentang Kita&lt;br /&gt;oleh: &lt;a href="http://www.kapanlagi.com/lirik/artis/peterpan"&gt;Peterpan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terasa semakin berlalu &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tinggalkan cerita tentang kita &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akan tiada lagi kini tawamu &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tuk hapuskan semua sepi di hati &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teringat di saat kita tertawa bersama &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ceritakan semua tentang kita &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Reff:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada cerita tentang aku dan dia &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan kita bersama saat dulu kala &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada cerita tentang masa yang indah &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat kita berduka saat kita tertawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah first love never dies?? Di dunia ini, semua pasti mengalami cinta pertama. Tapi amat jarang, bahkan mungkin sangat langka, pasangan yang akhirnya menikah dengan cinta pertamanya, hidup bahagia, selamanya, sampai mereka meninggal. Cinta tak pernah menghalangi orang untuk mengejar takdirnya. Semakin dekat seseorang dalam mewujudkan takdirnya, semakin takdir itu menjadi alasan sejati keberadaannya. Maka, cinta adalah energi terbesar dalam melakukan segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kecintaan pada agama agung ini, para sahabat rela mati di ujung tombak kafirun ketika perang Uhud, perang Khaibar, Perang Badar. Karena cinta, seorang ibu yang berbadan ringkih mampu menyelamatkan bayinya dari himpitan mobil saat kecelakaan terjadi. Karena cinta, seorang laki-laki merelakan waktunya berjam-jam menunggu kekasihnya di stasiun kereta hanya untuk bertemu dengan sang gadis. Itulah bahasa cinta. Yang hanya bisa di baca oleh orang yang memilikinya. Bahasa dunia yang resmi, bahasa yang tidak membutuhkan penjelasan. Sesuatu yang dapat meletupkan daya manakala kita lemah. Sesuatu yang dapat meledakkan empati yang dahsyat manakala kita kehilangan rasa kemanusiaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta juga sesuatu yang mampu membuat kita bersemu merah tatkala mata kita bersitatap dengannya. Yang menimbulkan getaran-getaran di hati. Yang mampu menimbulkan deburan di jantung. Ya, setiap orang memiliki interpretasi yang berbeda-beda terhadap cinta. Wah, yang terakhir ini, yang jelas adalah bentuk cinta pada pasangan jenis kita. Hehe.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup ini, cinta bukan segalanya. Tapi segalanya bisa di raih dengan cinta. Viktor E. Frankl menggariskan dalam logo terapinya, kehidupan adalah pencarian makna sejati. ”Dengan siapa” dan ”kapan” terkadang tidaklah penting. ”Mengapa” dan ”Bagaimana” jauh lebih penting. ”Dia yang memiliki ’mengapa’ untuk hidup, pasti bisa menghadapi hampir semua ’bagaimana’. Saya berusaha keras memaknai kata-kata ini. Berkali-kali saya baca dan akhirnya menemukan maksud dari perkataan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Man purpose, Allah dispose. Manusia hanya bisa berencana, Allah punya kuasa. Menikahi orang yang kita cintai adalah kemungkinan. Mencintai orang yang dinikahi adalah kewajiban. Konon, wanita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghapus kenangan first love. Pria, hanya sambil lalu. Artinya mereka cenderung lebih mudah melupakan ketika sudah ada yang menggantikan posisi ’someone spesial’ itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maktub. Bukankah sejarah hidup kita ditulis oleh tangan yang sama. Oleh sang Pemilik takdir. Jadi, jangan pernah menyesali apa-apa yang sudah terjadi. Jangan pernah pikirkan sesuatu yang sudah tertinggal di belakang. Karena hal itu hanya akan menghabiskan energimu. Ah, nasehat ini sebenarnya untuk saya. Saya mencoba untuk membesarkan hati saya. Saya yakin mampu menatap masa depan untuk jadi lebih baik dari hari ini. Ya, saya bisa!! Tidak mengeluh oleh takdir. Tidak menyalahkan realita. Mencoba menjalani hari dengan memanfaatkan berjuta potensi yang Allah amanahkan pada saya. Itu jauh lebih baik. Oke, Bani, Go Go Go. Fight Fight Fight. Win Win Win…hehe, jadi ingat pas ikut Training ESQ. Semangat nya juga gitu tuh…….. Go, Fight, Win….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-470700530065952052?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/470700530065952052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=470700530065952052' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/470700530065952052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/470700530065952052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/esok-lebih-baik_27.html' title='Esok Lebih Baik'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-7125885046419659604</id><published>2008-11-27T05:30:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T23:52:34.106+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>`Secret Admirer` Gadungan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Saya kembali menjalani hobi saya. Menjadi pengagum rahasia! Hehe…tapi ya gak segitu-gitu nya lah. Cuma suka-suka aja ama temen-temen. Dulu ketika saya kuliah, saya pengagum rahasia 2 ketua BEM 2 periode berturut-turut. Saya pengurus BEM tahun 2005-2006,dimana saya di amanahkan di bidang PSDM. Bidang yang kata orang siy, paling keren. Hehe,, kerjaannya meng-Ospek anak2 baru, menyusun kepantiaan Ospek, sekaligus menjadi SC panitia. Mengadakan pelatihan-pelatihan kepemimpinan, pokoknya kegiatan-kegiatan yang berbau pengembangan skill dan pengembangan diri mahasiswa. Tentu saja, saya punya kriteria buat orang-orang saya kagumi. Cerdas dan Bookaholic adalah 2 variabel yang sering jadi bahan pertimbangan saya buat orang yang layak saya kagumi *halah, apaan coba? Hehe *.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kali ini saya kagum dengan seorang yang baru saya kenal sekitar 1 bulan. Seorang Jurnalis di media harian lokal yang katanya sih independen. * Bukankah media terikat oleh banyak hal. Idealisme jurnalis atau redaktur terpasung oleh banyak hal. Keinginan pemilik modal, ketakutan atas tekanan politis, teror preman, atau amplop adalah permasalahan klasik di dunia jurnalis*, hayooo... ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali kenalan, tanggal 24 Oktober 2008. Kala itu, saya sedang mengajar di kelas. Handphone saya bergetar, biasanya saya malas untuk mengangkatnya. Tapi berhubung saya adalah Humas sebuah EGM yang sedang aksi di jalan sore itu, mau tak mau saya mengangkatnya, karena kalo gak, bisa kacau. Contact person para wartawan itu dengan saya. Jadi, kalo ada apa-apa, saya bertanggung jawab memberi klarifikasi kepada media.&lt;br /&gt;Nah, jadi ceritanya si wartawan tadi gak dateng liputan ke aksi yang kami lakukan. So, minta info dari saya selaku humas-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu awal perkenalan kami. Saya menjanjikan padanya akan mengirim press release nya malam itu juga berikut photo-photo aksi-nya. Jadilah malam itu kami ber-chatting ria. Gak nyangka, orangnya lumayan kocak. Biasanya, setiap kali saya berkenalan dengan seorang jurnalis, pada awal-awalnya mereka sok jaim. Beneran! Tapi, ujung-ujungnya juga ketauan kok, kalo sebenarnya mereka tuh gak seserius yang kita pikirin, yang kerjaannya ngetik berita mulu, liputan, ketemu nasum, dan sekelumit tugas jurnalistik lainnya. Hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, hubungan kami berlanjut sampe suatu kali saya meminta nya untuk meliput kerabat saya yang sedang sakit parah untuk dijadikan feature. Dengan harapan, akan ada bantuan dari pemerintah atau donatur, jika kondisi sakitnya ini terpublikasi di media. Jadilah hari itu, kami kopdaran untuk pertama kalinya. Tepatnya hari selasa, 28 Oktober 2008. *FYI, beginilah kalo orang tipe melankolis, mengingat dengan detail sesuatu nya. Otak mamalia saya bekerja dengan sangat baik, karena melibatkan emosional di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, begitulah, akhirnya jadi dekat. Apalagi, saya ama dia sama-sama sering Online. Jadi, bisa ketemu tiap hari meski cuma di dunia virtual. Obrolan kami macem-macem. Dari yang serius ampe hal-hal kocak, tentang hobi, tentang mimpi, tentang cita-cita dan ehm..ehm...saya tak pernah berani bertanya kepadanya tentang cinta...he3. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemarin sore, kami bertemu kembali untuk kedua kalinya. Gak tau kenapa, mendadak saya jadi grogi begitu dia datang. Seperti di kerumuni semut sekampung. Rasanya sama persis ama waktu pertama kali ketemu. Ya ampun, saya blushing sendiri. Apa dia juga merasakan hal yang sama ya? Saya gak bisa memastikan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai suatu kali, saya mencoba menawarkan suatu bentuk hubungan kepadanya. Tidak ada jawaban pasti, pun karena saya juga merasa bahwa pertanyaan saya cuma sekedar iseng. Padahal, saya niatnya serius lho. Justru dia yang menanggapinya dengan tidak serius. Sampai disitu, titik. Akhirnya saya lebih memilih mundur. Mungkin lebih baik begitu ya. Hm, biarkan waktu yang menjawab. Saatnya saya meyakini, better to be loved than to love.....Hehe...^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihhh... ngapain sih nulis beginian? Ya, selain karena saya gak punya tempat buat “ngabur” dan mencurahkan semua uneg-uneg saya selain lewat tulisan, saya juga pengen merekam sejarah hidup saya, bahwa saya pernah begini dan begitu. Mungkin jadi bahan cerita yang menarik buat anak cucu saya kelak. Saya teringat kata-kata Pramoedya Ananta Toer, dalam Khotbah dari Jalan Hidup:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya memilih untuk menuliskannya di blog, daripada mandeg di buku harian. Hehe,,itupun kalo era blogger masi berjaya. Tapi denger2, pesta blogger di Jakarta yang berlangsung beberapa waktu lalu, bisa jadi pesta blogger terakhir. Wah, inovasi baru apalagi yang akan muncul di dunia virtual? Meskipun saya sadar, isi blog saya ini banyak ngaco nya. He3....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Honey, miss u...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-7125885046419659604?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/7125885046419659604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=7125885046419659604' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7125885046419659604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7125885046419659604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/secret-admirer.html' title='`Secret Admirer` Gadungan'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-8914029944347752296</id><published>2008-11-27T00:54:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T01:14:21.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>HELP US...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Help Us…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya paling sebel kalo di ajak ke Rumah Sakit. Selain bau kimia dan obat-obat yang menyerang hidung dan pernapasanku, saya juga gak tega rasanya liat pemandangan para penghuni rumah sakit. Kok rasanya gimana gitu. Kasian banget. Apalagi kalo penyakitnya udah parah banget. Saya pernah muntah di rumah sakit, gak sengaja lewat pasien dengan sepatu roda dan selang infus di tangannya. Mendadak perut saya mual, dan langsung ngibrit muntah. Beneran saya pusing dan mual. Hehe..saya gak tahan nyium bau busuk yang menyengat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomongin masalah mual tadi, saya juga pernah KKN selama kurang lebih 2 bulan di daerah Kabupaten Kayong Utara (KKU), sebuah kabupaten pemekaran dari Kab. Ketapang. Kami ber-11 orang. Saya bersama 3 orang lainnya bertugas mengajar buta huruf di kampung sebelah, di daerah desa Pemangkat, teluk Melano, KKU. Disana kami mengajar warga yang buta huruf, bergantian setiap 4 hari dalam sepekan. Ada dua kelompok belajar. Yang pertama, kelompok bapak-bapak dan ibu-ibu nya. Yang kedua kelompok anak-anak yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Nah, hari itu tibalah giliran saya untuk pertama kalinya mengajar mereka. Pengalaman pertama begitu menyedihkan. Ceritanya begini, saya kebagian mengajar para bocah itu, yang gak peduli dengan kebersihan diri. Bau busuk menyengat karena ramai sekali, sementara ruangan begitu sempit, sekitar 3x4 meter, aroma tubuh mereka khas anak-anak kampung bercampur keringat. Awalnya saya mampu bertahan. Selang beberapa menit, saya langsung keluar, muntah! Sumpah! Apa yang sudah saya makan siang itu keluar dengan sukarela. Kepala saya pusing, akhirnya saya bilang ama temen-temen, plis, gantiin saya hari ituuuuuu aja. Yah, mau gak mau, mereka harus menggantikan saya. Hihi,,saya ditertawakan teman saya. Bahkan dia komentar begini, ”Bani nih gak cocok jadi orang kampung. Masa gitu aja gak bisa. Latihan donk neng, kapan survive nya kalo gitu?”. hehe, kira-kira begitulah saya. Apa saya perlu terapi supaya hidung saya gak sensitif mencium bau-bau begituan? Apa latihan yang tepat untuk saya? Hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, kok jd ngelantur siy?? Tadi kan ceritanya saya kerumah sakit! Kok malah cerita tentang KKN??!!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, balik lagi tentang rumah sakit. Kemarin sore, saya bersama mbak mengunjungi sepupu saya yang sedang sakit ginjal. Alhamdulillah kondisinya semakin membaik. Setelah hampir 8 bulan bertahan dengan kondisi perut membesar dan sebagian anggota tubuh yang membengkak. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273027201226328498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 290px; CURSOR: hand; HEIGHT: 321px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SS2OTUQRSbI/AAAAAAAAAEY/4yODYAK03Qg/s320/mIA.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;Jumiati Lestari (Mia)&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Namanya Jumiati Lestari (mia). Usianya 2 tahun 4 bulan. Sebenarnya, Mia adalah anak angkat bibi saya. Kedua orang tua Mia pergi merantau ke negara tetangga, Malaysia, menjadi TKI. Merasa iba, bibi saya akhirnya mau memelihara Mia. Meski kondisi ekonomi yang sulit. Bibi saya hanya bekerja sebagai petani. Begitu juga dengan suaminya. Menginjak umur 1,5 tahun, entah kenapa tubuh Mia semakin lama semakin berisi. Bibiku mengira, Mia tambah sehat, ternyata dugaan itu jauh meleset. Ternyata Mia sakit ginjal. Nah, kemarin sore, kondisinya sudah semakin membaik. Meskipun perutnya belum kembali normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam satu ruangan itu, ada juga bocah berusia 2,5 tahun. Namanya Krishna. Badannya ringkih. Sangat kecil untuk ukuran 2,5 tahun. Gizi buruk, kata dokter. Ketika saya menghampiri, saya mengira, usianya baru 1 tahun. Saya ngobrol dengan ibunya. Sang ibu tak bisa menutupi kesedihannya, karena sudah hampir 1 bulan, kondisi Krisna tak begitu berarti mengalami perubahan. Ketika di bawa ke Rumah sakit, beratnya hanya 4,5 kilo. Kemudian berkat bantuan medis, berat nya naik 9 kilo. Terakhir, kemarin sore, beratnya turun lagi menjadi 6 kilo. Begitu terus. Selain badan yang ringkih, Krisna tak bisa menangis layaknya anak-anak kecil seusianya. Hanya sekedar melenguh kecil. Saya mencoba untuk menyapanya, pun tak ada respon apa-apa. Saya gak tega melihat kondisinya begitu. Ketika saya tanyakan, apakah RT disana pernah mengusahakan bantuan, ternyata tidak pernah. Bagaimana mau membantu, pak RT nya saja kerjanya mabuk-mabukkan dan main judi. Ah, miris. Sudah lebih setahun, jamkesmas nya tak juga di urus-urus oleh RT setempat, keluh sang ibu. Dan ini pun, jamkesmasnya di urus oleh bidan setempat yang bersedia membantu mbak Nike, ibu dari Krisna. &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273028638185702562" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 281px; CURSOR: hand; HEIGHT: 289px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SS2Pm9WFRKI/AAAAAAAAAEg/3f1_Cva4EOQ/s320/Krisna.JPG" border="0" /&gt;Krishna (2,5 tahun)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Kedua bocah ini sudah pulang kerumah pada siang, 26 Nopember 2008. Setelah hampir 1 bulan bertahan di Rumah Sakit. Mereka berdua kini tengah menunggu obat, yang amat langka. Jadi, daripada menunggu di rumah sakit, mereka diperbolehkan pulang kerumah. Jika obatnya sudah datang, barulah mereka boleh ke rumah sakit lagi. Kalo gak salah, nama obatnya Albumin. Saya juga gak tau istilahnya. Yang saya tau, obat tersebut sangat langka berada di apotik untuk pasien dengan kartu Jamkesmas. Dan tentu saja, SANGAT MAHAL!! Harganya hampir 2 juta!! Angka 2 juta tentu saja sangat besar dirasakan buat bibiku dan mbak Nike. Memang ada obatnya, tapi di apotek lain dan harus beli. Huh, saya sempat ngedumel juga dalam hati, jadi jamkesmas nya cuma buat obat-obat yang murahan donk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya gak tau harus berbuat apa. Kepada para pembaca, tolong kiranya memberi saran. Kira-kira lembaga atau LSM atau apalah itu, yang bisa di hubungi untuk membantu kedua bocah tersebut. Bisa hubungi saya via Japri di : &lt;a href="mailto:bara.zenith@gmail.com"&gt;bara.zenith@gmail.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLEASE, HELP US!!!!!!!!!!!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-8914029944347752296?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/8914029944347752296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=8914029944347752296' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8914029944347752296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8914029944347752296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/help-us-sebenarnya-saya-paling-sebel.html' title='HELP US...'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SS2OTUQRSbI/AAAAAAAAAEY/4yODYAK03Qg/s72-c/mIA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-7067256464069720949</id><published>2008-11-25T03:17:00.000+07:00</published><updated>2008-11-28T00:22:40.287+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Arti Jilbab</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SSsNF4D6gwI/AAAAAAAAAEQ/aAxgqFO4VSI/s1600-h/a2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272322183366607618" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 232px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SSsNF4D6gwI/AAAAAAAAAEQ/aAxgqFO4VSI/s320/a2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hari Jumat adalah hari yang padat dengan kajian. Setidaknya itulah yang banyak saya lihat terjadi di kampus. Ya...antara jam 11.00-13.00 adalah saatnya para mentor (khususnya mentor akhwat) mengisi kajian yang lazim kami sebut sebagai STUDIKA (Studi Islam Kampus). Kajian keislaman yang bersifat wajib bagi mahasiswa baru (20% nilai mata kuliah agama di ambil dari nilai STUDIKA ini). Sekedar info, kehadiran Studika di kampus tidak terlepas dari perjuangan dan jerih payah para muassis dakwah UNTAN (Universitas Negri Tanpa Aurat Yang Nampak), yang gigih meng-gol kan kegiatan ini, sehingga kampus tak hanya sekedar tempat menimba ilmu-ilmu kuliah, tapi subur dengan aktivitas keIslaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pertanyaan yang selalu bermain-main dikepala saya adalah, kenapa di kampus-kampus ilmu sosial, kegiatan keislaman kurang subur? Saya pernah pergi ke fakultas hukum, dan jarang sekali melihat wanita berjilbab. Bisa di hitung dengan jari jumlahnya. Amat jarang. Hal yang sama saya temukan di kampus sospol. Dan sebaliknya, semangat belajar tentang keislaman marak di kampus-kampus berlatar science, ex: kedokteran, MIPA. Dakwah di UI mulai marak di tahun 80’an, dan seingat saya, pionernya juga fakultas favorite disana, fakultas kedokteran! Di UGM, ITB, IPB dan kampus-kampus besar lainnya juga mengalami hal yang sama. Apa mungkin, karena anak science itu kelewat serius, berpikir logis, keingintahuan yang besar? Atau apa ya? Lalu, yang anak sosial, lebih karena mereka dalam sehari-harinya belajar non eksak, ilmu tidak pasti, cara berpikirnya juga yang suka berontak, hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, kok jadi ngelantur ya. Padahal saya mau cerita, jum’at yang lalu, saya diminta LDK Istiqomah, untuk mengisi kajian akhwat, dengan tema ”Urgensi Jilbab”. Ini kedua kalinya saya mengisi di kampus yang sama dan tema yang sama pula. Hm, apa arti jilbab bagi seorang muslimah? Apa arti kain berbentuk segi-empat yang menutupi kepala seorang muslimah? Sekedar tren masa kini kah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata jilbab adalah bahasa Arab, berasal dari kata kerja ‘jalaba’ bermakna “menutup sesuatu dengan sesuatu yang lain sehingga tidak dapat dilihat”. Satu-satunya ayat Al-Qur’an yang secara eksplisit menggunakan istilah jilbab adalah ayat 59 surah al-Ahzab “Hai Nabi,katakanlah kepada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu,dan istri-istri kaum mukmin:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka."Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah di kenal,karena itu mereka tidak diganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Kemudian an-Nur ayat-ayat: 31.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melengkapi tulisan ini, saya googling tentang fenomena jilbab di Indonesia. Saya mengutipnya dari : &lt;a href="http://magexcity.multiply.com/journal/item/7/Jilbab_Sebagai_Sebuah_Symbol"&gt;http://magexcity.multiply.com/journal/item/7/Jilbab_Sebagai_Sebuah_Symbol&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Jilbab mulai lazim dipakai di Indonesia sekitar tahun 1980-an, di mana saat itu terjadi peritiwa revolusi besar di Iran ketika Imam Khomeini berhasil menggusur Reza Pahlevi yang dipopulerkan sebagai antek dunia Barat di Timur Tengah. Khomeini menjadi lambang kemenangan Islam terhadap boneka Barat. Simbol-simbol kekuatan Khomeini, seperti foto Imam Khomeini dan komunitas Black Veil menjadi tren di kalangan generasi muda Islam seluruh dunia. Semenjak itu jilbab mulai menghiasi kampus dunia Islam, tidak terkecuali Indonesia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya prihatin, melihat model jilbab saat ini yang hanya sekedar mengikuti mode saja, tanpa tau urgensi mengenakan pakaian takwa itu. Seperti pembahasan dalam sebuah buku berjudul “Berjilbab tapi telanjang”. Interpretasi saya begini, boleh jadi ia berjilbab, hanya sekedar menutup kepala saja, sedangkan pakaiannya sangat ketat, menampakkan bentuk tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya miris, jika ada pertanyaan seperti ini :lebih baik yang mana, wanita berjilbab, namun perilakunya buruk, atau wanita dengan pakaian yang buka-bukaan, tapi akhlaknya baik. Ah,,,, pasti lah jarang sekali menurut saya. Amat jarang, seorang wanita yang senang mengumbar aurat, perilakunya juga baik. Amat langka. Tapi jika ada, saya sangat bersyukur, apalagi jika dibarengi kesadaran untuk menutup anggota tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, wanita yang berjilbab, namun buruk perangainya. Bagaimanapun, seorang akhwat, seorang wanita muslimah adalah manusia juga. Banyak faktor yang menyebabkan itu terjadi. Karena lingkungan dan kebiasaan. Nah, justru ketika seorang mengenakan jilbab, akan timbul kesadaran untuk berperilaku lebih islami, dan tentu saja menjaga adab sebagai seorang muslimah, untuk menjaga nama baik para jilbaber. Dia merasa punya tanggung jawab moral untukmenjaga citra jilbab yang identikdengan islam. Sedikit banyak, perasaan seperti itu pasti. Minimal, dia takkan mau dikatakan sama aja dengan perempuan pengumbar aurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, buat yang belum mengenakan jillbab, saya yakin, niat baik untuk menyempurnakan menutup aurat pasti sebuah keinginan yang kuat dari dalam hati. Karena fitrahnya manusia, suka kebaikan. Saya sering mendengar keluhan teman-teman satu kampus saya yang sampai saat ini belum mengenakan jilbab. Asalan paling klasik ”belum siap”. Mereka bilang, kalau mereka belum siap mengenakan pakaian takwa karena merasa perilaku mereka belum islami, masih suka ngomongin orang, dan segala perilaku buruk lainnya. Ah, sampai kapan kau beralasan seperti itu. Sampai kapan kau akan menunggu kesempurnaan itu muncul? No body’s perfect. Jilbaber juga manusia, banyak salah dan dosa. Jadi, sembari terus memperbaiki diri, cobalah untuk menjalankan salah satu perintah-Nya yang satu ini. Saya yakin, akan ada banyak kemudahan-kemudahan jika memang di niatkan untuk sebuah kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah mungkin letak sulitnya seorang da’i. Mereka dituntut ”tidak boleh salah”, mereka jadi qudwah, mereka teladan, mereka di dengar omongannya, mereka di anggap ”suci”, mereka sangat tabu untuk melakukan kesalahan! Padahal, seorang da’i juga manusia, tak luput dari dosa dan kesalahan. Sedikit saja seorang da’i berbuat salah, maka hilanglah kredibilitasnya sebagai seorang yang di hormati. Ibaratnya, satu kesalahan yang di lakukan, itu menghapus seribu kebaikan yang telah dia lakukan. Sungguh tidak adil memang, tapi begitulah frame berpikir masyarakat kita, belum bisa open-minded.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, saya cuma ngelantur...&lt;br /&gt;Wallahu’alam bishowab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-7067256464069720949?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/7067256464069720949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=7067256464069720949' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7067256464069720949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7067256464069720949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/arti-jilbab.html' title='Arti Jilbab'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SSsNF4D6gwI/AAAAAAAAAEQ/aAxgqFO4VSI/s72-c/a2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1981893885210931840</id><published>2008-11-24T14:46:00.000+07:00</published><updated>2008-11-24T14:48:07.569+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Mencintai dakwah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tadi malam, kami menghabiskan malam minggu kami dalam acara Madrasah KAMMI 2 (MK2). Sebuah kegiatan pembinaan di KAMMI yang diberikan khusus untuk para pengurus. Tujuannya, selain sebagai ajang komunikasi di kalangan pengurus yang akhwat, juga sebagai agenda silaturahim. Ahamdulillah, saya sangat bersyukur di pertemukan dengan saudara seiman dalam sebuah jama’ah. Saya merasa besar di KAMMI, maka dari itu saya mencintai KAMMI. Tak terhitung banyaknya aksi jalanan yang pernah saya ikuti, turun ke jalan-jalan, diskusi lesehan di kampus bersama senior-senior, madrasah KAMMI, training-training kepemimpinan, Dauroh Marhalah, kepanitian ini-itu, kajian-kajian bersama ustadz-ustadz, rapat-rapat departemen, rapat-rapat kepanitiaan, rapat tim anti-korupsi, menjadi ”pengemis intelektual” alias masukin proposal ke perusahaan dan lembaga pemerintahan, dan banyak lagi lainnya. Hmm,,,saya merasa begitu banyak hikmah yang saya peroleh. Bagaimana dalam sebuah jama’ah, atau katakanlah sebuah komunitas dakwah, kita akan bertemu dengan banyak karakter. Disanalah di uji keikhlasan untuk menerima keputusan hasil syuro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam tadi, kami mengeluarkan semua uneg2 selama menjadi pengurus. Karena tak pelak, selama 3 bulan kepengurusan baru ini, masih tahap pensolidan sesama pengurus, masih berkutat pada penguatan internal. Hmm, masalah klasik siy dalam sebuah organisasi. Bahkan ada seorang ikhwan yang mengatakan seperti ini, ”Ukh, dalam masa kepengurusan KAMMI, anti akan melewati 4 tahapan selama satu periode kepengurusan. 6 bulan pertama, kalian akan berkutat pada masalah internal saja. Lalu 6 bulan kedua, tahap pembenahan program kerja. 6 bulan ketiga, masa-masa reshuffle kepengurusan, lalu  6 bulan terakhir, disibukkan dengan agenda MUSDA. Begitulah setiap kepengurusan”. Wedew, kalo gitu, cuma 6 bulan donk, kita benar2 kerja. Hehe.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu semua, saya rasa keberkahan dakwah bergantung dari para da’i nya. Ah, saya malu sebenarnya bicara seperti ini. Apalah saya. Saya hanya pecundang. Saya bukan pahlawan dakwah. Saya malu. Saya gak enak. Saya masih bergelimang dosa. Saya jauh sekali dari kriteria seorang da’i. Saya hanya mencoba untuk terus memperbaiki diri. Jika suatu saat saya jatuh, saya kembali melakukan kontemplasi. Iman seseorang itu fluktuatif. Saya berharap, kalaulah hari ini saya futur, tapi itu tidak sampai membuat saya terlempar dari jalan dakwah ini. Karena saya tau, dakwah akan terus berputar, ada dan tiadanya saya di dalamnya. Kalau mundur, akan ada yang menggantikan posisi kita nantinya. Saya gak mau itu terjadi. Saya selalu berdoa kepada Allah agar di tetapkan di jalan ini. Saya tak mau kehilangan hidayah. Sungguh! Tapi saya juga tak bisa menghindari batu-batu kerikil nan tajam selama perjalanan saya, yang tanpa saya sadari menghambat laju langkah kaki ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keresahan intelektual yang selama ini saya alami, satu persatu menemukan jawabnya. Lewat perenungan, lewat bacaan, referensi-referensi, diskusi, pengalaman, taujih-taujih, dauroh-dauroh, dll. Saya ingat sekali, ketika saya bergabung untuk pertama kalinya dalam sebuah jama’ah tarbiyah,  3 Februari 2001. Materi pertama yang saya peroleh juga membekas di ingatan saya, ”10 sahabat yang dijamin masuk surga”. Sulit untuk mendefinisikan atmosfer yang saya rasakan ketika itu. Saat-saat dimana seorang remaja seperti saya mengalami masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa. Saya mengalami kekeringan spiritual. Saya merasa sholat dan ibadah saya hanyalah sebuah kewajiban, tanpa di iringi dengan spirit kecintaan kepada Allah, Penguasa langit dan bumi. Namun, begitu saya menjadi bagian dari jama’ah ini, saya begitu mencintai agama saya, islam. Mencintai Allah, Tuhan kita semua. Dan merindukan lelaki agung sepanjang masa, Muhammad, Rasul Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan dakwah, saya mengalami begitu banyak peristiwa. Senang, sedih, kecewa, bangga, haru, bersama teman-teman satu kelompok. Ah, saya sudah 8 kali berganti kelompok halaqoh. Artinya, hingga saat ini, saya sudah punya 8 murobbiyah yang membina saya. Yang sudah membentuk karakter saya. Yang sudah mencurahkan tenaga, harta, pikiran, peluh keringat, uang, motor, pulsa untuk sebuah kelangsungan dakwah. Karena membina adalah amanah besar bagi seorang murobbiyah. Ia harus membentuk para binaannya untuk menjadi sepertinya, bahkan lebih baik darinya. Kepada para pejuang dakwah, para da’i, para pewaris para nabi, mari ukir sejarah emas kejayaan islam kembali. Jangan sampai dakwah mati, justru ditangan para da’i nya. Waallahu a’lam bishowab.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1981893885210931840?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1981893885210931840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1981893885210931840' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1981893885210931840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1981893885210931840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/mencintai-dakwah.html' title='Mencintai dakwah'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-5942374494808905267</id><published>2008-11-21T05:21:00.000+07:00</published><updated>2008-11-21T05:51:06.180+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Melankolisme sesaat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Arah penunjuk masa tepat pukul 03.00 dini hari. Kebiasaan buruk saya adalah meninggalkan komputer dalam keadaan menyala ketika malam hari. Benar-benar kebiasaan buruk. Lampu belajar yang terang benderang, komputer yang masih dengan riang gembira dalam keadaan On yang terkoneksi dengan internet, tak jarang membuat nama-nama di friendlist saya di YM jadi sebel ama saya. Pasalnya, setiap kali mereka nge-buzz, gada respon apapun dari seberang sana. Hehe, jelas saja, wong saya bermesraan dengan selimut dan guling saya. Tidurr! &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seperti saat ini, komputer masih menyala dan ketika saya menghampiri, sudah ada 5 nama membentuk room di YM, tanda mereka mengajak saya chatting. Puff.... dan lagi-lagi mereka leave message yang intinya ”kemana aja siy...”. dan pas mau di bales, eh, udah pada sign out. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tinggalah 1 nama di list YM saya yang masih Online. Seorang laki-laki. Sesaat sebelum mata saya terpejam tadi malam, kami bertengkar kecil. Ya, kecil, karna masalah nya juga kecil. Tidak seserius yang membuat saya harus memutuskan hubungan dengannya. Tapi, cukup membuat saya jengkel untuk beberapa hari kedepan. Ia adalah temannya si dia. Teman akrab. Sangat akrab. Saya tau perkembangan dia juga darinya. Bagian ini yang membuat saya terpukul. Benar. Saya benar merasakan sakitnya jika harus mendengar cerita tentang dia. Apapun itu. Karena membuat ingatan dan kenangan-kenangan tentangnya seolah berloncatan dari memori otakku. Dia, yang pernah sangat dekat dengan saya. Dia yang saya hapus dari friendlist saya di YM dan pernah saya dapati email invite to join fs darinya. Ya, karena saya betul-betul telah menghapus semua memori tentangnya. Jadi, saya menghapus namanya dari YM saya, dari FS, dari HP saya, dan kalau bisa, menghapusnya dari benak saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi, kenyataannya tak semudah membalik telapak tangan. Kedekatan yang terjalin cukup dekat, membuat namanya tak mudah di hapus begitu saja. Hal tersulit bagi saya. Sama halnya ketika saya harus menghapus nama lelaki pertama dalam hidup saya. Sumpah!! Butuh waktu 3 tahun untuk saya benar-benar menyadari kenyataan bahwa kami takkan mungkin bersama lagi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata, kejadiannya berulang kembali. So, ini kedua kalinya saya harus berusaha keras untuk kembali membuka hati saya untuk sebuah nama. Inilah salah satu bentuk melankolisme saya. Duh, kok jadi sedih siy T_T. Pengen nangis…. But life must go on. Kata seorang teman dalam percakapan iseng di hape, “Non, laki-laki gak cuma satu, contohnya saya, hehe…saya heteroseksual kok ^_^”. Saya tersenyum kecut membacanya. Sesaat saya mati rasa……..*diam-diam, saya terkadang masih membuka fs dan blog nya, hanya untuk melihatnya dari kejauhan. Dari batas ruang dan waktu ^_^. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;PS: Belajar dari mbak Ifa, kita memang tak bisa terlalu banyak berharap dari cinta. Di atas cinta ada kepemilikan, diatasnya lagi ada takdir yang meliputi ruang dan waktu. Dan cinta tetap tinggal di tempat yang sama. . .&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-5942374494808905267?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/5942374494808905267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=5942374494808905267' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5942374494808905267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5942374494808905267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/melankolisme-sesaat.html' title='Melankolisme sesaat'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-8061749329849998764</id><published>2008-11-20T14:45:00.000+07:00</published><updated>2008-11-21T05:27:14.487+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Tentangku</title><content type='html'>&lt;p&gt;15 hal tentang gue:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Gue ulang tahun bentar lagi, tanggal 5 Desember 2008 nanti, usiaku tepat 24 tahun. Aaaaaa……..Tuhan! aku sudah hampir seperempat abad! Gila…berasa masih kecil, masih kayak anak ingusan, banyak gak becusnya lagi. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Gue pengen banget di bonceng pake motor Thunder. Sumpah! Berasa keren aja siy naek motor begituan. berhubung gue gak bisa mengendarai motor segede itu *dorong motor aja gak bisa kaleee*, jadi ya, cukup di bonceng ajah. Gimana? Pembaca ada yang bersedia bawa gak? Hayya—minta-di bonceng- hihi—&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Pertama kali suka ama cowok itu pas kelas 3 SD. Yang mana jatuh cintanya gak keren banget. Suka ama tetangga samping rumah. Hohoho...alasannya simple banget. Cuman gara-gara dia sering ngasi gue permen setiap sore. Ntu cowok punya kebiasaan, kalo sore jam 4 pasti udah wangi dan rapi jali, trus langganan maen kerumahku. Begindang.....*FYI, ntu cowok sekarang udah jadi polisi. ^_^. Pokoknya gagah deh..he3&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. First love at first sight, jujur aja baru gue alami umur 21 tahun 8 bulan 17 hari *hehe,,bingung kan ngitungnya gimana*, gene, first sight love nya itu tanggal 18 September 2005. So, itung aja sendiri dari tanggal gue lahir *yang beneran ngitung, dasar kurang kerjaan :P *&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Waktu gue kecil, setiap kali mbak gue memanggil nama gue, pasti gue jawab juga dengan menyebut nama gue..hehe, aneh kan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Pertama kali ke bioskop umur 5 taon. Waktu ntu, bokap `n nyokap gue ngajakin semua anggota keluarga nonton di bioskop, dan coba pembaca tebak, gue nonton apaan? Filmnya bang Roma irama choy!! Wakakak...waktu ntu judulnya kalo gak salah ”Menggapai matahari”....`ahiak~ahiak`...*gue yg serius gitu lagi nontonnya. Sedih siy..hiks....T_T&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. Punya bokap seorang purnawirawan TNI-AD. Maklum, anaknya jadi suka marah-marah gak jelas, `n ngedumel sendiri di kamar *dasar bocah, hehe*&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8. Bokap gue juga seneng banget ama alat musik. Saking senengnya, gue di kasi tepuk tangan yang sangat amat meriah ame bokap pas gue nampil di sekolah memainkan alat musik seruling! Bayangin, gue les main seruling itu dari kelas 4-6 SD! Yang paling gue banggain, adalah saat gue jadi ketua tim untuk acara perpisahan di sekolah, gue jadi kepala nya waktu tim musik nampil. *uhuk-uhuk, gitu aja bangga*. Tapi sumpah, beneran lho, aku hapal lirik, tuts dan kunci G `n kunci2 yg laen, terutama lagu2 wajib dan lagu daerah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9. Trus, gue juga murid kesayangan di kelas. Gara-gara tulisan gue paling rapi dan paling bagus satu sekolah *ah, gak penting banget siy*. Jadinya, gue selalu di tempatin sebagai sekretaris di kelas.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;10. Suka banget ama coklat silverqueen. Mau yang gede, mau yang kecil, dalam selang waktu beberapa menit aja, gue yakin, ntu coklat dengan riang gembira masuk ke mulut gue.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;11. Gampang banget jatuh cinta! Mana jatuh cintanya borongan lagi! Alias jatuh cinta pada banyak pria! Haha....Mungkin lebih tepatnya simpati kali ya. Bisa jadi, karna gue punya beberapa kriteria cowok idaman gue. So, siapapun yang masuk kriteria tersebut, jadi layak untuk di jatuh-cintai ama gue...*apaan sih ah*&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;12. Penyuka warna ijo. Ada sejarahnya kenapa gue suka ama warna yang satu ini. Gara2 waktu itu gue dibilang cantik ama cowok waktu gue masih SMP. Nah, hari itu, gue pake baju ijo dan sapu tangan ijo. Ah,,,,,gue melayang saat itu. *ini bagian paling memalukan pemirsa*&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;13. Pertama kali suka dunia baca dan tulis, pas SMA kelas 2. Waktu itu, gue nge-fans banget ama seorang senior. Namanya Mr. Yun, sekarang beliau direktur Sang Bintang School, sebuah Bimbel fenomenal di bumi khatulistiwa. Gue inget banget, pas dia ngisi materi tentang sejarah peradaban islam. Gila! Dia apal nama-nama pahlawan dan sejarah emas kejayaan Islam di jaman andalusia. Nah, saat itu, gue mulai berburu bacaan sejarah dan novel tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;14. Gue pertama kali pingsan, itu kelas 1 SMP. Waktu itu jam 2 siang, saat-saat seharusnya anak sekecil gue istirahat *maunya....*. gue waktu itu sukses bikin sekolah heboh. Ceritanya waktu itu pas acara pramuka seharian, dr pagi ampe jam 5 sore. Nah, giliran upacara siang hari itu, gue emang udah doa ama Tuhan, supaya di pingsan-in ajah. Gue gak betah banget bediri ampe 1 jam nge-dengerin kakak pembina nyerocos gak jelas di lapangan. Dan satu lagi pembaca, gue gak pernah ngerasain yang namanya pingsan, jadi gue penasaran, gimana sih rasanya pingsan itu. *oh, ternyata pingsan itu begono, kepala berkunang-kunang, semua gelap, gue gak inget apa-apa abis itu*. Sukses pertama gue berhasil. Semua panik, kata temen2 gue siy, gara-garanya gue jatuhnya di lantai marmer, takut kepala gue kenapa-kenapa kan, guru-guru pada bantuin ngangkat badan gue. Hihi...:D. Sukses kedua berhasil gue ukir. Sore harinya, abis gue pingsan, anak2 kan pada ngumpul bersama kelompok2 dan kakak pembinanya tuh, gue inget, kalo gue belum sholat, akhirnya gue pergi ke mesjid yang letaknya sekitar 300 meter dari sekolah. Saat itulah, kehebohan kedua dimulai. Gue di cariin ama kakak pembina yang jagain gue pas pingsan tadi. Dia kaget, gue udah gada di tempat. Nama gue jadi terkenal seantero sekolah, pasalnya, nama gue berulang kali dipanggil2 pake pengeras suara, pake megaphone, dan segala alat lainnya. Semua panik. Gue disangkain ilang! *maklum, sekolah gue termasuk horor, hiy....siswanya sering kerasukan*. Dan ketika sedang panik2nya, gue yang gak tau santai aja masuk ruangan UKS buat ngelanjutin istirahat gue yang sempat tertunda tadi. Dan makin heboh gara-garanya temen gue tereak2 histeris ngeliat gue dateng, dan di belakang teman gue, udah ada beberapa guru. Puff...ternyata, gue sukses buat sekolahan gue heboh hari itu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;15. Gue punya abang yang baekk banget. Pokoknya, gue gak nyesel deh jadi adeknya dia. Gue kangen ama abang gue sekarang. Bisa di pastikan, kami mungkin akan bertemu kembali tahun depan. Soalnya, dia lagi tugas pemirsa. Pokoknya jauhhhhhh, 3 hari perjalanan menggunakan bis dari kota ku. Dan , gue berharap, pas dia dateng, tas Exsport baru bakalan juga jadi hadiah buat gue *hehe,,,,sejak kuliah, abang gue yang beliin tas buat gue *. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;*betapa ngaco nya, jadi jangan pernah menjadikan bahan-bahan tulisan yang ada di blog ini sebagai bahan referensi buat tulisan Anda dalam bentuk apapun. hehe....&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-8061749329849998764?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/8061749329849998764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=8061749329849998764' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8061749329849998764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8061749329849998764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/15-hal-tentang-gue-gue-ulang-tahun.html' title='Tentangku'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1674949475699671860</id><published>2008-11-20T09:04:00.000+07:00</published><updated>2008-11-21T05:47:18.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>SebeL !@#$%^&amp;*)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hari ini gue sebel banget. Pasalnya YM gue error mulu. Ceritanya gene, gue kan punya 2 ID ya. Yang sering gue pake adalah ID fighter_militan. Nah, suatu hari, gatau karna apa, ntu YM gak bisa gonta-ganti picture, tampilan room YM nya amat sangat menyebalkan. Kotaknya selalu mengecil tiap kali gue ngetik disitu. Udah gitu, picture nya ya cuma itu-itu doank. Secara gue kan orangnya ekspresif, gak betah dan gak tahan dengan bentuk YM jaman baheula begitu, dan paling seneng ganti pict sesuai mut gue hari itu. Oke, pembaca, itu kekesalan pertama gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, berhubung biar ekspresif gue lebih punya taste *halah..hehe*, gue buat ID yang baru, yaitu bara.zenith, supaya tetep bisa gonta-ganti pict sesuai mut gue. :D. Nah, suatu malam, 3 hari yang lalu, adik gue maen kekamar gue, langsung Online, dan tiba-tiba dengan seenaknya dia pake YM gue, gue sebel ame dia, gue suruh dia sign out `n pake ID dia sendiri. Nah, trus, gatau kenapa, abis dia maen, gue gak bisa lagi pake YM gue itu. Berkali-kali sign in, padalah ID dan password nya sudah bener, tetep aja tulisan yang muncul, try again. Gitu mulu!! Gue sebel banget, padalah udah janjian mau YM an ama wartawan, hiks…..huaaaaaaaa,,,,gue sebel banget jadinya. Udah 3 hari ini gue gak bisa YM an pake ID itu… nah, itulah kekesalanku yang kedua, para pembaca.... ada yang bisa bantuin gak???? Perlu pembaca ketahui, gue udah uninstall YM yang lama, dan donlot YM versi baru, versi beta, yang katanya belum perfect alias masih rada eror itu. Tapi, masa iya siy???? Tolongin donkkkkkkkkk……..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1674949475699671860?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1674949475699671860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1674949475699671860' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1674949475699671860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1674949475699671860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/sebel.html' title='SebeL !@#$%^&amp;*)'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-6301839647059941585</id><published>2008-11-19T04:55:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T04:57:35.929+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Bedrest :(</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sumpah, dari kemaren pengen posting tulisan yang ngaco, tapi gak nemu2 juga ide konyolnya. Gara-garanya aku 5 harian dirumah!! Bayangin sodara2, Bani yang aktivis, yang super sibuk *halah, sok sibuk kaleee, hehe* mesti terpenjara 5 hari, terkulai lemah di pembaringan. Hueks..mimpi apa minggu kemaren ya. Aku ampe sakit begini..hiks...:((&lt;br /&gt;Seluruh badan rasanya sakit. Batuk, pilek, demam, flu, beserta virus-virus keturunannya flu itu menjangkitiku selama sepekan ini. Ya, bisa jadi karena over sibuk, pulang malem mulu, kurang istirahat, badan jadinya drop. Oh,,,apa yang kulakukan pada tubuhku ini, kasian dia, terdzolimi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, Rabu 12 Nopember 2008, tepat pukul 01.05 WIB, mataku masih terjaga, masih asik menonton film. Abis nonton, langsung idupin komputer, coz kangen ama internet, 2 hari gak surfing, browsing, chatting, donlot, rasanya kangen berat ama dunia satu itu. Akhirnya ampe jam 4 aku masih bersapa ria dan menari dengan komputerku. Lalu dengan santainya, aku langsung rebahan di kasur dalam keadaan komputer masih idup! Pengennya melepas lelah setelah 3 jam mata ini memelototi layar. Eh,,,,kebablasan! Tidur dan bangun jam 8! (syukurnya aku lagi libur sholat, hehe, jadi bangun kesiangan ya gak papa). Dan apa yang terjadi saudara2, ketika aku bangun? Badanku mendadak sakit semua. Badanku panas sekali. Kepalaku pusing. Hidungku mampet. Aku bersin-bersin. Aku susah bangun. Aku mau nangis...hiks... jadilah hari Rabu itu, dimulainya penderitaanku. Mama yang tau aku sakit, langsung bawain sarapan pagi plus obat manjur biar cepet sembuh. Apalagi kalo bukan bodrex!!! Hehe.. emang sembuh sih sore harinya. Tapi hanya sebentar. Besok sakit lagi. Dengan segala daya upaya, aku pergi sendiri ke puskesmas, minta obat. Akhirnya di kasi deh 4 macem obat. Tapi tetep aja, badanku masih lemes. Pokoknya lemes banget deh. Bawaannya pengen rebahan mulu. Hari pertama sakit, temen-temen pada SMS nanya2 kabar dan kondisiku. 3 hari aku gak keluar rumah, di telp-telp ama temen-temen. Abisnya, gak biasanya Bani dirumah mulu gitu. Sepertinya memang aku di suruh istirahat. Bedrest total, setelah sekian lama tubuh ini tidak memperoleh haknya, mungkin dia berontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barulah hari ke-5, ahad kemarin, badanku udah mulai gak sakit2 lagi. Uhmm..aduh, mataku udah mulai goyang-goyang nih. Gak bisa kompromi..........ku mau tidur dulu ya&lt;br /&gt;Ciaouwwwww&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Zzzzz.............semoga mimpi jadi Mulan, hehe....... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-6301839647059941585?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/6301839647059941585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=6301839647059941585' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/6301839647059941585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/6301839647059941585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/bedrest.html' title='Bedrest :('/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-8362062428764125569</id><published>2008-11-18T07:15:00.000+07:00</published><updated>2008-11-18T07:22:20.816+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>Hati Seluas Samudera</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;Hati Seluas Samudera&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;Pemuda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu mengambil segenggam garam dan segelas air. Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduk perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya, "ujar Pak tua itu.&lt;br /&gt; "Asin. Asin sekali, "jawab sang tamu, sambil meludah ke samping.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;Pak Tua tersenyum kecil mendengar jawaban itu. Beliau lalu mengajak sang pemuda ke tepi telaga di dekat tempat tinggal Beliau. Sesampai di tepi telaga, Pak Tua menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, diaduknya air telaga itu.&lt;br /&gt;"Coba, ambil air dari telaga ini dan minumlah." Saat pemuda itu selesai mereguk air itu, Beliau bertanya, "Bagaimana rasanya?" "Segar," sahut sang pemuda. "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?" tanya Beliau lagi. "Tidak," jawab si anak muda. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;Dengan lembut Pak Tua menepuk-nepuk punggung si anak muda. "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam tadi, tak lebih dan tak kurang. Jumlah garam yang kutaburkan sama, tetapi rasa air yang kau rasakan berbeda. Demikian pula kepahitan akan kegagalan yang kita rasakan dalam hidup ini, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."&lt;br /&gt;Beliau melanjutkan nasehatnya. "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;NB: Saya sedang belajar memiliki hati seluas samudera. Sangat berusaha keras. Kelapangan hati yang menjadikan hidup ini seolah tanpa beban. Memaafkan dengan tulus. Memberi tanpa pamrih.&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-8362062428764125569?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/8362062428764125569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=8362062428764125569' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8362062428764125569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8362062428764125569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/hati-seluas-samudera.html' title='Hati Seluas Samudera'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-7534229948710985725</id><published>2008-11-16T22:27:00.000+07:00</published><updated>2008-11-21T05:26:11.227+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Aku Venus</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SSA84cvJE2I/AAAAAAAAAEI/3yMIPX_NxoA/s1600-h/Koffee+Brown+-+Mars+-+Venus.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269278504507741026" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SSA84cvJE2I/AAAAAAAAAEI/3yMIPX_NxoA/s320/Koffee+Brown+-+Mars+-+Venus.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya pernah protes kepada takdir. Sama artinya saya menentang Sang Maha Pemillik Takdir. Saya benci jadi perempuan. Itu keluhan saya. Kenapa? Saya benci diciptakan jadi lembek, saya selalu mengeluh karena tidak boleh begini dan begitu sama ikhwan. Gak boleh pulang malem. Saya kesal, kenapa kalo sedih, air mata ini selalu menetes. Saya tidak mau menangis, tapi kantong air mata ini tetap saja menumpahkannya begitu saja. Kalo jadi cowok kan enak, gak ribet masalah pakaian, gak datang bulan, gak masalah tidur dimana aja, berkelana kemana saja dia mau. Masih bergaya protes, saya akhirnya me-list nama di daftar YM saya, beberapa laki-laki untuk saya ”marahi”. Hehe, sebagai bentuk protes saya yang gak penting! Jadilah, si dia kali ini harus menjawab setiap bentuk protes yang saya ajukan. Dia hanya tersenyum dan seperti biasa, memberikan taujih-taujih serta menenangkan saya yang masih kesal ini. Yang akhirnya membuat saya sadar, jadi perempuan itu mulia. Jadi perempuan itu agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah r.a. berkata: "Seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw., lalu berkata: 'Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak untuk aku hormati?' Beliau menjawab: 'Ibumu.' Lelaki itu kembali bertanya 'Kemudian siapa?' Nabi saw. menjawab: 'Ibumu.' Lelaki itu terus bertanya: 'Kemudian siapa?' Nabi saw. menjawab: 'Ibumu.' Sekali lagi lelaki itu bertanya: 'Kemudian siapa?' Nabi saw. menjawab: 'Kemudian bapakmu.'" (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari hitungan banyaknya, jumlah wanita mencapai separuh dari jumlah masyarakat dunia. Namun, dilihat dari pengaruhnya terhadap suami, anak-anak, dan lingkungan jumlah tersebut lebih dari separuh jumlah masyarakat dunia. Seorang pujangga berkata:&lt;br /&gt;”Seorang ibu ibarat sekolah ... apabila kamu siapkan dengan baik... berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga, orang-orang bijak banyak yang mengaitkan keberhasilan para tokoh dan pemimpin dengan peran dan bantuan kaum wanita lewat ungkapan: "Di balik keberhasilan setiap pembesar ada wanita!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Statement itu saja cukup membuat seorang gadis seperti saya untuk berhenti protes kepada Tuhan. Ah, bodohnya saya ini. Dan konyol sekali.&lt;br /&gt;Hehe,,, dan sekarang, tampilan saya sudah sedikit girly!! Mulai googling masalah masakan dan dapur. (inikah esensinya perempuan? gak kan???). yah, intinya, saya harus men-setting otak saya, bahwa saya ini perempuan (dengan segala turunan-turunan beserta definisi dan sifat-sifat keperempuanan-nya). Duh, gak penting banget sih nulis beginian....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, yang membuat saya juga sedikit tenang, adalah pernyataan teman saya tadi. Bahwa jadi perempuan itu justru sebuah anugrah. Jika saya protes kenapa wanita seringkali menyelesaikan masalah dengan menangis, teman saya cuma bilang begini, ”Cowok kalo marah, pelampiasannya dengan memukul, atau berteriak. Jadi, kalo menangis, justru lebih lega tuh”. Tapi, apa bener ya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan menguasai 99% wanita, dan 1% logika. Dan lelaki sebaliknya, mereka di kuasai logika 99% dan sisanya, 1% perasaan. Wew,,terlepas benar atau salah. Yang jelas, itulah kenapa akhirnya wanita di beri amanah menjadi seorang istri dan seorang ibu. Karena perasaan yang dominan. Dunia laki-laki lebih sering mengajarkan pola hidup rasional, argumentatif, cenderung mengeliminir perasaan dan menggunakan otot! Seorang bocah laki-laki di tampar ayahnya ketika ia menangis karena mainannya di rusak oleh temannya. Menangis identik dengan kelemahan dan mental yang gampang ciut bagi sebagian orang. Karenanya, mereka, laki-laki, lebih memahami cara berkelahi daripada melihat mengapa ada orang menyelesaikan masalah dengan airmata. Wah,,,gagah sekali, perkasa ya..(waduh, syndrome maskulin-nya muncul, gaswatttttttttt).....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whatever lah. I’m Venus.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Bentuk protes yang gak penting dan ngedumel gak jelas....Bani, Bani....kapan kamu dewasa??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-7534229948710985725?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/7534229948710985725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=7534229948710985725' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7534229948710985725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7534229948710985725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/aku-venus.html' title='Aku Venus'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SSA84cvJE2I/AAAAAAAAAEI/3yMIPX_NxoA/s72-c/Koffee+Brown+-+Mars+-+Venus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-5399471788581209885</id><published>2008-11-12T19:49:00.000+07:00</published><updated>2008-11-12T22:09:02.541+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cat-CiL'/><title type='text'>LoVe InDoNeSiA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Dari Milis niy.........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Berani dan Bernyali utk mengembargo diri sendiri ?Selamat Membaca dan Mari Mengembargo diri sendiri !!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Suatu pagi di bandar lampung, menjemput seseorang di bandara . &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu , english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Your country is so rich!"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;" Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia "&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Everything can be found here in Indonesia , u dont need d world"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan ,dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia !"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;" Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia . 500.000orangindonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa terbayang uang yang masuk ke kami? apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia , ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang berobat.""Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan indonesia masuk? ya benar2 panik. sangat berasa, we are nothing."&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras. termasuk disingapura dan malaysia ? kalian di indonesia dengan mudah dapat beras"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami,air bersih pun kami beli dari malaysia . Saya pernah ke kalimantan,bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo adamatahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrikChina. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Sayamelihatnya sendiri"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargoIndonesia? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalo kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari petani2 kita sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri.""Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world.."&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-5399471788581209885?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/5399471788581209885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=5399471788581209885' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5399471788581209885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5399471788581209885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/love-indonesia.html' title='LoVe InDoNeSiA'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-708543073590447885</id><published>2008-11-05T17:21:00.000+07:00</published><updated>2008-11-06T10:15:24.636+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi Buku'/><title type='text'>Parlemen Undercover</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SRF0MrJXwxI/AAAAAAAAAEA/s_az4vQyoAo/s1600-h/parlemen+undercover.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 195px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SRF0MrJXwxI/AAAAAAAAAEA/s_az4vQyoAo/s320/parlemen+undercover.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265117200462103314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Buku: Parlemen Undercover (Kisah-kisah Sontoloyo Wakil Rakyat&lt;br /&gt;Negeri Indosiasat)&lt;br /&gt;Penulis: Abu Semar&lt;br /&gt;Penyunting dan Kata Pengantar: Akmal Nasery Basral&lt;br /&gt;Penerbit: Ufuk Press&lt;br /&gt;Cetakan: Pertama, Agustus 2008&lt;br /&gt;Tebal: xvii+251 halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka nonton Democrazy dan Republik Mimpi? Yang kerap menyentil perilaku2 para petinggi-petinggi negara di negri ini yang membuat adrenalin kita berpacu cepat. Jika ya, tampaknya, anda layak mengoleksi buku yang satu ini. Tak butuh waktu lama. Sehari saja selesai membacanya. Bahasanya cukup ringan, menggelitik, membuat kita geleng-geleng kepala ketika membaca buku yang berisi 33 kisah sontoloyo anggota parlemen di senayan sana. Di sebuah negri bernama negri Indosiasat. Huh,,ngurut dada deh bacanya. Bisa jadi apatis ama anggota dewan yang kerjaannya cuma ngomongin seputar harta, tahta dan wanita. Ya....3 variabel ini bisa jadi kelemahan bagi makhluk bernama laki2 (eits, para lelaki, dilarang marah dan uring2 an, kita bicara fakta, kawan,hehe...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, siapa sesungguhnya pengarang buku ini? Karena buku ini adalah kisah nyata yang sungguh terjadi di gedung senayan, maka pengarangnya adalah orang dalam senayan juga. Yang tau betul seluk-beluk perilaku para legislator yang terhormat itu. Untuk alasan kode etik di kalangan koleganya sesama anggota dewan, maka si pengarang meminta namanya di samarkan saja. Didapatlah Abu Semar! Kedengaran cukup aneh bukan. Cocok sekali. Semar itu sendiri identik dengan kecerdasan seorang rakyat biasa yang menyampaikan pesan dan kritikan kepada penguasa dengan cara jenaka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca buku inside story setebal 251 ini bisa jadi membuat Anda semakin apatis kepada penguasa negri ini. Dengar saja pendapat dari Fadjroel Rahman tentang buku ini “Setelah Anda membaca buku ini, Anda pasti menyimpulkan bahwa 99% anggota parlemen harus diberhentikan dan tak boleh lagi ikut Pemilihan Raya 2009”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu tulisan berjudul “Sekretaris Selembar benang”, pembaca akan tau apa saja kriteria sekretaris anggota dewan. Setiap anggota parlemen Indosiasat memiliki hak mengangkat sekretaris untuk membantu pekerjaannya. Sekretaris ini berkantor diruangan yang sama dengan anggota dewan, yang hanya dibatasi oleh sebuah partisi. Ruang kerja mereka tentu saja tertutup dari luar karena bukan sejenis akuarium! Ruang tertutup yang tak bisa di tembus wartawan tercanggih manapun di negri Indosiasat. Dalam merekrut seorang sekrteris, sang anggota memiliki otoritas penuh baik dalam kriteria maupun penetapan jam kerja. Disinilah selera para anggota Parlemen, terutama yang laki-laki, akan sangat menentukan sekretaris model apa yang akan di pilihnya. Setidaknya, ada 3 kategori sekretaris pilihan dewan. Pertama, sekretaris senior, dengan alasan pengalaman dan jam terbang mereka sudah tinggi. Kedua, sekretaris yunior dengan alasan cekatan. Ketiga-dan ini yang sering menjadi korban-sekretaris dengan alur body seperti gitar spanyol, dan wajah sebening pualam. Masalah cekatan dan berpengalaman atau tidak, itu nomer 10 kawan! Yang penting body aduhai, atau apalah istilah yang tepat. Nah, bagaimana jika setelah bekerja, si bos merasa tidak sreg dengan kinerja sang sekretaris yang dipilihnya? Mudah saja. Semudah mereka mengangkat sekretaris, semudah itu pula mereka melepaskannya. Easy come, easy go! Karena itu fungsi sekretaris bagi para anggota parlemen di negri Indosiasat benar-benar seperti bergantung di sehelai benang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di tulisan ”Sekretaris Selembar Benang”, diceritakan seorang petugas kebersihan bernama Yoben menemukan sebuah benda kenyal berwarna merah jambu yang melekat di dasar tempat sampah. Berkali-kali ditepuk, benda itu tak sedikitpun ingin berpisah dari tempat sampah. Yoben berusaha melepasnya dan berhasil! Benda itupun meluncur tepat di depan matanya. Dan betapa terkejutnya Yoben yang hampir membuat matanya keluar, dan dia spontan bergumam, ”Astaghfirullah, kondom!”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi bagian cerita yang menundang tawa. Judulnya ”Toilet Kafir”.Adalah seorang Kiai Badruzzaman, anggota parlemen yang terkenal dengan ceplas-ceplosnya, mungkin pengaruh daerah asalnya juga. Meski tinggal di ibukota negri Indosiasat, Kiai Badruzzaman terlihat bersahaja dan rendah hati, namun disukai anggota dewan lainnya karena gaya kelakarnya yang segar. Suatu hari, sang kiai mengikuti forum informal dalam rangka membicarakan uji kepatutan bagi calon Ketua Badan Pengelola Urusan Gas dan Minyak Bumi. Seperti biasa, yang namanya rapat informal, tidak dilakukan di gedung parlemen, tapi di hotel berbintang yang letaknya tidak jauh dari gedung parlemen Indosiasat. Menyadari dirinya jarang masuk hotel, maka dengan dalih takut kesasar, sang kiai memilih ikut dengan rekannya saja. Tibalah mereka di ruang pertemuan. Anggota dewan pun mendengarkan para calon menyampaikan visi misi, sambil menikmati makanan dan minuman yang disediakan. Entah karena semakin banyak cairan yang masuk kedalam tubuhnya, atau suhu ruangan yang cukup dingin bagi tubuh Kiai Badruzzaman, ia mulai merasa ingin buang air kecil. Tidak susah baginya mencari toilet, karena di depan pintu sudah ada gambar laki-laki yang menandakan bahwa disitulah dia harus masuk. Sampai disana, beberapa laki-laki sudah berdiri berjejer menghadap porselen putih besar berbentuk mangkok. Ia pun membuka celananya, dan menjulurkan kelelakiannya. Setelah selesai, sang kiai pun menekan-nekan tombol hitam yang ada didepannya. Sialnya, tak setetespun air yang keluar untuk membersihkan ujung tongkatnya. Ah, rusak barangkali, pikir sang kiai. Ia pun bergeser ke kloset sebelahnya sambil tetap memegang alat vitalnya yang menjulur, takut terkena celananya, karena kalo kena celana, tak sah untuk sholat, pikir sang kiai. Namun, air tak kunjung keluar, meski berkali-kali tombol ditekan. Kali ini emosi kiai tak terbendung. Sambil memasukkan organ kebanggaannya itu kedalam celana, dia berteriak ”Dasar toilet kafir!”. orang-orang yang berada di rest room terkaget-kaget. Rupanya sang kiai tidak tau bahwa toilet bekerja dengan sistem sensorik elektronik yang airnya keluar setelah pemakainya menjauh. Benar saja, tak lama kiai mencapai pintu toilet, terdengar guyuran air dari kloset yang baru saja di tinggalkannya. Masih dengan nada jengkel, sang kiai menggerutu” MasyaAllah, ana udah jauh dia baru keluar. Benar-benar kafir!”. Orang-orang yang berada di rest room tersenyum simpul setelah paham apa yang terjadi dengan sang kiai udik itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hanya sekelumit kisah dari banyak kisah lainnya. Tulisan-tulisan lainnya yang berjudul ”Karaoke karo kowe” adalah cerita anggota dewan senior yang memplonco juniornya dengan mengajak nya jalan-jalan ke luar negri. Disana, anggota dewan junior tersebut dibawa ke gedung bertuliskan ”PARADISE KARAOKE”. Sesampainya disana, sang junior di bawa ruangan berukuran 3x3m. Memiliki tempat duduk melingkar dengan meja di tengahnya. Didepannya, TV layar datar ukuran besar. Jantung sang junior masih berdebar, apalagi ketika ada suara wanita yang tiba-tiba masuk kerongga telinganya. 2 wanita seksi berwajah oriental menyapa sambil merangkul lengannya ke leher anggota dewan tadi. Kontan saja, detak jantung sang legislator berdetak sangat cepat. Bagaimanapun, ia lelaki normal. Tak mau berlama-lama, sebagai legislator junior, ia tak pernah tau seperti ini kerja anggota dewan kalau jauh dari istri, dia segera pamit dari sana dan meluncur ke hotel tempat ia menginap. Sesampainya di kamar, ia langsung sujud dan bersyukur tak terjerumus dalam kubangan maksiat. Air matanya menganak sungai mengenang kejadian yang baru saja ia alami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kisah-kisah dalam buku ini, sebagian sudah menjadi konsumsi publik, dan beberapa kasus juga sedang di selidiki KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Pengarang tidak langsung mengarah ke nama-nama personal tentunya. Namun menggunakan nama-nama samaran. Jika Anda membacanya, saya yakin anda sudah bisa menebak, siapa-siapa saja anggota dewan yang dimaksud oleh sang pengarang. Selain nama-nama samaran pelaku, pengarang juga memplesetkan nama-nama instansi dan lembaga pemerintahan. Seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diplesetkan menjadi Badan Pembasmi Suap Menyuap (BPSM). Badan Kehormatan DPR menjadi Majelis Pertimbangan Martabat, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi Badan Bisnis Negara Indosiasat (BBNI), dan lain-lain. Partai-partai pun begitu. Ada partai ka’bah, partai pohon kuning, partai matahari biru. Tanpa saya sebutkanpun, Anda pastinya bisa menebak itu partai apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat berpikir untuk menghadiahkan buku ini kepada anggota dewan di kota saya. Hehe...biar mereka menertawakan diri mereka sendiri dan mulai berkaca. Syukur-syukur mereka tersinggung dengan tulisan-tulisan di buku ini. Artinya mereka masih punya hati. &lt;br /&gt;Hm..jadi inget rocker Slank yang sempat menuai protes para anggota dewan yang merasa tersinggung dengan lirik lagu Slank...hehe &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peace..pak dewan...Peace..semoga kedepan kami bisa lebih bertanggung jawab untuk tidak kembali memilih Anda dan cerdas untuk mencari yang lebih baik dan bersih akhlaqnya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-708543073590447885?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/708543073590447885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=708543073590447885' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/708543073590447885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/708543073590447885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/11/parlemen-undercover.html' title='&lt;strong&gt;Parlemen Undercover&lt;/strong&gt;'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SRF0MrJXwxI/AAAAAAAAAEA/s_az4vQyoAo/s72-c/parlemen+undercover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-9086344809511996849</id><published>2008-10-31T06:36:00.000+07:00</published><updated>2008-11-06T23:35:13.492+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Favorite Songs'/><title type='text'>Last But Not Least</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;Last But Not Least&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;oleh: Bondan Prakoso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SQpGJi3ayRI/AAAAAAAAAD4/UWskHw1BOA4/s1600-h/bondan+&amp;amp;+Fade+2+black.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5263096244327860498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SQpGJi3ayRI/AAAAAAAAAD4/UWskHw1BOA4/s320/bondan+%26+Fade+2+black.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu mungkin, hanya cukup sebagai tanda.&lt;br /&gt;Kedua tetap ada tetap sama tambah makna.&lt;br /&gt;Tiga akan berjalan, tentukan arah.&lt;br /&gt;Sesuai cita cita saat mulai pertama.&lt;br /&gt;Kita memang beda tapi memang pernah satu.&lt;br /&gt;Semua tak berubah hanya rupa yang berbeda.&lt;br /&gt;Kutancapkan pasak yang kini kokoh berdiri.&lt;br /&gt;Berharap tersenyum walau harus langkahkan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S'lamat pagi kawanku.. apa kabar?!&lt;br /&gt;Senang liat semangatmu, terus terbakar!!&lt;br /&gt;And here we go.. Last But Not Least!!!&lt;br /&gt;And here we go, yeah.. eugh.. woooaaaaa!!&lt;br /&gt;Akhir, tapi bukan.. yang terakhir.&lt;br /&gt;Biarkan semua berjalan sesuai takdir. Kami disini, selalu ada.&lt;br /&gt;Karya kami, hantui jagad raya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Noo.. it's not a goodbye.. cause we believe.. for tomorrow..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noo.. it's not a goodbye.. convince your self.. we'll be together again..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't give up yet, coz it's not the time. Muthafucka got shit, coz we partner in crime (rhyme). Kan tetap mengudara bersama ritme (kekal), karna usia takkan mampu bunuh ide. (M. I. C.) kan slalu ada digenggaman. (Speachless) talk about Fade2Black and Bondan. No no not yet.. coz it’s not goodbye now.&lt;br /&gt;Believe me we'll meet again (some day or some how!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to #&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cinta.. penuh makna.. karya tercipta.. abadi slamanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenanglah.. lagu ini.. yakinkan nanti.. kan bersama lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noo.. it's not a goodbye.. cause we believe.. for tomorrow..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noo.. it's not a goodbye.. convince your self.. we'll meet again..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;R.I.P (Rhyme In Peace)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;oleh: Bondan Prakoso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kata yang tepat untuk protes terhadap waktu&lt;br /&gt;Rhyme style apa yang pas untuk demo sedih diriku&lt;br /&gt;Air mataku sanggup katakan lebih banyak dari pada&lt;br /&gt;pesan yang disampaikan semua kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yoo.. yo capital A. N. double much respect fo ya&lt;br /&gt;Kau Selalu karyakan beat untuk rima ber-lima&lt;br /&gt;Meski jarak terbentang ambisi bukan halangannya&lt;br /&gt;Roda dua F one Z menghempas debu Bogor-Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat terbaik dalam mengejar mimpi&lt;br /&gt;Teman terhebatku untuk dapat berdiri&lt;br /&gt;Kawan yang tepat untuk sharing hal-hal kecil&lt;br /&gt;Kuping yang pas untuk&lt;br /&gt;Untuk dengar rima Cypress Hill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih tergambar jelas alunan takdir&lt;br /&gt;Kita lewati malam dengan sebotol beer&lt;br /&gt;Bicara, tertawa, bertingkah semaunya&lt;br /&gt;Sudah saatnya kau tenang di alam sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari - hari yang kan ku jalani&lt;br /&gt;Kini semua kan terasa sunyi ...&lt;br /&gt;Walau hampa pasti ku hadapi&lt;br /&gt;Ku ucapkan slamat jalan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slamat jalan teman, semoga kau tenang&lt;br /&gt;Semua canda tawa bayangmu takkan pernah hilang&lt;br /&gt;Dalam setiap langkah, kau slalu ada&lt;br /&gt;Sampai kini ku tak percaya kau telah tiada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yo.. yo.. Mungkin batu nisan pisahkan dunia kita&lt;br /&gt;Namun ambisimu kan kujaga slalu membara&lt;br /&gt;Gapailah doa yang slalu kubaca&lt;br /&gt;Menemani langkahmu menuju singgasana surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari - hari yang kan ku jalani&lt;br /&gt;Kini semua kan terasa sunyi ...&lt;br /&gt;Walau hampa pasti ku hadapi&lt;br /&gt;Ku ucapkan slamat jalan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tinggal&lt;br /&gt;tidur yang lelap&lt;br /&gt;mimpi yang indah&lt;br /&gt;slamat jalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tinggal (We love you my brother you'll always in my heart)&lt;br /&gt;tidur yang lelap (Even now and forever we'll always one blood)&lt;br /&gt;mimpi yang indah (Hope God give you heaven, may God be with you)&lt;br /&gt;slamat jalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami detik ini tanpa kau seperti minus 1&lt;br /&gt;Kami hisap King Arthur untuk kau kawan&lt;br /&gt;Kami minum ini hanya untukmu teman&lt;br /&gt;Kau adalah milik-Nya, dan kepada-Nya lah kau kembali&lt;br /&gt;Sampai bertemu Brother, dialam sana nanti&lt;br /&gt;Rhyme In Peace&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;WeW!! Posting R&amp;amp;B pula. Gak siy, lagi suka ama Bondan Prakoso &amp;amp; Fade 2 Black ajah. Apalagi lagu yang ini...^_^&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-9086344809511996849?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/9086344809511996849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=9086344809511996849' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/9086344809511996849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/9086344809511996849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/last-but-not-least.html' title='&lt;strong&gt;Last But Not Least&lt;/strong&gt;'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SQpGJi3ayRI/AAAAAAAAAD4/UWskHw1BOA4/s72-c/bondan+%26+Fade+2+black.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-5740148738098268432</id><published>2008-10-16T17:43:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T17:45:27.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Kriteria</title><content type='html'>Apa coba maksudnya nulis beginian. Ya, gada papa sih, cuma  pengen cerita aja. Sebenarnya ada yang istimewa di usiaku yang ke-23 ini. Ketika masuk kampus, statusku yang awalnya sebagai ADS (Aktivis Dakwah Sekolah), kini menjadi ADK (Aktivis Dakwah Kampus). Nah, saat itu, Murobbi menyerahkan selembar data yang agak sedikit berbeda sama yang ada di sekolah. Ya, salah satunya, kalo di LDK, ada pertanyaan, Kapan target menikah? Ya ampun!! Sumpah, beneran, saya langsung blushing (haha,,masih bocah juga, masih semester satu). Gak cuma itu lho, tapi kriteria yang saya inginkan juga harus di tuliskan. Awalnya bingung, mau ngisi apa coba? Jadilah saya akhwat yang punya seabreg kriteria. Sebagai kenang-kenangan, kriteria itu masih saya simpan ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ia adalah lelaki shaleh&lt;br /&gt;2. Ia adalah lelaki sabar&lt;br /&gt;3. Ulet dalam bekerja&lt;br /&gt;4. Komunikatif, gak pemalu, sanguinist&lt;br /&gt;5. Seneng baca buku (book aholic)&lt;br /&gt;6. Dia…Puitis dan romantis (ehm..ehm...)&lt;br /&gt;7. Punya visi misi dalam keluarga dakwah. Artinya dia udah punya rencana kedepan, bagaimana memimpin keluarga, memimpin istri dan mendidik anaknya&lt;br /&gt;8. Pejuang dakwah&lt;br /&gt;9. Aktivis Kampus&lt;br /&gt;10. Berkarakter gitu...&lt;br /&gt;11. Yang pasti, ya...tidak merokok&lt;br /&gt;12. Mau berbagi tugas dalam rumah tangga. Apalagi kalo sudah punya anak. Kan repot jika harus sendirian ngurusin mandi si bayi, ganti-in popoknya, jadi dia juga harus bersedia bantuin urusan dapur&lt;br /&gt;13. Gak harus “berpenghasilan tetap,yang penting tetap berpenghasilan”&lt;br /&gt;14. Berwatak lembut, dan gak suka mukul. Perhatian dan care ama kebutuhan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh, saya ketawa dulu ya (Haha...) Soalnya saya suka senyam-senyum sendiri tiap kali membuka diary biru usang saya itu. Berasa lucu aja. Kriteria nya itu lho.Perfect banget. More Expectaction with the highest Standard. Actually, I’m not really a perfect women at all. Banyak gak becusnya saya ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah mengisi biodata tersebut, tampak MR saya hanya bisa mengulum senyum. Keliatan banget dia berusaha menahan tawanya. Setelah pulang, saya begitu bersemangat mencari artikel dan buku seputar pernikahan. Saya bongkar lemari mbak dirumah (kebetulan kakakku itu akhwat, awwalun di tahun `94, jadi udah lumayan lama tarbiyahnya). Saya menemukan artikel-artikel menarik yang saya buru dan obrak-abrik tadi. Ada ungkapan menarik dan membuat saya mengangguk 100%. Absolutely, No reserved! Ketika akhwat berusia 20 tahun pertanyaan kepada ikhwan begini “Siapa elo?”. Nah, menginjak usia 25 ke atas, pertanyaan nya udah bergeser menjadi “Siapa gue ya?”. Yang menyedihkan, ketika usia sudah berkepala 3, alias 30 tahun ke atas, yang muncul kemudian bukan lagi pertanyaan,tapi pernyataan, “Siapa aja deh!”. Nah lho,,,,Akhwat2, aduh, jangan protes gitu dunk. Saya tau, yang lagi baca, apalagi akhwat pasti ada yang mengangguk, ada pula yang menggeleng tak setuju. Emang apaan!! Mungkin begitu ya, akhwat membela diri. Namun, siapapun tak memungkiri. Akhwat itu, kalo masih umur 20-an memang begitu. Kriteria buanyak banget, saking perfect nya, susah dicariin yang sesuai kriteria. Sebaliknya, pasangan jenis akhwat, yaitu ikhwan, justru tidak punya Kriteria yang njelimet kayak akhwat. Pikirannya masih bagaimana menjadi “suami” yang baik buat istri. Namun, memasuki usia kematangan lelaki dewasa, ikhwan justru punya banyak sekali kriteria, karena settingan pikirannya juga sudah beda. Saat usia ini, masanya mereka berpikir, “BAGAIMANA MENDIDIK ANAK”. Begitu. Sehingga wajar, semakin bertambah usia laki2, justru mereka tidak memikirkan mereka saja, tapi bagaimana masa depan perkawinan dan urusan anak2nya kelak. Makanya, semakin senja usia seorang lelaki, kriteria justru bertambah dan lebih njelimet lagi(ikhwan-ikhwan, benar gak yang saya bilang tadi??hm??). &lt;br /&gt;Uhmm,,susah jelasinnya. Baca aja deh di buku-buku nya Salim A.Fillah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, apakah kriteria pasangan yang saya inginkan sekarang sudah bergeser seiring pengetahuan dan benturan realita di lapangan?? Bisa jadi iya. Yang jelas, ikhwan itu jumlahnya selalu lebih sedikit daripada akhwat. Sehingga azzam saya untuk dapetin seorang ikhwan mulai luntur (hihi…gak tau nih, what happen ae’ naon with me?!?!?!). Kalo ada lelaki sholeh yang datang dengan niat baik, akan saya pertimbangkan (ceile..). Tentunya dengan restu orang tua. Btw, postingan ini bukannya ajang promosi ya (kalo iya, jg gpp sih,,hehe,maksudnya..ehm…uhm…itu…gak jadi deh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau nyanyi dulu ah..” kini berpadulah dua hati dalam mahligai cinta..ikatan nan agung sempurna sebagian agama…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutin sendiri ya, mau pergi berkelana lagi nih….^_^. Nyari jodoh (haha..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah, gausah terpengaruh ama tulisan saya yang konyol dan rada ngaco ini ya. karena blog ini emang cuma tempat "muntahan" saya di dunia virtual&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-5740148738098268432?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/5740148738098268432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=5740148738098268432' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5740148738098268432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/5740148738098268432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/kriteria.html' title='Kriteria'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1957672828880853268</id><published>2008-10-14T23:06:00.000+07:00</published><updated>2008-10-14T23:07:25.413+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celotehan'/><title type='text'>Kamuflase</title><content type='html'>D: Akhirnya OL juga, kemana aja?&lt;br /&gt;B : gak, cm invis aja tadi&lt;br /&gt;D : gimana, masih kangen ama dia?&lt;br /&gt;B : (bingung)&lt;br /&gt;D : kenapa?&lt;br /&gt;B : gpp sih&lt;br /&gt;D : udah, jujur aja  ma aku, rahasia kita berdua kok, tenang aja&lt;br /&gt;B : (bingung)&lt;br /&gt;D : napa sih?&lt;br /&gt;B : iya, kangen &lt;br /&gt;D : apa sih yang dicari? Kamu tenang pas deketan ama dia?&lt;br /&gt;B : iya&lt;br /&gt;D : trus, kalo gak ketemu apa rasanya?&lt;br /&gt;B : ya kangen donk&lt;br /&gt;D : trus kalo kangen?&lt;br /&gt;B : ya pengen ketemu&lt;br /&gt;D : kalo udah ketemu?&lt;br /&gt;B : udah deh, gak usah di bahas lagi, sedih nih&lt;br /&gt;D : lho, aku kasi tau ya, itu tuh cuma sementara aja, ntar lama-lama juga terbiasa&lt;br /&gt;B : maksudnya?&lt;br /&gt;D : pacaran tuh hanya kamuflase aja&lt;br /&gt;B : tp dia baek banget ma aku&lt;br /&gt;D : iya, di depan kamu aja dia baek, biasanya sama orang laen juga enggak. Di depan kamu aja dia wangi, biasanya juga enggak. Di depan kamu aja dia baek, biasanya juga pelit. Sama kamu aja keliatan perfect, biasanya juga berantakan&lt;br /&gt;B : Uhmmm…gitu ya, trus aku harus gmn?&lt;br /&gt;D : ya musti ambil keputusan,mau lanjut apa putus&lt;br /&gt;B : iya deh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D is now offline&lt;br /&gt;B : sign out&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D &amp; B sibuk dengan pikiran masing-masing. Membawa dialog mereka ke dalam masing-masing diri. Kembali dengan rutinitas. Mereka punya karakter yang hampir sama. Tipikal yang tidak jauh berbeda. Kata orang nih, udah ketemu chemistry nya!. Mungkin terlambat ketemuannya, waktu  pas masih sama2 di satu kota. Sekarang terpisah jarak ribuan kilometer. Sejarah kelam hidupnya pun beririsan. Itulah yang membuat mereka akhirnya sangat dekat. Berpisah namun tak terpisahkan. Hehe… have fun dengan hubungan sekarang, gada ikatan, tapi cukup membuat mereka  (?????) Uhmm,,,, D, benar katamu, Pacaran? Hanya kamuflase. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D, bagaimana selanjutnya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1957672828880853268?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1957672828880853268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1957672828880853268' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1957672828880853268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1957672828880853268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/kamuflase.html' title='Kamuflase'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1259280953276915282</id><published>2008-10-13T19:22:00.000+07:00</published><updated>2008-10-13T19:29:20.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fighter'/><title type='text'>Surat Untuk Osama</title><content type='html'>SURAT UNTUK OSAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPM-8NHz_SI/AAAAAAAAADU/vlIW-mk48pY/s1600-h/main.bin.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPM-8NHz_SI/AAAAAAAAADU/vlIW-mk48pY/s320/main.bin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256614394107002146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osama..&lt;br /&gt;Kamu tak pernah bilang padaku&lt;br /&gt;Kalau kamu akan meledakkan WTC dan Pentagon&lt;br /&gt;Bush juga tak punya bukti sampai sekarang&lt;br /&gt;Jadi, aku lebih memilih percaya..&lt;br /&gt;Pada cinta yang terpancar dibalik keteduhan matamu&lt;br /&gt;Pada semangat yang tersimpna dibalik lebat janggutmu&lt;br /&gt;Osama,,,&lt;br /&gt;Kamulah yang mengajar bangsa-bangsa yang bisu untuk bisa bicara&lt;br /&gt;Maka mereka BERTERIAK&lt;br /&gt;Kamulah yang menanam bibit keberanian diladang jiwa orang-orang pengecut&lt;br /&gt;Maka mereka MELAWAN&lt;br /&gt;Kamulah yang menebar nikmat kemerdekaan &lt;br /&gt;Direlung kalbu orang-orang tertindas&lt;br /&gt;Maka mereka BERJUANG&lt;br /&gt;Kamulah yang mengobarkan harapan direlung orang-orang yang membungkam&lt;br /&gt;Maka mereka MEMBERONTAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osama&lt;br /&gt;Kamulah yang mengunci mulut bangsa-bangsa penjajah seperti mereka&lt;br /&gt;Maka mereka hanya bisa mengamuk&lt;br /&gt;Kamulah yang menutup mulut para penjajah&lt;br /&gt;Maka mereka terbungkam&lt;br /&gt;Kamulah yang merampas rasa aman dari jiwa-jiwa bangsa tiran&lt;br /&gt;Maka mereka tak pernah bisa tidur nyenyak&lt;br /&gt;Kamulah yang merebut selera hidup dan sakit hati bangsa-bangsa &lt;br /&gt;Maka mereka tak lagi bisa menikmati hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osama...oh Osama...&lt;br /&gt;Mari nyanyikan lagu kemenangan&lt;br /&gt;Bersama nurani anak-anak manusia yang telah menemukan kehidupannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osama...Oh Osama...&lt;br /&gt;Mari kita senandungkan nsayid keabadian&lt;br /&gt;Bersama yang merindukan taman syurga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWABAN DARI OSAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, suratmu sudah kuterima&lt;br /&gt;Aku baik-baik saja. Aku masih minum teh di pagi hari, dan menikmati sunset di sore hari.&lt;br /&gt;Aku juga masih mengendalikan bisnis dan mengontrol jaringan Al-Qaedah dari balik gua-gua&lt;br /&gt;Tenanglah wahai saudaraku, karena jadwal kematianku tidak tertulis di Pentagon ataupun WTC&lt;br /&gt;Saudaraku ,,,,aku menonton&lt;br /&gt;Aku senang, kalian mulai berani bicara&lt;br /&gt;Aku suka, kalian sudah bisa bikin Bush marah-marah&lt;br /&gt;Aku gembira, kalian sudah bisa bilang ”TIDAK”&lt;br /&gt;Aku bahagia, kalian mulai belajar&lt;br /&gt;Aku terharu, kalian miskin tapi mau nyumbang&lt;br /&gt;Aku terheran-heran, kalian kecil-kecil tapi mau jihad ke afghanistan&lt;br /&gt;Aku pikir, kalian anak-anak ajaib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;Aku mau buka rahasia sama kamu&lt;br /&gt;Tapi, kamu jangan bilang siapa-siapa&lt;br /&gt;Kamu tau gak?&lt;br /&gt;Kenapa orang-orang Taliban sayang padaku?&lt;br /&gt;Kata mereka, ternyata aku lucu. Bocah-bocah aghan juga senang padaku&lt;br /&gt;Kata mereka, karena aku bawa mainan pesawat-pesawat amrik kepada mereka&lt;br /&gt;Para pemulung Afghanistan juga senang padaku&lt;br /&gt;Kata mereka, karena roda-roda itulah mereka bisa hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Amerika itu terlalu serius&lt;br /&gt;Padahal kita Cuma bermain-main di taman surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, kita sedang dinanti Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mengubur keangkuhan AS disini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan datang ke Indonesia&lt;br /&gt;Kamu tahu, apa yang akan kulakukan ?&lt;br /&gt;Aku hanya mau investasi di negrimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Puisi itu saya rekam dari sebuah stasiun televisi yang sedang menyiarkan sebuah pertunjukan teater tentang ”11 September” di tahun 2001. Saat itu, dunia digemparkan oleh peristiwa peledakan gedung World trade centre (WTC) dan Pentagon.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1259280953276915282?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1259280953276915282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1259280953276915282' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1259280953276915282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1259280953276915282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/surat-untuk-osama.html' title='Surat Untuk Osama'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPM-8NHz_SI/AAAAAAAAADU/vlIW-mk48pY/s72-c/main.bin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1750481459845899611</id><published>2008-10-13T13:47:00.000+07:00</published><updated>2008-10-13T13:51:35.269+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>How Do You Describe Love</title><content type='html'>How do you describe love? Cinta dengan segala definisinya, pastilah tetap menjadi bahan pembicaraan yang sangat diminati. Sangat gurih untuk dikunyah. Gak tua gak muda, sama aja. Syndrome cinta mah emang menyerang manusia di segala usia. Jadi, gak heran,  kalo kita nyeletuk dikit aja tentang “cinta”, saya yakin deh, pasti pada koor tereak begini, ” suit..suit..”, atau, “cie..cie..”. &lt;br /&gt;Jadi, apaan donk cinta itu? Tanyakan saja arti cinta pada siapapun yang Anda temui, maka sebanyak itu pula Anda temukan kata cinta di definiskan berbeda. Tergantung bagaimana suasana hati dan moody dari orang tersebut. Uhmm….cinta?? Love Is Like Wind, We Cannot See It But We Can Feel It&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPLvt1TE6NI/AAAAAAAAADM/xgJNy--lKb8/s1600-h/Cinta_biroe_ku.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPLvt1TE6NI/AAAAAAAAADM/xgJNy--lKb8/s320/Cinta_biroe_ku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256527285775034578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EHm…ehm…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huaa…huaa…hua…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dag dig dug…duer….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Auw….gubrak….!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiks…..:(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hi hi hi….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wua wua..wua………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Beribu rasa tumpah ruah menyergap ketika seseorang sedang jatuh cinta. Cinta itu aneh. Senang, haru, sedih, bahagia, kecewa, benci, dendam, sakit hati, kacau, gelisah, berbunga-bunga, kangen berkepanjangan, hambar,,, dan segala macam bentuk rasa dan emosi mungkin pernah kita rasakan. Cinta adalah energi yang sangat besar yang mampu  menjadikan pengecut jadi pemberani, yang bodoh jadi pintar, yang cuek bebek jadi perhatian abiz, yang mampu memfasihkan lidah, mempertajam pena, melahirkan semangat dan segala kegembiraan yang membuat rasa membumbung ke langit luas. &lt;br /&gt;Oh my God…. Gak kuat kalo lagi jatuh cinta..hiks…hiks…bawaannya mikirin doi mulu. Kemana-mana dipikirin. Apalagi kalo gak dapet kabarnya sehari ajah, pasti deh  nyari-nyari kabarnya. Giliran dia yang sering SMS, kita yang ngerasa di perhatiin gitu, berasa jadi orang nomer satu deh buat dia. Pernah kan ngerasain kayak gitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomongin cinta ibarat mendaki gunung tanpa puncak, mengarungi lautan&lt;br /&gt;tanpa tepian (hehe..segitunya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the way, saya mau berceloteh dikit deh. Tapi sebelum itu, saya mau tanya, yang masih inget cinta pertamanya, tolong acungkan jempol, eh salah ya, acungkan tangan!!..wuih, kok banyak amat. Cie,,,uhm,,,tuh yang lagi baca pasti kebayang deh wajah…(hayo wajah siapa?hehehe,,,tenang aja, gak papa kok, toh inget si dia, gak buat kamu-kamu tuh jadi dosa, kecuali mikir yang enggak2 kalee) wah..wah..jadi “blushing” gitu mukanya. Hihi……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kalo saya ditanya, kapan saya mulai jatuh cinta, akan saya jawab, umur 21 tahun. Wua…tua donk ya. Gak juga siy, umur 21 tuh gak termasuk hitungan cinta monyet dan conta brontosaurus..haha…….kalo cinta monyet mah, dari kelas 5 SD juga udah mulai suka sama yang namanya cowok. Eh, kayaknya menarik deh,diceritain waktu pas lagi SD. Awalnya, waktu itu gara-gara sohiban banget ama 1 temen cowok. Tetanggaan sih, jadi ketemu tiap hari, main tiap hari, nonton bareng tiap hari, makan bareng tiap hari, mandi bareng tiap hari ,hehe,, maklum masih kecil, sukanya main di luar, di kolong jembatan, di sungai, di kali,…&lt;br /&gt;Ya gimana gak deket, lha wong, bapaknya dia itu temen deket bapakku. Gimana gak deket,  rumahnya dempetan, gimana gak deket, kalo mamanya suka jodoh-jodohin aku ama anaknya itu. Nah, itu waktu SD. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlanjut sampe di SMP. Sudah menjadi hal yang lumrah, kalo remaja itu senangnya membuat komunitas sendiri, dan biasanya bakalan bangga-banggaan dengan komunitasnya itu. Saya juga punya genk dulu. Namanya “seven magic”. Tujuh keajaiban. Visi kami, ingin menjadikan dunia ini penuh keajaiban dengan kehadiran kami bertujuh. Haha….norak banget yak. Dan gak penting banget gitu. Tapi ya beda, waktu SMP, bangga banget ama genk sendiri, pokoknya narsis banget deh. Kerjaan kita tuh, suka ngumpul pas jam pulang sekolah. Jadi seneng banget kalo denger hari libur. Kalo libur, tetep aja kesekolah, tapi agendanya bukan belajar, tapi ngumpul bareng temen2. atau ngomongin gossip artis semacam westlife, nsync, the moffats, dan laen-laen. atau nonton bareng. Nah, waktu pas heboh-hebohnya film “Titanic”, pada saat itulah, si dia mulai deket2 gitu. Ah, udah ah. Males cerita yang ini, malu2in. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut pas SMA. Nah, usia ini, saya lumayan stabil. Tidak lagi meledak-ledak, tidak lagi suka tereak-tereak histeris kalo nemu “barang antik”, tau maksudnya kan? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir bisa dibilang, masa SMA yang katanya adalah masa transisi dari usia remaja menuju masa dewasa, tidak terlalu signifikan merubah perilaku saya dalam urusan yang satu ini. Mungkin juga karena pada saat SMA, saya udah mulai berjilbab rapi, sudah mulai mengenakan pakaian takwa sesuai syari’at. Sudah mulai ikut kajian-kajian, sudah mulai aktif berorganisasi. Apa saja kegiatan yang positif saya ikuti. Jadi, pada saat SMA, tepatnya menjelang kenaikan kelas 2, saya sudah mulai ikut tarbiyah. Dan sudah mulai paham batasan-batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam. Sehingga, sedikit banyak, ilmu dan kepahaman yang saya peroleh juga mempengaruhi tindak-tanduk perbuatan sehari-hari. Tidak mau nyontek, dll, yang mungkin dimata temen-temen, sedikit aneh. Apalagi, kalo pas halal bi halal, saya tidak menjabat tangan teman pria saya. Hehe,,,sempat dibilang ekstrim oleh kawan-kawan. Tapi saya enjoy aja. Kebetulan, di kelas, hanya saya  sendiri yang ikut kajian pekanan tersebut. Hm,,,mungkin sebagian mereka menganggap kegiatan seperti itu membosankan. Saat SMA inilah, saya betul merasakan kecintaan yang menggebu gebu kepada Allah. Dzat yang Maha Kuasa, Dia yang memberi kita nafas, yang mengatur rezeki, yang mengatur alam semesta hingga tetap pada porosnya. Subhanallah, saya betul merasakan hidayah itu merasuk kedalam jiwa. Sangat merindukan-Nya. Saya juga ingat, saya pernah shalat malam, lamaaaa sekali, dengan bercucuran air mata, saya menyesali tiap dosa dan celah maksiat yang pernah saya lakukan. Saya bersyukur kepada-Nya, sudah memberikan hidayah itu kepada saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun, tidak bisa dipungkiri, rasa cinta, rasa suka, atau simpati kepada seseorang, tetaplah merupakan fitrah bagi laki-laki dan perempuan. Saya juga merasakan getar-getar cinta itu tatkala bertemu atau bersitatap dengan laki-laki yang saya sukai. Bedanya, waktu itu saya suka jatuh cinta yang borongan,  hehe, sebenarnya bukan cinta yang gimana-gimana sih, Cuma simpati aja kok. Tapi tetep aja ada rasa suka gituh. Di usia SMA ini, godaannya gak terlalu berat bagi saya. Ada juga cowok yang bilang suka sama saya, tapi saya aja ilfil ama dia. Lama-lama dia gak betah ama saya yang suka kasi nasehat macem2 dan galak pula..Hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm,,,sekarang, inilah kisah seru saya. Saat saya umur 21 tahun. Kala itu, saya masih duduk disemester 5. Ada perhelatan besar yang akan di gelar di sini, di kota khatulistiwa ini. Dihadiri oleh 44 perguruan tinggi dan swasta yang ada di Indonesia. Yaitu MTQ nasional tingkat mahasiswa. Saat mengetahui kalo UNTAN jadi tuan rumah untuk MTQ mahasiswa tingkat nasional, bayangan saya langsung tertuju pada suasana akademis yang kental, yang pastinya mewarnai setiap kegiatan. Ada banyak universitas yang akan hadir dalam perhelatan akbar ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ada pembukaan pendaftaran sebagai LO (pendamping kafilah) saya pun tidak mengabaikan momen ini. Langsung aja daftar ke panitia. Ikut test dan memenuhi syarat-syarat yang harus dipenuhi dan alhamdulillah saya pun dinyatakan lulus. Kebetulan saya diamanahi untuk menjadi pendamping bagi para kafilah dari Makassar, mahasiswa Universitas Hasanuddin. Kampus merah makassar ini memang terkenal dengan dinamika gerakan mahasiswanya dan pergerakan islam.  Saya mendampingi sebelas kafilah, 9 ikhwan dan 2 akhwat. Bisa di bayangkan, saya harus menemani mereka dalam kegiatan. Meskipun saya tidak sendirian, saya ditemani seorang LO yang lain juga sih. Tapi, tetap saja, saya harus membagi waktu untuk menemani mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat sekali, waktu rombongan kafilah Unhas sampai untuk pertama kalinya di UNTAN, hari Ahad, 18 September 2005, jam 2 siang. Saya langsung di telp panitia untuk menyambut dan menemani mereka. Saat itu, seorang lelaki turun dari mobil rombongan, saya langsung menyambut kedatangannya. Dari almamater yang dia kenakan, saya bisa menebak, dia lah kafilah UNHAS. Begitu kenalan, mata kami saling beradu pandang, hati saya bergejolak saat itu, kutundukkan wajahku, sepertinya ia pun melakukan hal yang sama. Dengan kedua tangan merapat di atas dada, ia memperkenalkan dirinya. Wah, gak nyangka, soleh juga nih anak, pikir saya pada saat itu. Akhirnya, kami kenalan, bertanya nama dan nomer Handphone masing-masing. Setelah menyelesaikan administrasi dan pendaftaran ulang, kami berdua naik ke dalam mobil rombongan menuju penginapan. Setelah itu, selama sepekan, kami terbiasa berbincang tentang pergerakan mahasiswa, dll. Kebetulan, dia adalah kontestan MTQ kategori Lomba karya tulis ilmiah islam. Mengangkat tema agama dan peradaban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepekan berlalu. Acara pun usai. Saat penutupan, kami berphoto bersama. Esoknya, saya mengantar mereka sampai ke bandara. Saat itulah pertemuan terakhir saya dengannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu dia tiba di Makassar, dia langsung menghubungi saya. Alhamdulillah, selamat sampai tujuan. Hampir setiap hari, dia selalu mengirimi saya SMS. Isinya, kegiatan2 yang dia lakukan. Perkampungan sekuler, dialog dengan professor, menjadi pembicara di diskusi lesehan kampus, di panel kan dengan dosen, dll. Semua di ceritakan olehnya. Saya bangga punya teman seperti dia. Sangat cekatan, pemberani, seorang pemberontak, aktivis tulen, dan hmmm..romantis. hehe,,, saya bisa membaca itu di setiap sms dan email yang dikirimnya kepada saya. Kami menjalin hubungan tanpa status ini selama kurang lebih 2 tahun, dengan berbagai dinamika di dalamnya. Sampai suatu ketika, awal 2008 lalu, dia mengirimi saya SMS, isinya adalah buku2 yang dia tulis sudah terbit. Saya tidak tau buku yg dia terbitkan kalo saya tidak di beritahu oleh seorang kawan, bahwa dia menemukan sebuah buku di Gramedia, dalam prolognya, si penulis menuliskan nama saya. Langsung saja saya hunting buku tersebut, dan ternyata benar. Dia menuliskan nama saya di prolog karyanya itu. Saat itu, kami sudah jarang berkomunikasi. Medio 2008, dia mengirimi saya SMS lagi dan mengatakan bahwa saat ini dia sudah menikah dengan seorang gadis asal Kalimantan juga. Awalnya saya terpukul. Pedih dan perih. Tapi, saya sudah mengira jauh-jauh hari. Sesuatu yang diawali dengan yang tidak baik, hasilnya pun tidak akan baik. Tidak berkah. Saya hanya bisa mendoakannya saja…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1750481459845899611?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1750481459845899611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1750481459845899611' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1750481459845899611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1750481459845899611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/how-do-you-describe-love.html' title='How Do You Describe Love'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPLvt1TE6NI/AAAAAAAAADM/xgJNy--lKb8/s72-c/Cinta_biroe_ku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-91251645593413662</id><published>2008-10-12T14:26:00.000+07:00</published><updated>2008-10-12T14:32:04.921+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi Buku'/><title type='text'>The 7 Habits</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPGnzmv2ZAI/AAAAAAAAADE/pXsQRwzZQ-0/s1600-h/7+habits-good.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPGnzmv2ZAI/AAAAAAAAADE/pXsQRwzZQ-0/s320/7+habits-good.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256166745134490626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Buku : 7 Habits of Highly Effective People&lt;br /&gt;Penulis  : Stephen R. Covey&lt;br /&gt;Penerbit : Binarupa Aksara&lt;br /&gt;Jumlah halaman : 346 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia berubah dengan sangat cepat. Ada milyaran manusia di dunia ini. Ada ratusan buku yang terbit setiap hari. Ada jutaan fenomena yang kita temui atau kita alami. Ada banyak orang gagal disekitar kita, namun tak sedikit juga yang menuai sukses. Dalam dimensi yang luas, sukses adalah milik semua orang. Tetapi tidak semua orang tahu bagaimana mendapatkan atau meraih kesuksesan. Karena, meraih sukses bukanlah perkara gampang. Diperlukan kepercayaan diri yang tinggi, antusiasme, hasrat, ketekunan, kerja keras, motivasi, serta komitmen untuk terus memperbaiki diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stephen R. Covey dalam bukunya “7 Habits of Highly Effective People” menguraikan tujuh kebiasaan untuk kesuksesan Anda. Kebiasaan adalah faktor yang kuat dalam hidup kita. Ia begitu konsisten dan seringkali merupakan pola yang tidak disadari, maka kebiasaan yang terus menerus dan setiap hari akan mengekspresikan karakter kita dan menghasilkan efektivitas atau ketidakefektifan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi efektif dan menang secara pribadi, Covey menganjurkan 3 kebiasaan pertama yang sangat efektif:&lt;br /&gt;1. Jadilah Pro Aktif&lt;br /&gt;Sebagai manusia, kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Perilaku kita adalah fungsi keputusan kita, bukan kondisi kita. Jangan biarkan lingkungan mengontrol diri kita. Kita punya kebebasan berkehendak. Jangan sekali-sekali menyalahkan orang lain, dan jangan sekali-kali menyalahkan keadaan. Kitalah yang menciptakan keadaan tersebut sekaligus mengendalikannya&lt;br /&gt;2. Memulai dari akhir dalam pikiran &lt;br /&gt;Mulailah dari titik paling akhir, niscaya akan terang tujuan Anda. Hal ini berarti mengetahui kemana Anda akan pergi sehingga Anda sebaiknya mengerti dimana Anda sekarang dan dengan begitu, Anda mengetahui langkah-langkah yang Anda ambil selalu berada pada arah yang benar, yaitu visi Anda.&lt;br /&gt;3. Dahulukan yang utama&lt;br /&gt;Kita seringkali disibukkan oleh persoalan remeh temeh dan tidak penting yang justru menghabiskan waktu efektif yang kita miliki. Anda harus membuat prioritas dalam aktivitas Anda sehari-hari.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk efektif dan menang secara publik, Covey menganjurkan 4 kebiasaan berikutnya: &lt;br /&gt;4. Berpikir menang/menang&lt;br /&gt;Keberhasilan seseorang tidak dicapai dengan mengorbankan/menyingkirkan keberhasilan orang lain. Menang/menang melihat kehidupan sebagai arena kooperatif bukan kompetitif. Kebanyakan orang cenderung berpikir dikotomi, kuat atau lemah, menang atau kalah, keras atau lunak. Padahal cara berpikir seperti itu cacat!&lt;br /&gt;5. Berusaha mengerti dahulu baru dimengerti&lt;br /&gt;Prinsip ini adalah kunci untuk komunikasi antar pribadi yang efektif. Kita biasanya lebih dahulu ingin dimengerti. Kebanyakan orang tidak mendengar dengan maksud untuk mengerti. Mereka mendengar dengan maksud untuk menjawab. Padahal bentuk tertinggi dari mendengarkan adalah mendengar dengan empatik.&lt;br /&gt;6. Wujudkan Sinergi&lt;br /&gt;Intisari dari sinergi adalah menghargai perbedaan, menghormati perbedaan, membangun kekuatan, mengimbangi kelemahan.&lt;br /&gt;7. Asahlah gergaji&lt;br /&gt;Covey dengan tegas menyatakan dimensi spiritual adalah pusat kita. Kebiasaan ke-7 ini menjadi dasar dan prasyarat agar kebiasaan-kebiasaan lain dapat efektif. Covey bercerita dalam bukunya:&lt;br /&gt;Andaikan saja Anda bertemu seseorang yang sedang terburu-buru menebang sebatang pohon di hutan. &lt;br /&gt;”Apa yang sedang Anda kerjakan?” Anda bertanya&lt;br /&gt;”Tidak dapatkah Anda melihat?” demikian jawabnya dengan tidak sabar. ”Saya sedang menggergaji pohon ini.”&lt;br /&gt;”Anda kelihatan letih!” Anda berseru. “Berapa lama Anda sudah mengerjakannya?”&lt;br /&gt;“Lebih dari 5 jam,” jawabnya, “dan saya lelah!ini benar-benar kerja keras.”&lt;br /&gt;“Nah, mengapa Anda tidak beristirahat dan mengasah gergaji itu? Saya yakin Anda dapat bekerja lebih cepat.&lt;br /&gt;”Saya tidak punya waktu untuk mengasah gergaji,” orang tersebut berkata dengan tegas, ”Saya terlalu sibuk menggergaji.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang belajar dengan rajin tetapi hasilnya minim. Juga tidak sedikit yang bekerja keras banting tulang, namun hasilnya tidak optimal. Ini karena ”gergaji”nya belum diasah. Bahkan dia tidak menyadari bahwa gergaji tersebut memang perlu di asah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-91251645593413662?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/91251645593413662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=91251645593413662' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/91251645593413662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/91251645593413662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/7-habits.html' title='The 7 Habits'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPGnzmv2ZAI/AAAAAAAAADE/pXsQRwzZQ-0/s72-c/7+habits-good.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-3907914769233942784</id><published>2008-10-12T09:08:00.000+07:00</published><updated>2008-10-12T14:24:27.145+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi Buku'/><title type='text'>The Alchemist</title><content type='html'>Judul Buku : The Alchemist&lt;br /&gt;Penulis  : Paulo Coelho&lt;br /&gt;Penerbit : Gramedia&lt;br /&gt;Cetakan 2 : Februari 2006&lt;br /&gt;Tebal Buku : 218 Halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPFcu4_Oc1I/AAAAAAAAAC4/JpVlhyMeXUM/s1600-h/the_alchemist.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPFcu4_Oc1I/AAAAAAAAAC4/JpVlhyMeXUM/s320/the_alchemist.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256084200759391058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika selama ini Anda sering membaca novel yang penuh dengan cerita romansa yang membuat Anda “blushing”, atau cerita kehidupan seseorang yang mendapat cobaan mahaberat selama hidupnya yang seolah tiada henti menghampiri. Atau bahkan Anda justru lebih sering membaca novel yang sarat dengan kelucuan dan kekocakan yang mengocok perut Anda sampai air mata Anda keluar, maka sepertinya Anda perlu sejenak untuk beralih ke novel lain.&lt;br /&gt;Novel “The Alchemist” mengajak Anda untuk memetik pelajaran moral dari mozaik kehidupan yang dilalui. Mungkin bagi Anda, bersafari ke negri lain adalah hal yang  biasa. Namun, bagi Santiago, sang anak gembala yang menjadi tokoh utama novel ini, dapat mengambil pelajaran di setiap perjalanan yang membawanya melintasi desa-desa, padang pasir, sampai ke Tangier. Keberaniannya merelakan domba-dombanya dan mencoba menjalani takdirnya, serta antusiasmenya selama bekerja di toko kristal. Disanalah dia bertemu dengan Sang Alkemis, yang menuntunnya menuju harta karun serta mengajarinya tentang jiwa dunia, cinta, kesabaran, kegigihan dalam mengejar impian. Yang mengajarinya bahasa antusiasme, yaitu sebuah bahasa orang yang berhasil dalam pekerjaannya yang dilakukan dengan penuh cinta dan tujuan. Disana jugalah dia akhirnya menemukan cinta sejatinya: Fatima, gadis gurun yang setia menanti kepulangannya. Novel ini menyajikan kisah sederhana yang indah dan menjadi sumber inspirasi bagi yang membacanya. &lt;br /&gt;Yang menarik dari novel ini adalah kekayaan bahasa dan kepiawaian Paulo Coelho dalam merangkai kata yang menggugah semangat dan mengajak kita bagaimana seharusnya menyikapi takdir. Sehingga tak heran, novel-novelnya sudah tersebar di seantero dunia dan telah diterjemahkan kedalam 56 bahasa. &lt;br /&gt;Ada beberapa pelajaran moral yang dapat dipetik dari novel ini. Bahwa kita harus siap menghadapi perubahan. Bahwa yang membuat hidup ini menarik adalah kemungkinan untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan. Bahwa segala sesuatu dalam hidup ini adalah pertanda, maka kita harus bisa membaca pertanda-pertanda itu. Bahwa orang yang menjalani takdirnya tahu segala yang perlu diketahuinya, hanya ada satu hal yang membuat orang tak bisa meraih impiannya: TAKUT GAGAL!&lt;br /&gt;Lalu, apa itu Alkemis? Alkemis adalah orang yang bisa memahami alam dan bahasa dunia, Santiago mempelajari rahasia-rahasia Sang Alkemis melalui setiap perjalanan yang mereka lalui bersama.&lt;br /&gt; “Kau takkan pernah bisa lari dari hatimu. Jadi, sebaiknya dengarkanlah suaranya…” ungkap Sang Alkemis pada si anak. “Mengapa hati manusia tidak menyuruh mereka terus mengejar impian-impian mereka?” tanya si anak pada sang alkemis. ”Sebab itu akan membuat hati sangat menderita dan hati tidak suka menderita.”&lt;br /&gt;Mulai saat itu si anak lelaki memahami hatinya. Dia meminta hatinya untuk jangan pernah berhenti bicara padanya. Dia meminta agar saat dia menyimpang jauh dari impian-impiannya, hatinya memperingatkannya. Si anak bersumpah, setiap kali mendengar peringatan ini dan dia akan mematuhinya.&lt;br /&gt;Kalau kita berusaha menjadi lebih baik, segala sesuatu disekitar kita akan ikut menjadi lebih baik. Itulah yang dilakukan para alkemis. Selamat membaca, selamat melakukan perjalanan wisata alam pikiran....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-3907914769233942784?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/3907914769233942784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=3907914769233942784' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3907914769233942784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/3907914769233942784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/alchemist.html' title='The Alchemist'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SPFcu4_Oc1I/AAAAAAAAAC4/JpVlhyMeXUM/s72-c/the_alchemist.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-2161693086935774561</id><published>2008-10-10T12:30:00.000+07:00</published><updated>2008-10-12T14:23:54.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Lebaran di Pontianak</title><content type='html'>Ada yang unik di hari yang istimewa bagi kaum muslimin, utamanya Idul Fitri. Tradisi ber-lebaran di setiap daerah tentunya berbeda-beda. Para pendatang yang ada di kota Pontianak juga berpendapat seperti itu. Lebaran di Pontianak itu sepekan setelah 1 Syawal masih rame’. Aneka panganannya juga banyak. Mau liat kue-kue yang ada dirumahku? Padahal ini udah hari ke 10 lho, persediaan kuenya masih ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SO7pDE-jCtI/AAAAAAAAACk/V8rtPUcX2Mw/s1600-h/S7302720.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SO7pDE-jCtI/AAAAAAAAACk/V8rtPUcX2Mw/s320/S7302720.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255394054272912082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SO7pDVwoW0I/AAAAAAAAACs/otxTE0ViznQ/s1600-h/S7303290.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SO7pDVwoW0I/AAAAAAAAACs/otxTE0ViznQ/s320/S7303290.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255394058777942850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-2161693086935774561?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/2161693086935774561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=2161693086935774561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2161693086935774561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/2161693086935774561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/lebaran-di-pontianak.html' title='Lebaran di Pontianak'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SO7pDE-jCtI/AAAAAAAAACk/V8rtPUcX2Mw/s72-c/S7302720.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-7372021885667141949</id><published>2008-10-09T15:43:00.000+07:00</published><updated>2008-10-12T14:22:51.477+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Sepenggal Resah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SO3Hi4_4q4I/AAAAAAAAACc/wLmwYfavlCE/s1600-h/Tugu+Sambas.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SO3Hi4_4q4I/AAAAAAAAACc/wLmwYfavlCE/s320/Tugu+Sambas.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255075742441057154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dengan langkah gontai…&lt;br /&gt;Sang gadis berjalan  keluar melalui lantai yang dingin&lt;br /&gt;Sedingin hatinya…&lt;br /&gt;Ia keluar,menatap langit…&lt;br /&gt;Menantang angkasa….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa peduli&lt;br /&gt;Langit pun mendung tanpa ada ketandaan&lt;br /&gt;Bumi seolah runtuh meloloskan satu persatu tulangnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa sang gadis &lt;br /&gt;“Tuhan, turunkan 1 lelaki untukku”&lt;br /&gt;Inilah sepenggal resah yang salah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu:&lt;br /&gt;I just wanna say “ I HATE YOU, Body &amp; soul!!”&lt;br /&gt;Look at me, I’m serious&lt;br /&gt;Mungkin lebih tepatnya “ I miss u but I hate u”&lt;br /&gt;Damn it!! Aku mencintai lelaki brengsek itu!&lt;br /&gt;By: My devil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota sambas menyimpan banyak luka&lt;br /&gt;Pedih dan perih, kupenjarakan mereka semua&lt;br /&gt;Kau merobek pinggir nuraniku, sayang&lt;br /&gt;You Hurt me, Hon….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari Sambas…&lt;br /&gt;8 Oktober 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-7372021885667141949?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/7372021885667141949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=7372021885667141949' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7372021885667141949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/7372021885667141949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/10/sepenggal-resah.html' title='Sepenggal Resah'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SO3Hi4_4q4I/AAAAAAAAACc/wLmwYfavlCE/s72-c/Tugu+Sambas.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-739922995362054360</id><published>2008-09-13T09:53:00.000+07:00</published><updated>2008-11-28T00:36:45.633+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Kata Mereka, Aku tuh...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMsyVvaGJiI/AAAAAAAAAB8/DlFtip9cRlU/s1600-h/pas+penutupan+CO+di+UMP.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245341540087637538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMsyVvaGJiI/AAAAAAAAAB8/DlFtip9cRlU/s320/pas+penutupan+CO+di+UMP.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bicara tentangku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subuh tadi, saya melaksanakan kebiasaan saya ber-SMS ria. Maklum kebiasaan ini jarang saya lakukan, berhubung ada program SMS Rp 0 ke sesama pelanggan telkomsel, kebiasaan ini jadi rutin. Hehe…..apalagi program ini berlangsung selama bulan Ramadhan. Saya jadi rajin mengirim SMS yang berisi taujih, renungan atau sekedar tulisan2 iseng, ke teman-teman, sebagai sarana silaturahim sekaligus sarana saling menasehati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pagi tadi, ada yang berbeda. Seorang teman mengirim SMS yang isinya begini:&lt;br /&gt;“Gambarkan aku dengan 1 kata. Hanya 1 kata! Kirim jawabannya padaku, lalu kirim pesan ini ke teman-temanmu dan lihat jawaban2 aneh dan mengagumkan tentangmu. Balas ya! Karna ini seru!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya me-reply dan mengetik sebuah kata untuk menggambarkan sosok si pengirim SMS. Setelah delivered, saya langsung forward SMS tadi dan mengirimnya ke semua temen-temen saya. Nah, inilah jawaban unik, lucu, mengagumkan dan membuat saya tersenyum kecil demi melihat kepolosan mereka tentang saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alwa_kim^07 = = &gt; Asyik&lt;br /&gt;Anti_ESA^03 = = &gt; Bani is cheerful&lt;br /&gt;B^Izan_AP.Post = = &gt; Perkasa&lt;br /&gt;Bang Jumadi = = &gt; Lucu&lt;br /&gt;Bang Hemri = = &gt; Bingung&lt;br /&gt;Budi_BERKAT = = &gt; Investigator&lt;br /&gt;Dewi_Mami = = &gt; Heboh&lt;br /&gt;Dian_04 = = &gt; Smart&lt;br /&gt;Dina_sambas = = &gt; Lucu&lt;br /&gt;Eka_mtk^07 = = &gt; Unik&lt;br /&gt;Eva_Bio^04 = = &gt; Great&lt;br /&gt;G.O_Desi = = &gt; Semangat&lt;br /&gt;G.O Icha = = &gt; Ramah&lt;br /&gt;G.O Sri = = &gt; Baek dan Seru&lt;br /&gt;Hermy^04 = = &gt; Semangat&lt;br /&gt;Hengky = = &gt; Gaul&lt;br /&gt;Honey_Nita = = &gt; Wind&lt;br /&gt;Iis = = &gt; Bersemangat&lt;br /&gt;Jamilah^05 = = &gt; Unik&lt;br /&gt;Kak Asma = = &gt; Smart&lt;br /&gt;Kak De = = &gt; Ekspresif&lt;br /&gt;Kak Desi = = &gt; Cuek&lt;br /&gt;Kak Eti = = &gt; Menyenangkan&lt;br /&gt;Kak Fitri_S.raya = = &gt; Energik&lt;br /&gt;Kak Ima = = &gt; Nekat&lt;br /&gt;Kak Mimi = = &gt; Sholehah&lt;br /&gt;Kak Novi = = &gt; Cisss&lt;br /&gt;Kak Sri = = &gt; Childish&lt;br /&gt;Kak Tika = = &gt; Smart&lt;br /&gt;Kak Yuni = = &gt; Ceria&lt;br /&gt;Lita = = &gt; Unik&lt;br /&gt;Narti = = &gt; Agresif&lt;br /&gt;Noer_MTK^06 = = &gt; Kreatif&lt;br /&gt;Nurma_MTK^05 = = &gt; Bani itu Bulat&lt;br /&gt;Nicco = = &gt; Bani Imoet&lt;br /&gt;Radju = = &gt; Aneh&lt;br /&gt;Reno = = &gt; Pengomong, Periang, dan Aktif&lt;br /&gt;Ressi = = &gt; So Sweet&lt;br /&gt;Retno = = &gt; Semangat&lt;br /&gt;Sandi^F.P = = &gt; Unik&lt;br /&gt;Tantra_B.T = = &gt; Aneh&lt;br /&gt;Tati_F.E^04 = = &gt; Lucu&lt;br /&gt;Ummi K = = &gt; Enerjik&lt;br /&gt;Vitha = = &gt; Easy Going&lt;br /&gt;Yusuf Caesar = = &gt; Nenek Cerewet&lt;br /&gt;M. Ajau = = &gt; Bani?? Banyak keterangan: Banyak omong, banyak kawan, banyak cita-cita, banyak ilmu, banyak kerjaan,sampe-sampe tugas kuliah kadang2 kedodoran. He he he….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haha,,,saya ketawa dulu ya, abisnya lucu-lucu tanggapan mereka tentang saya. Untuk yang terakhir, beliau bernama lengkap Muhammad Marjuansyah. Sekarang berdomisili di Kota Singkawang (PNS). Beliau yang membantu saya menyelesaikan skripsi. Buat Ajau, kalo baca postingan ini, makasih banyak ya bantuannya selama ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kawan-kawan, hikmah apa yang bisa kita ambil? Tentu saja satu hal : KESAN. Setiap diri kita, pasti punya kesan didepan orang lain.&lt;br /&gt;Ketika Anda bertemu dengan seseorang, ada sesuatu yang Anda ingat. Itulah asosiasi namanya. Kita mengingat seseorang itu sekaligus karakter yang melekat padanya. Sekarang, jika saya menyebut nama “Inul Daratista”. Apa yang ada di benak Anda? Goyang ngebor, jilbab, pengumbar syahwat, atau apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pertanyaannya adalah, apakah kesan baik ataukah kesan buruk yang ada di benak teman-teman kita saat melihat kita? Kalau Anda terbiasa melawak di depan orang lain, tidak mudah merubah cara berpikir orang lain terhadap Anda, jika suatu ketika Anda mencoba untuk serius. Begitu juga sebaliknya, jika Anda terbiasa serius, dan Anda mencoba untuk membuat sebuah guyonan, kemungkinan teman-teman Anda bukannya tertawa, tapi mungkin akan heran melihat tingkah Anda yang berbeda dari biasanya. Hm, jadi, buatlah kesan yang indah kepada setiap orang yang Anda temui...^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-739922995362054360?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/739922995362054360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=739922995362054360' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/739922995362054360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/739922995362054360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/09/kata-mereka-aku-tuh.html' title='Kata Mereka, Aku tuh...'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMsyVvaGJiI/AAAAAAAAAB8/DlFtip9cRlU/s72-c/pas+penutupan+CO+di+UMP.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-36970335103266496</id><published>2008-09-11T06:55:00.000+07:00</published><updated>2008-09-11T08:03:47.882+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Don't Be Sad</title><content type='html'>Kepada mereka yang berduka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada siapapun yang langit hatinya diliputi awan kesedihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada orang yang kehilangan harapan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tak pernah janjikan langit senantiasa biru, kebahagiaan tanpa kesedihan, damai tanpa penderitaan, keberhasilan tanpa kegagalan, kelapangan tanpa sebelum adanya kesempitan... tapi Allah menjanjikan kekuatan cahaya yang terangi jalan rahmat dalam cobaannya dan cinta yang tak pernah mati. Jadilah pejuang sejati! seorang pejuang sejati takkan patah karena apapun! lukislah mimpi kehidupanmu dengan kanvas ketaqwaan yang mana kuasnya adalah kuas kesabaran. Goresan2 warna itu akan menjadi sebuah gambaran yang begitu indah... goreslah dengan sebuah kejujuran diri, apa adanya... kalau kau ingin menangis, menangislah. agar sesak yang berada dalam rongga dadamu membuncah menjadi lava yang tak mungkin kembali lagi dalam jiwamu...&lt;br /&gt;jangan berduka, kawan….&lt;br /&gt;biarlah kesedihan dan goresan duka itu hanyalah milik mereka yang telah mematikan nurani mereka, kesedihan bukanlah milik umat ini, umat islam...&lt;br /&gt;jangan menangis lagi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan saat diri ini begitu jumud dengan segala aktifitas di jama’ah. &lt;br /&gt;Semoga semakin menjadi pribadi dewasa dan matang. Dakwah tak memerlukan da’i-da’i yang gampang surut langkahnya ketika menghadapi tribulasi-tribulasi dakwah. &lt;br /&gt;Azzamku untuk: Dibina dan Membina!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bara Shafiyyah,&lt;br /&gt;Manusia Yang Jatuh Bangun Dalam Berjuang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-36970335103266496?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/36970335103266496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=36970335103266496' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/36970335103266496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/36970335103266496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/09/dont-be-sad.html' title='Don&apos;t Be Sad'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-8699057790675896489</id><published>2008-09-11T06:27:00.000+07:00</published><updated>2008-09-14T01:40:59.123+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Rasul, Aku .....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMhY-p_1E9I/AAAAAAAAABc/G2JVMakxCCM/s1600-h/aziz_efendi-muhammad_alayhi_s-salam.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMhY-p_1E9I/AAAAAAAAABc/G2JVMakxCCM/s320/aziz_efendi-muhammad_alayhi_s-salam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244539599521649618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali, aku pernah bertemu dengan seorang pangeran. Saat itu, aku sedang berjalan disebuah lorong dan kutemukan banyak sekali pintu2 disana.Terpancar sinar terang dan aroma yang sangat wangi dari salah satunya. Ketika kubuka, kudapati ia sedang berdiskusi dengan beberapa sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun menyingkir dan meninggalkanku berdua saja dengan sang Pangeran. Ia masih saja membelakangiku. Dan kemudian mempersilakanku untuk masuk. Ia pun berkata,”Assalamu’alaikum ukhti, apa kabar?”. Tak satupun kata2 keluar dari bibirku.Rasanya mulut ini terkunci rapat. Bahkan untuk menjawab salamnya pun aku tak bisa. Hei, apa yang terjadi padaku?&lt;br /&gt;”Bagaimana kabar imanmu hari ini?Kebaikan apa saja yang telah engkau lakukan sampai saat ini?berapa banyak kesalahan yang telah engkau perbuat? Sudahkah kau laksanakan amanah2 dakwah yang telah kuwariskan kepadamu?”&lt;br /&gt;Aku tehenyak.Sungguh!!4 pertanyaan darinya membuat dadaku berdegub kencang. …mataku berkaca-kaca. Pangeranku berkata lagi: “Masihkah engkau mencintaiku? Bukankah bukti cintamu itu harus tercermin dalam setiap akhlak dan perilakumu?? Cinta seorang Rasul kepada umatnya tak kenal henti”.&lt;br /&gt;Air mataku mengalir deras demi mendengar untaian kalimatnya.Ah…telah berapa banyak waktu yang tersia? Berapa banyak harta yang kurelakan untuk islam? Dimanakah sosok Abdurrahman bin Auf yang dalam sehari merelakan 700 untannya untuk islam? Dimanakah Al Faruq yang merelakan ½ hartanya untuk berjihad? Atau Abu bakar yang memberikan seluruh hartanya. Yang ia tingalkan: Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;Sudahkah kugunakan potensi yang Allah berikan? Meski hanya sekedar untuk memikirkan kondisi umat saat ini. Berbagai permasalahan umat berkelebat dalam benakku, seolah berlomba-lomba berloncatan dari otakku. Seorang da’i adalah “pewaris para nabi”. Mereka lah yang menebarkan risalah Islam, hingga tiada lagi fitnah dimuka bumi, dan tegaklah Sunnatullah, tegaklah Kalimatullah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku…aku ingin bercengkrama denganmu Rasul. Aku ingin bertanya banyak hal…tapi, hey….. beliau hendak beranjak dari tempat duduknya. Oh… tidak! Sungguh terlalu singkat pertemuan ini. Aku ingin lebih lama bersamanya. Tapi ia pun perlahan menjauh. Aku ingin berteriak ”Rasul, aku mencintaimu” tapi apa daya aku tak bisa mengucapkannya. Aku ingin berlari memeluknya, namun kaki ini tak mampu bergerak…. Ketika ia sudah pergi dan meninggalkanku aku berusaha berlari mengejarnya. Tapi kakiku tersandung dan….&lt;br /&gt;GUBRAK…!!!!! Auw sakit banget.Kepalaku kejedut sesuatu neh….&lt;br /&gt;Sesaat aku tersadar. Koq sempit banget ya, dan koq ada meja belajar sih. Perasaan tadi tempatnya luas banget deh. Lama baru aku tersadar, kalau aku sedang berada ditempat yang sudah tak asing lagi bagiku. Dan kepalaku kejedut ama meja tadi. Dan diatas tempat tidurku kudapati buku berjudul “Al Qur’an berjalan”nya ‘Aidh Al Qarni.&lt;br /&gt;Pangeranku, aku rindu bertemu denganmu walau hanya didalam mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau amat menyayangi umatnya bahkan diakhir hidupnya dia berbisik lirih, Ummati…. Ummati…&lt;br /&gt;Sobat, apakah hari ini kita termasuk orang² pilihan?Sebatas orang2 yang Allah undang untuk setia menghadiri majelis ilmunya? (luasnya lautan tarbiyah).&lt;br /&gt;Betapa Allah telah memberi kita hidayah dan ternyata lebih sulit lagi menjaga hidayah itu.&lt;br /&gt;Tetaplah tegar dijalan dakwah, sebuah jalan yang ditaburi oleh onak dan duri. Disana kita temukan ada yang tetap tegak berjalan meski harus terluka dan berdarah². Ada yang terseok-seok bahkan berhenti untuk sekedar beristirahat sejenak dan kemudian memutuskan untuk mundur dan membawa sekantung kekecewaan karena lelah….&lt;br /&gt;Sobat jangan pernah menjadi manusia cengeng, karena dakwah tak memerlukan orang² yang mudah luntur Azzamnya ketika berhadapan dengan tribulasi² dakwah.&lt;br /&gt;Tetaplah tegar meski yang lain terlempar, tetaplah teguh meski yang lain runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, ntar dulu. HP ku bunyi. Ada SMS masuk neh, Siapa sih. Wow….updating message 2x. Pasti 2 layar. Siapa ya?&lt;br /&gt;“Ass.Wr.Wb….ukhti apa kabarmu?? Sudahkah kau ukir karyamu dalam sejarah agama kita? Sudahkah kau tulis ide besarmu untuk Islam??Lihatlah negrimu. Kedzaliman merajalela. Adakah yang telah kau lakukan??”&lt;br /&gt;”From:Muhammad Rasul Allah”&lt;br /&gt;Oh my God, I can’t believe it. Aku dapat sms dari pangeranku!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-8699057790675896489?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/8699057790675896489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=8699057790675896489' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8699057790675896489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8699057790675896489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/09/rasul-aku.html' title='Rasul, Aku .....'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMhY-p_1E9I/AAAAAAAAABc/G2JVMakxCCM/s72-c/aziz_efendi-muhammad_alayhi_s-salam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-1970819057156932939</id><published>2008-09-09T09:18:00.000+07:00</published><updated>2008-09-09T09:28:10.962+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Corner'/><title type='text'>Sebuah Sajak Futur</title><content type='html'>SAJAK FUTUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ini sedang futur&lt;br /&gt;Terbukti dengan ogah-ogahan datang ke pengajian tiap pekanan&lt;br /&gt;Dengan alasan klasik, kuliahlah, lelahlah, kerjalah, sibuklah, inilah, itulah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ini sedang futur&lt;br /&gt;Jarang baca buku tentang Islam, lagi demen baca koran&lt;br /&gt;Dulu tilawah tidak pernah ketinggalan, sekarang satu lembar udeh lumayan&lt;br /&gt;Tilawah sudah tidak berkesan, nonton film  ketagihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ini sedang futur&lt;br /&gt;Mulai malas shalat malam, jarang bertafakur&lt;br /&gt;Ba’da shubuh, kanan kiri salam, lantas kembali mendengkur&lt;br /&gt;Apalagi waktu libur, bisa sampai menjelang dzuhur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ini sedang futur&lt;br /&gt;Lihat perut semakin buncit karena junkfood dan pangsit&lt;br /&gt;Kalo infaq mulai sedikit dan mulai pelit&lt;br /&gt;Apalagi shaum sunnah, perut rasanya ogah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ini sedang futur&lt;br /&gt;Tak lagi pandai bersyukur &lt;br /&gt;Senang disanjung dikritik murung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ini sedang futur&lt;br /&gt;Malas ngurusin dakwah, rajin bikin ortu marah-marah&lt;br /&gt;Sedikit sekali muhasabah, seringkali meng-ghibah&lt;br /&gt;Ya....saya memang sedang fitur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya futur.....?&lt;br /&gt;Mengapa tidak ada satupun ikhwah yang menegur dan menghibur?&lt;br /&gt;Kenapa batas-batas mulai mengendur?&lt;br /&gt;Kepura-puraan, basa-basi dan kekakuan subur?&lt;br /&gt;Kenapa diantara kita sudah tidak jujur?&lt;br /&gt;Kenapa ukhuwah diantara kita sudah mulai luntur?&lt;br /&gt;Kenapa diantara kita hanya pandai bertutur?&lt;br /&gt;Ya Allah...berikan hamba-Mu ini pelipur&lt;br /&gt;Agar saya tidak semakin futur&lt;br /&gt;Apalagi sampai tersungkur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ente tau ane lagi futur&lt;br /&gt;Sedikit dzikir, banyakan tidur, belajar ngawur, IP pun hancur&lt;br /&gt;Sohib-sohib kagak ada yang negur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ente tau ane lagi futur&lt;br /&gt;Hati beku, otak ngelantur mikirin orang sedulur&lt;br /&gt;Diri sendiri kagak pernah ngukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ente taulah ane sekarang&lt;br /&gt;Seneng duduk di kursi goyang, perut kenyang hati melayang&lt;br /&gt;Mulut sibuk ngomongin orang, aib sendiri kagak kebayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ente tau ane bengal&lt;br /&gt;Bangun malam sering ditinggal&lt;br /&gt;Otak bebal banyak mengkhayal&lt;br /&gt;Udeh lupa yang namanya ajal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ente tau ane begini&lt;br /&gt;Udah sok tau, seneng dipuji&lt;br /&gt;Ngomong sok suci kayak murobbbi&lt;br /&gt;Kagak ngaca diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ente tau ane gegabah&lt;br /&gt;Petantang-petenteng merasa gagah,&lt;br /&gt;ngaku-ngaku ikhwah kalo mo muhasabah&lt;br /&gt;diri ini gak ada beda dengan sampah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ente tau ane sekarang&lt;br /&gt;udah kalah di medan perang&lt;br /&gt;ane pengen pulang kandang&lt;br /&gt;ke tempat ane dulu datang&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat semua saudaraku...&lt;br /&gt;Kunjungilah saudaramu, tengokah dia barang sebentar. Mungkin keimanannya sedang berada di ujung tanduk. Raihlah dia, rengkuhlah dia, ajaklah dia bersama melihat terbitnya fajar kebangkitan Islam. Ajaklah dia bersama menuju cintaNya, menuju surgaNya, menuju ampunanNya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Saya memulung sajak ini entah dari mana asalnya..., saya lupa..)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-1970819057156932939?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/1970819057156932939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=1970819057156932939' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1970819057156932939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/1970819057156932939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/09/sebuah-sajak-futur.html' title='Sebuah Sajak Futur'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2330589106143109379.post-8601473851312806766</id><published>2008-09-09T08:47:00.000+07:00</published><updated>2008-09-11T08:04:20.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Preambule'/><title type='text'>Mukaddimah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMhtL-nj7mI/AAAAAAAAAB0/U-Gz1XBNX3Q/s1600-h/blogger.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMhtL-nj7mI/AAAAAAAAAB0/U-Gz1XBNX3Q/s320/blogger.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244561818627862114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nge-blog? Buat apa coba? ya banyak lah alasan orang kenapa akhirnya gabung jadi blogger. Secara, aku sih cuma pengen menuh-menuhin daftar panjang nama-nama para blogger aja sih. Hehe, gak ding, becanda kok. ya, emang udah jutaan blogger berseliweran, dan tampilannya juga keren-keren. siapa tau, nambah satu lagi blogger yang keren gitu. Hihi,,,narsis. Kan gini, "gak narsis, gak eksis". (eh salah ya...forget it!). Salam Keren aja deh ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2330589106143109379-8601473851312806766?l=bara-zenith.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bara-zenith.blogspot.com/feeds/8601473851312806766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2330589106143109379&amp;postID=8601473851312806766' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8601473851312806766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2330589106143109379/posts/default/8601473851312806766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bara-zenith.blogspot.com/2008/09/mukaddimah.html' title='Mukaddimah'/><author><name>Nurbani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12367465726672670540</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SZ72nCf9PyI/AAAAAAAAAN4/mb8uPvd5nkM/S220/pake+komputer+deh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0tFQJ6aFa3A/SMhtL-nj7mI/AAAAAAAAAB0/U-Gz1XBNX3Q/s72-c/blogger.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
